Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Melarikan Diri


__ADS_3

Dear readers,


Sehubungan beberapa pertanyaan mengenai mengapa Benua Silver tiba-tiba t*erjadi kemunculan praktisi peringkat SAGE*, berikut sedikit penjelasan yang semoga cukup dapat diterima ;


Tokoh utama Sima Yong, dengan kawan-kawan tersadar keberadaannya di Dunia Beladiri pada waktu itu mereka berada sekte-sekte bintang dua seperti Sekte Pedang Awan. Dalam bayangan mereka, Sekte Bintang Dua adalah yang terhebat.


Jadi pemahaman mereka sama sekali hanya seputaran sesama sekte bintang dua dengan pemahaman aliran Qi yang cukup rendah.


Sekte-sekte ini tidak pernah bertemu sekte lainnya yang memiliki peringkat diatas bintang dua, karena dunia pergaulan mereka yang berbeda, sementara di Sekte Super dan kuno tetap memiliki existensi di Benua Silver, hanya saja mereka hanya bergaul sesama sekte yang sepadan menurut mereka saja.


Sekte Bintang lima keatas, rata-rata memiliki sumber daya sendiri yang dipanen dari Taman atau Perkebunan obat-obatan kepunyaan Klan atau Sekte (dikelola oleh ahli herbologi) dan Alkemis-alkemis peringkat tinggi yang akan mengelola bahan herbal atau tanaman rohani menjadi pil atau ramuan hanya akan didapat di sekte kelas atas ini.


Bahan-bahan sumber daya ini yang membuat mereka menggantikan sumber daya peringkat tinggi, untuk membuat jenius-jenius sekte dengan cepat menerobos ke peringkat kultivasi yang lebih tinggi dan tidak tergantung dengan jumlah Qi yang beredar di Sekte tempat keberadaan mereka.


*Pertanyaan kedua adalah tentang pembahasan Mengapa autor membuat alur cerita pertempuran di Turnamen jenius sekte kuno dengan sangat cepat. Ada dua jawabannya yaitu :




Dalam hal itu sengaja autor membuat alur kisah dipercepat, karena pembaca sendiri yang komplen kelamaan di pembahasan teknik pertempuran dan menjadi membosankan. Jadi ini mengikuti keinginan pembaca.


2. Untuk praktisi sekelas SAGE, autor tidak terlalu memmerinci apa saja yang akan dilakukan, semisal suara-suara ledakan yang berulang-ulang, atau pertempuran yang menggunakan macam-macam teknik tinggi, karena pertempuran kelas SAGE dalam kisah ini autor anggap tidak perlu terlalu di beberkan rincian-rincian sang SAGE mengeksekusi suatu teknik. Jadi lebih ringkas saja*.


Akhir kata, mohon semua pembaca bersabar ya dengan kisah di chapter-chapter selanjutnya, karena akan terjadi pindah-pindah plot...


Hal ini penting, karena saat ini autor sedang membuat satu tarikan garis lurus agar semua tokoh berhubungan di kisah ini, akan bertemu di satu titik akhir dengan ending yang tepat dan tidak telalu panjang hinga ribuan chapter.




Noted : karena kisah KDPU ini telah mendekati akhir cerita.


Mengenai nanti tatkala novel ini telah berakhir, itu semua akan tergantung minat pembaca sendiri.


Apakah pembaca ingin kisah ini di lanjutkan atau tamat sampai disitu saja, autor menunggu respons semua pembaca atas akhir Kisah nanti. Terima kasih atas semua masukannya. Salam (ini penjelasannya menjadi kepanjangan. Tapi jgn kuatir, autor tetap akan membuat kisah chapter ini minimal 1200 kata).. Semangat !


...****************...


Sejak saat itu, Sima Yong dan kawan-kawannya mengurung diri didalam Domain Raja Pedang Elf, dimana Sima Yong melakukan semedi berkultivasi untuk menyatukan kekuatan tersisa di Relikui Raja Pedang Terbang.


Sementara Ye Bing Qing, Wei Park dan Xong Hui Yung memasuki Makam Pedang, untuk melatih teknik pedang tertinggi sekelas pengikut Klan Kuno.


