
Setelah Wang Yong mengarahkan Pedang nya ke langit dia kemudian mengerahkan energi Qi Teratai Salju didalam tubuhnya untuk mengalir ke kedua tangannya. Aliran mengalir tanan yang tidak mengenggam apapun selain telapak tangan terkepal membentuk tinju, sedangkan tangan yang lainnya memegang pedang yang teracung lurus kearah langit.
Lalu kemudian terdengar bunyi yang sangat keras seolah-olah ledakan yang keras
“duar…!!”
Kedua tangannya menjadi berwarna seputih salju akibat pengerahan energi Qi Teratai Salju sehingga bahkan urat-urat di kedua tangannya menjadi jelas Nampak saking putih tangan itu laksana es, akibat pengerahan Qi Teratai Salju.
Sementara itu, Zhao Changyi juga mengarahkan tangan yang memegang pedang kebiruan kearah Wang Yong yang berdiri 25 meter didepannya. Dengan tetap mempertahankan segel aneh yang terbentuk ditangannya itu dia meraung dengan keras,
“Berlarilah menyerang ……..!!!”
Begitu Zhao Changyi selesai meraung, pedang kebiruan dengan helaian Qi yang membentuk pedang besar berwarna putih itu melesat kedepan, menuju kearah Wang Yong dengan kecepatan penuh. Sementara suara dan kekuatan yang dihasilkan bagaikan suara Guntur yang sangat keras dan seolah-olah menggetarkan seluruh area di Arena Puncak Biru.
Dengan pandangan serius Wang Yong menatap pedang dan energi Qi berbentuk pedang yang tengah meluncur kearahnya, lalu tangan yang terkepal penuh dengan energy Qi Teratai Salju itu terbuka kedepan dan tangan kanan yang memegang pedang diarahkan ke pedang dan Qi milik Zhao Changyi yang tengah berlari penuh kekuatan itu.
Suara tangisan Wang Yong terdengar hingga mampu membuat bulu kuduk berdiri,
“Kemurnian Hati Teratai Salju…..”
Penonton menjadi sangat terkejut dan heboh. Sekumpulan besar Teratai salju bersamaan dengan pedang melesat kedepan bagaikan gumpalan cahaya putih, menyambut pedang biru dan wujud pedang besar yang terdiri dari energi Qi itu.
__ADS_1
Benar-benar sangat membuat penonton menjadi histeris Ketika pedang yang melesat itu makin kama makin membentuk kelompok kelopak Teratai Es yang makin membesar. Bunyinya mampu membuat hati serasa tersayat serpihan es, itu terdengar bagaikan desiran angin dingin di padang es. Sunyi, mencekam dan membawa hawa membunuh.Hawa disekitar arena seketika menjadi dingin.
Ekspresi Wajah semua Master puncak yang duduk di kursi VIP seketika itu berubah Ketika menyaksikan Wang Yong mengeksekusi Teknik Kelas Bumi Pedang Semurni Teratai Salju itu. Sekte Master Dugu Taoran yang awalnya agak acuh tak acuh saat ini memiliki ekspresi yang sulit ditebak.
Dibawah tatapan semua orang penonton yang tidak terhitung jumlahnya itu, dua energy Qi yang satu berbentuk pedang putih besar dan satunya berbentuk ribuan Teratai Salju bertabrakan…..
Hening sejenak, ……. Lalu kemudian
“Duaarrrr!...”
Sebuah ledakan besar yang seolah mengguncang langit terdengar di seluruh Wilayah Puncak Biru. Dua kekuatan yang mengandung energy Qi yang sangat besar bertabrakan sehingga menimbulkan bunyi ledakan yang sangat hebat. Tidak sampai disitu, pijaran dan kilatan cahaya akibat benturan keras dua energy Qi bahkan terasa hingga ke area penonton yang lagsung berlari bubar untuk menghindari percikan-percikan ledakan yang ditimbulkan dua energy Qi itu.
