
Hari itu Wang Yong diajak oleh Baron Wei untuk berjalan-jalan di Kota Runya Oira. Selama perjalanan itu banyak hal menarik yang dilihat oleh Wang Yong. Seperti Ketika dia melihat dua sosok Elf kembar tengah bernyanyi kepada sebuah pohon, sehingga pohon tersebut terlihat membentuk anak tangga baru yang menghubungkan tempat tinggal kedua Elf itu dengan jalan setapak yang menghubungkan satu rumah dengan rumah lainnya.
Ada juga dia melihat sesosok peri yang tengah duduk termenung sambil tersenyum, berlama-lama sambil mengamati seekor kupu-kupu yang terbang mengelilingi dirinya. Entah apa yang dikerjakan oleh Elf itu dia sungguh tidak memahami.
Lalu kemudian setelah mereka menapaki jalan penuh aroma harum bunga mawar yang menjadi kanopi jalan, akhirnya mereka tiba di sebuah rumah pohon yang terbilang cukup besar. Diatas rumah tersebut terpampang dengan jelas tulisan “The house of Niu Gazian” atau “Kediaman Elf Niu Gazian”
Hal menarik pertama yang dilihat oleh Wang Yong adalah Elf itu terlihat seperti menempa sebilah senjata dengan menggunakan tangan. Wang Yong sungguh merasa heran. Bukankah Elf ini adalah sosok yang sangat piawai menggunakan sihir?
Bahkan sihir yang mereka lancarkan umumnya tanpa mengucapkan mantra secara keras layaknya seseorang dari ras manusia ketika merapalkan atau menjalankan teknik ilusi atau kekuatan mental. Namun Wang Yong tidak berani menanyakan hal itu kepada Baron Wei.
“Salam untukmu Niu Gazian sang Blacksmith Elf penyihir sang pembuat segala. Semoga Bintang-bintang melindungimu” Baron Wei menyapa Niu Gazian terlebih dahulu dengan membungkuk dengan posisi tangan didada.
Elf si pandai besi itu menghentikan pekerjaannya sebentar lalu membalas sapaan Baron Wei. Kemudian dia dengan acuh tak acuh melanjutkan pekerjaannya menempa sebuah besi yang berada didepannya.
Ketika Baron Wei baru saja akan memperkenalkan Wang Yong kepada Pandai besi itu, tiba-tiba seekor kucing yang gundul tanpa sehelai bulu bersuara,
“Wahai ksatria manusia, apalah kamu datang kesini untuk memenuhi takdirmu?”
Wang Yong sungguh terperanjat Ketika mendapati seekor kucing yang gundul tanpa sehelai bulu itu dapat berbicara.
Terlebih lagi kucing itu sepertinya mengajak dia untuk bercakap-cakap. Wang Yong lalu mencoba untuk ber komunikasi dengan kucing penyihir Bernama Delfaa (delfaa berarti puji-pujian).
“Salam untuk mu hai sosok yang penuh keanggunan. Benar diriku adalah ras manusia. Namaku adalah Wang Yong. Aku datang ke domain ini sesuai dengan Amanah dari Tuanku Master Suma Chen"
"Mengenai apakah takdir itu? Aku tidaklah terlalu mengerti. Dapatkah dirimu menjelaskan kepadaku mengenai takdir yang kau sebutkan itu?”
Delfaa lalu menjawab pertanyaan Wang Yong,
“Takdir itu akan terungkap dengan sendirinya. Tinggal seberapa besar anda akan mampu memenuhi panggilan takdir. Aku sebagai seorang peramal ini tidak lah memiliki hak untuk membuka rahasia langit kepadamu"
"Namun aku berharap bahwa dirimu sang satria muda dari ras manusia akan tabah dan mampu menjalani takdir itu”
Setelah Delfaa mengucapkan kata-kata yang sulit dimengerti oleh Wang Yong, dia lalu berkata bahwa dia menjadi kelelahan saat ini.
