Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pertempuran Dahsyat Di Angkasa


__ADS_3


Keadaan didalam ruangan lelang itu menjadi gempar. Lelang lima buah jimat yang dbuat oleh Ahli Simbol Surgawi level tiga itu sangatlah mengejutkan mereka.


Tidak pernah exist keberadaan seseorang praktisi yang memiliki kemampuan Simbol Master Surgawi di Barat sini. Dan kali ini baru pertama kali mereka melihat jimat buatan Simbol Master Surgawi.


Memang kenyataan nya bahwa kebanyakan peserta lelang adalah datang dari sekte-sekte kelas tiga. Jika itu sekte kelas empat maka barangkali di seket kelas empat atau lebih seperti itu mungkin memiliki persediaan jimat kelas surgawi meski tidak banyak.


Karena itu semua kembali lagi ke kenyataan bahwa di Wilayah Barat sangat sulit menemukan ahli yang mengolah Simbol seperti di wilayah utara.


Seketika ruang Pelelangan di Asosiasi Tombak emas itu penuh dengan kemilau cahaya ketika jimat komunikasi di kirimkan oleh sekian banyak praktisi didalam ruangan sebagai pemberitahuan ke sekte sekte mereka.


Jimat komunikasi tersebut di tujukan ke ketua sekte kelas tiga maupun ke keluarga kerajaan rata-rata memiliki isi yang hampir serupa,…


“Pelelangan kelas surgawi di Asosiasi Tombak Emas. Tiga Jimat Selaksa Guntur dan Dua jimat Fatamorgana. Semua dikerjakan oleh Simbol Master Surgawi Level tiga. Harga pembukaan 10.000 energi stone kelas menengah…”


Seketika kota-kota di sekitar Kota Keindahan Dunia Barat menjadi gempar. Informasi melalui jimat telekomunikasi itu telah membuat gempar.


Keneradaan Jimat kelas Surgawi di lelang oleh Asosiasi Tombak emas sangat menarik minat Ketua-ketua Sekte. Dan Ketua Sekte-sekte kelas tiga itu membalas dengan juga menggunakan jimat telekomunikasi dengan isi.


“Bali dengan berapapun Energi Stone yang kamu punya. minimal satu jimat….”


Asosiasi Tombak Emas Cabang Kota Keindahan Dunia Barat dalam waktu singkat menjadi salah satu kota yang terkenal karena mampu mengadakan transaksi penjualan jimat langka dari kelas surgawi.


******


Di ruangan lelang Asosiasi Tombak Emas…. Jimat Fatamorgana di awal lelang, pada akhirnya jatuh pada seorang Perwira Kerajaan Keindahan Dunia Barat dengan harga 25.000 menengah.


Karena penjualan pertama harga teringgi adalah 25.000 energi stone menengah, maka pada pelelangan Jimat Fatamorgana kedua, harganya makin meningkat. Jimat kedua pada akhirnya laku seharga 35.000 energi stone menengah.


Ketika Jimat Selaksa Guntur di lelang, seorang Penatua dari Sekte Kelas tiga di Wilayah Barat itu memborong ketiganya. Jimat Selaksa Gutur jatuh ke Penatua tersebut dengan harga 150.000 Energi Stone menengah.


Wajah Penatua tersebut terlihat sangat puas. Dia bahagia dapat melapor ke Ketua sektenya bahwa dia memenangkan lelang Jimat Surgawi Selaksa Guntur di lelang hari ini.


Ketika Giliran lelang tiba atas sebuah gulungan berisi informasi keberadaan Kristal Magenta, keadaan Kembali menjadi ribut.


“Informasi keberadaan Kristal Magenta ini hanya dapat menangkan oleh seseorang dengan pembayaran secara barter. Pemiliki informasi akan meberi tahukan siapa pemenang lelang yang menawarkan barang paling dia butuhkan”.


Gadis Promosi itu segera membuka lelang tentang informasi kristal magenta. Terdapat lima orang yang menawar informasi barang tersebut termasuk Sima Yong.


Sebagai salah satu penawar lelang Sima Yong memilih alat pembayaranbarang berupa Jimat Simbol Esensi yang dapat di tempelkan di Senjata dan akan memperbaiki kemampuan senjata tempur hingga bertambah sebesar 38 %.


Tentu saja dengan pembayaran sebagus itu Sima Yong memenangkan lelang tersebut dengan pembayaran Jimat Simbol Senjata untuk pemakaian secara permanen.


Akan tetapi tentu saja mengenai proses menorehkan Jimat di Senjata, harus di kerjakan seorang Ahli Simbol minimal kelas Bumi. Kisah tentang proses penorehan Simbol di senjata seperti ini akan dikisahkan di bagian lain cerita.


******

__ADS_1


Setelah memenangkan lelang atas informasi keberadaan Kristal Magenta itu, Sima Yong lalu menyelesaikan  Administrasi penukaran item lelang informasi Kristal Magenta tersebut.


