Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Tamu-tamu Perburuan Domain Elf Abu-abu.


__ADS_3

Setelah Sima Yong membentak dengan suara keras seperti itu, nampak sesosok bayangan keluar dari kegelapan malam.


“Kamu adalah??”


“Salam Tuan Muda… perkenalkan aku bernama Huang Cun. Aku adalah salah satu murid di Klan Huang. Sama sekali tidak ada niat buruk untuk mengikuti anda sejak dari Aula Klan Wu” seorang pria muda kira-kira berusia 25 tahun terlihat membungkuk memberi hormat dan memperkenalkan dirinya. Ketika Sima Yong menyelidiki kultivasinya, dia tahu pria itu berada di Alam Spirit Agung Puncak 9.


“Lantas apa maksud mu mengikutiku sejak dari Klan Wu?. Sejujurnya aku adalah orang yang tidak suka berbasa-basa. Katakan langsung inti dan maksudmu mengikutiku. Dan tolong jangan repot-repot untuk berbohong didepanku. Sebuah Teknik jiwa pengorek informasi dapat dengan mudah bisa aku kirim ke benakmu”


   Pria Bernama Huang Chun itu langsung terlihat gugup, buru-buru dia menjelaskan tujuannya.


“Tolong tuan jangan lakukan itu….. Ketika masih berada di Aula Klan Wu, tanpa sengaja aku menguping pembicaraan tuan dengan Patriak Klan Wu. Aku mendengar bahwa anda akan melakukan Teknik pemulihan jiwa atas kerusakan jiwa seseorang akibat pertempuran”


   Dia menarik nafas sejenak dan melanjutkan,


“Kemudian karena Patriak Klan dan jenius kami Huang Feng juga mengalami luka jiwa, maka aku menceritakan tentang terapi pengobatan yang tuan maksudkan ke Klan Wu itu. Patriak kami memohon kiranya tuan berkenan untuk juga melakukan terapi pengobatan ke dirinya dan Huang Feng…”


   Keadaan menjadi sunyi…..


“Tahukah patriakmu bahwa terapi pengobatan luka jiwa ini akan menguras Qi jiwa yang sangat banyak? Bahkan itu tidak dapat dilakukan hanya sekali dua kali untuk pengobatan. Minimal terapi adalah 3 kali pertemuan untuk membantu memulihkan jiwa yang telah luka” Sima Yong menatap dingin kearah Huang Chun.


   Huang Chun, pria itu menjadi gugup. Buru-buru dia menjawab,


“Patriak kami bahkan berjanji akan memberikan kompensasi apapun yang tuan inginkan..”


“Benarkah? bagaimana jika aku meminta kompensasi berupa Resep rahasia pengolahan pil Klan Huang anda? Yang aku dengar Klan Huang adalah pewaris keturunan Suku Phoenix bukan?. Pasti sebagai keturunan Ras Phoenix, klan kalian pasti memiliki Teknik dan resep-resep alkimia yang langka. Benar kan?” Sima Yong berkata dengan acuh tak acuh.


“Tentang hal ini… harus aku diskusikan dengan Patriak kami” Huang Chun terlihat ragu-ragu menjawab. “Resep dan Teknik penyaringan pil warisan Ras Phoenix?” Pria Elf didepannya ini terlalu serakah. Orang ini berniat memakan kue yang melebihi kapasitas perutnya.


   Lagipula meskipun dia memiliki buku Teknik Alkimia Klan Huang, apakah dia pikir mudah untuk mempelajarinya? Perlu bimbingan seorang Alkemis minimal peringkat Bumi untuk memahami teknik-teknik penyaringan unik Klan Huang.


   Sima Yong menatap Huang Chun yang terlihat ragu-ragu. Kemudian sambil berkelebat pergi dia meninggalkan pesan yang hanya dapat didengar Huang Chun.


