Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Ujian Ketiga Melawan Golem


__ADS_3

Pada hari ketiga ujian masuk Siswa Pelataran Dalam Sekte Pedang Awan, jumlah peserta ujian masuk semakin mengecil yaitu turun menjadi 1500 peserta. Semua pemuda ini bisa dikatakan adalah jenius-jenius yang bagus. Bisa dipastikan pula masa depan mereka akan cemerlang karena sebagai Sekte Bintang dua yang merupakan Aliansi Tujua Sekte Besar Kekaisaran Great Ying. Tentu saja peluang untuk menjadi pejabat pemerintahan ataupun perwira kerajaan sudah tersedia didepan mata. Pihak Kekaisaran sangatlah memberi muka kepada aliansi Tujuh sekte besar tersebut.


Akan tetapi semua masih merasa was-was. Masih akan ada ujian ketiga untuk bisa menjadi siswa Sekte Pedang Awan. Dan semua menyadari bahwa ujian ketiga pasti adalah ujian yang paling berat. Wang Yong berdiri diantara sekian banyak calon siswa. Hari ini adalah hari terakhir ujian sehingga Wang Yong agak rileks. Dia mengamati ke sekian banyak peserta ujian masuk itu, untuk sekedar melihat-lihat.


Matanya terhenti di tatapan mata polos seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang berwajah sangat ramah. Bahkan anak itu tersenyum kepada Wang Yong meski kemudian Wang Yong lalu mengalihkan perhatiannya kearah yang lain.


“Kakak, perkenalkan namaku Peng Fai. Aku berasal dari Desa Brezzy Semilir” anak itu membungkuk memberi hormat untuk berkenalan dengan Wang Yong.


Meski agak kaget Namun Wang Yong membalas sapaan remaja itu dan memperkenalkan diri juga.


“Kakak Wang Yong, eh biarkan aku memanggilmu kakak karna aku lebih muda. Kakak, aku tidak memiliki teman sehingga aku melihat kakak juga sendirian maka aku berniat kenalan agar dapat memiliki teman Ketika memasuki Sekte Pedang Awan.”


“Aku lihat kultivasimu tinggi kakak, sehingga aku benar-benar kagum. Bukankah kamu adalah peserta yang paling pertama menyelesaikan Ujian di Aula Ilusi kemarin”


Wang Yong tersenyum kearah Peng Fai dan menganggukkan kepala dan membuat Peng Fei merasa lega karena menebak orang yang benar.


“Kedepannya mohon banyak petunjuk dari Kakak Wang Yong untuk Peng Fai yang muda ini” Peng Fai menunduk merendah. Sungguh pandai anak ini mengambil hati dan memiliki sopan santun yang baik. Wang Yong didalam hati langsung merasa senang dengan sosok anak muda didepannya itu.


*********


 “Teruntuk semua calon Siswa Pelataran Luar Sekte Pedang Awan, hari ini adalah hari terakhir yang akan menentukan kalian akan bergabung dengan Sekte Pedang Awan ataukah kalian akan gagal”


“Di ujian ketiga ini kalian akan menuju ke Lembah Patah Hati untuk menaklukkan Golem. Masing-masing diperkenankan membentuk kelompok dimana masing-masing kelompok terdiri paling banyak 5 orang. Bebas memilih anggota kelompok ataupun mau bersolo untuk menaklukkan Golem itu. Peserta dinyatakan lulus ujian ketiga Ketika membawa 1 kepala golem ke panitia untuk diperiksa. Dan… waktu nya dimulai dari sekarang…….” Teriak Penatua  Du Weiheng.


Lalu kemudian terdengar bunyi pukulan Gong yang begitu keras “Toooooonnnggggg……!!”


Seketika itu juga ribuan sosok bayangan melesat kearah Lembah Patah Hati di pegunungan 5 Warna Sekte Pedang Awan. Wang yong saat itu juga melesat dengan kecepatan tinggi guna menjadi yang pertama memperoleh kepala Golem Batu.


Ketika dirinya tiba di Lembah Patah Hati, dia melihat telah ada beberapa kelompok yang bersamaan bertarung melawan beberapa Golem. Sebenarnya Golem di Lembah Patah Hati itu adalah ciptaan Master Symbol yang mana memantrai sejumlah tanah menjadi mahluk Batu yang disebut orang Golem. Oleh karenanya Golem tersebut akan tumbuh baru Ketika seseorang atau sekelompok orang berhasil membantai Golem yang ada. Itu hanyalah ciptaan dari tanah semata yang auto muncul baru Ketika yang lama musnah.

__ADS_1


Wang berlari meninggal tempat itu Ketika melihat beberapa kelompok yang berperang melawan Golem. Dia berniat untuk membantai Golem sendirian. Bukankah dia sudah harus belajar untuk menyendiri sejak saat ini?


Ketika Wang Yong memasuki bagian lebih dalam dari Lembah Patah hati, tiba-tiba terasa sejumlah,besar angin serangan yang begitu kuat, itu kira-kira seberat kira-kira 700 kg mengarah ke dirinya. Refleks Wang Yong menghindar dan segera aura  Teknik Pedang Peringkat Bumi itu memancar keluar dari tubuhnya, dan pada saat yang tidak dapat diikuti dengan mata biasa tangannya telah menggenggam pedang roh peringkat mortal.


Sekali tebas….


2x tebas….