Dia memberikan sebuah Jimat Simbol sebagai pembayaran kepada petugas administrasi dan mengambil gulungan berisi informasi keberadaan Kristal Magenta.


Petugas juga menyodorkan 210.000 energi stone harga lelang lima jimat. Nilai itu setelah dipotong Fee untuk Asosiasi Tombak Emas. Sima Yong tersenyum lalu memasukkan eenergi stone itu kedalam cincin spasial.


Kemudahan dan kelebihan seorang Simbol Master adalah dengan mudah menjadi kaya. Item Simbol dan Jimat yang di buat Simbol Master amatlah laku di pasaran.


Sima Yong kemudian membuka gulungan informasi mengenai keberadaan Kristal Magenta. Dijelaskan disitu bahwa Kristal Magenta adalah sebuah kristal yang pernah muncul di belahan Barat wilayah ini, yaitu di sebuh gunung yang Bernama Gunung Zushan.


Pemberi informasi memberi catatan bahwa di daerah Gunung Zushan adalah tempat yang sangat rawan dimana banyak sekali hewan-hewan Ajaib peringkat King keatas.


Bahkan pemberi informasi memberinformasi bahwa Kristal itu terdapat di puncak Gunung Zushan dan dijaga oleh seekor hewan Mitologi Harimau Putih.


Harimau Putih sebagai hewan Ajaib keturunan harimau putih itu memiliki kekuatan yang setara dengan mahluk mitologi lainnya yaitu Naga Biru, Kura-kura hitam, Burung Phoenix dan Naga emas.


Di Benua silver terdapat kepercayaan Lima Hewan penjaga mata angin. Kura-kura Hitam Penjaga Gerbang utara yang melambangkan musim dingin.  Kura-kura hitam berhubungan dengan element air.


Naga Biru penjaga Gerbang Timur melambangkan musim semi yang berhubungan dengan elemen kayu. Macan Putih penjaga gerbang Barat yang berhubungan dengan musim Gugur berelement Besi.


Burung Phoenix Penjaga Gerbang Selatan yang berhubungan dengan element Api dan terakhir adalah Naga Emas Penjaga Gerbang Tengah yang berelement Tanah.


“Jadi… Kristal Magenta itu di jaga oleh Hewan Ajaib keturunan Macan Putih? Di gulungan ini tidak dijelaskan peringkat kultibasi hewan Ajaib ini"


"Akan tetapi membaca Riwayat keturunannya yaitu dari keturunan Hewan Mitologi Macan Putih, Si penjaga Kristal Magenta ini adalah sosok yang tidak dapat dianggap sederhana”


Sima Yong kemudian melakukan penerbangan solo menuju Gunung Zushan dimana dia akan menemukan Kristal Magenta berada. Penerbangan berhari-hari dia tempuh tanpa mengenal Lelah. Pada penerbangan di hari ke lima, Sima Yong pada akhirnya tiba di Gunung Zushan.


Sima Yong langsung terbang menuju Puncak Gunung Zushan. Sepanjang mata memandang, hanya tanaman bambu dan willow yang mendominasi pemandangan.


Ketika Sima Yong semakin mendekati Puncak Gunung Zaoshan,  tiba-tiba ledakan petir membahana sehingga membuat seluruh dunia disekelilingnya serasa berguncang.


“Fenomena apakah gerangan? Petir sedemikian dahsyat yang mempu menggetarkan hingga ratusan kilometer ini….”


Dengan berhati-hati Sima Yong melayang perlahan menuju puncak. Semakin mendekati pucak gunung, semakin terasa goncangan yang tidak henti-hentinya diiringi petir maha dahsyat. Kadang juga terlihat tanah seperti berguncang mengiringi ledakan petir. Sima Yong semakin berhati-hati.


“Sepertinya petir dan goncangan bumi ini bukanlah fenomena alam. Ini adalah goncangan akibat pertempuran ahli-ahli…”


Ketika Sima Yong berada di bibir puncak gunung… mata nya terbelalak karena terkejut. Tampak di angkasa terlihat lima sosok praktisi mengelilingi satu Hewan Ajaib berupa Macan Putih yang memiliki Sayap.


Macan Putih itu terlihat kira-kira setinggi 20 meter besarnya. Ranah kultivasi Macan Putih itu hampir setara dengan seorang praktisi manusia di ranah Puncak Alam Tanpa Batas.


Macan Putih raksasa itu terlihat di kelilingi oleh empat praktisi Alam Raja bersama seorang perempuan di ranah Alam Tanpa Batas peringkat rendah,


“Mereka adalah praktisi yang menaiki kapal roh pada waktu aku di kejar Cui Cheng Gong” Sima Yong mengerutkan keningnya...


