
Sejak saat itu, Asosiasi Perdagangan Mestika Naga menjadi tempat ramai di kunjungi banyak pelanggan yaitu penghuni Neraka Dunia. Banyak yang datang dengan membawa bahan-bahan logam aneh yang setelah di suling oleh Sima Yong, ternyata rata-rata bahan itu adalah bahan untuk membuat senjata roh peringkat Immortal.
Menurut Liu Yanshan, dibawah bahan logam untuk senjata Immortal, tidak ada bahan lainnya yang laku untuk di perjual belikan di Neraka Dunia ini.
"Orang-orang ini memiliki standar yang amat tinggi. Namun baguslah, ada banyak sekali sisa bahan yang masih dapat aku gunakan nanti" batin Sima Yong. Umumnya sisa-sisa bahan logam roh itu tidak dikembalikan ke peanggan, dan itu menjadi milik refiner.
Ketika Sima Yong bertanya dari mana bahan-bahan istimewa itu diperoleh pelanggan-pelanggannya, Liu Yunshan menjelaskan perihalnya sebagai berikut,
"Mereka mendapatkan benda-benda itu dari hal merampok didunia atas dan lain sebagainya. Itulah sebabnya mereka menjadi buronan di dunia atas dan menyingkir ke perut bumi ini.
Bahkan tak jarang mereka saling merampok satu dengan yang lainnya."
Asosiasi Perdagangan sendiri menuai keberuntungan semenjak refiner seperti Sima Yong melakukan praktik disana. Hal itu sampai-sampai menimbulkan kecemburuan beberapa pedagang serupa, yang mulai bersuara-suara dengan nada tidak puas.
Dan puncaknya pada suatu ketika, Asosiasi Perdagangan Mestika Naga kedatangan tiga orang tamu yang memiliki kultivasi di ranah Alam melintas SAGE level rendah tiga dan empat. Tiga ahli Melintas SAGE itu terlihat melayang mondar-mandir, petantang-petenteng di depan bangunan Asosiasi Perdagangan Mestika Naga menebarkan aura membunuh dan membuat takut orang-orang.
"Keluar kamu !" terdengar bentakan keras
Salah seorang yang memiliki kultivasi terendah berteriak full hawa murni. Bangunan Asosiasi Perdagangan MestikaNaga sampai bergetar ketika hawa murni berkekuatan Qi tinggi itu menggoyang dinding gedung. Orang-orang yang tengah menikmati jadwal belanja mereka, langsung buru-buru meninggalkan Asosiasi Mestika Naga.
Liu Yanshan terlihat tergopoh-gopoh keluar gedung, menyamperi tiga ahli itu dengan lutut bergetar.
"Tuan besar.. Tolong jangan berbuat kekacauan di tempat berdagang hamba ini.
Hamba hanyalah orang kecil dengan sedikit modal. Jika ada kesalahan hamba, tolong beritahukan agar hamba memperbaikinya"
Liu Yanshan menangis memelas ketika melihat tidak lama lagi gedung tempat dia berdagang akan rubuh, manakala pria berkultivasi Melintas SAGE itu terus-menerus menebar hawa murni melalui suara, berniat menghancurkan Asosiasi Perdagangan Mestika Naga.
"Perintahkan si refiner itu untuk keluar ! Dia telah merusak suasana perdagangan di Neraka Dunia kami.
Katakan bahwa Klub Perdagangan Pintu Surgawi kami datang menuntut keadilan"
Tangan ahli Melintas SAGE itu melambai,
"Wush " serangkum angin pukulan yang terasa tajam hingga menusuk tulang terlempar cepat menghujam dada Liu Yanshan.
"Blep.." ahli Melintas SAGE itu tercekat manakala dia merasakan angin pukulannya yang mengandung 60 bagian teaga seperti sebuah batu yang dilempar kedalam air. Lenyap tanpa bekas.
__ADS_1
Seseorang berjubah kelabu terlihat melambai turun ke bawah dengan pelan-pelan. Penampilan orang itu tampak biasa saja, dengan mengenakan jubah kelabu dan rambut riap-riapan. Namun penampilan kasar itu tak dapat menyembunyikan ketampanan wajahnya.
"Kamu mencari aku bukan?
Tidak ada urusannya dengan orang tua itu. Biarkan dia pergi"
Tanpa mengunggu persetujuan, si jubah kelabu melambaikan tangannya, dan Liu Yanshan seolah tersedot sebuah kekuatan tak terlihat melesat dan menghilang kedalam gedung.
Diam-diam tiga ahli Melintas SAGE itu merasa jeri. Anak muda jubah kelabu itu pada kenyataannya adalah ahli Kuasi SAGE. Apakah dia si refiner yang di kabarkan bekerja di Asosiasi Mestika Naga?
"Siapa nama anda tuan? Kami mewakili Klub Perdagangan Pintu Surgawi ingin bertemu refiner yang bekerja di asosiasi ini.
