
Pada saat Sima Yong dan Pangeran Ju Qin memasuki sebuah restoran yang terlihat paling mewah di Kota Saebyeog, keduanya terlibat dalam diskusi.
Pangeran sementara mencocol daging ditangannya kedalam saus yang lantas memamerkan minyak yang melumer memenuhi alat makan nya dan kembali menggoda Sima Yong.
"Apakah anda benar-benar tidak ingin menyentuh barang ini?? Coba anda hirup aroma asapnya...." dia lantas bersikap seolah-olah akan pingsan karena aroma daging bakar itu
"Hahaha tidak. Lebih baik aku menyantap kacang ini" Sima Yong meraup kacang-kacangan yang terlihat tidak terlalu menarik dengan alat makan dia makan dengan pelan. Di kunyahnya kacang itu dengan penuh kenikmatan.
"Seorang ahli bela diri harus mampu menahan diri, menahan emosi dan tidak bersikap tergesa-gesa" Sima Yong mengulangi isi kalimat-kalimat kutipan dalam sebuah kitab beladiri yang pernah dia ingat. Dia membacanya didalam hati.
"Makna terdalam dari seni beladiri adalah selalu dan selalu haus akan pengetahuuan dan tentang kebenaran di diri kita sendiri" dia menyentuh kacang itu dengan alat makan sekali lagi. Memasukkan dalam mulut dan mengunyah dengan hati-hati.
Ketika dia melihat pangeran mulai sedikit relaks setelah babak menyantap daging selesai, dia berkata.
"Pangeran... diplomasi apa yang akan anda lakukan ketika bertemu Kaisar SeongGye nanti??" tanya Sima Yong.
Dengan menguap pertanda ngantuk dan kenyang, pangeran menjawab.
"Aku sudah memikirkan, kami akan membahas aliansi dua Kerajaan kami ini. Rajawali Agung dan Negri Embun Tmur. Lalu kami akan membahas dan mengatur sistem perdagangan antar negara, sehingga tingkat ketergantungan Negri embun Pagi terhadap Negri Matahari Timur menjadi berkurang"
"Jika kedepannya Negri Matahari Timur masih mencoba bermain api lagi dengan dua aliansi ini, kami tidak segan-segan untuk menghancurkan Negara itu. Bermula dengan membuat rumor yang mengguncang negri itu, lalu kemudian kita akan melantik kaisar boneka di sana" Sima Yong terpesona dengan pemikiran pangeran itu.
Meskipun keahlian bela dirinya biasa saja, namun dia amat mahir didalam politik dan startegi ketentaraan.
"Baiklah.. itu semua bagus. Dan anda adalah ahlinya. Akan tetapi jika aku bisa memberi masukan... coba anda tawarkan pengobatan Naga Air penjaga negri ini. Naga air itu adalah lambng negri ibi bukan?? Bukankah kita tahu mahluk mitos itu mengalami kerusakan jiwa?? Aku bersedia membantu anda dengan mengobati Naga air-praktis kaisar akan tersentuh dan aliansi ini akan menjadi mudah di bahas."
"Menurutku jika anda langsung membahas tentang aliansi dan strategi militer, Kaisar Seong Gye mungkin akan cepat bosan. Namun jika anda dapat mencuri hatinya dengan mengobati mahluk mitos penjaga negeri ini... aku rasa perjalanan anda untuk membentuk aliansi dengan negri ini akan semakin di pemudah" Sima Yong mengakhiri orasinya diikuti tepuk tangan kekaguman dari Pangeran Ju Qin.
"Rencana saudara Yong betul-betul jenius... tidak terpikirkan oleh ku tentang hal itu. Padahal jelas-jelas di Klan Penjinak Hewanitu anda mampu memperbaiki jiwa Kura0kura hitam itu...... "
Dengan wajah berterima kasih pangeran menatap Sima Yong dan berkata.
__ADS_1
"Aku tidak tahu akan membalas budi anda dengan apa"
"Sadara Yong... jika ada yang mengganjal di hati anda, tolong katakan kepadaku" sambil berkaca-kaca raut terima kasih yang mendalam tergambar jelas di wajah Pangeran.
Sima Yong seperti biasa hanya tersenyum dan berkata,
"Aku tidak meminta hadiah atau apapun. Namun ijinkan aku sekembali dari negri ini, untuk tetap di tinggal Perpustakaan Kekaisaran Rajawali Agung. Aku masih perlu mempelajari banyak hal" tentu saja PAngeran Ju Qin mengiyakan permintaan sederhana itu.
Keduanya melanjutkan acara makan siang, dimana hidang mengalir terus tanpa henti. Karena Sima Yong tidak menyantap daging, pangeran memesan banyak sekali buah-buahan langka serta berbagai masakan mengandung sayuran.
******
Meirenyu telah menapakkan kakinya di Pulau Rahasya Dvipa. Dia terbang menuju puncak gunung itu. Dari atas dia melihat, puncak gunung itu tidak lebih dari hamparan tanah kosong.
