Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pergi Dengan Hormat


__ADS_3

Intro :


Dalam dunia sihir, seorang ahli sihir atau summoner biasanya akan mengendalikan dan memperbudak lima kategori utama dari roh halus (demon), di mulai paling rendah hingga yang kuat : Imp, Foliot, Jin, Afrit dan Marid (paling ganas dan berbahaya. Hanya penyihir hebat yang dapat memanggil Marid).


Setiap kali penyihir memanggil roh seperti ini, dia harus mengikat kontrak setelahnya, dengan cara penyihir akan memberi tugas kepada roh untuk mengerjakan permintaan sesuai kontrak sampai selesai, dan setelahnya roh akan bebas kembali ke alamnya.


*Penyihir / Summoner / Magus berusaha sesingkat mungkin untuk mengikat kontrak dengan mahluk-mahluk ini, yang mana mereka cenderung mencari-cari celah untuk berbalik mencelakai master nya.


Hanya penyihir kuat dengan mantra dan magecraft ulung yang berani mengikat kontrak lama dengan roh yang menjadi hamba mereka. Namun setiap kali selesai mengerjakan tugas, roh itu pasti akan di lepaskan dan kembali ke alam mereka*.


Di dalam perang suci yang dibuat Relikui seperti ini, sebuah command spell (mantra perintah) akan di berikan oleh relikui (sistem) hanya kepada penyihir pilihan - oleh relikui, sehingga Magus dapat memanggil Roh heroik untuk menjadi servant dan berperang melawan saingannya.


Namun ketika perang berakhir - atau kalah dalam peperangan relikui ini, Roh heroik akan kembali ke dunia rohnya, karena telah dianggap kontraknya dengan sang master selesai, ketika menang perang atau ketika masternya tewas.


Jadi kemungkinan untuk memperbudak Roh heroik untuk selamanya sebagai servant adalah hal yang tidak mungkin. Keberadaan mereka hanya dapat hadir ketika command spell atau mantra panggilan di berikan relikui kepada master calon peserta perang.


******


Archer itu - Qin Shi Huang, membuat tubuhnya dalam posisi melengkung hingga membentuk sudut empat puluh lima derajat. Tangan kanannya menarik tali busur yang terbuat dari urat naga kuat-kuat. Dia amat trampil dan sangat kuat untuk membuat lentur urat naga dalam sekali tarikan.


Sementara anak panah yang di gunakannya itu, kabarnya terbuat dari bahan baku tulang naga yang langka - yang di temukan di pegunungan keramat - yang proses pembuatannyadi kerjakan secara hati-hati oleh ahli.


Ahli-ahli pembuat busar dan panah sang archer merendam anak panah itu didalam cairan khusus yang telah di mantrai dan di isi dengan array dan sihir yang kuat. Alhasil Gendewa dan Anak Panah ini adalah satu benda langka yang masuk kategori Noble Phantasm - senjata ampuh berkekuatan sihir yang dinamakan "Merajut Langit".


Diperlukan waktu hingga sembilan bulan untuk menyelesaikan sepuluh anak panah beserta gendewanya, yang sekarang sedang di tarik di tangan sang roh heroik archer.


"Merajut langit !"


Anak panah itu meluncur dari gendewa di tangan Qin Shi Huang. Dia terlihat serupa dengan satu meteor yang melintas ruang antariksa, menyala di langit indah, membuat semua mulut ternganga melihat keindahan anak panah yang berlari penuh api, menghadang energi penghancuran Pedang Matahari Hilang.


Jika dampak yang di hasilkan Pedang Matahari Hilang ketika terlepas dari tangan Tsuna Watanabe adalah sifat penghancuran dan pengrusakan, sebaliknya anak panah yang di lepaskan Qin Shi Huang adalah seperti merajut atau memperbaiki kerusakan ang di hasilkan Pedang Matahari Hilang.


Ketika itu distorsi terjadi, efek pedang membelah dunia membuat kerusakan seperti kiamat kecil, dimana dunia seakan-akan terhisap dalam kehampaan dan berputar-putar terbalik-balik - membuat semua orang menjadi ngeri sekaligus sangat kaget.


"Bagaimana bisa? Apakah dengan satu gerakan tebas pedang dapat membuat dunia hancur seperti ini?"


