Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
The Next Level Niat Pedang Hati Suci.


__ADS_3

Mao Yuwen Kembali mengeksekusi Pukulan Telapak  Serangan ke lima. Dengan teriakan membahana dia melancar serangan ke lima Dragon Flame Palm


“Telapak Long Huo serangan ke lima….. Api Naga Neraka Melibas Ekor”


Sebuah pukulan telapak yang ganas Kembali keluar dari tangan Mao Yuwen. M3ski dia terlihat mulai terdesak oleh Teknik Melukis Nirwana pukulan ke lima, namun mahluk iblis itu masih juga mampu bertahan. Dia mengeluarkan serangan yang masih dia sembunyikan. Bahkan saat sekarang dia balik menyerang Sima Yong.


“Serangan ke enam….. Ratapan Bidadari Nirwana…!!”


Sima Yong telah menarik lima helai aura pedang lalu kemudian kembali memunculkan sebuah aura pedang besar yang berdengung sangat keras. Saking kerasnya sampai-sampai penonton pertempuran di Bukita berbatu itu banyak banyak yang jatuh pingsan. Begitu kuatnya tekanandengungan aura pedang tersebut.


“Pergilahh…..”


Mantra pedang dilepaskan ..... pergi dengan cepat menyambut serangan Telapak kelima Api Naga Neraka Melibas ekor itu.


Kembali suara benturan keras yang di akibatkan ledakan dua kekuatan besar itu.... menimbuljan suara menggelegar.


Keduanya praktisi itu terlempar mundur. Bukit Batu itu mulai retak-retak karena terkena aura Pedang dan Telapak iblis itu.


Hening sejenak….. Sima Yong terlihat berdiri di sebelah Timur puncak bukit dan Mao Yuwen di sisi Barat puncak bukit.


“Rasanya aku telah meremehkan kalian ras manusia. Namun kali ini anda betul-betul harus mati"


"Kekuatan seperti anda akan membahayakan ras kami di masa datang nanti”


Mao Yuwen kemudian mengeluarkan dua buah sarung tangan hitam. Ketika dia mengenakan sarung tangan itu, nampak semacam taring Panjang berjumlah 3  buah keluar dari sarung tagan Ketika dikepal. Taring itu sebenarnya semacam pedang yang sengaja dibentuk secara aneh.


********


“Anda harus merasakan teknik rahasia ras iblis ini… hehehe…”


Disisi sebelah sana, Sima Yong juga menganalisa dan mengadakan persiapan untuk menghadapi serangan pamungkas dari Mao Yuwen.


Mao Yuwen kemudian terlihat mengepalkan tangannya dan berseru,


“Teknik Cakar Tengkorak Darah…..”

__ADS_1


Sebuah aura hitam pekat membentuk terngkorak.... aura yang terbuat dari api berwarna Merah dan Biru itu meledak secara eksplosive.


Lalu Mao Yuwen menggerakan kedua tangannya dengan gerakan saling menyilang dan melompat tinggi ke udara..... serangan itu memiliki kecepatan sangat tinggi. Bayangan serangan yang mengamcam kearah Sima Yong.


Sima Yong tiba tiba merasa diingatkan oleh sesuatu. Teknik Pedang ini adalah teknik yang pada akhirnya mengambil nyawa Masternya Suma Chen. Maka tanpa menahan diri, dia menutup mata… pikirannya dibuat sejernih mungkin. Gerakan yang dilakukan adalah memanggil niat pedang.


Sambil komat kamit membacakan mantra yang kira kira berbunyi seperti ini,


“Pedang adalah pedang… pedang adalah senjata tidak bermata namun mata hati dapat mengendalikannya”


Dari dalam tubuh Sima Yong keluar semacam aura kental menyerupai asap. Asap itu pada akhirnya terlihat seperti bentukan roh seorang Wanita yang memegang.


Pedang Hati Rembulan saat itu telah berada ditangan kanannya.


Ini adalah Niat Pedang Next Level yaitu Niat Pedang Hati Suci.


“Istirahaatttt…..”


Begitu Sima Yong selesai mengucapkan mantra niat pedang, kedua tangannya melambai kedepan dan aura kental dalam wujud Wanita cantik itu menyerbu kearah aura tengkorak api buatan ras iblis.


Benturan yang terjadi tidak menimbulkan dentuman atau bunyi yang menggelegar. Akan tetapi itu adalah bunyi menyerupai kejadian seperti seseorang memotong batang pohon yang lembut hingga terbelah dua.


