
Mao Jianheeng ras iblis itu memandang batu kristal hitam di tangannya. Batu kristal seperti itu umumnya digunakan untuk pertanda keberadaan hidup mati seseorang praktisi. Kehilangan pendar cahaya di batu kristal itu menjadi petunjuk bahwa praktisi telah kehilangan nyawanya.
“Mao Yuwen telah binasa… Batu kristalnya telah kehilangan cahaya”
Mao Jianheeng berkata dengan ekspresi wajah tidak percaya. Dia memandang ke salah satu ras iblis yang Bernama Mao Cheng Gong.
Keduanya sejak empat tahun yang lalu berdiam di Kota Azalea untuk membantu Kekaisaran Xue Chang.
“Sebaiknya kamu pergi mengabari pihak aliansi Sekte Kekaisaran Xue Chang. Minta praktisi ahli mereka untuk membantu menyelidiki penyebab kematian Mao Yuwen itu”
"Kehilangan seorang Panglima Perang Ras kami adalah sangat urgent. Cari tahu siapa pihak yang harus bertanggung jawab"
“Aku berpikir sepertinya telah muncul seorang ahli di kekaisaran ini dan bangkit melawan kita. Rencana
penyerangan harus dipercepat”
Dengan geram Mao Jianheeng mengebrak meja sementara Mao Cheng Gong terlihat bertindak dengan mengirimkan berita kepada Aliansi Kekaisaran Xue Chang melalui burung merpati.
******
Sima Yong hanya melakukan kegiatan berkultivasi sepanjang perjalanan 3 hari menuju Kota Azalea. Dia mengurung diri didalam bilik sewaan Magical Beast itu.
Terkadang dia keluar dari dalam bilik kemudian berjalan jalan sambil melihat-lihat pemandangan sekitar di penerbangan itu.
Penumpang lainnya yang menggunakan jasa magical beast itu tidak ada seorangpun yang berani mengganggu Sima Yong.
Informasi yang telah beredar diantara sesama penumpang, bahwa Sima Yong adalah seorang Master Simbol Bumi. Tentu saja hal itu menguntungkan bagi dirinya, karena dia memang tidak terlalu suka untuk di usik. Dia lebih suka ketenangan.
Penerbangan mereka telah berjalan 3 hari, dan hanya menunggu sehari untuk tiba di Kota Azalea. Saat itu Magical Beast udara yang menjadi sarana tumpangan Sima Yong tengah melintasi sebuah Hutan yang dikenal dengan nama Hutan Purba (Primordial Forest).
Semua penumpang merasa khawatir lalu tidak melakukan kegiatan yang terlalu menimbulkan suara.
Hutan Purba dikenal sebagai hutan yang angker. Banyak sekali hewan-hewan Dark Beast (Hewan Ajaib Kegelapan) ganas di hutan itu. Kadang kala muncul juga Dark Beast Raksasa berbentuk burung yang ganas, mengganggu sarana transportasi Magical Beast yang melintasi Hutan Purba itu.
__ADS_1
Hutan Purba ini juga adalah salah satu jalan pintas untuk menuju ke Kekaisaran Tetangga yaitu Negara Xue Chang. Kebanyakan yang menggunakan Hutan Purba sebagai jalan pintas adalah para praktisi.
Kala itu Sima Yong sementara berdiri diam di anjungan magical beast itu menikmati pemandangan serta udara segar. Secara tiba-tiba sesuatu bayangan ledakan di udara ikut mengganggu benaknya.
“Jimat Komunikasi Tujuh Sekte Besar??” …. Itu adalah jimat yang dia buat untuk Balai Harta bertahun yang silam.
“Seseorang dari Tujuh Sekte Kekaisaran Great Ying dalam bahaya. Orang pengirim jimat itu membutuhkan bantuan se segera mungkin…”
Tanpa menunggu waktu, Sima Yong melompat dari ketinggian 10 ribu kaki itu. Tubuhnya jatuh bebas ke arah daratan dibawah. Beberapa orang yang berada di anjungan magical beast itu menjerit ngeri
Pertunjukan ketika pria berbaju hijau itu melompat kearah daratan sangat membuat heboh mereka. Bahkan ada yang sempat berkata,
“Sayang sekali… pria itu begitu muda. Mengapa dia mau mengakhiri hidupnya?”
Tatapan iba dan menyayangkan dilemparkan penumpang yang melihat atraksi tadi.
SIma Yong tidak mendengar lagi kata-kata orang diatas geladak Magical Beast itu. Tubuhnya meluncur dengan cepat kearah daratan dibawah. Lalu kemudian kedua sayapnya sepasang sayap lebar berwarna keemasan itu membentang lebar.
