
Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Tiga besar jenius Sekte Pedang Awan telah berkumpul di platform tempat keberangkatan menuju Ibukota Azalea. Wang Yong, Zhao Changyi dan Lin Hong sementara menunggu para Master Puncak yang akan membawa mereka ke Ibukota, mereka terlibat percakapan untuk mencairkan suasana.
Semua tahu bahwa pada turnamen yang telah berlalu itu, Zhao Changyi memasang sikap bermusuhan terhadap Wang Yong. Sementara Ling Hong sendiri, memang memiliki sikap yang dingin kepada Zhao Changyi karena alasan tertentu. Namun semua rasa permusuhan itu harus disingkirkan Ketika mereka akan pergi ke turnamen antar Sekte Besar karena mereka akan membawa Nama Sekte Pedang Awan nanti, bukan perseorangan.
“Bagaimana kemajuan mu Lin Hong? Aku sendiri telah mendapatkan manfaat dari perendaman kita selama di Hutan Fairy Cliff”
Wang Yong membuka pembicaraan untuk mencairkan suasana yang beku.
“Memang benar katamu, perendaman di Fairy Clif sangat bermanfaat membantuku dalak meningkatkan kultivasiku. Saat ini aku berada di puncak Alam Kondensasi Roh 1. Rasanya hanya tinggal menunggu waktu saja untuk aku berpindah ke Alam Kondensasi Roh 2” Lin Hong membenarkan kata-kata pembuka Wang Yong.
Zhao Changyi melirik dingin kearah dua remaja yang sedang bercakap-cakap dengan akrab itu. Ingin rasanya dia nimbrung namun hatinya masih mengeras. Dia masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya dikalahkan Wang Yong pada tournament tersebut.
“Akan kubuktikan siapa diriku di Turnament Antar Sekte nanti. Aku ingin melihat kalian berdua akan berada di posisi berapa nanti” dia mendengus dingin dan melempar wajahnya kearah yang lain
“Ngomong-ngomong... apakah kamu sudah mendengar? Dirimu,saat ini masuk kedalam peringkat 20 besar Naga Tersembunyi Kekaisaran Great Ying? Bahkan untuk itu kamu berada di peringkat ke tujuh”
Dalam hal ini Lin Hong sengaja berbicara agak dikeras-keraskan sambil melirik kearah Zhao Changyi yang terlihat memasang wajah cemberut.
“Benarkah adanya? Aku bahkan tidak mengetahui kalau di Kekaisaran ini terdapat peringkat seperti itu” Wang Yong balik bertanya kepada Lin Hong.
“Terdapat sebuah organisasi Bernama Organisasi Menara Langit di Kekaisaran Great Ying ini. Mereka selalu mengeluarkan informasi-informasi penting dan juga daftar-daftar peringkat kultivasi orang ternama di kekaisaran ini”
“Daftar 20 Naga Tersembunyi adalah daftar peringkat dua puluh cultivator muda usia dibawah 20 tahun yang dianggap paling berpotensi di kekaisaran ini. Urutan peringkat itu tidak hanya mencantumkan nama-nama cultivator muda dari tujuh sekte besar, melainkan juga dari Kultivator independent atau Klan-klan diseluruh kekaisaran Great Ying”
“Tentu saja kamu bahkan telah terdaftar sebagai peringkat ke 7 di dalam daftar, itu setelah mengalahkannya”
Lin Hong memonyongkan mulutnya kearah Zhao Changyi. Sementara Zhao Changyi yang tentu saja masih sehat dan memiliki pendengaran yang sehat kontan menjadi merah padam wajahnya. Bibir berbisa Lin Hong itu seakan siraman segayung minyak kedalam bara api yang mulai padam.
Akan tetapi Lin Hong berpura-pura tidak menyadari kondisi Zhao Changyi. Dia bahkan semakin menjadi-jadi memuji-muji Wang Yong sebagai calon Kultivator yang akan bersinar di masa datang.
__ADS_1
Bagaimana dengan Wan Yong? Remaja itu hanya tersipu-sipu mendengar pujian yang terasa dibuat-buat Lin Hong untuk memanasi Zhao Changyi. Lalu kemudian Wang Yong berusaha untuk lebih menetralkan suasana dengan menghibur Zhao Changyi,
“Saat itu aku hanya kebetulan saja bisa memenangkan turnamen tersebut. Bukankah saat itu kami berdua sama-sama menderita terlempar bahkan pingsan? Namun aku hanya beruntung ketika dengan cepat tersadar dari pingsan”
“Benar kata-kataku kan? kakak Changyi? Aku berharap kondisi mu saat ini telah dalam keadaan puncak untuk kemudian bertanding di turnamen 7 sekte nanti”
Wang Yong memandang Zhao Changyi dan melemparkan senyuman hangat.
Hati Zhao Changyi menjadi sedikit mencair hatinya ketika melihat ketulusan yang nampak dalam kata-kata Wang Yong. Dia kemudian mencoba untuk menjadi bersikap sedikit lebih ramah dengan membalas dengan senyuman yang kaku dan menganggukkan kepala.
