
Kota Kuno Utara bisa saja memiliki nama 'Kuno'. Akan tetapi kenyataannya bahwa kota ini bukanlah sekuno nama yang diberikan kepadanya. Kota kuno ini adalah sebuah kota yang sangat modern peradabannya di saat itu.
Bangunan-bangunan di sana, rata-rata memiliki luas yang lebih besar dibanding kota-kota lain di wilayah Benua Penyaringan Dewa ini. Bahkan luas Kota Kuno sendiri bahkan terasa lebih luas 10 kali lipat di banding Kotaraja JinYung (ibukota Kekaisaran Rajawali Agung).
Kota Kuno sendiri adalah dibawah pemerintahan Dinasty Zhao yang berkuasa menggunakan nama Kekaisaran Rembulan Terang. Meskipun Kekaisaran Rembulan Terang ini adalah otoritas yang berkuasa di Kota Kuno, namun keberadaan Klan-klan Super dan Sekte-sekte Superlah yang sebenarnya menjadi penguasa disini.
Mari kita lihat siapa saja Klan dan Sekte yang berpengaruh di Kota Kuno ini. Ada lima Klan Super yang memiliki reputasi paling baik, yaitu Klan Zhao, Klan Wux, Klan Zhou, Klan Xu dan Klan Gao.
Klan Zhao itu adalah klan dari mana Kaisar Rembulan Terang Zhao Baatarsaikhan, sehingga boleh di kata Klan Zhao inilah yang paling menonjol diantara lima Klan utama Kota Kuno.
Lima Klan super itu adalah nama yang paling sering mengekspose keberadaan mereka, namun masih terdapat tidak kurang dari lima belas Sekte Super yang berpengaruh, akan tetapi mereka tidaklah terlalu mau menonjolkan diri. Sebutlah salah satu yang cukup dikenal yaitu Organisasi Selubung Rahasia, suatu organisasi dimana Ye Bing Qing bergabung sebagai salah satu petarung.
(Nama-nama Sekte Super ini akan dibahas pada bab-bab selanjutnya, dan mari kita kembali ke tokoh utama kita Sima Yong).
Kereta kuda yang di tumpangi Sima Yong berjalan pelan-pelan didalam Kota Kuno. Hal itu terjadi karena saking padatnya lalu-lintas kendaraan kereta yang berlalu lalang. Belum termasuk para pejalan kaki yang memadati jalanan, sampai-sampai beberapa kali kereta yang mereka tumpangi, berhenti beberapa saat.
"Minggir !" suara bentakan terdengar dari arah belakang kereta.
Demikian kerasnya bentakan dari arah belakang kereta, sampai-sampai membuat Sima Yong menyibak sedikit tirai dalam kereta. Tampak sebuah kereta kuda yang demikian besar, yang dapat menampung 4 hingga 6 penumpang didalamnya.
Kereta itu demikian bagus, sehingga orang langsung percaya kalau kendaraan berkuda dua itu milik keluarga bangsawan atau keluarga kerajaan. Bahkan kuda yang dipakai bukanlah sembarang kuda, melainkan kuda keturunan hewan roh dengan bulu surai berkilauan menjuntai menambah kesan mewah.
Luo Yeye terlihat bersikap sangat sabar, tatkala kusir kereta mewah itu turun dan menunjuk-nunjuk Luo Yeye. Katanya,
"Kamu orang tua, pastilah orang dari luar kota ini. Mengapa kamu tetap berhenti tengah dijalan dan tidak memberi jalan ketika melihat kereta Nona Xu?
Tidak tahukah kamu siapa nona Xu Lanhua dari Klan Xu kami? Hayo minggir kamu orang tua udik pedesaan !"
Tangan kusir kereta mewah itu telah terangkat tinggi-tinggi,
Plak !
__ADS_1
Kusir kereta mewah itu melepaskan tangan. Dia menampar Luo Yeye, sementara Luo Yeye hanya diam saja. Luo Yeye saka sekali tidak berani mengambil tindakan membalas. Tentu saja dia menunggu perintah dari Tuan Semidevil didalam kereta memberi perintah.
Plak !
Sekali lagi tamparan keras mendarat di pipi. Luo Yeye tetap diam, namun dari bibirnya mengalir darah.
Ketika sekali lagi tangan kusir kereta mewah itu akan menyentuh pipi Luo Yeye, sekonyong-konyong dia merasa tangannya menjadi kaku, terdiam tak bisa digerakan sama sekali.
