
Kepala kambing itu membeku menjadi batu ketika terlepas dari badan khaimera. Pegasus ilusi milik SIma Yong kembali melakukan manuver udara dimana Sima Yong berdiri diatasnya dalam posisi siap untuk menebas lagi dengan Pedang Emas Suci lagi.
“Slassshhh….!!”
Mata tiga mahluk khaimera terpaku Ketika sekali lagi senjata sihir Pedang Emas Suci di ayunkan.
“Petrify….!!!” Tiga topeng maut gorgon itu berputar dengan cepat lari menuju dan menatap tajam kearah kepala Singa yang terlihat marah karena kepala sang kambing telah ditebas.
Mata bertemu mata ...... dimana tiga pasang mata dari topeng gorgon menatap tajam ke mata sang singa. Mata tiga gorgon bercahaya dan menyinari wajah singa. Seketika itu juga singa monster itu berubah menjadi batu. Lalu serangan susulan berupa sebuah tebasan diayunkan tatkala Pegasus terbang mendekati tubuh khaimera.
Seperti sebuah de javu, kembali terlihat sebuah kepala monster yaitu sang singa terguling di aula Istana Suci itu. Suara jeritan ngeri terdengar. Ular yang berada di posisi ekor khaimera seketika menjadi ketakutan. Dengan refleks dia memerintahkan tubuh khaimera untuk melompat dan berlari pergi.
“Tidak semudah itu untuk pergi” bentak Sima Yong
“Membunuh…” teriak Sima Yong.
Terlihat Pegasus mengepakkan sayapnya dengan lebar. Sebuah kekuatan dahsyat dikumpulkan Pegasus dan disalurkan ke Sima Yong. Seketika itu juga Sima Yong merasakan kekuatan yang amat besar melanda dirinya. Keduanya menyatukan kekuatan dimana sebagian kekuatan Pegasus dimanfaatkan Sima Yong untuk memperkuat daya serangnya.
“Tsssiiinggg….”
Pedang Emas Suci ditangannya langsung terlempar dengan amat cepat dalam Teknik “Kontrol Pedang” dan mengunci tubuh khaimera. Khaimera yang kini hanya dikuasai kepala ular itu mencoba bertahan dimana dari mulut ular itu terlempar sebuah ledakan api dan menyambut serangan control pedang. Api itu membentuk tameng panas, berusaha keras untuk menghalangi tembakan Pedang Emas Suci yang telah mengunci tubuh khaimera tersebut.
“Wusshh…”
Pedang Emas Suci dengan kekuatan gabungan antara Sima Yong dan hewan kontrak Pegasus terlihat membelah tubuh khaimera, Ketika api neraka tidak mampu menahan kekuatan Sihir Pedang Emas Suci.
Pedang berkekuatan sihir itu tentu saja dapat menghancurkan semua mahluk sihir dengan mudah. Seandainya saja jika Sima Yong hanya menggunakan Pedang Hati Rembulan, sudahlah pasti khaimera itu bahkan tidak akan terluka sama sekali jika terkena senjata roh biasa.
Pemandangan yang terlihat adalah kepala mahluk ular itu terlihat sekarat dan merintih kesakitan. Pada saat Pegasus mendarat di samping badan khaimera, Sima Yong segera merapalkan mantra sihir dan dia melempar beberapa jimat pengunci kearah kepala ular tersebut.
“Wushh….” Ular tersebut seketika menjadi terdiam. Tidak terlihat sedikitpun dirinya meronta ketika Sima Yong memerintahkannya untuk membuka benaknya.
“Membuka..!!”
Dari dalam mahluk iblis itu keluar sebuah bayangan ruang spasial yang dengan cepat diambil Sima Yong. Dia lalu mengunci ruang spasial itu dengan beberapa mantra sihir agar ruang spasial itu tidak memberontak dan pergi mencari tempat persembunyian yang baru di istana itu. Sepertinya benda tersebut memiliki jiwa dan pemikiran sendiri.
