Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Keajaiban Dunia Elf


__ADS_3


Setelah mereka tiba di Sekte Pedang Awan, menuju ke Aula di Puncak Biru untuk melaporkan penyelesaian tugas misi sekte memberantas perampok Goblin dengan cara menyerahkan token Tugas Misi. Tetua penjaga Registrasi memeriksa dengan teliti semua dokumentasi yang terekam di token itu lalu kemudian dengan tersenyum puas meminta token poin kontribusi milik ke tiga remaja itu.


Tetua kemudian memindahkan poin kontribusi sebesar 500 poin dibagi 3 anggota dan mengembalikan token tersebut ke tiga remaja tadi. Dengan puas setelah menerima poin kontribusi mereka bertiga meninggalkan Aula Misi di Puncak Biru.


“Apakah rencana kalian selanjutnya? Aku berniat untuk mengunjungi perpustakaan untuk mencari sesuatu yang mungkin bisa menambah kemampuanku menjelang kompetisi antar Puncak Sekte” Kata Wang Yong. Dia dan Fenying telah sepakat bahwa dirinya yang akan mewakili puncak Hijau sebagai jenius kali ini.


“Wah… kamu mewakili puncak hijau dalam kompetisi jenius Sekte Pedang Awan kakak? Kalau begitu aku akan mengikutimu ke perpustakaan. Aku telah menerima hadiah 2 teknik pedang dan berniat menambah Teknik pertahanan untuk kultivasiku. Bukankah Teknik pertahanan wajib dimiliki setiap cultivator?. Aku belum memiliki Teknik pertahanan kelas, apapun” kata Peng Fai.


Sementara Fenying harus pulang ke Puncak Hijau untuk melapor ke Master Zuo. Kakeknya terlalu gelisah dan khawatir jika membiarkan cucu nya berkeliaran sehingga Fenying selalu memberlakukan status wajib lapor kepada Master Zuo.


*********


Diperpustakaan Wang Yong mencari-cari buku atau Salinan Teknik yang sekiranya akan menarik perhatiannya. Bukankah point kontribusinya telah terisi sehingga dapat dia tukar dengan buku dan pengetahuan di perpustakaan ini. Dia mulai menyusuri rak demi rak untuk mencari buku atau Salinan Teknik yang akan menarik hatinya. Semua Teknik yang dia temui tidaklah menarik perhatiannya. Lagipula dia merasa bahwa Teknik Pedang Peringkat Bumi nya jauh lebih bagus dibanding semua Teknik yang dia lihat karena paling tinggi teknik yang dia temui adalah Inccoruptible.


Tanpa sengaja matanya melihat ke sebuah buku berwarna Biru Gelap dengan tulisan dibuku “Elf dan penafsirannya menurut manusia”

__ADS_1


“ah… bukankah buku ini menarik? Ini semacam buku sejarah mengenai elf dan perilaku dari sudut pandang Ras Manusia. Perasaan nya mengatakan bahwa buku ini sangat penting karena kedepan nanti dia harus berkunjung ke dunia Elf untuk menemui seseorang sehubungan dengan warisan yang dia dapat dari Masternya Suma Chen. Rasanya dia perlu mengetahui seperti apa dunia Elf dan budayanya”


Buku itu langsung diambilnya dan dibawa ke Penatua di perpustakaan yaitu Bao An maka dirinya diijinkan meminjam buku itu selama 1 minggu dengan pemotongan poin kontribusi sebesar 20 poin. Wang Yong berpamitan ke Peng Fai untuk urusan yang mendadak lalu dia meninggalkan Aula Perpustakaan menuju Puncak Hijau.


Didalam Goa itu, anak muda Bernama Wang Yong terlihat asik membaca sebuah buku dan dengan hati-hati mencoba untuk menelaah isi buku tersebut. Dan dia mulai membaca kisah dan sejarah Elf.


Elf pada awalnya adalah anak pertama dari dunia Ketika itu. Elf yang dalam Bahasa mereka, menyebut diri mereka sebagai Quendi. Sebagai anak pertama dunia yang memiliki nama lain Arda, Elf dibangunkan dari tidur Ketika pada waktu itu hanya ada Bintang-bintang menyinari Arda. Ketika itu Bulan dan Matahari belumlah ada. Adapun manusia sebagai anak kedua dari Arda, akan dibangunkan jauh setelah Kaum Elf terbangun dari tidurnya.


Oleh karena terbangun Ketika Bintang-bintang bersinar terang maka Elf sangat erat hubungannya dengan Bintang. Kaum Elf sangat senang untuk tinggal di tepi aliran sungai. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menatap bintang dengan teduh, lalu kemudian membuat puisi dengan syair-syair yang indah, menciptakan music-musik indah, memberi kata-kata baru atau memberi nama benda-benda.


