
Pedang yang di eksekusi gadis penari jiwa itu bergulung dengan kencang bagaikan topan kearah Sima Yong. Sebuah Teknik Pedang milik Sekte Awan Pedang dieksekusi gadis penari jiwa. Teknik itu adalah sebuah teknik yang hanya dimiliki oleh murid dalam (inner disciples) sekte.
Ketika serangan Teknik Pedang Tarian Dewi Perang meluncur kearah sima Yong, sebuah cermin raksasa langsung terbentuk muncul didepan Sima Yong. Ketika itu dia membuat cermin itu menggunakan benaknya. Topan raksasa itu seakan sirna Ketika bertemu dengan cermin.
“Jangan halangi aku…….” Kembali gadis penari jiwa itu menyerang dengan ganasnya. Tenaga yang dia kerahkan saat itu telah sebesar 100 % di masukkan kedalam pedang.
Akan tetapi gadis penari jiwa itu Kembali terkejut. Sebongkah sinar besar menyelubungi dirinya dan membuat dia terkurung didalam semacam balon raksasa yang merupakan sebuah ruang spasial.
Dia betul-betul terkurung dan terpisah dari dunia luar. Meskipun gadis itu berusaha menjebol balon raksasa dengan semua kemampuan yang dia miliki, balon raksasa itu tidak juga hancur.
Lalu kemudian setelah beberapa jam berlalu… dia menjadi pasrah dan hanya duduk menunggu Ketika nanti balon akan dibuka oleh sosok yang menghadangnya tadi.
*******
Sima Yong Bersama Yu Long kemudian balik ke Kota Azalea di Kekaisaran Great Ying. Perjalanan ke Kota Leher Angsa sebelumnya telah membuat mereka sukses dengan misi yang diberikan oleh Menara Langit.
Dan lagi saat itu mereka membawa seorang perempuan hiburan yang terliihat mampu menguasai Tarian Jiwa yang langka itu.
Sima Yong membuka aura di balon yang telah memerangkap gadis penari jiwa itu. Sosok gadis itu kemudian terhuyung-huyung keluar dari ruang spasial.
Dengan marah gadis itu melompat ke arah Sima Yong dan Kembali dengan menggunakan Teknik pedang mematikan, diarahkannya pedang ke leher Sima Yong.
Sima Yong menjentikkan jarinya … dan seketika itu juga gadis yang tengah melayang kearahnya terdiam, kaku... seakan dalam Gerakan pause di sebuah tayangan televisi.
Sima Yong mengelilingi gadis itu dan berkata,
“Namamu adalah Lin Hong… dan anda adalah seorang murid Sekte Pedang Awan dari Puncak Merah… tolong katakan jika aku telah salah menebakmu….”
Wajah gadis itu terlihat berubah. Lalu kemudian menjadi panik. Seseorang telah mengenali jati dirinya. Dia khawatir rahasia itu bocor ke pihak Kekaisaran Xue Chang, lalu mereka akan memburu murid muris Sekte Pedang Awan.
“Siapa anda?... aku tidak mengenali mu. Dan .... dari mana anda tahu saya adalah murid Sekte Pedang Awan?”….
Sima Yong kemudian menyingkap tabir yang menyelimuti wajahnya, dan melepaskan topeng Giok Ungu itu… lalu dengan sebuah senyuman hangat dia berkata,
“Lin Hong… apakah anda telah melupakanku?.....”
Gadis penari jiwa itu terpesona melihat wajah sima Yong,
__ADS_1
“Akan tetapi…. Penampakan anda demikian halus… anda mirip dengan ras Elf yang di gambarkan di buku-buku master symbol yang pernah aku pelajari …”
“Rasanya aku tidak pernah mengenal seseorang dari ras Elf….” Lin Hong berkata sambil kembali mencoba meneliti wajah Sima Yong.
Wajah itu memang mengingatkannya akan seseorang yang dia kenali di masa lalu. Akan tetapi sosok didepan nya ini sangat jauh penampilannya dibanding orang yang dia kenal itu.
“Lin Hong… apakah anda lupa? Ketika di suatu malam di hutan Hutan Fairy Cliff… Ketika anda mencari Buah Roh Embun Pagi?... saat itu anda di kepung murid dari sekte lainnya dan kami bertiga membantu anda?” Sima Yong menjelaskan untuk membuat Lin Hong mengingat kisah Buah Roh itu.
Ketika melihat Lin Hong terdiam, Sima Yong mengebaskan lengan bajunya dan Lin Hong terjatuh
dari kondisi diam diudara….
“Gedebuk…!!”
SIma Yong tertawa terbahak-bahak melihat Lin Hong terjatuh, sementara Lin Hong tidak menjadi marah. Yang ada dia malahan melongo dan berkata…,
“Cara tertawa anda itu.... sangat akrab terasa... Anda.. adalah
Wang Yong???... akan tetapi penampilan anda saat ini lebih tepat dikatakan sebagai seorang Elf dari pada manusia”
Sambil tertawa Sima Yong menjawab,
Lalu Sima Yong mulai menceritakan mengenai warisan yang dia terima dari masternya Suma Chen. Dan kemudian menceritakan pengalamannya setelah terlempar dari portal teleportasi di Padang Es pada waktu itu.
Akan tetapi banyak hal penting yang tidak dia kisahkan mengenai portal menuju ke domain Elf dan juga tentang warisan yang dia peroleh sebagai Raja Pedang.
Lin Hong terlihat sangat terkagum-kagum mendengar kisah nya itu.