“Jika Patriak kamu setuju dengan kompensiasi yang aku minta, kamu dapat menemuiku di Gudang Kemakmuran. Dan percayalah… metode pengobatan Jiwa  seperti ini tidak akan kamu dapati dari praktisi manapun di Barat sini”.


   Huang Chun terbengong-bengong Ketika melihat sosok Sima Yong yang menghilang dari hadapannya.. dari aura yang ditinggalkan Sima Yong dia dapat mengetahui kultivasi Elf itu.


“Pria muda itu bahkan memiliki kultivasi di ranah Alam Raja Bintang Dua….”


******


   Siang itu setelah menyelesaikan penulisan beberapa symbol pesanan pelanggan khusus, Sima Yong mendapat kunjungan 2 orang tamu. Ternyata itu adalah Yu Long dan Lin Hong. Memang sesuai dengan kesepakatan mereka, maka Yu Long dan Lin Hong harus menemui Sima Yong di Kota Bintang Jatuh ini.


“Kedatangan kalian berdua sangatlah tepat saat ini. Seseorang dari Klan Wu meminta pertolonganku untuk menyembuhkan luka jiwa yang dia derita. Sepertinya kalian harus menyembuhkan seseorang”.


   Ketiganya lalu pergi menuju Klan Wu. Sepanjang jalan Sima Yong memuji Kultivasi kedua muridnya dimana Yu Long telah berada di Alam Bayi Spirit 9 puncak dan Lin Hong di Alam Bayi Spirit 7 puncak. Memang Pil air liur Naga itu benar-benar membantu kultivasi mereka untuk menerobos dengan cepat. Akan tetapi SIma Yong belum puas.


   Ranah Alam Spirit Agung adalah targetnya untuk dua murid ini. Wilayah Kota Bintang jatuh ini terlalu banyak menyembunyikan naga-naga muda. Terlalu berbahaya dengan kultivasi Alam Bayi Spirit untuk berkeliaran di tengah Kota ini.

__ADS_1


   Ketika berada di Klan Wu, Patriak Klan Wu dan Elder Wu Wangtian langsung datang dan menyambut kedatangan Sima Yong dengan kedua muridnya itu.


“Tuan muda Sima Yong, siapakah gerangan dua orang yang Bersama anda ini?” Patriak Wu Jian-Long berhati-hati untuk bertanya. Dia takut jangan sampai menyinggung perasaan Sima Yong. Kenyataannya memang Klan Wu selalu menerapkan kehati-hatian didalam menerima tamu. Mereka sangat menjaga rahasia Klan dan tidak pernah mengundang seseorang yang tidak berhubungan secara khusus dengan elit klan itu.


“Patriak Wu Jian-Long. Mereka berdua ini adalah muridku. Mereka yang akan membantuku untuk melakukan terapi Kesehatan mental Wu Zhen nanti”.


   Patriak Klan Wu kemudian meminta maaf karena telah menaruh curiga Ketika melihat dua orang yang tidak dikenalnya Ketika datang bersama Sima Yong.


   Tidak lama kemudian, Sima Yong dan kedua muridnya telah berada di dalam kamar  Wu Zhen. Sima Yong jiwa memeriksa pria itu, memang jiwa orang ini terluka berat. Wu Zhen sendiri masih terlihat menutup matanya. Sima Yong menggelengkan kepala pertanda prihatin.


“Patriak Klan Wu, sebenarnya Ketika memberikan terapi jiwa ini tidak ada hal yang pantang untuk orang lain melihat ritual. Namun beberapa klien merasa keberatan jika proses penyembuhan di tonton orang lain”.


“Namun jikalau Patriak dan Elder Wu ingin melihat proses terapi jiwa dengan menggunakan Musik Kematian dan Tarian Jiwa, aku dapat memberi ijin kalian berdua untuk mengamati. Siapa tahu ada hal baik yang dapat anda petik Ketika mendengar terapi ini”


“Benarkah??” Patriak Wu Jian-Long dan Elder Wu tersenyum cerah Ketika diijinkan untuk melihat proses terapi secara sihir itu.


