
Meirenyu menunggu tidak terlalu lama, ketika seorang pria usia lanjut nampak datang menuju tempat di berdiri dengan tergesa-gesa.
Tuan Yan Bai langsung keluar dari kamar kerjanya begitu Paman Gu memberi tahu bahwa seseorang dengan token giok, ingin menemui dirinya.
"Aku telah kembali" demikian pesan tamu yang ingin menemuinya, kata Paman Gu. Tuan Yan Bai langsung merasakan detak jantungnya berdebar kencang.
"Apakah Langit telah kembali membuka pintu rejekinya untuk Balai Harta kami?"
Tuan Yan Bai tidak sabar untuk bertemu dengan orang pemilik Token Giok.
"Apakah anda yang bernama Tuan Yan Bai?" laki-laki berpakaian sastrawan itu bertanya ramah ketika dia memalingkan wajahnya ke arah Tuan Yan Bai.
Meskipun tak dapat menyembunyikan raut kecewa, namun Tuan Yan Bai tetap berbicara dengan ramah ke sastrawan itu.
"Meskipun pria ini tidak kalah tampannya dibanding dia, namun orang ini bukanlah seperti yang aku bayangkan. Apakah Balai Harta kami betul-betul sudah harus hilang dari muka bumi, setelah 200 tahun lamanya kami melanglang buana sebagai lembaga paling elit di utara sini?" Tuan Yan Bai membuang nafasnya panjang-panjang.
Dia menjawab pertanyaan sastrawan itu, pantang rasanya mengecewakan pelanggan, walaupun hati sedang berduka desisnya.
"Ya benar. Aku bernama Yan Bai. Untuk memanggil ku dengan sebutan Tuan, ku pikir itu terlalu berlebihan. Kondisi Balai Harta kami sudah tidak seperti yang dulu lagi. Aku memutuskan untuk menghentikan sebutan dan panggilan kata-kata 'Tuan' di depan namaku" nada pahit terdengar jelas dalam kata-kata dalam itu.
Tuan Yan Bai melanjutkan...
"Ada hal apakah gerangan, sampai-sampai Tuan Sastrawan ini datang mencariku langsung, bahkan menunjukkan token giok yang telah lama sekali aku berikan kepada seseorang kawan lama?"
Tuan Yan Bai melihat sinar mata Sastrawan itu bersinar cemerlang, pertanda hati orang itu dalam suasana bahagia,
"Perkenalkan. Namaku adalah Morenyu. Anda dapat memanggilku dengan nama Morenyu saja. Anda tidak perlu sungkan-sungkan" Meirenyu menjura memberi hormat dan di balas dengan santun dari Tuan Yan Bai.
Meirenyu kemudian memulai pembicaraan maksud kedatangannya,
"Sebenarnya aku yang rendah ini adalah salah satu pengikut dari Master kami, Master Yong. Kami berasal dari suatu negri yang jauh dari Benua Silver ini"
__ADS_1
"Pada awalnya kami datang ke utara sini dalam rangka menjual beberapa barang yang di titipkan oleh Master Yong kepadaku. Akan tetapi ternyata kondisi Balai Harta sudah menjadi seperti ini. Maka sekarang ini rencana kami menjadi berubah" Meirenyu diam sejenak dan menatap lekat-lekat kearah Tuan Yan Bai.
"Tuan Yan Bai. Apakah anda berminat untuk bekerja sama dengan kami pengikut Master Yong? Masalah penyediaan barang-barang peusaka untuk ruang pamer Balai Harta nanti, serahkan saja kepada kami. Ada beberapa harta bermutu tinggi yang akan membuat ahli-ahli beladiri diseluruh utara sini akan rela mati untuk mendapatkannya"
Mata Tuan Yan Bai kini terbuka lebar. Wajah suram seperti tertekan itu, untuk sesaat berubah menjadi penuh semangat. Dengan suara bergetar seolah tidak percaya, Tuan Yan Bai berbisik pelan..
"Hal seperti ini memang telah aku nantikan sejak lama. Kedatangan Tuan muda Yong yang akan memberi sentuhan keajaiban dengan jimat-jimat bermutu tinggi miliknya... oh aku masih teringat dengan jelas. Masa kejayaan Balai Harta ketika orang-orang dari penjuru dunia datang ke tempat ini berburu jimat-jimat yang kami jual. Aku akan rela jika Balai Harta pada akhirnya akan bergabung dengan Tuan muda Yong" kata-kata Tuan Yan Bai itu terdengar tulus.
Namun Meirenyu menolak untuk meng-akuisisi Balai Harta untuk menjadi milik Sima Yong seluruhnya. Dia tetap meminta agar Tuan Yan Bai tetap menjadi Patriak Balai Harta dan mereka akan tetap menggunakan merek dagang "Balai Harta"
Meirenyu lalu meletakkan sekantong Blue Manna Peringkat tinggi (alat pembayaran di Benua Penyaringan Dewa) keatas meja.
