
Sehari sebelum kepergian Sima Yong menuju Danau Seribu Es yang melegenda itu, dia berkunjung ke beberapa Elf untuk berpamitan.
Sima Yong merasa bahwa dia perlu untuk berpamitan karena menurut Baron Wei, kemungkinan kepergiannya ke Danau Seribu Es ini akan memakan waktu yang lama.
Elf pertama yang dikunjunginya adalah Elf Bangsawan Perempuan yang menjadi pimpinan Kaum Elf di Domain ini. Ketika Lady Zhang melihat perubahan penampilan di diri Sima Yong, dia tidak menunjukkan raut wajah yang terkejut.
Lady Zhang hanya mengatakan beberapa kata-kata pendek, khas para Elf. Pada saat dia berbicara, kata-kata keluar dari bibirnya menyerupai alunan musik, terdengar merdu di telinga,
“Anda adalah yang terberkati oleh Roh Naga Ti Lung dan Pedang Bing Di Jian. Lalu kemudian anda akan mewakili Wilayah Utara ini untuk berperang memperebutkan gelar Dewa Pedang sepanjang masa”
“Pergilah dengan berkat dari Bintang … dan pada saat nya nanti aku akan mengirimkan tiga orang penyihir Elf yang kuat untuk melindungi anda dalam peperangan itu nanti…. Semoga Bintang-bintang melindungi mu”
Lady Zhang menjentikkan jarinya dan sebuah kotak besar melayang didepan mata Sima Yong.
Sima Yong menerima kotak itu dan membukanya. Didalamnya terdapat sebilah pedang yang terlihat demikian indah. Terdapat goresan-goresan rune kuno diatas nya melengkapi symbol yang ditulis oleh Master Simbol berperingkat Surgawi Level 3.
catatan : rune adalah semacam syair atau mantra kuno.
Ketika Sima Yong menghunuskan pedang itu, seberkas hawa dingin memancar kuat dari pedang yang terlihat berwarna kebiru-biruan itu namun kadang terlihat seperti warna air yang jernih.
“Pedang Peringkat Surgawi Demi…..”
Sima Yong itu berdecak kagum melihat keindahan pedang yang diberikan oleh Lady Zhang. Kemudian Lady Zhang menjelaskan lebih jauh mengenai kondisi pedang itu,
“Ini adalah Pedang Hati Rembulan. Dibuat dari logam langka berunsur dingin. Logam ini hanya akan dapat ditemui di dasar Danau pada kedalaman Hutan kaum Elf.
Pedang Peringkat Surgawi Demi ini sebenarnya tidak cocok untuk anda kenakan Ketika berperang melawan Raja-raja Pedang lainnya. Perebutan gelar Dewa Pedang itu rata-rata bersenjata kelas Dao”
“Tugas anda adalah mencari pedang Kaisar Es yamg hilang pada waktu peperangan dahulu. Hingga sekarang tidak ada yang tahu keberadaan pedang tersebut.”
Sima Yong terpana mendengar bahwa masih ada pedang milik Kaisar Pedang yang hilang 1000 tahun lalu itu. Lalu dia pun bertanya,
“Sebenarnya Pedang miliki Raja Pedang Es itu seperti apakah sosoknya? Memgapa kaum Elf tidak pernah mencoba untuk mencari keberadaan Pedang yang memiliki status demikian tinggi?"
Lady Zhang menjelaskan lebih lanjut,
__ADS_1
“Menurut catatan kami kaum Elf, didalam peperangan antara Raja Pedang disemua Wilayah Benua Silver ini, Wilayah Utara adalah yang menduduki peringkat paling bawah"
"Hal itu disebabkan Raja Pedang Wilayah Utara pada 1000 tahun yang lalu kehilangan Pedang berperingkat Dao nya. Hingga saat ini misteri lenyapnya Pedang peringkat Dao itu belum terpecahkan"
"Ada yang mengatakan bahwa pedang itu kehabisan Roh pedang sehingga Raja Pedang menjadi marah dan membuangnya ke langit, namun keberadaan kisah itu tidak dapat di pastikan kebenarannya"
“Anda sebagai penerus raja pedang harus tahu bahwa, Perdang Roh berperingkat Dao amat sangatlah jarang ditemui dibelahan Benua ini”.
“Adapun Ketika Semua Raja Pedang berperang, beberapa diantara mereka yang menggunakan Pedang Peringkat Dao, itu hanyalah Pedang Dao warisan leluhur semenjak jaman purba. Belum terdapat seseorang yang mampu membuat pedang peringkat Dao"
“Konon hanya seorang blacksmith berperingkat Dewa yang dapat membuat pedang roh peringkat Dao seperti itu”
“Tugas anda sebagai penerus Raja Pedang dari Utara ini adalah selain berusaha menemukan Pedang Raja Pedang Es, cobalah untuk memata-matai terbukanya domain-domain kuno yang akan mewariskan pedang peringkat Dao. Pedang berperingkat Dao sangat penting untuk seorang Raja Pedang".
"Untuk saat ini kami bisa mendukung dengan memberikan banyak Teknik mantra, symbol dan rune kultivasi yang mumpuni di seluruh Benua”.
“Akan tetapi untuk Teknik Pedang dan Pedang Dao sendiri, sekali lagi aku sarankan agar anda berburu warisan ahli-ahli purba kuno di domain-domain rahasia"
Ku sarankan agar anda dapat bekerja sama dengan organisasi-organisasi rahasia pemburu informasi untuk mengetahui terbuka nya warisan kuno".
