
Setelah nama Lin Hong diumumkan sebagai pemenang di panggung arena satu, berturut-turut menaiki panggung satu untuk berlaga adalah :
Murong Liang Ping (Akademi Ling Jian) bertanding melawan Hua Qing (Sekte Membalikkan Gunung) yang dimenangkan Murong Liang Ping.
Zuge Zaoseng (Akademi Ling Jian) melawan Tian Huanran (Sekte Kuil Keabadian) dimenangkan Tian Huanran.
Gui Huan Ye (Sekte Bunga Matahari) melawan Deng Lian (Sekte Bulan merah) dimenangkan oleh Deng Lian.
Hakim mengumumkan pemenang babak awal di Arena Panggung Satu adalah ,
Gao Kang dari Sekte Awan Hitam, Fang Pen dari Sekte Kuil Keabadian, Murong Liang Ping dari Akademi Ling Jian, Lin Hong dari Sekte Pedang Awan, Tian Huanran dari Sekte Kuil Keabadian dan Deng Lian dari Sekte Bulan Merah.
Sementara itu hasil di Arena Panggung Dua dengan pemenang babak awal adalah,
Wang Yong dari Sekte Pedang Awan, Yu Long dari Sekte Awan Hitam, Cao Haocun dari Akademi Ling Jian, Zong Jili dari Sekte Kuil Membalikkan Gunung dan Yao Ming dari Sekte Kuil Keabadian.
Semua pemenang babak awal ini akan bertarung didalam babak selanjutnya keesokkan hari. Hari telah senja dsn semua orang meninggalkan arena tournament di Pada Es Abadi. Besok di babak perempat final telah menanti dengan pertunjukkan yang lebih menarik tentunya.
********
Malam itu Ketika kebanyakan orang telah kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat lebih awal, Wang Yong melakukan kultivasi dikamarnya. Hari yang melelahkan ini, ketika mengikuti pertandingan antar jenius membuat dia ingin relaks dengan melakukan sesuatu yang menantang.
Lalu kemudian dia memikirkan kembali buku-buku bacaan kuno di perpustakaan Lembaga Simbol Master Kota Azalea. Pada saati itu dia sangat tertarik dengan Teknik yang disebut oracle jiwa atau Teknik peramalan jiwa itu.
Kemudian dia menyentuh benaknya untuk mengingat Kembali sedikit informasi yang diberikan mengenai Teknik yang dianggap terlarang itu.
Bukankah jika dia dapat memisahkan jiwanya dari tubuh fisiknya melalui Teknik itu, dia akan berkultivasi untuk dua hal dalam sekali jalan. Kultivasi jiwa untuk menguatkan kemampuan mental dan kultivasi tubuh fisiknya sendiri.
Dia lalu mencoba mempraktekkan Teknik peramalan jiwa (oracle jiwa) dari sepotong informasi yang didapatkannya dari informasi di buku kuno itu.
Setelah beberapa waktu mencoba dan mencoba. Perlahan dia merasakan jiwanya meninggalkan tubuh fisiknya. Lalu dengan jiwanya itu dia dapat melihat tubuh fisik itu duduk terdiam berkultivasi. Sementara itu jiwa nya melayang-layang dalam bentuk yang sangat transparan.
Setelah terpisah dari tubuh fisik, dia melihat bahwa kekuatan yang dimiliki jiwanya masih sangat kecil jika dari segi ukuran. Namun kini Wang Yong merasa gembira karena dengan memisahkan jiwa sendiri dari tubuh fisik, itu pertanda kemampuan dirinya didalam teknik peramalan jiwa telah maju selangkah.
__ADS_1
Saat ini jiwanya memerlukan lebih banyak kekuatan agar kekuatan mental ini semakin kuat dan mampu mengeksplore banyak hal dan memperkuat kemampuannya.
Wang Yong melayang keluar dari kamarnya, melewati Lorong-lorong hotel bahkan melewati lobby hotel. Tidak ada seorang pun diantara orang yang dijumpainya merasakan bahwa dirinya itu exist atau tidak ada yang menyadari keberadaan dirinya.
Ketika berada di luar hotel… perasaan yang dia dapati adalah sebuah kelegaan yang besar dimana jiwanya menghirup langsung energi Qi disekitar. Jiwa itu dengan rakus menghirup energi Qi dan membuat bayangan jiwanya menggelembung. Wang Yong sangat senang.
Dengan memisahkan jiwa dari tubuh fisik, kejadian tidak seperti biasanya terjadi. Tubuh fisik didalam kamar hotel berkultivasi menghirup Qi dari sekitar, sedangkan jiwanya sendirinmelayang dan menghirup energi Qi sepuasnya.
Jika dia membayangkan kejadian selama ini, jiwa nya mengalami pertumbuhan yang lambat karena selalu menunggu suplai Qi dari tubuh fisik setelah tubuh fisik memiliki kelebihan energo Qi.
Sekarang dia berharap akan mampu menumbuhkan energi Qi didalam jiwa tanpa kesulitan seperti sebelumnya.
********
Malam itu Wang Yong masih menjelajahi Kota Azalea dalam bentuk jiwa. Dia melayang menyusuri semua bagian di kota itu dalam kecepatan tinggi.