"Itu adalah Blue Manna alat pembayaran dari mana tempat aku berasal. Nilai Blue Manna di dalam kantongan itu sejumlah 10.000 batu peringkat tinggi. Jumlah energi didalam satu blue manna peringkat tinggi kami nilainya setara dengan 10.000 batu energi peringkat tinggi di Benua Silver ini"
"Itu berarti, dalam kantongan itu adalah jumlah nilai yang sama dengan 100.000.000 batu energi. Anda dapat menggunakan uang sebanyak itu untuk merenovasi dan melengkapi semua peralatan yang telah usang di Balai Harta ini" Meirenyu menghamburkan blue manna keatas meja dan diikuti dengan suara terkejut Tuan Yan Bai dan Paman Gu.
Jumlah sebanyak itu lebih dari cukup buat mereka merenovasi dan mempercantik ulang Balai Harta. Meirenyu mengangguk kepala dengan senyum. Masternya Sima Yong memberikan 250.000 blue manna peringkat tinggi ketika dia akan berangkat di waktu lalu.
Masih ada lebih banyak lagi Blue Manna di lemari rahasia Raja Kelelawar di Istana Bintang Timur Dong Xing yang belum disentuh masterku batin Meirenyu.
Dari Tuan Yan Bai juga, Meirenyu memperoleh informasi bahwa Sebuah Organisasi bernama Organisasi Menara Langit juga telah mengalami kemunduran, kalah bersaing dengan Organisasi baru Menara Suar.
Atas campur tangan Tuan Yan Bai, Meirenyu lantas berhasil menemui pemilik Organisasi Menara Langit, Tn. Huang Biming. Pada akhirnya Meirenyu membeli semua aset Organisasi Menara Langit dengan sejumlah 30.000 blue mana peringkat tinggi.
Hal itu melegakan hati Meirenyu, karena mereka akan memulai kegiatan Organisasi Berbahaya mereka, di Kota Azalea. Untuk karyawan yang akan nantinya akan bertugas sebagai petugas bersih-bersih, Meirenyu merekrut 10 orang pekerja.
Semuanya di pekerjakan sebagai bujang dan juru masak tempat itu, "Istana Bianfu Wang" demikian dia menamai organisasi mereka.
******
Meirenyu membuka matanya, dan membuang cegukan udara kotor akibat pecucian semua tulang dan meridiannya. Dia baru saja menerobos ke ranah SAINT Surgawi Level empat setelah seminggu penuh dia berendam didalam kultivasi di Menara Istana Bianfu Wang-setelah mengkonsumi sebutir pil Pencerahan Nirwana Peringkat delapan.
__ADS_1
Dia lantas pergi menemui Lin Hong dan Yu Long. Kepada masing-masing dari dua orang itu,
"Lin Hong, Yu Long ... ini adalah sesuatu yang dinamakan hewan kontrak. Mahluk seperti ini adalah umum digunakan di Negri dari mana aku berasal".
"Sesuai dengan pesan dari Tuan Sima Yong, masing-masing dari kalian aku berikan hewan Legendaris Bangau Berkaki Satu ini kepada Lin Hong, dan kepada Yu Long ku berikan Hewan Legendaris Naga Hijau Kecil"
Dikeluarkannya dua mahluk mungil itu dari tempat penyimpanan di cincin tata ruang yang dapat menampung mahluk hidup. Lin Hong dan Yu Long menjerit kecil karena terpesona. "Mahluk legendaris hewan kontrak?" keduanya merasa heran namun bahagia.
"Kalian masing-masing telah menerobos ke ranah Alam Raja Bintang delapan dan Alam Raja Bintang enam. Cobalah menyerap dan menyatukan hewan kontrak kalian ini, dan aku harapkan sekembalinya nanti, Yu Long setidaknya telah menerobos di Kuasi Alam Tanpa Batas"
"Lin Hong, anda sudah harus berada di ranah kultivasi Bintang tujuh. Aku tak ingin Master mengira bahwa aku kurang ketat mengawasi kultivasi kalian" kata Meirenyu dengan serius.
Dengan hati yang penuh sukacita, kedua anak muda itu mengambil mahluk hewan kontrak dari Meirenyu, mereka mengelusnya dengan rasa penuh kebahagiaan. Mahluk itulah yang akan menanda tangani kontrak dengan mereka dan memperkuat kultivasi mereka.
Ketika keduanya menanyakan Meirenyu akan kemana, dia hanya menjawab singkat.
"Ada hal yang harus aku ambil dan bawa ke tempat ini".
Pada saat pembukaan Balai Harta yang baru, mereka-Organisasi Istana Bianfu Wang dan Balai Harta akan mengadakan lelang spektakuler dengan memamerkan beberapa barang yang belum pernah di lihat semua orang di Benua Silver.
Meirenyu juga berpamitan kepada ZuseDhe dan BaiseDhe, meminta mereka mengawasi Organisasi Istana Bianfu Wang selama kepergiannya.
"Ku harap kalian menungguku 15 hari kedepan. Aku akan terbang dengan kekuatan SAINT Level 4 lebih karena cepat dan leluasa dibanding menggunakan Kapal Roh" jawab Meirenyu ketika mereka bertanya berapa lama dia akan pergi.
"Akan ada hadiah kecil untuk kesetiaan kalian berdua" kata Meirenyu penuh misteri. Dia juga melihat dua pelindung itu terlihat telah menerobos di ranah Alam Tanpa Batas Bintang satu.
*Bersambung*
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.
__ADS_1