Sekali lagi Sima Yong melepaskan mantra sihir kearah ruang spasial itu, sehingga ruang itu kini berubah menjadi nyata dan tidak tersembunyi lagi. Dengan hati-hati dia meletakan benda itu di tengah-tengah aula Istana suci kuno itu.
__ADS_1
“Sekarang marilah kita urus mahluk sihir ini terlebih dahulu”.
Sima Yong mengambil kepala Singa,Kambing dan ular itu lalu memasukkannya kedalam Domain Pagoda untuk nantinya akan digunakan sebagai bahan campuran obat-obatan atau jimat. Dia melirik badan khaimera yang terbelah itu lalu memasukkannya juga kedalam Domain Pagoda.
“Semua organ mahluk sihir itu amat berguna jika diolah dengan tepat untuk meningkatkan kultivasi anda” bisik Pegasus dari dalam domain Pagoda.
Sima Yong mengangguk tanda setuju dengan pendapat Pegasus.
“Lalu mari kita melihat apakah gerangan yang terjadi diluar istana ini” kata Sima Yong.
******
Ketika berada di halaman istana, Sima Yong melihat pertempuran antara dua kelompok itu terjadi. Masih dalam posisi berdiri diatas Pegasus, dia melompat dan melepaskan beberapa pukulan kearah dua mahluk demonic beast itu. Perempuan cantik dan pria tampan itu langsung dibekuknya, mengingat kekuatan Alam Tanpa Batas Bintang satu Sima Yong amatlah kuat dan bukan lawan kedua demonic beast yang berada di Kuasi Alam Tanpa Batas.
“Mohon beri belas kasihan… “ kata mahluk demonic beast rase perempuan itu memohon.
“Tentu saja dengan syarat kamu menjadi hewan kontrak” kata SIma Yong
Dia lalu menempelkan jimat pengikat sukma di dahi masing-masing mahluk itu. Keduanya seketika menjadi jinak dan tidak terlihat ganas lagi.
“Kedua mahluk ini adalah hewan kontrak yang baru saja mengalami transformasi berwujud manusia. Namun aku telah menyegel mereka berdua sehingga kemampuan mereka saat ini telah menghilang”
“Sepertinya mereka dipanen oleh khaimera dari ruang spasial tempat dimana semua hewan kontrak di pulau ini berada, lalu diberikan kekuatan sihir untuk bertransformasi dan menjadi pembantunya” kata Sima Yong.
“Apakah memang terdapat sesuatu ruangan benda seperti yang anda sebutkan ‘ruang spasial’ khusus untuk hewan kontrak?? Apakah anda telah menamukan mereka??” tanya Hattaudha dengan kaget. Tiga teman nya juga terlihat terkejut namun berdebar-debar mendengar informasi itu.
“Itu benar adanya. Aku menemukan sebuah ruang spasial berisi ribuan hewan kontrak yang dapat anda panen” Kata SIma Yong…..
“Mari kalian semua ikut Bersama dengan ku” ajak Sima Yong dan dengan cepat gerakannya diikuti oleh empat temannya itu.
Begitu mereka tiba di aula tempat ruang spasial itu berada, semua terlihat terbelalak dengan mata yang berbinar-binar….
“Sekumpulan hewan kontrak..!!!” teriak keempat ahli itu dengan penuh semangat.
Sinar mata penuh cahaya pengharapan terlihat jelas dimata keempat ahli itu,…
“Tidak sia-sia kami mengikuti saudara Sima Yong ke tempat yang penuh bahaya ini” kata Niryadi dengan pelan.
__ADS_1
Sebagai praktisi yang paling rendah kultivasinya diantara mereka semua, membuat beban di hati gadis judade itu amat berat. Dia sangat ingin untuk memperoleh hewan kontrak ini agar kultivasinya meningkat dan tidak memberatkan kawan-kawannya didalam pertempuran.
“Anda tidak perlu merasa gelisah” kata Sima Yong kepada Niryadi.
“Pria beruang hewan kontrak di halaman istana tadi akan menjadi hewan kontrak pertama anda. Dan selanjutnya anda dapat memilih salah satu hewan kontrak di ruang spasial ini sebagai hewan kontrak kedua anda. Lalu mari kita lihat…. Seberapa besar perubahan kenaikan kultivasi anda nanti” kata Sima Yong.
