Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Sudah Saatnya Aku kembali


__ADS_3

Jika sebelumnya Sima Yong tertidur ketika menyatukan kekuatan penggalan jiwa Feniks di Negri Embun Timur, untuk kali ini ketika menyatukan kekuatannya dengan sisa jiwa Qilin emas, dia hanya tertidur sehari semalam saja.


Sima Yong terbangun di pagi hari dua hari kemudian di kemah nya. Tampak Jiang tiga orang berdiri menunggu dia hingga terbangun. Jiang Fai, FaiYe Bing Qing dan Fei Ma bernafas lega tatkala pria itu membuka matanya.


"Anda tertidur sehari semalam, lalu terbangun dalam keadaan kultivasi yang meningkat. Alam Melintas SAGE level sembilan hanya dalam sehari semalam. Apakah sebenarnya yang anda lakukan Saudara Yong?" Ye Bing Qing menatap takjub melihat perubahan kultivasi temannya itu.


"Master... kecepatan anda didalam menerobos level sembilan itu benar-benar membuat Fei Ma patut menggeleng-geleng kepala" Fei Ma ikut-ikutan memuji penuh keheranan.


Sementara Jiang Fai meskipun terlihat terkesan, namun dia tidak berkata-kata. Telah sejak lama dia mengagumi gurunya itu, dan yakin bahwa gurunya memiliki rahasia-rahasia tak terduga yang tersembunyi di lengan bajunya.


Sima Yong menarika nafas dan melongok ke dantiannya, melihat kemajuan kultivasinya.


"Alam Melintas SAGE Level 9. Semakin mendekati level seorang SAGE, maka akan semakin lambat pertumbuhan seorang Praktisi beladiri. Jika menemukan satu relikui lagi, kemungkinan aku dapat menerobos menjadi ahli SAGE" Sima Yong berpikir dengan gembira.


"Bahkan di level sekarang saja, jika aku pergi ke Kota Kuno tempat ahli-ahli dari Sekte Kuno berada, keberadaanku sudah di takuti. Hai Sima Yong, setidak nya kamu harus berpuas diri dengan pencapaianmu di usia muda ini" kembali Sima Yong berpikir dan memotivasi dirinya agar tidak menjadi serakah.


******


"Saudara Yong, aku datang menjenguk anda, sekalian untuk berpamitan. Sudah terlalu lama aku meninggalkan Organisasi Selubung Ilahi di Kota Kuno. Aku harus melaporkan kesuksesan misi ke Barat Laut ini dan meng-klaim hadiah ku" Kata Ye Bing Qing memecah lamunan Sima Yong.


"Secepat itukah? Kapan anda akan berangkat? anda akan mengendarai apa?" Sima Yong memberondong Ye Bing Qing dengan pertanyaan. Rasanya belum terlalu lama mereka bersama-sama dan kini gadis Elf itu sudah harus pergi lagi.


"Pagi ini ada Kapal Roh yang akan mendarat dari kota terdekat wilayah utara. Aku akan menaiki kendaraan itu, lalu mencari menggunakan alat portal transportasi di sana untuk berteleportasi ke Kota Tua".

__ADS_1


"Tidak mungkin mengandalkan kemampuan terbang untuk perjalanan sejauh itu" jawab Ye Bing Qing ceria.


Hari itu Ye Bing Qing memang telah terlihat rapih dalam balutan busana berwarna serba gelap, berusaha menyamarkan kecantikannya agar tidak terlalu menonjol.


"Sayang sekali aku sudah harus kembali ke Kekaisaran Rajawali Agung. Pangeran Mahkota disana menungguku. Dia berharap aku dapat hadir pada saat penobatannya secara resmi sebagai Pangeran Mahkota"


Sima Yong lalu mengantar Ye Bing Qing ke sebuah stasiun tempat kapal roh selalu bersandar jika tiba di Wilayah Barat Laut ini.


Ketika Ye Bing Qing akan melompat ke kapal roh, Sima Yong masih menahan dia sebentar untuk menanyakan beberapa informasi,


"Bing Qing, bukankah sesuai dengan namanya Kota Kuno di Utara, bukankah di sana terdapat banyak sekte-sekte dan klan kuno?"