Nampak jelas, meskipun perempuan berkerudung itu adalah praktisi di tahap alam Tanpa Batas dan dibantu empat ahli Alam Raja, namun perbedaan ranah kultivasi itu terasa memiliki jurang yang lebar.

__ADS_1


Macan Putih yang berada di tahap Alam Tanpa Batas Puncak itu terasa sangat mendominasi ke lima praktisi yang mengepung nya.


Ketika kelima praktisi itu tampak membuat array formasi petir yang terlihat mengurung Macan Putih berupa penjara. Sementara Macan Putih itu tidak mau kalah dalam bergerak. Macan Putih mengaum dengan sangat kuat dan kemudian membentuk semacam bola api raksasa yang makin hari makin membesar.


Bola api raksasa itu kemudian terlihat meledak seakan pijar apinya menelan formasi array yang mengelilingi dirinya. Dampaknya adalah seketika Array tersebut meledak dan berubah menjadi debu.


Praktisi perempuan itu terlihat menjadi sangat marah. Dia lalu meloloskan sebilah pedang yang kemudian dengan lambaian tangan pedang tersebut berubah menjadi Qi Pedang raksasa yang memancarkan  energi Guntur.


“Pergi… “


Bayangan Pedang Raksasa itu melesat terbang kearah Macan Putih dengan penampilan di selimuti energi Guntur yang meledak-ledak memekakkan telinga.


Sementara keempat Ahli Ranah Alam Raja itu terbang mengiringi Pedang Raksasa sambil masing-masing membentuk segel Guntur yang kemudian kelimanya yaitu Pedang Guntur raksasa bersama 4 praktisi Wlwm Raja, menyatu menjadi sebuah Guntur Raksasa yang meledak ledak.


“Sungguh penguasaan element Guntur yang maha dahsyat kemampuan ke lima praktisi itu. Macan Putih itu tidak akan mampu bertahan lama…” Simw Yong membatin.


Ketika Guntur raksasa maha dahsyat itu makin mendekati Macan Putih, Macan Putih itu kembali mengeluarkan luapan api yang mengandung kekuatan Qi praktisi Ranah Alam Tanpa Batas Puncak.


Ledakan maha dahsyat mengguncang puncak Gunung  Zushan saat itu benturan terjadi. Sima Yong yang berada di jarak beberapa kilometer dari pertempuran di langit itu saja, merasa seluruh organ tubuhnya berguncang keras Ketika pertemuan antara Pedang Guntur raksasa Esensi Api dari Macan Putih Raksasa.


Pemandanganmya menjadi kabur karena pengaruh ledakan yang menimbulkan api dan asa dimana-mana. Puncak Gunung Zushan berantakan dan udara dilangit menjadi merah seketika.


Sima Yong bahkan terlempar hingga sepuluh kilometer jauhnya. Tubuhnya terguling-guling dan dia kemudian menjadi kehilangan kesadaran sejenak.


******


Sima Yong tersadar Ketika sekitar telah berubah menjadi malam. Keadaan gelap gulita disekitarnya. Kemudian dengan


kemampuan jiwanya… dia mencoba untuk melihat di sekeliling nya.


“Aku berada di sebuah kaki puncak gunung. Tepatnya di hutan bambu Gunung Zusha…”


“Pertempuran ahli Alam Tanpa Batas itu benar-benar seperti akan menghancur dunia saja”


Sima Yong masih mengingat kedahsyatan pertempuran tadi dan tidak ada henti-hentinya dia membatin untuk mengagumi kekuatan tempur para ahli itu. Keinginan untuk melangkah di Alam Raja dalam waktu cepat semakin tidak terbendung lagi.


Setelah meminum obat pemulihan diri dan juga memasang beberapa jimat penyembuhan di tubuhnya, Sima Yong menjadi tubuhnya menjadi membaik. Dia mencoba berdiri dan kemudian melihat keadaan sekitar.


“Aku berada di depan sebuah gua?”


Pikiran sima Yong menjadi berkelana. Jangan-jangan isi gua itu adalah….. Tanpa menunggu lama Pemuda itu langsung melangkahkan kakinya memasuki gua.


Aroma bau hewan Ajaib begitu pekat didalam goa itu. Terlihat beberapa cahaya berpendar di kedalaman gua yang telah dia masuki.


Semakin dalam Sima Yong memasuki Goa itu, dirinya semakin yakin bahwa gua ini adalah milik sosok hewan Ajaib. Terasa benar dari aroma yang ditinggalkan.


Goa itu memiliki hawa yang dingin dan mengancam. Ketika berada di ujung Gua itu, mata Sima Yong terbelalak. Hamparan Kristal-kristal tajam berdiri diatas tanah. Kristal berwarna kebiru-biruan itu memancarkan hawa penindasan dan kemewahan yang sangat mempesona…

__ADS_1


“Hamparan Kristal Magenta …. Bahkan itu berusia seribu hingga lima ribu tahun….”


*Bersambung*


__ADS_2