Lelahnya itu karena dia baru saja melakukan spy atas masa depan Wang Yong. Namun sebagaimana rata-rata kaum Elf, kucing penyihir itu berbicara terlalu berbelit-belit dan sulit dipahami maksud kata-katanya. Wang Yong mencoba menganggukan kepala.
__ADS_1
Elf pandai besi Niu Gazian itu juga menghentikan kegiatannya menempa senjata di depannya, ketika mendengar kata-kata Delfaa. Lalu kemudian dia merangkai kalimat, kata-kata ini meluncur dari bibirnya,
“Anda adalah ras manusia. Dan anda adalah seseorang yang akan menjadi istimewa di masa depan. Aku juga merasa sesuatu aura yang aneh sulit dipahami, memancar keluar dari dirimu"
Wang Yong merasa heran dengan kata-kata Niu Gazian itu. Sementara Baron Wei sama sekali tidak membantunya untuk memberi penjelasan apapun.
Kebiasaan Kaum Elf memang seperti itu. Mereka lebih suka menghemat kata-kata,
“Salam untukmu Sang Elf Pandai Besi. Semoga Bintang-bintang menaungimu yang tua ini”
Wang Yong memberi tanda penghormatan kepada Elf itu.
Niu Gazian terlihat senang dengan tata krama Wang Yong yang pertunjukkan Manusia kecil didepannya ini mampu mengikuti tata krama kaum Elf yang penuh keanggunan.
Lau Niu Gazian membalas kata-kata Wang Yong,
“Kucing penyihir itu, Delfaa, tidak pernah gagal dalam hal meramal. Aku yang tua ini merasa terberkati bertemu seseorang dimasa datang akan menjadi yang sosok yang istimewa"
Hening sejenak..... hanya terdengar desir angin yang bergerak diantara bunga-bunga kanopi jalan setapak. Saking hening, suara desir angin terdengar bagaikan suara bisikan senandung yang memabukkan.
"Katakan padaku apa maksud kedatanganmu wahai satria manusia?”
Namun setelah dia mengingat pesan Baron Wei bahwa pandai besi ini bukan sosok yang suka berbasa basi, maka dia pun mulai mengutarakan isi hatinya.
“Jikalau demikian adanya, biarlah aku yang muda ini mengemukakan isi hatiku. Ku dengar bahwa Elf Niu Gazian adalah sesosok elf yang sangat mumpuni didalam pembuatan berbagai jenis barang berkualitas yaitu benda-benda roh”
“Pelatihku Baron Wei yang saat ini sementara melatih aku dengan kemampuan sihir tinggi. Teknik-teknik itu sangatlah menguras energi"
"Sekali membacakan mantra sihir-sihir itu tenaga ku terkuras habis. Well.... Kudengar bahwa sebuah Teknik yang diciptakan oleh Anda Elf Niu Gazian akan mampu menyimpan energi sebagai cadangan di cincin yang Bernama Cincin Mutiara Kehidupan……”
sampai disitu Wang Yong terhenti.
“Anda, seorang satria ras manusia bermaksud memintaku untuk membuatkan Cincin Mutiara Kehidupan bukan?” Niu Gazian langsung to the point.
“Benar sekali Elf pandai Besi Niu Gazian. Aku mengharapkan anda dapat memberi kesempatan diriku untuk memiliki cincin Mutiara Kehidupan” jawab Wang Yong sambil merendah.
Dia berdoa semoga keberuntungan dari Bintang-bintang menaunginya.
__ADS_1
Elf pandai besi itu hanya diam. Namun mata nya yang terlihat berwarna kebiruan bagaikan lautan yang sulit diukur kedalamannya itu menjelajahi mata Wang Yong.
Dia menatap lama sekali dan tidak berkata apapun. Wang Yong menjadi risih Ketika ditatap seperti itu, akan tetapi dia berusaha untuk bersikap sewajarnya.