Dan dengan kecepatan melebih Burung Elang dia terbang menuju arah jimat itu di tembakkan.
Jimat Komunikasi ini adalah jimat kelas Bumi. Kemampuannya memberi informasi mencapai hingga jarak 250 Km. Bersyukur sekali Sima Yong saat itu berada di jangkauan jimat itu di tembakkan.
*******
Seorang pria berpakaian serba hitam dan mengenakan topeng menutupi wajahnya… terlihat terbang diatas pedang. Kelihatannya dia terburu buru seperti dikejar sesuatu. sebentar sebentar kepalanya menoleh kebelakang.
Sementara itu dibelakangnya terlihat dua praktisi yang juga terbang menggunakan pedang. Berulang kali serangan aura pedang di luncurkan kearah pria berbaju hitam di depan mereka.....
Apabila diperhatikan dari dekat, pria berbaju hitam itu adalah Yu Long. Masih ingatkah kalian dengan Yu Long? Dia adalah salah satu jenius yang bertanding di kontes Jenius Tujuh Sekte Great Ying. Lokasi kontes saat itu adalah Arena Padang Es Abadi.
Jika kalian masih belum ingat, maka author akan memberi bayangan. Yu Long adalah murid dari Sekte Awan Hitam.
Sekte Awan Hitam bertahun lalu setelah perang besar di Padang Es Abadi. Perang besar yang membuat Master Sekte Awan Hitam tewas kala itu.
Lalu kemudian sekte itu di ambil alih oleh Sekte Lima Aroma Racun dari Kekaisaran Xue Chang. Sebagian murid dan Penatua Sekte kemudian keluar dari Sekte Awan Hitam, dan mendirikan organisasi rahasia.
__ADS_1
Organisasi Awan Hitam itu terdiri dari pengikut setia Sekte Awan Hitam. Organisasi rahasia ini kemudian memilih bergabung dengan Tujuh Sekte dan selalu menimbulkan kekacauan untuk mengganggu Aliansi Xue Chang.
Yu Long saat itu terlihat dalam yang telah kondisi babak belur. Berulang kali serangan Qi di tembakkan kearah dirinya. Dia selalu berusaha menghindar semua serangan, namun beberapa serangan tidak dapat dia hindari.
Tingkat Kultivasi Yu Long saat ini setelah lewat empat tahun dari peristiwa tournament jenius, berada di ranah Alam Roh Tercerahkan Level empat.
Adapun dua praktisi yang mengejar Yu Long memiliki kultivasi di ranah Alam Roh Tercerahkan level Lima dan lebel Enam.
Jelas sekali dengan perbedaan tingkat kultivasi ini membuat Yu Long menjadi babak belur. Apalagi mereka terdiri dari dua orang praktisi Alam Roh Tercerahkan.
Ketika pada akhirnya Yu Long mulai sendiri kehabisan tenaga karena di kejar oleh dua praktisi itu, dia lalu berbalik. Putus asa membuat dirinya menjadi nekat. Dia tidak lagi berusaha terbang dan lari. Namun dirinya melawan dan terlihat membuka segel pedang di tangannya.
Yu Long berteriak keras dan dengan sisa tenaganya dia mengeksekusi teknik tingkat tinggi,
“Teknik Cengeraman Tengkorak Putih…!!!”
Sebuah bayangan cakar raksasa berwarna putih bercahaya menyeruak ke angkasa dan dengan ganas menerjang kearah dua praktisi yang mengejar dirinya.
“Hahaha … semut. Masih juga menunjukkan gigi Ketika nyawa telah di ujung tanduk…”
Salah seorang Praktisi itu menangkis pukulan Cengkeraman raksasa itu dan dia membalas dengan mengirim balik sebuah teknik pedang….
“Teknik Pedang Pesona Lima Warna Racun…..”
Terlihat lima sinar pedang masing-masing berwarna merah, putih, kuning, violet dan biru ditembakkan dengan kekuatan penuh kearah Yu Long.
Lima Warna yang keluar dari pedang itu mewakili racun yang terkandung didalam aura pedang.
Yu Long mengeluh sedih…. Semua kemampuannya telah habis dia kerahkan. Bahkan tenaganya pun telah habis.
Pikirnya…
”Ternyata sampai disini saja kisah hidupku. Pada hal masih banyak hal yang mesti aku kerjakan….”
Yu Long menutup mata dan pasrah Ketika lima aura pedang penuh racun itu telah semakin dekat dengan tubuhnya. Dia kepingin tidur dan melupakan semua kelelahan ini
__ADS_1
*Bersambung*