Dan pada tebasan ketiga dari Teknik Pedang semurni Teratai Salju itu dilancarkan keluar, energy Qi terbang dengan dahsyat membentuk kelopak Teratai yang dengan kecepatan tinggi berhamburan kearah Golem.


“Pergi…..!!!”


Dengan lompatan yang tinggi pedang roh peringkat mortal itu melayang indah kearah leher Golem.


“Ssrreeeettt…”


“Sungguh terlalu luar biasa Teknik pedang dari Elf ketrunan Raja Pedang. kedepannya aku harus berhati-hati menggunakan Teknik ini. Ini bahkan aku belum menggunakan Pedang Peringkat Bumi. Ini hanya pedang peringkat mortal” tidak habis-habisnya Wang Yong mengagumi Teknik pedang Warisan Suma Chen. Dia sadar bahwa kemampuan permainan pedangnya mengalami peningkatan yang sangat berbahaya karena disebabkan dia telah menggunakan element es sebagai dasar kultivasi.


“Aku masih membutuhkan Teknik kecepatan untuk menjadikan Teknik warisan ini menjadi super berbahaya, mematikan pada serangan pertama”


Lalu Wang Yongmmenyeret kepala monster batu itu menuju ketempat Sekte Pedang Awan melakukan rekrutmen siswa baru.  Dalam perjalanan menuju ke tempat dimana Penatua Du Weiheng berada, semua mata tertuju kearah Wang Yong dengan pandangan melongo.


“Begitu cepatnya….”


“Siapa dia? Ada yang tahu siapa dirinya?”


“orang itu kelihatan sederhana, siapa sangka bahwa dia betu-betul orang yang berbahaya”


“Ah.. dia hanya kebetulan saja, kita pun dapat lakukan itu asal kita berusaha”

__ADS_1


“Tutup mulutmu bodoh..!! bukankah kita berlima saja belum juga mampu menaklukkan monster jelek itu?”


“Aku pikir dia akan menjadi the number one pada Angkatan rekrutan kali ini”


“Sudahlah jangan perhatikan dia, mari focus mengambil kepala monster bodoh ini”


Suara bisik-bisik maupun suara yang di ucapkan dengan sengaja agar terdengar orang banyak, mengomentari Wang Yong. Tetapi anak itu berjalan lurus kearah panitia rekrut siswa baru tanpa menengok kekiri maupun kekanan.


********


“Pada akhirnya Acara Perekrutan Siswa Baru Pelataran Dalam Sekte Pedang Awan dinyatakan selesai. Kami telah menghitung poin dan telah menentukan hanya 760 pelamar yang dinyatakan lolos ujian masuk Siswa Pelataran Dalam Sekte Pedang Awan. Silahkan menuju Hall Sekte dan lihat di papan pengumuman Sekte. Jika nomor registrasimu tidak tertulis, berarti kamu tidak lolos” Penatua Du Weiheng menyudahi Acara rekrut siwa baru itu.


Kemudian acara dilanjutkan dengan upacara penerimaan siswa baru sekte yang di simbolkan dengan pemberian seragam kepada Siswa dengan Nilai Terbaik ujian masuk. Wang Yong tersipu malu ketika Namanya dipanggil untuk mewakili semua siswa baru menerima seragam Sekte Pedang Awan itu.


Penatua Du weiheng kemudian mengumumkan tentang tatacara dan tata tertib di Sekte Pedang Awan. Salah satunya adalah dimana masing-masing siswa diberi kebebasan untuk memilih Puncak Gunung mana dia akan berkultivasi. Siswa baru haruslah mendaftar di Menara Administrasi Sekte tentang pemilihan puncak tempat dia akan berkultivasi. Lalu kemudian siswa harus memilih siapa yang akan menjadi instruktur yang akan membimbingnya dalam jalur Kultivasi dan Dao Pedang.


“Kakak Wang Yong” Peng Fai muncul disisi Wang Yong dan menyapa. Wang Yong memberi selamat kepada Peng Fai yang ternyata juga lolos ujian ketiga.


“Lalu kau akan mengambil siapa sebagai instruktur mu?” tanya Wang Yong


“Aku akan berkultivasi di puncak Biru yang tinggi. Setinggi harapanku untuk menjadi Pendekar Pedang di tempat yang tinggi…” Tersipu malu Peng Fai menjawab pertanyaan Wang Yong.


“Jika kamu memang sudah memiliki tekad menjadi pendekar pedang, pemilihan puncak Biru adalah hal yang tepat. Kemampuan Master sekte sebagai Praktisi Pedang di Wilayah Kekaisaran Great Ying adalah sulit ada yang mampu tandingi. Aku mengucapkan selamat untuk masa depanmu menjadi Praktisi Pedang” Wang Yong membungkuk memberi hormat.


Setelah bercakap-cakap dan menjelaskan dia akan pergi ke puncak hijau, mereka kemudian berpisah. Setelah melanjutkan dan mendaftar di Menara Administrasi Sekte, Wang Yong lalu memindahkan semua barangnya kedalam cincin spasial, dia melangkah tanpa ragu ke Puncak Hijau sesuai janji pada Master Zuo.


Lagi pula dia harus belajar banyak tentang matra dan penulisan symbol jimat. Dia harus menjadi Symbol Master untuk salah satu pembuka jalannya menjadi Raja Pedang


*Bersambung”

__ADS_1


__ADS_2