Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Yang Xiansheng


__ADS_3

"Pakaian kami terlalu aneh untuk wilayah Tengah yang mana sinar matahari selalu memberi kehangatan seluruh permukaan dunia" bisik Peng Fai.


Lin Hong dan Yu Long lantas saling bertatapan dan melihat busana mereka yang di dominasi jaket bulu-bulu hewan yang kemudian diolah menjadi jaket penghangat tubuh.


"Mari kita membeli pakaian baru" Lin Hong buru-buru menarik dua anak muda itu memasuki sebuah toko yang khusus menjual pakaian.


Hanya dengan sekali lirikan saja, bos laupan pemilik toko langsung mengenali kalau tiga anak muda itu adalah dari kalangan berada di wilayah utara benua,


"Hmmm ... jaket dari kulit beruang asli, yang lainnya mengenakan jaket kulit cerpelai..


haha... anak-anak muda yang berasal dari kalangan orang berada. Akan kutunjukkan pada mereka bagian yang termahal di toko ini'


Dengan wajah ramah dan senyum berseri-seri bos toko menyambut tiga anak muda itu,


"haiya.. Shaoye mari masuk ke toko hamba ini. Banyak sekali koleksi terbaru yang hamba jual di toko kami ini"


Bos toko itu dengan penuh hormat langsung mengajak tiga anak muda itu menuju sisi dalam toko yang khusus menjual baju-baju dengan bahan sutra terbaik di wilayah tengah (Shaoye adalah sebutan untuk tuan muda. Para pedagang sering memanggil seseorang dengan sebutan itu agar dagangan mereka menjadi lebih laris)


Gadis penjaga toko juga segera membantu bos nya mengeluarkan koleksi demi koleksi busana terkini koleksi toko mereka, agar di pilih tiga anak muda yang terlihat kebingungan. Kehidupan keras di dunia Jianghu membuat tiga anak muda itu bukanlah kelompok anak muda yang pesolek. Sehingga tentu saja mereka mengikuti apa saja yang di sajikan oleh bos dan gadis karyawannya.


"Shaoye... Anda terlihat sangat tampan dengan mengenakan pakaian itu.


Bahkan menurutku anda terlihat tampan, tidak kalah dibanding Yang Xiansheng dari Akademi Middle Great Wilayah Tengah kami" kata gadis penjaga toko itu dengan mata berbinar-binar.


Dia menatap Yu Long yang terbalut busana sutra kombinasi warna biru dan rambut yang di tata rapih membentuk gelungan tinggi di bagian atas kepala. Bos pemilik toko juga ikut-ikutan memuji ketampanan Yu Long dengan busana barunya itu.


"Siapakah yang anda maksudkan dengan Yang Xiansheng dari Akademi Middle Great itu?" tanya Lin Hong berbasa-basi. Dia mematut-matut diri di depan cermin besar yang memperlihatkan seorang gadis cantik, yang terlihat seperti gadis umumnya wilayah tengah sini.


"Ah... Nona. Anda seharusnya melihat langsung Tuan Yang itu.


Dia adalah kesayangan seluruh orang-orang di wilayah tengah sini. Dia memiliki wajah yang tampan layaknya wajah seseorang yang menjadi titisan dewa-dewa saja.


Bukan hanya wajah tampan saja yang dia miliki. Yang Xiansheng itu adalah seorang seniman beladiri yang paling sakti kekuatannya di Wilayah Tengah kami sini" gadis itu menyudahi penjelasannya dengan memasang wajah pemujaaan terhadap Yang Xiansheng.


Demikian percakapan singkat yang terjadi didalam toko busana itu, lalu ketiga anak muda itu meninggalkan toko dengan menganggap perbincangan yang menyebutkan nama Yang Xiansheng hanyalah pemujaan berlebihan belaka dari gadis penjaga toko.


Sementara di pihak Laupan pemilik toko itu tersenyum sangat lebar ketika tiga anak muda itu meninggalkan toko mereka.


"Ah... Jarang-jarang ada tiga anak muda sekaligus yang mau menghamburkan uang membeli pakaian mewah seperti yang aku jual tadi.


Feelingku tidak pernah salah. Ketiga bocah itu berasal dari golongan bangsawan di utara sana. Bahkan semua pakaian dibeli dengan tanpa menawar, dimana semua pembayaran dilakukan tunai tanpa meminta uang kembalian" Laupan itu tertawa senang membayangkan laba yang berhasil dia keruk dari tiga pelanggan tadi.


Tentu saja sebagai tiga ahli andalan di Balai Harta Baru, ketiga anak muda itu selalu dibekali dengan Batu Energi yang lebih dari cukup pemberian Tuan Morenyu.


"Keuntungan Balai Harta Baru kami, sangat berlimpah sehingga kalian pantas membawa Batu Energi yang lebih dari cukup di setiap petualangan"

__ADS_1


******


"Mari kita membeli informasi peta kekuatan Praktisi Wilayah Tengah, di Asosiasi Merak Merah" kata Yu Long setelah mereka keluar dari toko busana tadi.


Saat ini dengan penampilan yang terlihat seperti anak-anak muda dari klan bangsawan, ketiga anak muda itu leluasa memasuki Asosiasi Merah Merah, tanpa perlu risih dengan tatapan asing orang-orang dengan penampilan mereka.


"Tuan muda dan nona besar bertiga...


Adakah sesuatu yang anda perlu bantuan? Xiao Meimei ini siap membantu tuan sekalian"


Seorang gadis manis dalam balutan pakaian seragam yang ringkas datang setelah terlebih dahulu membungkuk memberi hormat.


"Ah... Terima kasih nona. Kami bertiga memang membutuhkan bantuan untuk membeli sesuatu" kata Peng Fai.