Setelah beberapa saat, Niu Gazian kemudian berkata,
“Aku Elf tua ini percaya akan ramalan Delfaa kucing penyihirku itu. Delfaa tidak pernah salah untuk menilai. Oleh karena itu aku bersedia memberikanmu Cincin Mutiara kehidupan”
“Untuk saat ini aku belum memikirkan dirimu manusia akan membayar dengan apa harga Cincin Mutiara Kehidupan itu"
"Namun permintaanku adalah kelak dimasa depan, Ketika anda telah menjadi seseorang yang istimewa, aku akan memintamu mengerjakan 3 hal untuk diriku”
“Tiga hal permintaanku itu bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan. Itu adalah tugas yang aku belum sempat kerjakan selama aku bertualang di domain manusia ratusan tahun yang lalu”
Wang Yong menganggukkan kepala. Prinsipnya sepanjang tugas itu adalah tugas yang tidak bertentangan dengan hal yang umumnya berlaku, dia tidak akan keberatan melakukannya.
“Aku bersedia melakukan tugas yang Anda inginkan di masa datang, sepanjang tugas tu tidaklah bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku” kata Wang Yong.
Suasana yang tadinya kaku, saat ini menjadi terasa hangat. Elf pandai besi itu tersenyum puas karena anak manusia itu begitu santun selama bertukar pikiran dengannya.
Kedua belah pihak terlihat sama-sama puas akan perjanjian itu. Wang Yong sendiri merasa heran atas sikap Niu Gazian yang terasa agak eksentrik itu.
Elf itu berjanji akan memberi Wang Yong suatu benda roh yang berharga dan akan dibayar nanti dimasa depan dengan tiga buah tugas.
Namun di luar dari pada rasa herannya, dia sangat berbahagia karena pada akhirnya akan memiliki benda yang kelak nanti akan sangat membantunya didalam suatu pertempuran besar.
“Katakan Baron Wei, anak muda satria manusia ini apakah masih dalam masa pelatihan dengan anda?”
Baron Wei membenarkan pertanyaan Niu Gazian. Dia mengatakan bahwa mereka barulah dalam tahap awal pelatihan yaitu pemahaman sihir oleh Wang Yong. Dan itu sama sekali belum apa-apa dibanding semua kurikulum pelajaran yang akan dia ajarkan ke Wang Yong.
Mereka bahkan belum sama sekali berlatih untuk kemampuan fisik yaitu kultivasi. Menurut Baron Wei, pelatihan sihir Wang Yong sangat penting karena kekuatan jiwa anak muda manusia itu sangatlah kuat.
Perkara pelatihan fisik akan menyusul kemudian dimana Wang Yong akan dilatih di Menara Phoenix Salju yang memliki 7 tingkat itu. Menara itu adalah tempat pelatihan khusus yang dibuat Elf Raja Pedang untuk generasi berikutnya berkultivasi.
Blacksmith Niu Gazian mengutarakan keinginannya yaitu agar setelah selesia berlatih sihir dengan Baron Wei, Wang Yong dapat membantu Niu Gazian dalam menempa Cincin Mutiara Kehidupan nanti.
Alasannya karena pembuatan cincin itu perlu campur tangan pemilik cincin agar terjadi harmonisasi antara cincin dengan pemilik (Wang Yong). Baron Wei memberi izin akan hal itu.
__ADS_1
Wang Yong sendiri terdiam sambil termenung ketika mendengar bahwa pelatihannya ini belumlah apa-apa. Padahal begitu banyak kemajuan yang dia rasakan. Salah satu efek adalah setelah berbulan-bulan berlatih Irama Kematian itu, kemampuan kultivasi mentalnya telah meningkat setara dengan Simbol Master Bumi level 4. Jika dia tekun berlatih, kemungkinan Simbol Master Surgawi telah menantinya.
*Bersambung*