Kejadian itu berlangsung cepat sekali. samlai sampai semua penonton menahan nafas dengan mata melotot. Tidak ada yang mau melewatkan moment puncak.


Saat itu, suasana hiruk pikuk di puncak bukit bebatuan yang telah hancur ini menjadi sepi…… terlihat hanya kepulan debu.


Semua orang menantikan. Semua ingin melihat siapakah pemenang duel diantara kedua praktisi Alam Spirit Agung.


Ketika pada akhirnya kepulan debu menghilang dari pandangan mata, semua melihat sosok berbaju hijau Sima Yong berdiri tegak. Sementara roh wanita dengan Pedang Hati Rembulan masih melayang diatas kepalanya.


Disisi Barat sana, masih juga berdiri sosok iblis Mao Yuwen. Akan tetapi nampak jelas tanda irisan pedang di tenggorokan iblis itu. Darah yang mengalir tiada henti dari irisan pedang.


Mao Yuwen Panglima Perang Ras iblis akhirnya meregang nyawa di tangan praktisi bela diri kekaisaran Great Ying yang Bernama Sima Yong itu.


Bisik-bisik antara penonton yang terdiri dari Kultivator Kota Linghua terjadi,

__ADS_1


“itu adalah serangan menggunakan niat pedang next level Pedang hati suci’


“Seumur hidup baru sekali ini aku melihat dengan mata sendiri penerapan Niat Pedang. bahkan itu di next level”


“Apakah dia ini adalah raja pedang? hanya raja pedang yang mampu memahami niat pedang”


“Beberapa tahun silam pernah terdengar kabar seorang jenius dari sekte Pedang Awan yang memahami niat pedang. ini adalah orang yang berbeda bukan”


“jelas sekali dari warna rambut, sosok jenius Sekte Pedang Awan itu berbeda dengan pria Bernama Sima Yong ini”


Menjelang pagi, seisi Kota Linghua dibuat gempar dengan berita tentang pria Bernama Sima Yong yang menewaskan Praktisi Ras Iblis. Teknik yang digunakan adalah Pemahaman Niat Pedang next level.


Lalu berita itu mulai menyebar ke kota lain yang berdekatan dengan Kota Linghua. Begitu seterusnya cerita ini berkembang.mIsi berita adalah, telah muncul seorang praktisi pedang yang kemudian dijuluki Raja Pedang berbaju hijau. Raja pedang berbaju hijau membunuh Panglima Perang Ras iblis didalam pertempuran yang sangat luar biasa.


*******


Sima Yong saat itu memeriksa cincin spasial milik Mao Yuwen. Selain berisi dua puluh ribu baru energi, terdapat juga beberapa teknik kultivasi. Sima Yong tidak tertarik dengan teknik kultivasi itu, karena semua adalah jenis teknik kultivasi kegelapan.


Namun dua sarung tangan yang dapat membentuk semacam cakar atau taring itu disimpannya didalam cincin spasial.


Selain beberapa hal disbutkan diatas, Sima Yong juga menemukan sebuah token berbentuk segi empat. Diatas token itu tergambar pola-pola yang Sima Yong tidak mengerti. Instingnya mengatakan bahwa token berpola rumit ini sangatlah penting. Dia harus mencari tahu apa gerangan rahasia dibalik token ini.


Pikirnya, kelak ketika dia berada di Menara Langit, dia akan meminta informasi mengenai rahasia dibalik token berpola rumit ini.


Setelah melemparkan sebuah jimat penghancur ke tubuh Mao Yuwen, Sima Yong berbalik dan Kembali ke tempat dia menginap.


********


Pagi-pagi benar Sima Yong meninggalkan hotel tempat dia menginap dan menuju ke pusat pelayanan Magical Beast yang akan membawanya ke Ibukota Azalea.


Karena menghindari publikasi dan demi kenyamanan, saat ini dia mengenakan dou peng guna menutupi seluruh penampilannya. Dia benar-benar mengalami perubahan dan tidak akan mudah dikenali orang lain.


Ketika akan melakukan pembayaran, Sima Yong menyodorkan sebuah lencana perkumpulan Simbol Master. Sebuah lencana Simbol Master Bumi karena dia hanya memiliki lencana kelas itu sebagai tamda anggota Lembaga simbol master.


Penjaga tiket layanan Magical Beast menjadi sangat sopan dan hormat Ketika tahu bahwa yang berdiri didepannya adalah seorang symbol master Bumi. Tidak akan pernah seorang pun berani untuk bertindak gegabah dihadapan symbol master.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2