Sementara itu, Yu Long yang selama ini telah mengakui Sima Yong sebagai master juga ikut terkagum-kagum. Baru kali ini dia mendengarkan kisah masternya dan juga melihat penampilan Elf Sima Yong.
Sima Yong menjelaskan mengenai Yu Long yang telah menjadi pengikutnya dan saat ini menjalani pelatihan Teknik-teknik kultivasi ajaran dari Sima Yong.
“Anda terlihat bahkan memiliki kemampuan yang sangat hebat. Ranah Alam Spirit Agung” Lin Hong memuji ranah kultivasi Sima Yong.
Sima Yong hanya tertawa saja dan kemudian meminta Lin Hong untuk menceritakan kisahnya sehingga dia menjadi seorang gadis penari seperti saat ini.
Lin Hong pun bercerita… Ketika pertempuran di padang es. Saat itu mereka semua terkena ledakan pedang dari Master Sekte Mentari Ufuk Barat, dia terlempar jauh ke sebuah jurang.
__ADS_1
Dirinya sekarat dan jatuh pingsan berhari-hari lamanya. Dirinya sangat beruntung ketika diselamatkan oleh beberapa pedagang yang melewati daerah bersalju itu. Dan dia kemudian mengikuti arah manapun para pedagang itu membawanya.
Mereka ternyata adalah kelompok pedagang dari Wilayah Xue Chang. Ketika para pedagang yang asli Ke,aisaran Xue Chang kemudian berdiam di Kota Leher Angsa, Lin Hong pun memilih untuk berdiam di Kekaisaran itu. Di Kekaisaran itu dia kemudian menyamar dan bertemu dengan serorang pemilik rumah hiburan yang terkenal di Kota Leher Angsa.
Lin Hong tertarik Ketika Wanita itu menawari Lin Hong sebagai penari disana dengan memberikan sebuah buku Teknik menari yang mampu menghipnotis penonton.
Lin Hong yang selama bergaul dengan Sima Yong saat dulu, telah mempelajari dasar-dasar mengelola Teknik mental… dan dia menjadi sangat tertarik dengan buku yang diberikan Wanita pemilik rumah hiburan.
Alangkah senang hatinya Ketika mengetahui bahwa buku Teknik menari itu adalah salah satu cabang dari Teknik menari jiwa Cabang Master Simbol yang telah hilang dari Kawasan Utara ini.
Karena dasarnya telah mengetahui Teknik mengolah energi mental, maka Lin Hong kemudian mengolah Teknik tarian jiwa itu dengan mudsh. Dia lalu menjadi seorang penari di rumah hiburan.
Tarian yang dia bawakan umumnya adalah untuk menyembuhkan luka jiwa dari orang yang butuh terapi. Bayarannya sangat mahal karena semua pelamggan nya selalu dari kalangan orang kaya atau bangsawan Kerajaan. Semua adalah untuk menyembuhkan luka jiwa atau sekedar relaksasi semata.
Suatu hari Lin Hong mendapat pesanan untuk menari dihadapan pejabat Kekaisaran Xue Chang. Setelah dia menyelidiki, ternyata pemesan tarian penyembuh luka jiwa itu adalah musuh dari mendiang orang tua nya. Merekalah kelompok yang memfitnah ayahnya sehingga sekeluarga Lin Hong di hukum Kaisar Xue Chang.
Pada kesempatan itu Lin Hong kemudian memanfaatkan momentum untuk membalas dendam dengan menarikan tarian jiwa yang membius mereka lalu melakukan eksekusi melalui pedang.
*******
Sima Yong dan Yu Long menjadi kagum mendengar kisah itu. Mereka kagum karena pada akhirnya Lin Hong membalas dendam kedua orang tua nya. Adapun demikian dia rela meskipun kemudian dia akan menjadi buronan Kekaisaran Xue Chang.
“Jadi rencana anda selanjutnya adalah….?” Sima Yong bertanya kepada Lin Hong
“aku tidak tahu kemana lagi aku akan pergi, diriku sebatang kara. Maka ijinkan aku menjadi pengikutmu sama seperti Yu Long"
"Aku masih seorang praktisi yang lemah. Dengan menjadi pengikutmu aku yakin bisa memperbaiki kemampuanku… ijinkan aku memanggilmu Master”
Lin Hong kemudian melakukan sujud dan memohon kepada Sima Yong untuk menjadikannya pengikut Sima Yong. Sima Yong tidak keberatan untuk mengangkat Lin Hong sebagai pengikutnya dan dia berkata,
“Silahkan bersumpah lalu anda berhak memanggil ku Master Pedang”
“Dengan bersumpah dan menjadikanku Master pedang, maka kelak anda akan menjadi salah satu penyihir yang mewarisi ilmu-ilmu ku. Sama seperti Yu Long yang akan menjadi Penyihir”
Selesai berkata maka Lin Hong menjalani sumpah Surgawi sama seperti Yu Long. Mulai saat itu Sima Yong menurunkan Teknik sihir Musik Kematian kepada Yu Long dan Teknik Tarian Jiwa warisan kaum Elf kepada Lin Hong.
Teknik yang lama menghilang di ras manusia akan dia lestarikan.
__ADS_1
Kelak di Benua Belahan Utara ini akan muncul dua praktisi yang sangat mahir menggunakan sihir Irama Kematian dan Tarian Jiwa. Kedua ahli itu sangat disegani oleh para ahli di Wilayah Utarw. Master kedua praktisi itu dikenal sebagai Master Pedang.
*Bersambung*