Mohon anda tidak campur tangan dalam hal ini" bagaimanapun tingkat kultivasi Sima Yong berada di ranah Kuasi SAGE. Ranah itu sedemikian tinggi, dan jelas-jelas dalam hal ini tiga ahli itu merasa gentar.
Jubah kelabu memperhatikan Liu Yanshan yang menghilang didalam gedung. Dengan acuh tak acuh dia berkata.
"Akulah refiner yang kamu cari. Ada urusan apa Klub Perdagangan kamu datang grasa-grusu mencari aku?" diakhiri dengan pertanyaan.
"Apa?"
Kaget terdengar nada suara ketiga orang itu ketika mengetahui bahwa Sima Yong lah sang refiner.
"Bukankah refiner itu identik dengan seseorang ras Jingling setengah tua atau bahkan tua sama sekali?"
"Mengapa refiner ini demikian muda?"
Meskipun terkejut, namun ketiga ahli itu berusaha untuk bersikap sewajarnya seolah-olah tak peduli dengan kemudaan Sima Yong.
"Lalu mengapa kalau muda? Apakah kemudaan itu akan membuat Klub Perdagangan kami tidak beranimembunuhnya? huh... " ketiga orang itu saling bercakap-cakap menggunakan transmisi.
Salah seorang Ahli Melintas SAGE yang memiliki kultivasi paling tinggi berkata,
"Jikalau demikian, maka aku tidak akan sungkan-sungkan lagi memberi tahukan anda.
Klub Perdagangan Pintu Surgawi meminta anda menghentikan kegiatan jasa menyuling senjata roh seperti yang anda praktik kan.
Hanya Klub Perdagangan Pintu Surgawi kami yang diijinkan membuka praktik menyuling senjata, yang di kerjakan tenaga ahli Klub Perdagangan kami"
__ADS_1
Si ahli Melintas SAGE level empat itu mulai mengancam.
"Kami ingatkan sekali lagi, Klub Perdagangan Pintu Surgawi kami, berada di bawah perlindungan Peringkat Sembilan Semidevil Panglima Pintu Neraka !
Hentikan kegiatan anda jika tidak mau hidup anda berakhir tragis" dia lalu tersenyum penuh kemenangan ketika menyebutkan nama Semidevil Panglima Pintu Neraka, peringkat sembilan dalam urutan Sepuluh Maha Suci Neraka Dunia.
Dua orang teman di ahli Melintas SAGE itu pun ikut-ikutan menjadi besar rasa percaya dirinya, setelah sebelumnya terlihat jri seperti kucing di siram air. Mereka bersama-sama kini memasang wajah angker.
"Ehem" Sima Yong si jubah kelabu batuk kecil.
"Jika aku tidak menunjukkan kepandaianku, kamu semua di Neraka Bumi ini masih akan memandang rendah diriku bukan?"
Sima Yong lantas memutar kepala kekiri dan ke kanan. Dia berbicara keras-keras, karena dia tahu. Saat ini ribuan pasang mata tengah mengamati dari balik jendela atau apapun itu. Semua ingin melihat sampai sejauh mana refiner yang ketika masuk dulu, menjadi buah bibir karena kepandaiannya.
"Hai semua penghuni Neraka Kesembilan. Perhatikan dengan cermat saat ini, aku Sima Yong, refiner atau si jubah kelabu akan memberi kalian tontonan gratis, sesuai yang kalian inginkan"
Tangan kanan Sima Yong terangkat, lalu dia melambaikan tangan itu..
"Serr - seerrr - seerr"
Secara cepat dan agak sulit diikuti dengan mata, orang-orang melihat air di danau bawah Neraka Kesembilan itu bergerak naik. Lalu terbentuklah seribu pedang kristal yang dengan kecepatan seperti meteor terbang melaju menebas ke arah tiga orang Ahli Melintas SAGE itu.
Tentu saja ketiga ahli itu terkejut bukan alang kepalang. Siapa akan menyangka bahwa air di bawah mereka dapat diubah menjadi ribuan pedang kristal mematikan itu. Meskipun mereka adalah ahli-ahli di Alam Melintas SAGE, namun serangan tak terduga yang mengandung Hawa murni Qi 50 juta jin, di tambah nilai kritikal tinggi, membaut tiga ahli itu tidak berdaya.
Diiringi jeritan melolong tiga orang itu, semua penonton diam-diam itu bergidik ketika melihat hanya satu tarikan nafas saja, tiga ahli Melintas SAGE itu terjatuh ke air dalam keadaan tidak bernyawa.
Lalu semua masih dalam keadaan tidak percaya mendengar suara berbisik di telinga mereka,
"Itu baru sekedar pemanasan. Lain kali jika ada yang mau mencoba-coba denganku, aku pastikan kematiannya akan jauh lebih mengerikan"
Refiner itu lalu menghilang di dalam gedung Asosiasi Mestika Naga. Keadaan di luar Neraka Dunia kembali sepi. Tak ada seorang pun yang berani datang mengevakuasi tiga jenasah Ahli Melintas SAGE yang makin tenggelan di telan lumpur Neraka Dunia.
*Bersambung*
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.
__ADS_1