
Wang Yong menunjukkan cincin spasial nya yang berisi Kristal Biru. Sesuai dengan janjinya, Wang Yong kemudian memberikan jasad Master Suma Chen kepada Lady Zhang Haiyun. Perempuan Elf itupun meratap ketika melihat jasad saudaranya yang terlihat abadi didalam kristal hijau.
Lalu kemudian dia mengadakan upacara kebangsawanan ketika memakamkan jasad Suma Chen di Makam khusus kaum Bangsawan di tepi Sungai Niire. Banyak sekali kaum Elf yang datang berkunjung ketika upacara pemakaman kebangsawanan untuk Suma Chen.
Wang Yong merasa beruntung sekali karena ketika itu kumpulan para Elf yang berkunjung menghadiri upacara pemakaman, tidak melakukan kegiatan meratap dengan nyanyian duka secara masal. Jika saja itu terjadi, mungkin Wang Yong akan mengalami masa trance yang kedua kali di dunia Elf.
********
“Jadi anda adalah seorang satria ras manusia, namun telah memenuhi kriteria untuk mewarisi warisan Raja Pedang” Lady Zhang Haiyun tersenyum lembut kearah Wang Yong. Terlihat sekali wanita itu berbicara sangat berhati-hati.
“Benar sekali my Lady. Masterku Suma Chen sendiri yang memberi aku rekomendasi dan menyerahkan token bunga peony itu agar Lady Zhang sendiri yang menentukan pelatihanku” Wang Yong menjelaskan.
Lady Zhang Haiyun kemudian menjentikkan tangannya, seberkas sinar keluar lalu menuju kearah dahi Wang Yong.
“Coba tunjukkan padaku pemahaman niat pedang yang anda miliki”
Namun sebelum sinar yang di tembakkan Lady Zhang tersebut menyentuh tubuh Wang Yong, secara automatis sebilah Pedang kelas Bumi yang dinamakan Pedang Es itu telah berada di dalam genggaman tangan Wang Yong. Lalu dengan memerintahkan niat pedang didalam dirinya untuk terbang melayang dan untuk membelah sinar putih dari Lady Zhang. Wang Yong berseru dengan sangat keras,
“Niat Pedang Level 2....!!"
Tangan Wang Yong segera menghentakan Pedang Es ditangannya. Seberkas cahaya memgandung Niat Pedang level dua keluar dari Pedang Es dan secara eksplosif langsung menghancurkan sinar yang di tembak kan ke arah dahi nya.
Niat pedang tersebut secara mudah membuyarkan tembakan yang di kirimkan Lady Zhang.
Lady Zhang Haiyun terlihat cukup terkejut ketika melihat Wang Yong benar-benar mampu mengeksekusi Niat Pedang. Itu benar-benar adalah niat pedang. Bukan Pseudo Niat pedang yang mampu dipahami beberapa Elf. Bahkan Niat Pedang anak muda ini berada di level 2.
“Anda adalah seorang jenius yang mampu memahami niat pedang. Bahkan niat pedang anda berada pada level 2”
“Tahukah anda telah hampir 1000 tahun ini, tidak pernah terdengar kabar bahwa seorangpun di Belahan Benua Bagian Utara ini yang memahami Niat Pedang. Entah itu berasal dari kaum Elf ataukah manusia, sama sekali belum pernah ada yang memahaminya”
“Namun pada saat ini, anda seorang satria muda dari ras manusia bahkan memahami niat pedang. dan niat pedang itu bahkan level 2. Aku tidak tahu monster macam apa anda nanti setelah berlatih kemampuan Raja Pedang”
__ADS_1
Lady Zhang kemudian terlihat berpikir sejenak. Kemudian dengan halius meminta Wang Yong untuk beristirahat,
“Satria muda manusia, anda dapat mengambil waktu untuk beristirahat. Bangunlah yang cepat agar besok pagi benar anda dapat menemuiku. Ada sesuatu yang aku siapkan untuk pelatihan anda. Itu sesuai peraturan yang ada untuk melewati masa uji coba sebagai Raja Pedang”
Lady Huiyan pun menginstruksi kan kepada pelayannya untuk membawa Wang Yong ke tempat tinggal yang disediakan untuk tamu.
********
Sepeninggalnya Wang Yong, perempuan bangsawan Elf itu termenung sendirian lalu kemudian memanggil sesosok Elf laki-laki tua yang kelihatan sangatlah rapuh. Elf itu meskipun terlihat sangat rapuh, karena usianya mungkin telah beberapa ratus tahun.