Hingga pada suatu Ketika, dirinya melihat sesosok berpakaian hitam melayang diatas langit Kota Azalea.
“Sungguh Teknik melayang diudara yang sangat tinggi”
“Seseorang yang berada di ranah Alam Spirit Agung…. Kemampuan yang sangat tinggi. Bahkan tingkat kultivasi orang itu setara dengan Masternya Suma Chen”
Wang Yong sangat terkejut dengan hal itu. Lalu jiwanya mengikuti kemana arah sosok berpakaian hitam itu pergi.
Sepanjang perjalanan menguntit sosok yang terbang itu, Wang Yong tidak habis berpikir, siapakah sosok yang memiliki tingkat kultivasi sedemikian tinggi? Ras manusia dibelahan Bumi Utara ini ranah kultivasinya berada di Alam Roh Yang Tercerahkan. Itu terbukti dari ranah kultivasi para Master Sekte besar di Kekaisaran Great Ying ini.
Belum pernah sebelumnya dia mendengar seseorang dari ras manusia yang berada di ranah Alam Spirit Agung.
Apakah sosok yang terbang itu adalah seseorang dari ras Elf? Hatinya berdebar-debar memikirkannya. Sampai akhirnya, dia melihat sosok itu terbang turun dan mendarat di sebuah tempat sunyi yaitu sebuah hutan mini yang penuh banyak pepohonan.
Wang Yong berdiri mengintip dari atas sebuah pohon didekat sosok itu mendarat. Dia tidak berani melakukan Gerakan apapun. Dia tahu untuk praktisi berkemampuan tinggi apalagi ranah Alam Spirit Agung, adalah sangat mudah mendeteksi keberadaan sesuatu meskipun itu dalam bentuk bukan tubuh fisik.
Ketika sosok berbaju hitam itu berdiri seperti menunggu sesuatu, tiba-tiba terdengar sekelompok suara,
__ADS_1
“Salam hormat penatua, Aliansi Sekte terkuat Kekaisaran Xue Chang memberi hormat”
Wang Yong semakin terperanjat. Seseorang praktisi dengan kemampuan tinggi mengadakan pertemuan dengan Aliansi Sekte Terkuat Kekaisaran Xue Chang berada di Kota Azalea, lalu mengadakan pertemuan rahasia di tengah malam? Bukankah ini patut untuk dicurigai? Mengapa tidak ada yang mengetahui kedatangan Aliansi Terkuat Kekaisaran Xue Chang itu?
Bukankah praktisi bela diri diantara kedua Kekaisaran Great Ying dan Xue Chang selalu saling bermusuhan?
“Apakah benar informasi yang kamu dapati itu? Tolong jangan membuang waktu ku jika kamu masih ragu tentang keberadaan info itu” Sosok Hitam itu bertanya.
Lalu perwakilan dari Kekaisaran Xue Chang itu menjawab,
“Benar sekali penatua. Kami tidak berbohong. Fenomena itu terlihat jelas di langit. Bukan hanya di seluruh Kekaisaran Great Ying. Bahkan fenomena itu terlihat hingga di Kekaisaran kamu Xue Chang”
“Ada bahkan beberapa saksi mata yang datang Bersama kami. Mereka semua melihat fenomena Ketika itu terjadi…”
Kemudian sosok hitam itu terlihat berdiskusi serius dengan orang-orang Kekaisaran Xue Chang, namun dengan volume yang sangat kecil.
Wang Yong diatas pohon semakin penasaran dengan apa yang dia lihat, namun sekarang dia tidak bisa mendengar apa yang diperbincangkan oleh dua kelompok itu. Dalam hatinya dia mengutuk suara mereka yang menjadi pelan volumenya sehingga dia tidak bisa mendengar lagi.
Untuk memuaskan rasa penasarannya, dia melayang turun lalu berjalan mendekat kelompok itu. Dia mencoba untuk bernafas sangatlah pelan. Jiwanya bergerak semakin mendekat.
Tiba-tiba sosok berbaju hitam itu berkata dengan efek yang menyeramkan,
“Siapa itu?.... sungguh berani menguping pembicaraan ku”……
Wang Yong langsung terdiam di tempat. Tdiak mencoba untuk bergerak lagi.
“Perasaanku mengatakan seseorang menggunakan kekuatan mental yang sangat kuat untuk mencoba mendekati benak ku” Sosok hitam itu menambahkan
“Sebaiknya kita sudahi diskusi ini. Aku telah paham dengan arah pembicaraan ini. Selanjutnya kita akan melaksanakan sesuai rencana. Sekarang kalian dapat pergi” sosok menyeramkan itu berkata.
Sepeninggalnya kelompok praktisi Kekaisaran Xue Chang, sosok hitam itu masih diam di tempat dan seperti menunggu sesuatu.
“Aku tahu kamu masih berada disekitar sini. Namun kamu berpura-pura untuk tidak terdeteksi. Aku tidak tahu ilmu apa yang kamu pakai, namun jelas tadi aku merasakan sedikit energi yang menyentuh benak ku”……
__ADS_1
*Bersambung*