Kaum Elf umumnya bertubuh tinggi ramping, memiliki bahu sempit, berwajah halus bersudut, mata lancip, telinga agak lancip dan memiliki rambut hitam gelap atau keperakkan yang berkilau bagaikan bintang. Mereka hidup dengan damai Ketika kejahatan belum masuk ke Arda, dunia mereka. Mereka sangat mahir menggunakan energy mental mereka dan dikenal sebagai sihir, bahkan mereka ampu mengolah sihir tanpa mengeluarkan suara. Mereka sangat gemar menciptakan sihir-sihir baru.


Kemudian Kaum Valar mengundang Kaum Elf untuk berpindah ke tempat mereka yaitu suatu tempat bernama Valinor disebabkan Kejahatan mulai terjadi di Arda Ketika itu. Kejahatan dimulai Ketika Melkor sang Valar yang memberontak memulai tindakan kejahatan di Arda.


Ketika 3 utusan Elf lalu pergi mengunjungi Valinor tempat Kaum Valar tinggal, mereka kemudian Kembali dan mengajak semua kaum Elf untuk pindah ke Vainor. Namun tidak semua Kaum Elf mau untuk pindah mengikuti 3 utusan ke Valinor. Kaum Elf yang memisahkan diri untuk tetap tinggal di Arda (dunia) disebut sebagai kaum Avari. Dan Inilah perpecahan pertama diantara kaum Elf


Dalam perjalanan ketempat kaum Valar tinggal, rombongan kaum Elf ini harus melewati Pegunungan Berkabut di Wilayah Barat, sehingga sebagian Elf merasa takut dan memilih untuk

__ADS_1


tidak meneruskan perjalanan. Mereka menetap di tanah yang mereka sedang lalui itu dan kelompok mereka dinamai Nandor (Mereka yang Kembali). Mereka ini dikenal dengan Elf Kegelapan atau Dark Elf. Ini adalah perpecahan kaum Elf yang kedua.


Kemudian rombongan utama Elf meneruskan perjalanannya melalui Pegunungan Berkabut dan Pegunungan Biru salah satu pimpinan Elf yang diantara 3 pemimpin itu tersesat dan tidak dapat ditemukan oleh kaumnya sehingga Elf Bernama Ingwe dan Finwe dengan terpaksa meninggalkan mereka yang pemimpinnya tersesat itu. Kaum yang ditinggal ini dikenal sebagai bangsa Teleri. Itulah perpecahan yang ketiga.


Ketika kemudian kaum Elf yang berpindah ke Valinor ini telah,tiba disana, kemudian seorang pemimpin Elf Kembali menjemput Kaum Teleri untuk meneruskan perjalanan menuju Valinor. Sebagian Kaum Teleri memngikuti pemimpin tersebut ke Valinor namun Sebagian tetap tinggal untuk mencari pimpinan mereka yang tersesat. Kaum Teleri yang tinggal ini kemudian dinamakan Kaum Falmari atau Elf Abu-abu.


Kaum Elf di Benua Silver adalah keturunan dari kaum Avari dari awal Elf terbangun di Arda. Melalui berbagai proses asimilasi dan evokusi, mereka bermigrasi hingga beberapa keturunan berkembang biak di bagian Utara Benua Silver. Sedangkan beberapa dari Kaum Nandor juga melakukan perjalanan hingga kemudian menetap di bagian Selatan Benua silver dan mereka disebut Dark Elf.


Wang Yong berdecak kagum Ketika membaca kisah sejarah awal kaum Elf dan keberadaannya. Pantaslah cerita selalu berkembang terdengar bahwa Master-master Energy Mental dan Symbol Master terkuat selalu berasal dari kaum Elf yang mana Elf adalah anak tertua dari Arda dan kaum Manusia adalah anak kedua. Kemudian Wang Yong melanjutkan membaca Riwayat Kaum Elf itu.


Dalam buku dibahas untuk setiap kali bertemu dengan seorang Elf dan demi sopan santun, maka seseorang haruslah bersikap resmi dengan posisi membungkuk, kaki kiri ditekuk kebelakang, tangan kanan dikepal dan diletakkan di dada. Kalimat yang wajib diucapkan adalah,


Estela heren amman seere e’ corm lle, Gilliath elen amman lle


Semoga keberuntungan bersamamu, kedamaian ada di hatimu dan bintang-bintang melindungimu.


NB : Beberapa kisah awal mula Elf terbangun diambil dari wikipedia namun saya modifikasi sesuai Kisah dari Timur agar cocok dengan Novel Fantasi dari Timur. Bahasa Elf menggunakan kamus translate Bahasa Elf dan sebisa mungkin di modifikasi agar cocok dengan kisah dari Timur

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2