Bahkan mungkin usianya telah mencapai batas lima ratus tahun. Namun dia tetap terlihat sangat gagah dalam balutan busana khas kaum bangsawan Elf. Sesosok Elf tua yang memiliki kultivasi Alam Raja Bintang Dua.
“Katakan padaku Baron Wei, apakah kemampuan orang muda tadi akan memberi harapan menjadi seorang Raja Pedang berikutnya?” Lady Zhang bertanya dengan cemas kepada Baron Wei.
“Jika dia adalah pilihan dari mendiang duke Suma Chen. Aku tidak akan merasa ragu dengan talent dari orang muda ras manusia itu'
"Dan lagi, pernahkah anda mendengar atau melihat. Didalam ratusan tahun ini seseorang baik itu ras Elf atau manusia yang mampu memahami niat pedang? Bahkan orang muda ras manusia itu mampu memahami level 2 Niat pedang”
"Tidakkah anda merasa khawatir Ketika mendengar ras iblis dan ras Dark Elf saat ini telah melatih calon raja pedang yang memahami niat pedang?”
“Aku sendiri sungguh khawatir my Lady. Ketika raja pedang ras iblis itu telah mencapai Alam Raja, lalu kemudian dia akan datang merusak tatanan keharmonisan di Wilyah Utara ini"
"Tolong anda pertimbangkan secara keseluruhan my Lady. Hingga saat ini belum ada seorang pun ras Elf yang memahami niat pedang”
Wanita Elf itu terdiam lalu kemudian berkata,
“Baiklah. Aku menyetujuinya. Namun aku ingin agar kemampuan sihir dan pelatihan Teknik pedangnya di bawah pelatihan anda Baron Wei”
********
Ternyata Wang Yong menempati sebuah rumah diatas pohon yang agak terpisah dari Istana Lady Zhang. Ketika pelayan Elf itu memberi petunjuk bagaimana cara untuk masuk kedalam rumah, Wang Yong teelihat sementara mengagumi semua anak tangga menuju rumahnya diatas pohon.
__ADS_1
Anak tangga itu terlihat begitu natural di pahat oleh seorang ahli. Anak tangga yang terbuat dari kayu itu seakan menyatu dengan pohon Ek tempat rumahnya berada.
Begitu melihat kebingungan di wajah Wang Yong, pelayan Elf Bernama Ren Dou memberi penjelasan,
“Kaum Elf cenderung melakukan kegiatan seperti bernyanyi semerdunya untuk batang pohon tersebut agar membentuk diri sesuai yang diingini. Tindakan itu lebih berguna ketimbang memotong pohon dan menyusunnya menjadi anak tangga"
"Bukankah tangga yang dibentuk sendiri atas keinginan pohon itu terlihat lebih alami?.” Ren Dou menjelaskan sambil tersenyum.
Kembali Wang Yong me dengar suara yang bagaikan suara alat musik keluar dari mulut Ren Dou.
Lalu Wang Yong kemudian memperoleh jawaban itulah sebabnya kenapa semua ukiran atau apapun itu, terlihat begitu sempurna secara alami. Semua benda seakan hasil karya seorang master dibidangnya. Hal itu disebabkan pohon-pohon itu sendiri yang membentuk diri sesuai permintaan Elf didalam senandung mereka.
*******
Wang Yong saat itu sedang melakukan kultivasi didalam gubuknya, yang juga terletak diatas pohon Ek. Ketika Elf pelayan itu Ren Dou masuk ke gubug Wang Yong, dan bersuara halus mengucapkan salam pertanda kehadirannya.
Ren Dou membawa makanan malam untuk Wang Yong dan makan malam itu terdiri dari biscuit dan buah-buahan yamg segar. Minuman yang diberikan adalah sekendi air dingin. Kembali semua hidangan tanpa daging.
“Rasanya telah lama sekali aku tidak menyentuh daging. Semua yang disajikan adalah buah dan sayuran” Wang Yong kepingin menangis keras-keras.
*******
Keesokan paginya, Wang Yong telah selesai dengan sarapan yang juga terdiri dari biscuit dan ..... kembali hidangan sayuran serta buah-buahan.
Dia lalu menuju ke istana Lady Zhang untuk petunjuk selanjutnya apa yang harus dia lakukan.
Lady Zhang kemudian muncul setelah Wang Yong menunggu selama 15 menit. Wanita Elf itu terlihat begitu segar didalam balutan busana coklat kehijau-hijauan.
“Kegiatan anda hari ini adalah memulai Latihan pedang dengan seorang instruktur pedang yang kuat”
*Bersambung*
__ADS_1