"Anda tidak perlu memanggilku nona, Tuan. Namaku adalah Mei-Zhen. Anda dapat menyebutkan dengan Mei-Zhen. Aku tidak pantas di sebut nona" sekali lagi gadis itu membungkuk memberi hormat. Dia sanagt berhati-hati melihat tiga anak muda itu. Pakaian mereka yang mahal, serta sembulan benda panjang di balik jubah mahal itu, jelas-jelas menunjukkan mereka adalah seniman bela diri.


Di Wilayah Tengah Benua ini, seorang seniman bela diri adalah salah satu profesi yang di segani. Rata-rata seniman bela diri yang berperingkat tinggi, adalah juga berasal dari Sekte atau Klan papan atas, yang rata-rata memiliki kekayaan melimpah. Tentu saja Gadis penjaga Asosiasi Merak Merah itu bersikap berhati-hati melayani ketiganya.


"Er... Baiklah. Mei Zhen, dapatkah anda membantu kami untuk membeli sebuah informasi?


Seperti yang anda ketahui, kami adalah tiga tuan muda dari sebuah Klan kecil di pelosok utara sana.


Dalam perjalanan kami kali ini, kami ingin berkenalan dengan beberapa ahli-ahli beladiri di wilayah tengah. Lalu kami bertanya-tanya, adakah semacam buletin khusus yang dikeluarkan Asosiasi Merak Merah anda, yaitu list peringkat-peringkat kultivasi yang berpengaruh di Wilayah Tengah ini?"


"Ah.. Kiranya tuan semua ingin melihat peringkat seniman beladiri di wilayah tengah?


Asosiasi Merak Merah kami memang secara berkala mengeluarkan daftar peringkat 50 Naga Muda Wilayah Tengah, yang kami buat dalam bentuk salinan berkualitas tinggi"


Mei-Zhen lantas membawa mereka ke sisi lain dari bangunan itu, lantas memberikan sebuah gulungan yang didepannya tertulis "50 Naga Muda Wilayah Tengah versi Asosiasi Merah Merah"


Bola mata tiga anak muda itu berbinar melihat gulungan itu.


"Terima kasih untuk gulungan berisi informasi ini Mei-Zhen. Kedepannya jika kami memerlukan sesuatu yang penting di sini, tentu saja kami akan mencari anda" Peng Fai membayar sejumlah Batu Energi sesuai jumlah yang disebutkan Mei-Zhen. Dia melebihkan 150 batu energi, dan katanya..


"Terdapat kelebih bayar 150 batu energi. Dan itu adalah tip untuk keramahan anda melayani kami bertiga" Mei-Zhen membungkuk dan berulang kali mengucapkan terima kasih. 150 Batu Energi bukanlah jumlah yang sedikit. Namun ketiga tuan muda itu demikian royal dengan memberikan tip kepada dia.


"Terima kasih" kata Mei_zhen berulang kali.


******


Tiga anak muda itu bergegas menuju tempat sepi dan membuka salinan Daftar 50 Naga Muda Wilayah Tengah.


"Mari kita mulai saja dari peringkat 3 sampai peringkat pertama,


akan terlalu memakan waktu jika kita harus meneliti dari peringkat terbawah untuk saat ini" kata Yu Long.

__ADS_1


"Baik, baik. Biarkan aku membacanya. Kalian harap mendengarkan" kata Lin Hong.


"Peringkat 3 Daftar Naga Muda,


Nama, Chen Peiyu wanita usia 25 tahun. Ranah kultivasi SAGE level rendah 1, dia merupakan ahli pedang. Chen Peiyu ini berasal dari Klan Chen, sebuah Klan Super"


Suara penuh rasa kagum keluar dari mulut tiga anak muda itu.


"Chen Peiyu ini tentunya seorang anak yang sejak lahir telah memiliki sendok emas dimulutnya.


Semua jenis sumber daya langka jelas-jelas telah dia serap untuk memperoleh kultivasi sehebat itu" kata Peng Fai cemburu.


"Peringkat 2 Daftar Naga Muda Wilayah Tengah,


Pria muda usia 29 tahun bernama Tian Cheng, memiliki Kultivasi SAGE level empat. Tian Cheng adalah ahli pedang, pewaris Sekte Super Pedang Maut"


Suara kagum kembali terdengar. "Diam ! Siap-siap untuk terkejut ketika mendengar rincian peringkat pertama, kata Lin Hong. Seketika itu juga Peng Fai dan Yu Long mengunci mulut rapat-rapat. keduanya berdebar-debar menunggu kejutan selanjutnya...


"Lekas baca !


Anda hanya membuat kami akan mati karena penasaran" kata Peng Fai ketika melihat Ling Hong sengaja berlama-lama.


"Dengar baik-baik!"


"Peringkat Pertama Daftar Naga. Nama lengkap Yang Kang atau biasa di panggil Yang Xiansheng (tuan Yang).


Usia 32 tahun yang merupakan ahli pedang paling di takuti di seluruh wilayah tengah benua.


Ranah Kultivasi adalah SAGE level 7. Memiliki senjata yang paling di takuti semua ahli pedang, yaitu Pedang Dewa Pedang.


Telah memperoleh pengakuan dari Gunung Pedang sebagai Raja Pedang dan memperoleh nilai pengakuan Gunung Pedang berupa pemahaman Niat Pedang sampai Level kelima"


Lin Hong menyudahi bacaannya atas salinan itu, dengan wajah yang berubah dan sulit di terka.


"Semuda itu dan sudah memiliki kultivasi seperti dewa?


Masih adakah yang akan mampu melawan dia?" tanya Peng Fai dengan mata nanar


*Bersambung*


 


  Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.

__ADS_1


__ADS_2