   Dengan sebuah kode, Sima Yong kemudian mengisyaratkan Yu Long dan Lin Hong memulai terapi jiwa. “Tringg…” music dimainkan, jari-jemari di gerakkan dan keajaiban-keajaiban yang dilakukan secara sihir seketika memukau perasaan Elder Wu dan Patriak Klan Wu.


   Ketika sebuah lambaian tangan Lin Hong memunculkan bunga-bungaan bermekaran, terdengar keluhan pelan dari Elder Wu dan Patriak Klan Wu. Perasaan mereka terasa nyaman sekali. Bagaikan seorang anak bayi dalam pelukan orang tua rasanya. Kepala mereka bahkan sampai mengeluarkan asap berwarna putih.


   Rupanya kedua praktisi itu ketika menyaksikan proses penyembuhan jiwa, mereka turut merasakan manfaat dengan mendengar music dan tarian jiwa. Beberapa luka-luka kecil di jiwa mereka serasa ikut terobati ketika mereka mengikuti terapi jiwa ini.


   Wu Zhen yang tadinya hanya menutup mata tanpa reaksi, saat itu terlihat menunjukkan senyum di bibirnya. Bahkan mata nya pelan-pelan terbuka. Dia kemudian memandang sekelilingnya, dan setelah tahu bahwa dirinya merasa lebih baikan setelah mendengar lagu-lagu penyejuk jiwa, disusul pemandangan tarian jiwa Lin Hong yang menunjukkan keajaiban-keajaiban dunia sihir jiwa, Nafas Wu zhen menjadi lebih teratur.


   Setelah dua jam sesi terapi jiwa itu berlalu, Patriak Klan Wu dan Elder Wu masih terlihat memejamkan mata. Sepertinya mereka berkultivasi membersihkan kerak-kerak luka di jiwa yang terluka. Perasaan jiwa seakan sembuh membebani seluruh hati mereka.


   Ketika pada akhirnya Patriak Klan dan Elder Wu membuka mata, wajah mereka terlihat sangat berseri-seri. Begitu banyak kata-kata yang ingin diucapkan oleh mereka berdua, akan tetapi pengaruh music dan tarian tadi masih memberi kenyamanan di Jiwa mereka. Satu-satunya komunikasi adalah mereka hanya bisa tersenyum Bahagia pertanda terima kasih.


******


   Ketika Sima Yong dan kedua muridnya sedang ngobrol santai di taman Klan Wu, seseorang menghampiri Sima Yong. Dia adalah Huang Chun seseorang dari Klan Huang.


“Tuan… Patriak kami menyetujui kondisi yang anda mintakan” Huang Chun datang memberi salam dan menyatakan bahwa Patriak bersedia dengan syarat yang diajukan Sima Yong semalam.


   Sima Yong tersenyum didalam hati. Pekerjaan sebagai penulis rune dan prasasti, alkemis dan penyembuh jiwa ini banyak sekali memberi keuntungan.


“Kalau begitu tolong sampaikan ke Patriak kamu, bahwa aku dan kedua muridku akan berkunjung ke Pavillion kalian di Klan Wu ini. Katakan wakyunya adalah sore nanti. Saat ini biarkan kami beristirahat dahulu” Sima Yong tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya.


   Orang-orang dari Klan Huang memang menginap di Pavillion tamu Klan Wu. Klan sWu ebagai salah satu Sekte Bintang Lima, tentu saja memiliki berbagai akomodasi yang komplit untuk menjamu tamu undangan dalam jumlah yang banyak.


******


   Ketika Patriak Klan Wu dan Elder Wu telah menyelesaikan meditasinya, mereka keluar dan menemui SIma Yong.


