Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
. Teknik Terlarang CHISU


__ADS_3

“Paman .. apa yang anda lakukan??? Saudara Yong adalah kawan baikku” Pangeran Ju Qing buru-buru memegang tangan Sima Yong. Dia kuatir jika terjadi apa-apa dengan kawannya itu.


 "Tidak perlu Pangeran Ju Qin sedemikian kuatir. Paman Yang… itu tadi hanya mencoba diriku dengan kekuatan yang setara Kuasi Alam Melintas SAGE. Jika saja Paman Yang berniat jahat, dia dapat mengambil nyawaku dengan mudah” kata Sima Yong menenangkan pangeran.


Sementara itu Paman Yang-yang menatap mendalam kearah Sima Yong…


“Pangeran tidak perlu kuatir. Kawan anda tidak akan celaka. Aku hanya mencoba kekuatannya…. Siapa sangka seseorang dengan usia semuda ini telah memiliki kekuatan yang amat besar dengan Kultivasi setengah Langkah Melintas Sage seperti ini” Paman Yang-yang terlihat tidak dapat menyembunyikan kekagumannya.


“Ah… Paman… anda membuatku cemas. Saudara Yong ini adalah teman yang bahkan pernah menyelamatkan nyawaku dari serangan pembunuh di sebuah tempat wisata. Jika saja tidak ada Sadara Ying ini, mungkin aku telah tidak ada di dunia ini lagi” kata Ju Qin memuji-muji Sima Yong didepan Paman Yang-yang.


   Sima Yong lalu menatap Paman Yang yang lantas terlihat berusaha menghibur Pangeran Ju Qin… setelah beberapa saat, wajah pangeran berubah Kembali bercahaya dengan hiburan Paman Yang-yang. Lalu dia (Ju Qin) memanfaatkan moment itu dan meminta ijin menggunakan area terlarang perpustakaan….


“Oh baiklah jika demikian kondisinya. Aku paham… Namun, jika Paman Yang-yang sayang padaku, maka ijinkan temanku ini untuk mengakses area terlarang di Perpustakaan ini” pinta Ju Qin dengan nada memohon. Pangeran itu memang selalu dimanja oleh Paman Yang-yang sehingga hanya dia selalu berani terhadap orang tua yang sebenarnya monster menakutkan itu.


***


   Kenyataan sebenarnya, Paman Yang ini lima ratus tahun yang lalu adalah salah satu Datuk (sesepuh) Sungai Telaga yang malang melintang dan di takuti. Dia bersama dengan delapan orang Ahli lainnya di kenal sebagai “Sembilan Ahli Tiada Tanding Benua Penyaringan Dewa”.


   Paman Yang itu kemudian didalam suatu perebutan Senjata Roh Purba, melakukan pembantaian untuk mendapatkan senjata tersebut. Lalu kemudian berbagai ahli dari Sekte Ternama merasa marah dengan Tindakan Paman Yang kala itu, lalu mereka melakukan kerja sama mengeroyok Paman Yang.


   Dalam pelariannya yang sekarat dan hanyut di sebuah sungai…. Paman Yang kemudian di selamatkan oleh seseorang yang kemudian secara turun temurunnya memiliki anak yang adalah mendiang Permaisuri ibu kandung Pangeran Ju Qin.


   Sejak saat di selamatkan nyawa nya dari maut, Paman Yang berjanji akan selalu melindungi keturunan ibu kandung Pangeran Ju Qin selama 7 turunan. Saat ini Pangeran Ju Qin adalah keturunan ke 7 sejak saat Paman Yang di tolong dahulu sekali.

__ADS_1


   Kemampuan beladiri Paman Yang saat ini sebenarnya mengalami penurunan sejak dia mengalami kecelakaan pengeroyokan, dibanding masa Ketika dia disebut sebagai “Salah Satu Ahli Tiada Tanding Benua Penyaringan Dewa” jika saja dia tidak mengalami kecelakaan pada waktu itu, mungkin sekarang dia tengah berkultivasi menuju “Imortality” seperti beberapa monster tua yang menyembunyikan diri.


   Mengenai penampilan Paman Yang-yang yang terlihat seperti usia 65 an, itu disebabkan para ahli yang menempuh jalur keabadian selalu mampu menjaga penampilannya terlihat muda dibanding usia sebenarnya.


(Kisah lebih lengkap akan di bahas di bab lain mengenai 9 ahli Tiada Tanding Benua Penyaringan ini).


***


   Betapa senangnya hati Pangeran Ju Qin Ketika Paman Yang memberi ijin temannya Sima Yong untuk mengakses area terlarang. Bahkan Paman Yang memberi ijin Sima Yong membaca semua seksi buku-buku yang ada di perpustakaan, sepanjang di mampu membaca nya.