Luo Yeye tak mau kalah. Dalam Hal ini orang tua kusir kereta itu juga mengkonsumsi pil Ekstreem Ungu yang diberikan Tuannya Sima Yong, dan berkultivasi untuk menembus peringkat kultivasi yang lebih tinggi.


***


Di Benua Silver, tepatnya di Kota Teluk Mentari Kekaisaran Haiyang Timur...


Pada Klan Vermillion Timur Pulau Vermillion Timur, seorang gadis cantik berwajah halus terlihat berlutut di kaki Matriak Fan Yu Jie... Suasana cukup tegang saat itu.


"Maafkan anak Fan Beauty ini jika terlalu mendesak dan meminta penjelasan dari Matriak..


Anak Fan Beauty sadar didalam pertemuan dengan orang-orang utara itu. Mereka tanpa sengaja dalam dua kesempatan menyebut anak ini dengan sebutan Fenying..


Jujur dalam hal ini, anak Fan Beauty membutuhkan penjelasan Matriak dengan tidak menutup-nutupi kebenaran cerita...


Aku menjadi bertanya-tanya... tidak mungkin dalam dua kesempatan berbeda, dua orang praktisi dari Utara itu salah memanggil namaku dengan sebutan Fenying.


Semua itu pasti memiliki alasan yang jelas..." suara gadis itu terdengar bergetar. Lalu Fan Beauty melanjutkan keluhannya..


"Matriak tahu sendiri bukan? Anak Fan Beauty hingga saat ini tidak pernah terhindar dari mimpi buruk ku di padang es sepi itu.

__ADS_1


Llu setelah pertemuan dengan orang-orang utara, anak ini menduga-duga, apakah semua mimpi buruk yang menghantui anak ini, memiliki hubungannya dengan Fenying yang di sebut orang-orang Utara itu?


Oleh sebab itu,....


Kiranya Matriak memberi ijin anak ini untuk pergi ke utara, dan mencari kejelasan siapa diriku yang sesungguhnya" kini suara Fan Beauty terdengar tegas. Dia meminta agar Matriak Fan Yu Jie tidak menolak permintaannya.


Matriak Fan Yu Jie memperlihatkan mimik muka yang berubah menjadi kaku..


"Aku tidak menyangka jikalau perjalanan anak Beauty ke Dataran Tengah, justru mempertemukannya dengan jejak rahasia asal usulnya" batin Matriak Fan Yu Jie.


Selama ini Matrik Fan Yu Jie dapat mengakali Fan Beauty dengan mengatakan bahwa dia di temukan hanya di suatu tempat tanpa keterangan apapun yang menjelaskan dimana keberadaan nya di temukan.


Namun pada akhirnya Fan Beauty itu mengetahui sendiri bahwa tempat dia berasal ternyata benar dari Utara. Suatu tempat yang liar menurut Fan Yu Jie.


Perempuan itu (Matriak Fan Yu Jie) lantas menggunakan akal bulusnya, dengan mengatakan agar Fan Beauty lebih baik beristirahat terlebih dahulu di kamarnya mengingat gadis itu baru saja melakukan perjalanan panjang.


Matriak Fan Yu Jie memainkan peran, seolah-olah dia berjanji kalau nanti akan mencari waktu dan membuat percakapan pribadi dengan Fan Beauty dan menceritakan semua nya secara jelas.


Dengan hati yang lega, karena telah di janjikan akan diberitahu tentang kisah siapa dirinya, Fan Beauty kembali ke kamarnya dan beristirahat.


Akan tetapi alangkah terkejutnya gadis itu, ketika dia bangun keesokan harinya.. Kamarnya telah di segel dengan teknik array khusus sehingga dia tidak bisa keluar dari kamarnya, tanpa seijin Matriak Fan Yu Jie.


Seminggu berlalu, berubah menjadi sebulan dan kini memasuki bulan ketiga, setelah Fan Beauty di janjikan sebuah pertemuan dengan Matriak Fan Yu Jie untuk mendengar cerita dan semua kisah tentang asal-usul dirinya, kini lenyap sudah.