“Tuan Muda Sima Yong… aku tidak tahu akan berterima kasih bagaimana lagi kepada anda. Terapi jiwa Musisi itu bahkan ikut memberi asupan bagi jiwaku yang mengalami-luka-luka dalam pertempuran yang telah lama lewat”


Elder Wu bahkan menambahkan,

__ADS_1


“Benar sekali teman kecil, seandainya aku tidak mendengar terapi music dan tarian itu, aku tidak mengetahui ternyata didalam diriku ada luka-luka jiwa lama dan menggerogoti jiwaku secara perlahan-lahan. Aku pribadi mengucapkan terima kasih atas terapi ini”


   Kedua pria klan Wu itu memuji-muji Sima Yong dan kedua muridnya itu. Ketika Sima Yong mengatakan bahwa sore ini dia memiliki janji dengan Patriak Klan Huang, Patriak Wu Jian-Long masih sempat menanyakan sesuatu yang ganjil,


“Tuan muda Sima… yang menjadi pertanyaanku adalah mengapa terapi jiwa yang sebaik ini memiliki nama yang menyeramkan? Musisi Kematian…?”


   Sima Yong dan kedua muridnya itu tidak tahu haruskah tertawa atau menangis. Namun Elder Wu menyela dan berkata,


“Jian-Long… tidakkah anda pernah membaca di teks-teks kuno bahwa Teknik ini pada awalnya digunakan untuk pertempuran membunuh dengan serangan jiwa? Fungsinya kemudian di rubah selain untuk membunuh maka bisa juga untuk menyembuhkan”


   Wu Jian-Long hanya terdiam Ketika Elder Wu menjelaskan dengan ketus tentang hal itu….. Sima Yong kemudian menjanjikan bahwa Yu Long dan Lin Hong akan datang 3 hari kemudian untuk melanjutkan terapi kepada Wu Zhen. Dia mengharapkan setelah dua kali pertemuan nanti, Wu Zhen dapat sembuh dan mengikuti perburuan di Domain Elf abu-abu nanti.


******


   Setelah sore menjelang Sima Yong dan kedua muridnya pergi ke Pavillion tamu di Klan Wu untuk melakukan pengobatan jiwa kepada Patriak Huang Jing dan Huang Feng. Tidak banyak kata yang dapat di katakan oleh kedua orang itu. Perawatan penyembuhan jiwa dengan music dan tarian itu amatlah membantu penyembuhan luka jiwa mereka.


   Setelah selesai terapi, Patriak Klan Huang menyerahkan sebuah giok slip berisi Salinan Teknik penyaringan dan resep-resep alkimia, Sima Yong menjanjikan bahwa mereka akan berkunjung lagi untuk terapi selanjutnya. Sama dengan terapi menyembuhkan Wu Zhen, maka untuk menyembuhkan trauma jiwa kedua orang itu masih akan membutuhkan dua kali kunjungan.


   Sore itu di Gudang Kemakmuran Sima Yong menyentuh Slip Giok dari Klan Huang. Pikirannya terhenti ketika membaca sebuah resep pembuatan Pil yang bernama “Pil Qi menaikan Langit”.


Pil ini adalah sebuah pil tier lima. Pil ini berfungsi untuk mempush praktisi yang berada di ranah akhir Alam Bayi Spirit untuk secepatnya menerobos ke Alam Spirit Agung.


   Merasa bahwa kultivasi kedua muridnya masih belum juga menerobos ke Alam Spirit Agung, maka Sima Yong berniat untuk menyaring pil tier lima ini. Dia langsung masuk ke domain pagoda Bersama Yu Long dan Lin Hong.


   Setelah sima Yong mencari-cari bahan-bahan untuk penyaringan Pil Qi menaikkan langit di rak bahan herbal, dia segera melakukan proses penyaringan. Sehari penyaringan di dalam domain pagoda, hanya membutuhkan beberapa jam di dunia luar. Ketika empat pil telah selesai di saring, kedua muridnya itu langsung menenggak masing-masing satu pil. Mereka di minta berkultivasi untuk menerobos didalam pagoda. Sima Yong sendirian keluar dari Domain itu.