   Sejak hari itu, Sima Yong memulai kehidupan dan tinggal Bersama Paman Yang-yang di Perpustakaan  Kekaisaran Rajawali Agung. Dia mencoba untuk menelaah dan memahami Salinan Teknik Cakra Air warisan dari ahli Negri Embun Timur. Dan mencari peluang menerobos Alam Melintas SAGE.


   Disebabkan kultivasinya memiliki dasar unsur es yang sangat mirip dengan unsur air pada Teknik Cakra AIR itu, maka Sima Yong sama sekali tidak menemui hambatan untuk menguasai Teknik itu.


   Setelah memahami JIPSU itu, Sima Yong sering berlatih di taman Kekaisaran yang sangat luas dengan air terjun buatan setinggi lima meter itu. JIPSU yang adalah Teknik mengumpulkan air itu sangat efektif dia latih Ketika berada di daerah yang memiliki air, atau setidaknya jika dia berada di Kawasan berair.


   RYUSU untuk mendapatkan kekuatan air, tidak terlalu sulit bagi Sima Yong untuk mengeksploitas kekuatan air lalu memanfaatkannya menjadi kekuatan besar. Pelatihan di air terjun buatan itu sangat membantu dirinya dalam mempraktekkan Teknik ini.


   Terakhir CHISU yang adalah kemampuan mengendalikan air dan membuatnya menjadi gelombang air besar bahkan jauh lebih besar dari pada gelombang mematikanTsunami itu. bahkan Sima Yong dapat dengan mudah memanfaatkan air menjadi ratusan pedang yang dia terbangkan untuk mematikan lawan.


   Dua minggu setelah dia memahami dan menguasai Teknik cakra air ini, Sima Yong menemukan sisi gelap dari kekuatan Cakra Air ini. Dijelaskan jika dalam kondisi dimana dia tidak berada disuatu tempat yang memiliki air, kemampuan CHISU itu bahkan dapat menyerap semua bahan air dari dalam tumbuhan yang ada di sekitar dimana Sima Yong berada.


   Ketika Sima Yong mencoba Teknik CHISU menggunakan bahan air dari tanaman… dia amatlah terperanjat ketika berhasil membuat sebuah gelombang Tsunami besar yang berasal dari air tubuh semua tanaman yang tumbuh hingga radius 10 lie jauhnya.

__ADS_1


   Akan tetapi satu hal yang amat di sayangkan, di area 10 Lie dimana dia berada… semua tanaman itu telah mati karena kering. Air sebagai bahan dasar mahluk hidup menguap dari tubuh tanaman sejauh 10 lie itu. Sima Yong bergidik, dia berjanji tidak akan menggunakan CHISU dan memanfaatkan tanaman hidup seperti itu, kecuali dia kepepet.


   Bagian akhir dari penjelasan CHISU disebutkan bahwa,


“Jika praktisi sama sekali berada di kondisi sama sekali tidak terdapat air dan juga mahluk hidup tanaman… maka Teknik CHISU lanjutan ini dapat mengoleh darah di tubuh mahluk hidup termasuk manusia untuk memperoleh kekuatan membunuh yang jauh lebih dahsyat”


   Sima Yong menutup keras Salinan itu setelah memahami penjelasannya CHISU menggunakan darah mahluk hidup….. dia terdiam sejenak. Dia berjanji tidak akan menggunakan Teknik memanfaatkan darah jika tidak penting sama sekali.


   Paman Yang menatap Sima Yong yang tengah galau setelah selesai mempelajari CHISU bab terakhir itu…. lalu sambil acuh tak acuh dia menutup mata dalam semedi.


“Anak muda… Teknik terakhir anda itu sangatlah ganas dan termasuk Teknik terlarang. Sebaiknya anda tidak menceritakan kepada siapapun bahwa anda mampu memanfaatkan darah mahluk hidup menjadi senjata pembunuhan yang dahsyat….”


   Sima Yong mengiyakan kata-kata Paman Yang dan mengucapkan terima kasih…


“Terima kasih Paman Yang-yang… aku akan mengingat petunjuk anada” dia membungkuk memberi hormat.


   Sima Yong lalu membenamkan diri untuk berkultivasi dalam semedi guna menggabungkan Cakra Bianfu dengan Cakra Mul (air). Disebutkan jika seorang ahli mampu menggabungkan dua jenis cakra, maka sebuah cakra baru akan tercipta dan meningkatkan ranah kultivasi seorang praktisi…..


*Bersambung*


   Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.

__ADS_1


__ADS_2