"Jika saja master tidak memberitahu aku mengenai adanya array yang membuat semua warisan berharga itu terselubung... sudah dipastikan aku tidak akan curiga bahwa terdapat sebuah istana yang bersembunyi dalam celah domain"
Tangannya menghempaskan sebuah slip giok ketanah.
"Wushh...." array yang menyelubungi Istana itu tersingkap.
Meirenyu bersyukur bahwa dia adalah mahluk sihir. Semua hal yang dia lakukan itu membutuhkan kekuatan sihir atau energi jiwa. Contohnya mantra penyingkap sangkar hewan kontrak itu. Meskipun kamu tahu kata kunci atau mantra pembukanya, namun jika kamu tidak memiliki kekuatan jiwa yang kuat untuk mengoperasikan mantar bekerja, niscaya sangkar hewan kontrak itu tidak akan tersingkap.
Meirenyu menatap nanar sekian banyak mahluk yang dapat dijadikan hewan kontrak didalam sangkar raksasa... Dia galau
"Aku tidak terlalu memiliki pengetahuan yang luas tentang hewan kontrak seperti ini"
Meirenyu bingung. Tuannya tidak memberi info secara rinci tentang hewan kontrak yang harus dia ambil...
"Mungkin sebaiknya aku membawa dua hewan legendary seperti yang dimiliki dua teman master" dia teringat ketika itu Tang Yuwen memperoleh Naga Hijau kecil sementara Hattauda mengambil Bangau Berkaki satu.
"Aku yakin dua mahluk legendary ini akan membantu peningkatan kultivasi kedua murid master itu" Tangannya terulur lalu sebuah kekuatan tak terlihat menarik dua hewan kontrak legendary yang dia telah ingin kan. Lantas dia memasukkan dua hewan kontrak itu kedalam botol roh spasial peringkat surgawi yang dapat menampung mahluk hidup.
__ADS_1
Botol spasial ini adalah benda rohmirip dengan cincin spasial bedanya adalah botol spasial dapat menyimpan mahlu hidup dan terdapat dunia kecil didalamnya. Amat jarang sekali sesorang di Benua Penyaringan Dewa yang memiliki benda roh yang dapat menyimpan mahluk hidup seperti itu.
Selain harga yang amat mahal... proses pembuatan benda itu hanya dapat dilakukan oleh pengrajin khusus yang di kenal dengan nama refiner.
Dan refiner-refiner yang dapat membuat benda roh itu hanyalah refiner-refiner sekelas Sekte Suci Hui Tianshi (Malaikat Kelabu).
Tuannya Sima Yong beberapa waktu lalu telah berlatih dalam jangka waktu lama di Sekte Hui Tianshi sehingga predikat refiner dengan kekuatan Dao telah disandang dia-tuannya. Masalah menyuling botol spasial yang dapat dihuni mahluk hidup, itu adalah permainan kanak-kanak dimata tuannya.
Kembali ke Balairung Istana Pulau Rahasya Dvipa...
Meirenyu amatlah jatuh cinta dengan hewan kontrak kupu-kupu impian, lalu dia memasukkan kupu-kupu itu kedalam botol spasial. Tuan nya telah mengijinkan dia untuk memiliki satu hewan kontrak, dan pilihannya adalah Kupu-kupu Impian.
Kupu-kupu impian ini akan mengubah teknik kelincahan/evasion serta akurasi dan ATK dia meningkat pesat. Meirenyu adalah praktisi yang sangat memperhatikan kelincahan gerak didalam pertarungan. Dengan menggunakan hewan kontrak ini, kelicahan pertempurannya akan meningkat beberapa level....
"Mari kita pergi menuju Benua Silver" Meirenyu tersenyum dia amat berbahagia. Dia akan berkelana dan bertemu dengan ahli-ahli baru dari belahan lain dunia ini.
>>>>>>
Kapal roh itu telah berlabuh di langit lapangan luas yang tidak jauh dari Kota Saebyeog. Tempat itu memang merupakan tempat berlabuh bagi kapal roh atau hewan transportasi. Tempat itu sendiri dikelola oleh Ahli Penjinak binatang serta beberapa master array.
Master array bertugas untuk menjaga peralatan di pelabuhan itu tetap berfungsi, dimana meski lapangan itu tampak tidak terlalu luas, tatkala kapal roh raksasa atau hewan roh transportasi raksasa masuk ke lingkaran array, niscaya mereka akan melihat lapangan itu berubah menjadi ruanga yang amat luas.
Saking luasnya, lapangan itu terasa seperti sebuah pulau raksasa yang dapat menampung ribuan kapal roh dan mahluk roh tranportasi.
Sima Yong dan Pangeran Ju Qin menunggu pasukan itu melayang turun dari kapal. Ketika Ju Lianyi, Liao Quon, Zhang Junda, Hua Shen dan sekitar sekitar 70 tentara dan 10 ahli pengendali angin melihat keduanya pangeran lantas bertitah,
"Kita akan langsung pergi ke Istana Kaisar Seong Gye. Banyak hal yang harus kami bahas...."
*Bersambung*
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan
__ADS_1
vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.