Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Warisan I


__ADS_3

Sosok berkerudung hitam (Avatar Kaisar Obat) itu kemudian melayang menuju ke alun-alun perkampungan.


“Silahkan mengikutiku dan menerima hadiah warisan Kaisar obat”


“Tuan… apakah para pengikut kami juga berhak untuk menerima warisan? Apakah mereka perlu juga untuk menuju ke alun-alun?” Tang Fai si Alkemis dari wilayah tengah benua bertanya.


“Semua yang berhasil lolos hingga ke tahap perkampungan obat ini, berhak menerima warisan. Ada banyak warisan milik Kaisar Obat yang dapat warisi oleh kalian semua”


Avatar Kaisar Obat itu menjawab pertanyaan dan disambut dengan penuh sukacita oleh para pengikut praktisi pemegang token. Yu Long dan Lin Hong termasuk didalamnya


Diam-diam Tang Fai dan Li Jierui memaki di dalam hati. Mereka sama sekali tidak membawa pengikut, sehingga praktis warisan yang nanti akan mereka terima hanyalah satu warisan saja.


Seandainya mereka membawa dua pengikut, bukankah mereka dapat mengangkangi tiga warisan Kaisar Obat? Akan tetapi mengeluh tiada gunanya lagi.


Semua orang mengikuti sosok berkerudung itu menuju ke alun-alun. Baik para pemegang token maupun pengikutnya berjalan dengan antusiasme yang tinggi menuju ke alun-alun.


Pemandangan di depan mereka Ketika telah berada di alun-alun adalah… nampak seperti ada dunia lain diatas kepala mereka. Sebuah dunia yang berputar dengan cepat bagaikan gulungan angin kencang.


Tampak berbagai benda melayang berputar di dalam pusaran angin itu. Benda-benda tersebut sulit di identifikasi oleh mata semua orang sehingga mereka bertanta-tanya di dalam hati.


Avatar Kaisar Obat seakan dapat membaca kebingungan didalam hati masing-masing orang. Avatar itupun bersuara memberi penjelasan,


“Didalam pusaran angin yang berputar itu, seperti yang kalian lihat terdapat benda-benda didalamnya. Itu adalah berbagai warisan yang akan di berikan kepada siapapun yang berjodoh".


"Warisan didalam pusaran itu dapat berupa gulungan Teknik kultivasi, atau pun Teknik pedang. Itu dapat juga berupa pil atau obat peringkat surgawi”……


“Atau bahkan warisan terbaik lainnya berupa senjata peringkat surgawi".


"Semasa hidupku aku adalah seorang kaisar Alkimia Peringkat Abadi level Puncak. Semua praktisi di dunia ini datang memuja ku demi memperoleh sentuhan tanganku untuk membuat ramuan atau pil peningkatan kultivasi”…..


“Sebagai satu-satunya Alkemist Peringkat Puncak Abadi yang hampir mencapai Peringkat Dao, aku tentu saja menerima bayaran… aku terlebih suka jika pembayaran atas jasaku berupa Teknik kultivasi, Teknik pedang ataupun telapak… bahkan aku tidak menolak senjata roh peringkat tinggi sebagai alat pembayaran".


“Sekarang di akhir hidupku aku menyadari, semua benda ini adalah Kesia-siaan. Itu hanya akan tersimpan dan terkubur Bersama jasadku"


"Domain ini sengaja aku ciptakan untuk membagikan warisan-warisan penting dunia kultivator agar Warisan tetap terjaga, dan tidak menjadi hilang Bersama jasadku”’


“Kalian adalah orang-orang yang beruntung... beruntung karena akan mewarisi warisan-warisan Praktisi yang pernah Berjaya di masa hidupnya ini……”


“Baam….”


Belum selesai Tetua Kaisar Alkimia itu menjelaskan, semua praktisi yang berada di alun-alun itu terasa mendidih semangatnya… kata-kata itu adalah tentang warisan peninggalan praktisi di masa ribuan tahun lalu.


Warisan berupa Teknik ataupun senjata yang mungkin hanya akan dimiliki oleh segelintir Klan-Klan Kuno yang mencoba mempertahankan tradisi dan Teknik-teknik nya. Kemampuan yang dimiliki klan-klan kuno penuh rahasia dan tidak terjamah oleh orang luar di Benua Silver ini.


Sementara semua orang bersuka cita, Tang Fai dan Li Jierui dari wilayah Tengah itu semakin dirundung kesedihan. Warisan kuno ini hanya akan menjadi jatah mereka untuk 1 bagian saja. Ah.. seandainya membawa dua pengikut, bukankah Teknik yang akan mereka dapat adalah tiga bagian warisan?


Avatar Kaisar Obat itu melanjutkan….


“Aku akan menjelaskan cara untuk memperoleh warisan kuno ini. Kalian hanya dapat memasuki lingkaran didalam alun-alun ini dan kemudian mengedarkan perasaan kultivasi jiwa kalian kalian kesekitar area”.