Fan Beauty menjadi lebih realistis jikalau dirinya saat ini telah menjadi tahanan rumah di Sekte Vermillion Timur. Dia mengamati akses menuju ke kamarnya, selain di batasi dengan array, kenyataannya seluruh lorong di penuhi gadis-gadis penjaga yang bertugas sebagai mata-mata Matriak, sekaligus mengawasi sepak terjangnya.


Waktu pun berlalu, dan tanpa terasa Fan Beauty telah di kurung didalam kamarnya selama enam bulan.


Saat itu di perairan Timur, telah memasuki musim ombak dimana cuaca seringkali tidak menentu. Badai angin lalu disusul hujan lebat, membuat keadaan Laut Timur tidak aman bagi kaum nelayan untuk tidak pergi melaut.


Pada sore berkabut itu, di Laut Timur tepatnya dekat dengan Kota Teluk Mentari, terlihat sebuah perahu kecil yang melaju dengan stabil, melewati gulungan ombak yang terlihat berbahaya itu.


Diatas perahu kecil itu, tampak seorang gadis cantik yang tidak mengenal rasa takut, menggunakan kemampuannya untuk mendorong perahu dengan kekuatan Qi, untuk menerobos ombak dan menuju ke daratan besar Benua Silver.


"Aku tidak akan menggunakan mode penerbangan, karena aura yang tersisa akan menjadi petunjuk bagi mereka untuk mengejar kemana aku pergi"


Setelah sehari penuh Fan Beauty bertarung melawan ombak, pada akhirnya dia berhasil mencapai daratan besar, di mana pantai yang menjadi tempat berlabuh perahu itu adalah sebuah pantai sepi yang tidak memiliki penghuni apapun. Dia sengaja berlabuh di pantai yang agak terpisah dari Kota Teluk Mentari.


"Aku akan bergegas mencari area pemukiman, lalu menanyakan arah mana Kota Agung Yongheng Dataran Tengah.


Dari sana akan lebih mudah menuju ke utara"


Tangan gadis itu lantas membentuk sebuah cakar cengkeraman, dan dengan satu lambaian cengkeramannya terarah perahu kecil itu.


Wush ! Perahu itu berubah menjadi debu.


Puas setelah menghapus jejak, Fan Beauty sendiri lalu lenyap menjadi bayangan, menghilang di bayang-bayang hutan.


******


Pada awalnya Fan Yu Jie tidak terlalu memperhatikan ketika Fan Beauty sama sekali tidak mau meminta gadis-gadis penjaga untuk mengawalnya keluar dari kamarnya walaupun untuk sekedar berjalan-jalan atau mencari angin di balkon istana.


Adalah biasa sekali dikalangan Praktisi penempuh jalur keabadian, dimana makanan bukanlah menjadi hal yang pokok, sehingga Fan Yu Jie tidak terlalu memperdulikan gadis itu akan merasa kelaparan.


"Dia akan keluar sendiri ketika dia betul-betul merasa lapar dan ingin menyantap sesuatu.


Gadis itu meskipun bersikap lembut, akan tetapi sesungguhnya dia amatlah keras hatinya


Aku tak ingin terkesan terlalu mendesak dan terlalu mendiktenya. Takutnya dia malahan akan membenci ku" batin Fan Yu Jie.


Akan tetapi seminggu telah berlalu dan Fan Beauty sama sekali tidak menunjukkan bayangannya, sehingga membuat Matriak itu menjadi gelisah. Pada akhirnya di hari kesepuluh, Matriak Fan Yu Jie memerintahkan untuk mendobrak kamar Fan Beauty..


"Dobrak pintu itu. Aku takut terjadi sesuatu yang tak kuinginkan" titah Fan Yu Jie.

__ADS_1


Namun semua prasangka yang memenuhi hati Fan Yu Jie berubah menjadi keterkejutan. Fan Beauty telah menghilang dari kamarnya, dimana ketika Fan Yu Jie memeriksa array yang membatasi jendela kamar gadis itu, ternyata mengalami kerusakan..


"Kemampuan gadis nakal itu semakin meningkat jauh...


Dia mampu merusak array yang ku pasang menggunakan teknik kuno ini" pikir Matriak Fan.


Hal yang pertama-tama Matriak Fan lakukan adalah menghubungi Kaisar Haiyang Timur. Keduanya sejak awal memang yang merencanakan agar Fan Beauty akan menjadi penerus Klan Vermillion Timur.