Lin Hong hanya tertawa melihat sikap yang kekanak-kanakan seperti itu. Lalu kemudian Ketika dia melihat Master Niu Juan dari Puncak Merah datang dia memberi hormat, diikuti dua yang lain memberikan salam.
**********
Berturut-turut kemudian datang Penatua Du Weiheng, lalu diikuti Ketua Sekte Master Dugu Taoran. Penatua Du Weiheng selaku penyelenggara Turnament kelas sekte juga diikut sertakan untuk memonitoring ketiga murid peserta turnamen selama di Ibukota nanti.
“Sehingga dengan demikian juga, akan ada sangat banyak Kultivator atau Sekte atau Klan bahkan sosok misterius yang memiliki kemampuan sangat tinggi yang bahkan tidak dapat kamu terka kemampuannya. Seperti kalian ketahui terdapat tujuh Sekte Besar di kekaisaran ini, namun ada terdapat juga tidak sedikit sekte maupun klan rahasia yang keberadaannya tidak mau menonjolkan diri, namun berkemampuan sangat tinggi dengan teknik-teknik kuno yang bahkan tidak akan kamu sangka kehebatannya"
“Untuk hal itu tetaplah bersikap rendah hati. Jangan bersikap sewenang-wenang ataupun arogan pada saat kamu berada di ibukota nanti. Meskipun kamu tercatat didalam daftar yang dikeluarkan oleh Organisasi Menara Langit, itu bukan berarti kamu tidak terkalahkan”
Panjang lebar Penatua Du Weiheng memberikan arahan kepada tiga jenius dari Sekte Pedang Awan itu.
**********
“Aku berharap arahan dari Penatua Du Weiheng jtadi uga didengar dan dipahami oleh kalian berdua”
Sebuah suara memecahkan perhatian semua orang. Ketika itu, Nampak Master Zuo datang kearah platform sarana transportasi itu. Dia datang Bersama dua anak remaja, yang satunya gadis kecil dan yang satunya laki-laki.
“Fenying..??? Peng Fai..???” Lin Hong menyapa kedua remaja itu dengan gembira karena dia dia menyambut kedua remaja itu. Hati nya sangat senang ketika mengetahui bahwa Fengyin dan Peng Fai akan ikut ke Ibukota. Tentu saja akan ada kawan untuk bergunjing sepanjang perjalanan menuju Ibukota nanti. Menurutnya Wang Yong terlalu bersikap formal dan kurang seru untuk diajak bergunjing (menurut dia).
__ADS_1
Master Sekte Dugu Taoran kemudian tertawa terbahak-bahak melihat Master Zuo menenteng dua remaja kecil itu,
“LIhatlah anda Master Zuo… siapakah dua remaja ini. Melihat usia mereka yang masih muda ini, Alam Mortal 8 dan 9 bukanlah hal yang buruk untuk usia semuda mereka”
Maste Sekte Dugu Taoran mangut-manggut sambil menilai tingkat kultivasi Fenying dan Peng Fai.
“Maafkan saya Master Sekte, bocah perempuan ini adalah cucu satu-satunya milikku. Sedangkan anak laki-laki itu adalah teman bermainnya yang berkultivasi di Puncak Biru anda”
“Cucukumengancam tidak akan pernah mau berbicara dengan ku jika aku tidak mengajak dia dengan temannya ini untuk ikut di ajang Jenius Sekte Besar ini. Selain itu alasan lainnya adalah mereka berdua adalah sahabat dari Wang Yong dan Lin Hong. Sehingga keberadaan mereka akan dapat memberi semangat bagi Wang Yong dan Lin Hong”
Master Zuo memandang kearah Fenying
“Kami tidak berbohong. Wang Yong dan Lin Hong adalah sahabat kami berdua. Bahkan beberapa waktu yang lalu kami berempat telah membentuk tim untuk berendam di Hutan Fairy Cliff” sambil bersuara Fenying dan Peng Fai berlari kearah Wang Yong dan Ling Hong yang disambut dengan percakapan seru diantara mereka. Zhao Changyi hanya ternganga melihat keakraban empat orang tersebut.
Master Dugu tentu saja Taoran mengijinkan Master Zuo untuk membawa kedua remaja itu yang sekarang sudah terlihat sibuk berbicara dengan dua peserta turnamen lainnya. Diam-diam dia
memperhatikan Peng Fai lalu kemudian memanggil remaja itu.
“Apakah di Puncak Biru kamu sudah memiliki Guru khusus yang mengajarimu berkultivasi?”
“Belum Master Sekte. Aku hanya mengikuti pelajaran umum yang diadakan di Penatua-penatua Aula Puncak Biru setiap pagi hari”
“Baiklah, namamu Peng Fai Bukan? Ketika nanti telah Kembali dari tournament ini, kamu dapat menghadap ke diriku di Puncak Biru dan berguru langsung kepadaku. Aku memiliki 5 murid yang mengakui ku sebagai guru langsung. Dan kamu adalah murid yang ke enam”
“Baik Master
Dugu Taoran. Terima kasih banyak. Terimalah penghormatanku Peng Fai” Peng Fai langsung bersujud dan mengadakan upacara singkat pengakuan Master Dugu Taoran sebagai Masternya. Hatinya diliputi kegirangan yang tidak terlukiskan.
*Bersambung*
__ADS_1