"Ya. Ada hal apaka yang Saudara Yong ingin tanyakan sehubungan dengan sekte dan klan kuno itu?"


"Aku ingin anda mengumpulkan informasi, atau setidak nya memberi kabar keberadaan sekte-sekte yang memiliki leluhur akar leluhur sekte kuno seperti ; Klan Naga, Klan Macan Putih, Klan Kura-kura Hitam, Klan Bangau Kaki Satu, Sekte Raja Pedang Terbang ras manusia, Klan Raja Pedang ras Elf, Klan Kurcaci dan Klan Pedang iblis ras iblis"


"Benda ini akan mencari keberadaanku dan membawa pesan yang dapat anda tinggalkan dalam bentuk suara" Ye Bing Qing memeriksa isi kotak itu terlebih dahulu. Semua isi kotak sesuai dengan apa yang dikatakan Sima Yong, tiga Token bertuliskan simbol rumit. Sebuah kalimat singkat jelas tertera diatas tiga token "Jimat Elang".


"Ini adalah sebuah pil! Mengapa pil ini ada didalam kotak Jimat Elang?" tanya Ye Bing Qing bingung. Dia mengacungkan sebuah pil yang menyiarkan aroma harum.


Dengan tertawa kecil Sima Yong berkata,


"Itu adalah hadiah dari ku untuk anda Saudari Ye Bing Qing, Ku harap dengan menggunakan tingkat delapan itu, anda dapat tekun berkultivasi dan untuk menerobos ke Alam SAINT surgawi. Se-pengalamanku, dari semua praktisi yang mengkonsumsi pil ini, mampu menahan kultivais mereka dan menerobos hingga ke Alam Pencerahan Suci Bintang 11"

__ADS_1


"Alhasil ketika anda mengkonsumsi pil pemberian organisasi anda, SAINT surgawi telah menanti di depan mata" Kata Sima Yong.


Ye Bing Qing menjadi terharu. Saudara Yong terlalu baik menurutnya,


"Terima kasih atas kebaikan Saudara Yong. Aku akan mencari informasi tentang semua sekte yang anda tanyakan tadi"


Ye Bing Qing lalu melompat dan melayang ke atas kapal roh yang akan menuju Utara. Dalam hati dia berjanji akan menerobos menjadi SAINT surgawi dan tidak mengecewakan Saudara Yong.


>>>>>>


Perahu roh yang di tumpangi Sima Yong bersama Jiang Fai dan Fei Ma terlihat membelah langit diatas Wilayah Suku Wu Yi. Sima Yong memenuhi janji nya dengan memberikan 3 jimat elang kepada Patriak Xie. Dia meminta Patriak Xie untuk menghubungi dirinya, ketika nanti Suku Wu Yi dilanda kesusahan dan membutuhkan bantuan. Hal ini sesuai janjinya kepada "Qilin Emas" yaitu membantu Suku Wu Yi.


"Master... apakah kita akan langsung menuju ke Kekaisaran Rajawali Agung?" tanya Jiang Fai.


Sima Yong menggeleng kepala,


"Tidak. Kita akan mampir ke Sekte Du Hua untuk memastikan bahwa mereka tidak akan mengganggu jalannya pelantikan Pangeran Ju Qin sebagai Pangeran Mahkota nanti"


Jiang Fai mengangguk kepala pertanda menyetujui. Dia membelokkan arah perahu roh itu menuju Wilayah Tengah, tepatnya dimana Sekte Beracun Du Hua itu berdiam.


"Aku akan memastikan orang-orang jahat itu tidak akan pernah muncul lagi di keramaian Sungai Telaga. Sekte yang selalu mebawa-bawa racun itu terlalu berbahaya" Sima Yong berbicara dengan datar, dan Jiang Fai tahu, sejak guru nya berkata seperti itu... Sekte Du Hua itu akan lenyap dari muka bumi.


*Bersambung*

__ADS_1


Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.


__ADS_2