“Warisan itu akan memilih sendiri sosok yang dia rasa akan cocok dengan dirinya. Semakin kuat kalian mengedarkan kemampuan kultivasi jiwa, maka semakin banyak warisan yang akan tertarik mendekat lalu kemudian kalian dapat memilih salah satunya.


Tidak diperkenankan untuk menolak atau pun menukar warisan yang telah memilih siapa pewarisnya”

__ADS_1


*******


“Lalu… kalian telah dapat memasuki area lingkaran di alun-alun itu…”


Avatar Kaisar obat mempersilahkan semua praktisi untuk memasuki lingkaran di alun-alun perkampungan obat.


Berbagai bayangan melesat menuju ke tangah alun-alun perkampungan obat dan masing-masing memilih posisi yang tepat dan nyaman versi mereka.


Ketika telah berada di tengah lingkaran itu, Sima Yong merasakan perubahan di sekitar. Alun-alun yang awalnya terlihat biasa saja, saat itu berubah menjadi ilusi seakan mereka tengah berdiri di sebuah lapangan kosong yang


sangat luas.


Sementara alam disekitar mereka menunjukkan keadaan malam yang terang dipenuhi bintang. Langit biru cerah memantulkan cahaya bintang-bintang dilangit.


Terdapat semacam pusaran angin yang bergerak dengan cepat diatas Sima Yong, namun angin itu terasa hanya sebuah ilusi yang di buat berdasarkan teknik Array atau Formasi.


Perlu diketahui disini bahwa hubungan antara Master symbol, Alkemis dan Master Array adalah dimana didalam meng- eksekusi semua tekniknya, ketiga ilmu itu harus menggunakan kekuatan jiwa yang kuat. Setelah mampu mengolah jiwa barulah seseorang dapat disebut sebagai seorang master dibidang tersebut.


Semua orang di tengah array saat itu tengah khusuk duduk dalam posisi lotus dan memancarkan kekuatan esensi jiwa yang mereka miliki.


Pusaran angin diatas kepala mereka bergulung semakin cepat Ketika semua praktisi mengedarkan kemampuan jiwanya. Pusaran angin diatas kepala terasa seperti menderu dengan kecepatan tinggi.


Tiba tiba seseorang terdengar berteriak dengan gembira ketika sebuah benda terlihat turun dari pusaran angin dan berhenti diatas kepalanya.


Pria itu adalah salah seorang pengikut Long Kangjian. Ketika pria itu mengulurkan tangannya, seketika benda berbentuk kotak diatas kepalanya berubah menjadi sebuah pedang.


“Pedang Kelas Surgawi demi….” Suara yang kuat terdengar keluar dari dalam kotak setelah pedang itu dipegang oleh praktisi tersebut.


Pedang Kelas Surgawi apalagi dari jenis Venti adalah sebuah benda pusaka yang sangat di cari-cari oleh praktisi di belahan Benua Silver ini.


Kalaupun dijual di pasaran, kemungkinan harga nya bisa mencapai ratusan ribu Energi Stone menengah. Sebuah harga yang sangat tinggi untuk pedang sekelas itu.


Namun semua juga tahu, meskipun seseorang memiliki energi stone sebanyak itu, akankah ketersediaan benda pusaka roh kelas surgawi itu tersedia? Benda pusaka kelas Surgawi semacam itu hanya akan menjadi benda pusaka di klan-klan rahasia yang merupakan klan kuno. Mereka selalu menjaga benda benda warisan ribuan tahun untuk tetap menjaga tradisinya turun temurun.


Pria itu dengan wajah berseri-seri kemudian meninggalkan alun-alun dan menunggu diluar garis lingkaran. Dia tahu, sejak dia memperoleh warisan senjata surgawi itu, hidupnya tidak akan tenang.


Beberapa pasang mata yang menatapnya dengan kecemburuan itu tersirat hawa membunuh dan keinginan untuk merampok warisan yang dia dapati terpampang jelas di mata beberapa orang lain.


Sementara itu Ketika semua praktisi di alun-alun masih setia mengedarkan esensi jiwa nya untuk memperoleh warisan, Lin Hong menjerit kecil.


Sebuah benda terlihat berhenti dihadapannya dan diam menunggu untuk dirinya sentuh.


Dengan berdebar-debar Lin Hong menjamah benda berbentuk kotak itu. Lalu kemudian….


“Baamm….”


Sebuah gulungan jatuh pangkuan Lin Hong. Dengan nafas memburu karena merasa gugup. Gadis itu secara tergesa gesa membuka gulungan yang jatuh di pangkuannya.


“Teknik Sembilan Langkah Bayangan Dewa… sebuah Teknik Pertahanan Kelas Surgawi Demi” kembali sebuah suara terdengar membahana pada waktu Lin Hong membuka gulungan tersebut.