Semua tidak merasa keberatan atas pembagian hewan kontrak yang diatur Sima Yong. Mereka tahu bahwa andil Sima Yong didalam perburuan Hutan Terlarang yang membawa mereka ke berbagai keberuntungan ini, amatlah besar. Jadi secara tidak sah mereka mengakui Sima Yong sebagai pemimpin kelompok mereka.
Apalagi saat ini kultivasi Sima Yong telah berada di ranah Alam Tanpa Batas, tentu saja semakin mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin kelompok mereka.
Sima Yong sendiri telah membagi kepemilikan atas hewan kontrak demonic beast gadis rase dan pria tampan beruang tadi. Gadis monster rase itu adalah mahluk yang memiliki kekuatan sihir besar. Dengan demikian diantara mereka berempat yang paling cocok dan membutuhkan kekuatan sihir adalah Ye Bing Qing. Monster rase itu mutlak menjadi kepemilikan Ye Bing Qing.
Sedangkan Niryadi sebagai anggota dengan kultivasi terendah, diberi keistimewaan untuk memiliki pria tampan jelmaan monster beruang.
“Apakah anda semua ada yang keberatan dengan pembagian ini? Tentu saja, Ketika nanti memilih hewan kontrak diruang spasial itu, saudara Hattaudha dan Tang Yuwen diizinkan memilih satu hewan kontrak legendary” kata Sima Yong.
Memang didalam ruang spasial itu, hanya terdapat dua hewan kontrak peringkat legendary, puluhan hewan kontrak peringkat ancient dan sisanya adalah hewan kontrak peringkat rare (langka). Sima Yong saat ini telah memiliki satu hewan kontrak peringkat legendary yaitu Pegasus, sehingga dia cukup berbesar hati untuk memberi kesempatan kepada teman satu team untuk memiliki hewan kontrak legendary pula.
Perlu diketahui bahwa hewan kontrak dapat di pakai oleh Ahli di ranah Alam Spirit Agung maksimum 1 hewan kontrak, dan untuk ahli Alam Raja maksimum 3 hewan kontrak. Khusus ahli di ranah Alam Tanpa Batas hingga keatasnya….. seseorang praktisi dapat memiliki dan menggunakan hewan kontrak maksimum 5 saja.
Semua itu ada hubungannya dengan tekanan terhadap peleburan hewan kontrak yang amat membebani fisik praktisi. Jadi… jika seseorang dengan kultivasi rendah mencoba untuk meleburkan beberapa hewan kontrak diluar syarat yang diijinkan… praktisi tersebut bisa saja akan menemui kecelakaan karena penindasan kekuatan hewan kontrak pada akhirnya akan membunuh diri sendiri.
Dengan demikian, Sima Yong merasa santai Ketika pembagian hewan kontrak seperti yang saat ini mereka lakukan.
Lagi pula dia harus mensupport ke empat kawannya agar dalam pertempuran 5 melawan lima di perang ordo nanti dapat mereka menangkan. Hadiah peringkat pertama adalah masing-masing anggota team mendapat hewan kontrak legendary dari Roh pemiliki Hutan Terlarang. Sima Yong masih bisa menambah dua hewan kontrak lagi mengingat kultivasinya saat ini di Alam Tanpa Batas.
“Saatnya untuk masing-masing memasuki ruang spasial ini dan mengambil hewan kontrak” Kata Sima Yong.
“Selalu ingat kawan, jangan serakah dan Ingat peraturan ruang spasial ini. Satu praktisi hanya diijinkan untuk mengambil satu hewan kontrak saja dari ruang spasial, atau kutukan akan menimpa anda jika melanggar aturan itu” Kata Sima Yong mengingatkan….
*Bersambung*
Dear readers, jika menanyakan sesuatu, harap melakukan komunikasi di: jimmychuu2022. Beberapa Info penting sehubungan kisah ini juga author sering sampaikan di IG. Silahkan di follow. Terima kasih.
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.
__ADS_1