Sementara itu rencana mereka selanjutnya adalah membuat Pangeran Zhao Sagung sebagai Putra Mahkota, yang kedepannya akan menjadi pendamping Fan Beauty, memerintah dan menjadi penguasa di Wilayah Timur Benua.


"Bukankah ini adalah ide yang luar biasa?" kata Kaisar Haiyang Timur kala itu.


******


"Apa? Gadis itu menghilang secara diam-diam?


Jangan katakan kalau dia akan pergi ke utara sana, dan menyelidiki asal-usulnya" Pekik Kaisar.


"Itulah yang aku takutkan. Lantas menurut paduka sendiri, langkah apa yang harus aku tempuh?


Mengejarnya sendirian lalu menyeret kembali gadis nakal itu?


Aku takut gadis itu akan semakin benci dengan diriku jika aku yang menyerat dirinya untuk kembali. Selama ini dia telah benci kepadaku dengan menutup-nutupi asal-usulnya dari utara" tanya Fan Yu Jie gelisah.


Kaisar tidak berpikir berlama-lama. Sarannya adalah seperti ini,


"Jika Matriak sendiri yang mengambil tindakan mengejar gadis itu, ku pikir dia akan memberontak suatu ketika nanti. Anak muda seperti dia cenderung untuk memberontak jika dia tetap merasa memiliki ganjalan di hati.


Aku memiliki pendapat yang lebih baik"


"Tolong jelaskan.. Matriak ini mendengarnya"


"Bukankah gadis itu telah tahu jikalau dirinya menjadi jodoh dari Putra Mahkota Kekaisara Haiyang Timur ini?


Dan lagi, selama perjalanan mereka ke Dataran Tengah beberapa waktu yang lalu, jelas-jelas aku melihat... telah tumbuh semacam ikatan di hati keduanya.


Jika Pangeran Zhao Sagung yang membujuk dan mengajak kembali gadis itu, aku yakin... gadis itu akan patuh dengan kata-kata Pangeran Zhao Sagung


Bukankah sepasang kekasih sewajarnya seperti itu mendengar bujukan kekasihnya" jawab Kaisar Haiyang sambil tersenyum bercanda.


Tentu saja Matriak Fan Yu Jie menjadi lega hatinya mendengar kata-kata Kaisara. Keduanya lantas sepakat untuk memberi kesempatan kepada Pangeran Zhao Sagung selaku kekasih dan calon suami, untuk menjemput sendiri dan membawa pulang Fan Beauty.


Ketika mendengar dirinya yang diutus untuk menjemput pujaan hatinya untuk pulang, Zhao Sagung sangat gembira. Terlebih lagi dia semakin bersuka cita ketika Matriak Fan Yu Jie menjanjikan sesuatu yang membuat hati pangeran itu berdebar kencang,


"Sepulangnya gadis itu, Fan Beauty..


Kalian berdua ku restui untuk dalam kesempatan pertama melangsungkan pernikahan yang agung" Kata Matriak Fan Yu Jie.


Kaisar Haiyang Timur tentu saja manggut-manggut kepala mendengar janji Matriak Fan Yu Jie.


"Telah sekian lama aku menantikan kesempatan ini, tak akan ku sia-siakan mempersunting gadis pujaan hati itu" batin Zhao Sagung bahagia...


Pangeran Zhao Sagung akhirnya meninggalkan Kekaisaran Haiyang Timur mengendarai sebuah kapal roh raksasa, dimana selain di kawal dengan sejumlah tentara, dua orang ahli SAINT peringkat Lima menyertai perjalanannya kali ini.


"Orang-orang Utara, nantikan kedatangan Pangeran yang Agung ini..


Akan ku obrak-abrik kalian karena telah merecoki keadaan wilayah Timur kami dengan membuat fitnah seolah-olah Fan Beauty terhormat itu adalah seseorang yang dahulu bernama Fenying"...


Angin bertiup kencang, diiringi hujan lebat ketika kapal roh yang di tumpangi Pangeran Zhao Sagung membelah langit menuju ke Utara Benua Silver.


*Bersambung*


   Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini.  Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...

__ADS_1


__ADS_2