Lin Hong Kembali membaca gulungan dengan perasaan tidak percaya. Hati gadis itu penuh dengan kebahagiaan. Tentu saja dai sangat membutuhkan Teknik pertahanan mengingat kultvasinya saat ini terfokus didalam serangan jiwa.


Teknik pertahanan ini akan membantunya untuk bertahan Ketika bertempur menggunakan Teknik pedang biasa.

__ADS_1


Kontan saja Kembali warisan yang diterima Lin Hong itu membuat heboh semua orang. Tatapan iri Kembali memenuhi udara disekitar alun-alun.


Tentu saja untuk para praktisi yang belum menerima warisan itu merasa was-was. Apakah mereka akan menerima sesuatu warisan dari kelas surgawi ataukah hanya kelas bumi saja? Hal itu yang membuat mereka menjadi was-was.


“Arrggh…….”


Seseorang yang adalah pengikut dari Shi Kong praktisi dari Wilayah Selatan menjerit. Terdengar suara keras ketika membaca warisan yang dia terima,


“Tombak Permata iblis, sebuah senjata perang berperingkat Bumi Trenta"


Pria itu terlihat seperti bersungu-sungut. Itu adalah sebuah tombak yang hanya berperingkat Bumi saja??? Wajahnya dipenuhi kemurkaan. Hanya kelas bumi semata? Kembali dia menjerit. Oh itu tidak adil!!


Berbekal pengalaman bahwa berapa praktisi sebelumnya menerima senjata atau Teknik sekelas surgawi, sementara dia hanya kelas Bumi meskipun trenta, lalu timbul perasaan saling membandingkan.


Wajah nya tidak dapat menyembunyikan kemarahan dan juga kekecewaan. Lalu kemudian dengan wajah yang tadi berapi-api penuh kemarahan, perlahan-lahan pria itu merubah wajahnya menjadi memelas seperti anak kecil yang ingin menangis.


Lin Hong hanya melirik pria malang itu lalu mendengus


dingin.


“rejekimu terlalu jauh dari rejeki surgawi, lalu kenapa kamu tidak langsung keluar dari domain ini dan pulang ke rumah mu?” dia tertawa dalam hati sambil bersyukur karena memperoleh sebuah Teknik surgawi.


Setelah kejadian itu, semua praktisi semakin dilanda rasa cemas. Jangan-jangan diri mereka hanya akan menerima sebuah gulungan Teknik kelas bumi saja? Betapa memalukan nya. Masing-masing bedoa agar Langit memberikan warisan yang terbaik buat mereka.


Ketika masih menunggu warisannya dengan was-was… Shi Kong praktisi dari Selatan itu telah menerima sebuah warisan.


Semua mata terarah ke Shi Kong. Dengan tergesa-gesa dan nafas memburu Shi Kong membuka kotak di tangannya,


“Ketrampilan Pedang Matahari Terbit Tanpa Batas… sebuah Teknik pedang kelas Surgawi Venti”.


Shi Kong menghembuskan nafas penuh kelegaan. Dia akhirnya menerima warisan sebuah Teknik kelas Surgawi. Perjalanan nya di jalur Dao Pedang akan semakin berkilau. Shi Kong keluar dari alun-alun diiringi tatapan cemburu.


Tang Fai dan Li Jierui adalah sosok yang paling kentara menebar kecemburuan. Kelalaian tidak membawa pengikut pada akhirnya berdampak penyesalan bagi mereka berdua.


Sementara itu, Yu Long yang tetap khusuk dalam posisi lotus. Siap menerima warisan. Tiba-tiba dirinya di hampiri sebuah benda.


Benda yang berasal dari pusaran angin tersebut berhenti didepan nya menunggu Yu Long untuk menyentuhnya.


Tanpa ragu-ragu Yu Long membuka kotak itu. Sebuah suara terdengar dari kotak berseru dengan lantang,


“Armor Fleksibel Emas Ungu. Sebuah armor Kelas Surgawi Venti yang mampu menahan serangan Ahli Alam spirit Agung hingga 35 %”


Semua praktisi yang berada di alun-alun itu menjadi terkesiap. Armor kelas surgawi yang bahkan mampu menahan serangan Praktisi Alam Spirit Agung hingga 35 % betul-betul adalah sebuah benda surgawi.


Tatapan yang mengandung hawa membunuh yang berkilat-kilat dimata banyak praktisi. Semua seketika menjadi serakah Ketika mendengar kemampuan Armor Emas Ungu itu.


Kilatan membunuh yang paling nyata terlihat adalah pada praktisi pengikut Shi Kong yang hanya memperoleh pedang kelas Bumi itu. Dia berniat untuk merampok dan melenyapkan Yu Long Ketika mereka keluar dari Domain itu.


“Pria dengan ranah kultivasi Alam Tercerahkan enam itu tidak pantas untuk Armor kelas Surgawi itu”


Dia menatap Yu Long dengan hawa nafsu membunuh.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2