Kusir itu bukanlah seorang bodoh. Dan lagi dia bukanlah seseorang yang merupakan orang awam Kaum Fana biasa. Sejak bekerja di Klan Xu lima tahun yang lalu, pria usia tiga puluh tahun itu telah di ajarkan sedikit teknik berkultivasi, cara menghimpun hawa murni di dantian.
Lambat laun karena rajin berlatih teknik pernapasan, si kusir yang awalnya seorang dari Kaum Fana, kini memiliki kemampuan memanfaatkan energi hawa murni untuk melakukan aktivitas beladiri. Kultivasinya kini berada di peringkat Alam Bayi Spirit.
Kusir kereta mewah itu menjadi panik. Seseorang yang mampu membuat tubuhnya menjadi kaku seperti itu, adalah seseorang yang memiliki kepandaian tinggi.
"celaka... Jangan-jangan sosok didalam kereta ini adalah seseorang dari Klan Super atau Sekte Super"
Sebuah suara terdengar dari dalam kereta, bagian yang tertutupi tirai..
"Tuan, mohon maafkan jikalau kusir kereta kami telah menghalangi perjalanan anda dari Klan Xu.
Dalam benar suara itu, dan menimbulkan perasaan seram di hati si kusir.
Dilain pihak, sebuah suara melengking dengan nada tidak sabaran, terdengar dari arah belakang, tepatnya dari kereta mewah.
"Wan chefu !
Mengapa lama sekali kamu mengatasi masalah sepele itu !
Katakan saja kalau nona besar ini dalam situasi terburu-buru. Suruh mereka menyingkir dari jalanan atau nona ini akan bertindak kasar !"
Kusir yang bernama Wan Chefu itu menjadi takut. Takut dengan suara dingin dari dalam tirai kereta, dan suara menindas penuh perintah dari kereta mewah di belakang.
__ADS_1
Sima Yong memberi instruksi agar Luo Yeye meminggirkan kereta mereka, sementara kereta mewah Klan Xu mendahului menyisakan debu kepada mereka. Samar-samar dari dalam tirai tipis itu Sima Yong melihat bayangan seorang gadis berdandan bangsawan, memasang wajah angkuh ketika kereta mewah menikung.
Sepeninggalnya kereta Klan Xu, Luo Yeye kembali memacu kereta mereka, pelan-pelan mencari dimana tempat menginap bagi Sima Yong. Wajah Luo Yeye terlihat murung. Dia tidak dapat melupakan perlakuan kasar Wan Chefu barusan.
Luo Yeye menghentikan kereta mereka di pusat perdagangan, disebuah toko yang papan merk dagangnya tertulis besar-besar 'Gerai Surga Keberuntungan'.
Sima Yong turun dari kereta. Dia menghampiri Luo Yeye yang masih terdiam dengan wajah yang pucat. Katanya,
"Luo Yeye.
Aku ingin anda pergi mencari keberadaan kusir kereta bernama Wan Chefu tadi.
Aku ingin anda pergi membunuh dia nanti"
Sima Yong memberikan tiga benda kepada Luo Yeye. Lanjutnya,
"Itu adalah tiga jimat peringkat DAO nomor dua tinggi.
Dengan menggunakan Jimat Fatamorgana, anda dapat mengurung Wan Chefu itu didalam sebuah sebuah ruang spasial khusus dan melakukan apa saja tanpa terlihat atau terdengar dari luar.
Jimat kedua adalah jimat peledak, bagi anda untuk berjaga-jaga melarikan diri jika tertangkap basah nanti.
Jimat yang ke tiga adalah suatu jimat teleportasi yang dapat membuat anda berpindah hingga jarak 300 lie dari tempat kejadian"
Wajah Luo Yeye seketika bersinar terang. Kegelapan muram langsung lenyap. Matanya berkaca-kaca. Dia benar-benar tidak dapat memaafkan tindakan yang dilakukan Wan Chefu, kusir kereta Klan Xu itu.
"Jika saja hamba tidak sementara mengawal yang mulai Semidevil, sejak awal-awal orang itu telah menjadi mayat" suara Luo Yeye bergetar. Dia lalu sujud di kaki Sima Yong. Katanya,
"Terimakasih Yang Mulia Semidevil, pantang bagi penghuni Neraka Dunia di permalukan didepan umum"
*Bersambung*
__ADS_1
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.