Suasana menjadi sepi sejenak…… asap kabut yang ditimbulkan pasca ledakan dan percikan kilat membuat kabur mata bahkan itu hingga jarak pandang 5 meter, mata menjadi terganggu. Sebuah pertemuan Energy qi dari Teknik pedang yang sangat mengerikan terjadi didepan mata penonton.
Semua penonton setelah hilang rasa terkejutnya, masing-masing bertanya satu sama lain. Apakah benar ini adalah pertempuran dua Jenius yang masih berada di Alam Mortal 9 dan Alam Kondensasi Roh 2? Bahkan pertarungan antara ahli Alam Roh Yang Tercerahkan belum tentu menghasilkan ledakan dan pertarungan yang seheboh itu.
Di reruntuhan arena, sosok Wang Yong dan Zhao Changyi yang terlepar saling berjauhan itu terlihat tidak bergerak. Sepertinya keduanya pingsan, sehingga semua orang menjadi bertanya-tanya. Siapakah yang memenangkan pertempuran yang demikian hebat itu?
Kedua petarung peserta turnamen itu terlihat terbaring, diam tidak bergerak sama sekali. Kembali pertanyaan timbul di pikiran masing-masing penonton, siapakah yang memenangkan babak final ini? Dan terlihat sosok Wang Yong bergerak. Perlahan dia mencoba untuk bangun, tertatih-tatih.
Wang Yong memperhatikan kondisi tubuhnya, banyak terdapat sobekan di baju yang dia pakai. Luka-luka menganga juga terlihat di sekujur tubuhnya. Kemudian dia melihat kearah Zhao Changyi yang tetap diam terbaring tidak bangun. Lalu wang Yong mengatakan kepada Penatua Du Weiheng,
“Tolong katakan sekarang… siapa pemenang pertempuran ini”
__ADS_1
Seakan dibangunkan dari diamnya, Penatua Du Weiheng segera tersadar. Dengan suara lantang yang mengandung Qi,
“Pemenang Kompetisi antar Jenius Sekte Pedang dimenangkan oleh Wang Yong dari Puncak Hijau”
Segera suasana di Arena Puncak Biru penuh dengan gegap-gempita sorak-sorai. Seorang Jenius Sekte Pedang Awan telah lahir. Dan itu adalah remaja berusia 14 tahun.
Penatua Du Weiheng segera menambahkan bahwa sebagai Jenius nomor satu di Sekte Pedang maka Wang Yong berhak mewakili Sekte Pedang Awan di Kompetisi antar Jenius 7 Sekte terbesar di Kekaisaran Great Ying. Dua peserta lainnya adalah Zhao Changyi diperingkat dua (saat ini masih pingsan belum siuman) dan Lin Hong diperingkat tiga.
Sebagai pemenang pertama maka Wang Yong juga berhal untuk mendapatkan Teknik Pedang Peringkat Bumi Demi yang kategori Rare (langka). Peringkat dua dan tiga mendapatkan Teknik pedang Inccoruptible Trenta Rare (langka). Poin kontribusi juga diberikan masing-masing peringkat pertama mendapat 2000 point kontribusi, peringkat dua 1500 point kontribusi dan peringkat tiga mendapatkan 1000 point kontribus. Disediakan di market
sekte untuk menukar dengan pil ataupun senjata roh yang telah di bubuhkan symbol oleh Master Simbol Bumi 4 (Master Zuo Puncak Hijau).
Tentu saja sebagai ketegori pemenang utama Wang Yong sangat senang. Dia berniat akan menukar dengan pil ataupun ramuan yang akan membantu meningkatkan kultivasinya menjelang turnamen antar tujuh sekte besar kekaisaran.
*Bersambung*
NB : Dear all,
ini adalah chapter bonus jadi sehari ini udate 4 episode. Author mengingatkan bahwa Sabtu dan Minggu hanya akan upload 1 episode agar author bisa beristirahat lalu kemudian Senin memulai Kisah Novel ini Kembali dengan 2
episode.
Mohon Bantuannya untuk support Novel ini dengan memberi like, koment dan apapun itu untuk membuat author semangat menulis kisah yang menarik. Akhir kata semoga kalian menikmati Novel ini.
__ADS_1