******


   Beberapa hari kemudian, Kota Bintang Jatuh terlihat semakin ramai saja. Terlihat banyak sekali praktisi-praktisi yang bukan merupakan penghuni kota yang berseliweran di jalanan kota. Dampak dari perburuan di domain Elf abu-abu membuat banyak sekali wisatawan yang berniat untuk menonton keramaian itu. Bahkan tidak sedikit diantara pengunjung itu yang berniat untuk secara diam-diam menyusup kedalam domain ketika perburuan dibuka nanti.


   Sima Yong menerima pesan melalui jimat telekomunikasi dari Patriak Ouyang Tianlu untuk bertemu. Ouyang Tianlu membawa dua orang jenius Klan Ouyang yang bernama Ouyang Piao dan Ouyang Qing. Keduanya berada di ranah Alam spirit Agung Bintang delapan.


“Sepertinya diantara semua jenius 6 Sekte Bintang Lima ini, Klan Ouyang adalah yang paling rendah kemampuan Kultivasinya. Bersyukur Setelah Elder Klan Ouyang mencapai Alam Raja, Patriak Klan yang akan berkultivasi menembus Alam Raja nanti”


“Jika Klan Ouyang tidak berbenah diri, niscaya Sekte Terang akan menggeser Klan Ouyang dari persatuan Sekte Bintang Lima nanti” demikian pemikiran Sima Yong. Namun dia tidak menyampaikan hal itu kepada Patriak Klan Ouyang, melainkan menyimpan nya didalam hati.


   Ketika itu Sima Yong sedang dijamu oleh Patriak Klan Ouyang di Restoran Youya. Turut Bersama mereka selain dua anak muda Klan Ouyang, terlihat Lin Hong dan Yu Long juga hadir dalam perjamuan itu.


   Yu Long terlihat telah menembus Alam Spirit Agung Bintang Dua sedangkan Lin Hong di ranah Alam Spirit Agung awal. Dua hari penuh kutivasi penerobosan membuktikan bahwa resep dan Teknik Alkimia Klan Huang sangat tidak terduga. Tidak sia-sia mereka menyebut diri sebagai keturunan ras Feniks yang memang ahli didalam kultivasi Alkimia.


   Sebagai Restoran kelas satu di Kota Bintang Jatuh, Restoran Youya menyajikan daging-daging magical beast (hewan Ajaib) hasil perburuan di Wilayah Barat sini. Tentu saja dengan penyajian daging hewan langka ini, maka harga yang di patok amatlah tinggi untuk hidangan daging magical beast. Hal ini disebabkan daging magical beast amat langka, khasiat dari memakan daging langka itu adalah memupuk energi Qi didalam tubuh praktisi beladiri.


   Ketika sementara menikmati hidangan mereka, Patriak Ouyang membisikkan sesuatu,


“ Lihatlah ….. Pria yang baru saja datang bersama dua orang itu berasal dari Klan Lai keturunan Macan Putih. Yang bertubuh paling tinggi itu Bernama Lai Chongde, dia merupakan jenius utama Klan Lai. Ranah kultivasinya adalah Alam Raja Bintang satu”.


“Sedangkan kedua kawannya masing-masing Lai Cuan dan Lai Anguo dengan kultivasi Alam Spirit Agung Bintang Sembilan dan Delapan. Klan Lai mendapat jatah delapan slot karena kekuatan klan mereka lebih tinggi dari Klan Ouyang… Klan Lai memiliki Teknik pertempuran tingkat tinggi yang berspesialisasi dalam Teknik Telapak Tangan ”

__ADS_1


   Semua orang melirik sebentar kearah tiga orang muda yang memasuki lantai dua di Restoran Youya. Masing-masing peserta perburuan itu mulai membandingkan kemampuan diri sendiri dibanding kutivasi tiga orang yang masuk restoran itu…..


*Bersambung*


__ADS_2