“Satu lagi, anda tidak diijinkan untuk keluar dari Domain Elf ini sebelum anda menginjakkan kaki di Ranah Kultivasi Alam Spirit Agung. Semoga anda paham”
Demikian Panjang penjelasan Lady Zhang sehingga Sima Yong menjadi lebih mengerti apa yang akan dikerjakannya.
Berburu Teknik Pedang Peringkat Dao dan Senjata Pedang Peringkat Dao akan menjadi prioritasnya Ketika dia berada di dunia luar nanti.
Kemudian Sima Yong menjelaskan mengenai perubahan Namanya menggunakan Marga Masternya. Hal itu adalah sesuai permintaan mendiang masternya.
Lady Zhang menyambut gembira mendengar cerita Sima Yong. Bahkan dia kemudian memberikan hadiah lagi yaitu seperangkat pakaian kebangsawanan Elf yaitu busana yang berwarna putih keabu-abuan (dark grey ash metalik) yang terlihat sangat elegant.
Lady Zhang meminta Sima Yong ketika nanti telah selesai berkultivasi di Danau Seribu Es, dia harus berkunjung kembali ke kediaman Lady Zhang.
Ada sebuah Teknik sihir rahasia yang akan Lady Zhang wariskan kepada Sima Yong itu. Sima Yong membungkuk memberi hormat lalu berpamitan.
*******
__ADS_1
Sima Yong masih belum Kembali ketempat tinggalnya. Dia berniat untuk mengunjungi Elf tua, Blacksmith Niu Gazian. Ketika dia tiba di tempat tinggal Niu Gazian, mereka bercakap-cakap hingga malam menjelang.
Selain perbincangan mengenai hal-hal umum, Niu Gazian memberi petunjuk kepada Sima Yong mengenai penulisan symbol-simbol dan mantra-mantra sihir untuk menunjang kemampuan senjata tempur.
Niu Gazian kemudian menunjukkan Sayap Elang Mahkota yang telah dia reparasi. Sebuah sayap baru yang betul-betul berbeda dibanding Sayap Elang Mahkota yang sebelumnya Sima Yong kenakan.
Sayap didepan nya ini telah berubah menjadi sebuah sayap yang merupakan barang roh peringkat Surgawi. Semua symbol-simbol yang tertera disepanjang badan sayap ditulis menggunakan rune-rune dan kekuatan mental Master Simbol Surgawi.
Sima Yong kemudian mengganti nama sayap itu menjadi nama baru yaitu “Sayap Elang surgawi” Sima Yong benar-benar puas dengan hasil kerja Elf tua Bernama Niu Gazian tersebut.
******
Hari itu Sima Yong diantar oleh Baron Wei menuju ke kedalaman hutan Mor Taure. Perjalanan mereka hanya berjalan kaki disebabkan Elf jarang sekali menggunakan kemampuan terbang didalam Domain Elf ini. Sima Yong tidak memgeluh. Dia hanya mengikuti kemana arah Langkah Baron Wei.
Mereka kemudian mendaki sebuah gunung di bagian dalam hutan. Pendakian gunung yang terjal terbuat dari es itu sangatlah mudah dilakukan oleh Baron Wei. Tubuhnya dengan lincah dan ringan meloncat dari satu sudut ke sudut lain gubung es tersebut.
Sima Yong sendiri setelah menerima warisan pada malam perayaan Aran Megil, telah mengalami transformasi sehingga dengan mudah dia mengikuti kelincahan dan kecepatan yang ditunjukkan oleh Baron wei.
Di pertengahan jalan gunuh es itu, Baron Wei berhenti dan berkata kepada Sima Yong,
“Aku hanya bisa mengantarkan anda sampai disini. Terdapat array (Formasi) kuno didepan kita yang hanya dapat di masuki oleh seseorang yang telah menerima warisan dari Ti Lung dan Bing Di Jian"
"Jika aku memaksa masuk, bisa jadi aku akan membeku seketika”
“Anda, sima Yong dapat melanjutkan untuk mendaki gunung es ini. Di puncak gunung ini terdapat sebuah danau es yang Bernama Danau Seribu Es.”
“Anda dapat berendam didalam danau es tersebut untuk menyerap semua Qi dingin yang terdapat didalam danau. Berusahalah sebisanya dan selama mungkin untuk berendam menyerap Qi energi inti es itu”
“Aku sangat berharap anda akan mampu menembus ranah kultivasi tertinggi dengan berendam di danau itu. Tetaplah juga melatih kemampuan mental jiwa anda. Air didanau itu juga dapat membantu menaikan kultivasi mental anda”
Baron Wei kemudian meninggalkan Sima Yong. Dia lalu menaiki gunung es tersebut setelah bayangan Baron Wei menghilang. Ketika melewati sudut di tebing es itu, sesuatuberbentuk sinar yang kelihatannya adalah array (Formasi) menghalangi jalan nya. Namun tidak terjadi sesuatu kepada diri nya ketila dia melewati Array (Formasi) terebut.
Rupanya tanda warisan dari Ti Lung dan Bing di Jian didalam diri Sima Yong membuat array tersebut tidak bereaksi Ketika dia melintasi garis batas itu.
“Danau Seribu Ess……..!!! aku datangg……” Sima Yong berteriak dengan sangat keras Ketika dia tiba di puncak gunung es tersebut”
__ADS_1
*Bersambung*