Merajut dunia ! Memperbaiki kehancuran dengan anugrah dan kekuatan para dewata !


Semua kembali melongo melihat kelihaian Qin Shi Huang dengan anak panah yang di terlepas dari tangan Sang Kisar - melesat cepat menyerupai meteor,


Yang kemudian berubah layaknya satu jarum dengan untaian benang panjang - tampak meliuk-liuk di udara serupa penari samba,


Memenuhi langit dan dunia yang hancur oleh Pedang Matahari Hilang itu. Anak panah itu penuh dengan kekuatan mistis, merajut ulang satu demi satu kerusakan, kehancuran dan dunia yang tadinya sudah tercabik-cabik Roh heroik Saber.


Semua terdiam, terpesona melihat keindahan dan kemampuan dewata ang di pertontonkan dua Roh heroik Saber dan Archer itu.


Dibalik semua pertunjukan kelas surgawi seperti itu, tidak ada yang menyadari atau melihat. Diam-diam Ba Ying - penyihir ras Fey yang menjadi master Tsuna Watanabe menghapus dari yang menetes dari mulutnya. Roh heroiknya begitu boros menyedot energi miliknya.


Tsuna Watanabe menggunakan energi sihir yang amat sangat besar untuk membuat kehancuran seperti kiamat kecil dengan tebasan Pedang Matahari Hilangnya.

__ADS_1


Di lain pihak, Dugu He Magus sang Master archer itu bersyukur di dalam hati. Qin Shi Huang (archer) tidak membuatnya kerepotan dengan mengambil energi sihirnya secara paksa.


Independensi Roh heroik archer seperti itu tidak membuatnya kuatir dan dia lupa satu hal.


Pada hal kebanyakan heroik roh yang dari klas archer sering berkhianat dan mengingkari masternya - karena merasa tidak ketergantungan dengan energi sihir sang master .


******


Pedang Matahari Hilang masih melakukan penghancuran dunia, mencari-cari celah untuk menerobos barisan array benteng rajutan yang dibuat anak panah sang archer.


Semua mata terpaku kepada gerakan menebas berulang kali Tsuna Watanabe, juga gerakan pengendalian senjata Panah dan Busur Noble Phantasm secara sihir yang di lakukan Qin Shi Huang untuk merajut dunia yang rusak.


Kekuatan dahsyat melawan kekuatan dahsyat..


Senjata para dewa bertanding melawan senjata para dewa.


Kedua senjata itu - Pedang Matahari Hilang dan Noble Phantasm itu ketika bertabrakan selalu menghasilkan ledakan eksplosif, yang satu membuat kerusakan dan yang lain memperbaiki kerusakan, selau begitu saling menyapu dengan kekuatan sihir para dewa.


Salah sedikit dan kurangnya kewaspadaan dalam mengendalikan masing-masing Noble Phantasm, akan berakibat fatal bagi Roh heroik dan masternya. Ini adalah kompetisi Perang Suci, bukan permainan kanak-kanak.


Ketika semua mata terpusat pada pertempuran dua roh heroik itu, ketika semua mata - mata penonton maupun mata master dan roh heroik peserta perang suci terpaku ke arah pertandingan kelas dewata itu...


Tak seorang pun memperhatikan ketika sebuah asap tipis muncul tidak jauh dari sisi Ba Ying, di atas tanah labirin - sang master Fey yang berulang kali mengangkat tangannya, memberi energi sihir kepada Saber Tsuna Watanabe.


Kirke ! Roh heroik dari kelas Lancer tersamar dalam balutan kabut tipis - seperti diketahui Kirke adalah seorang roh penyihir dari jaman kuno, kini sosok nya sempurna muncul tatkala kabut asap putih menghilang.


Lalu tangan kering pucat bagai mayat itu kini makin mendekati Ba Ying, dengan niat membunuh, mencekik master Roh Saber itu secara diam-diam. Dia memimpikan untuk menjadi pemenang dan meraih keuntungan di tengah pertempuran roh lain.


"Jika bertambah satu kematian lagi, jalan ku menuju puncak kemenangan semakin rata - setelah satu demi satu rinangan di singkirkan"


Kirke, Lancer itu paham benar. Ketika sang master saber tewas dalam perang nanti, otomatis ikatan kontrak akan selesai dengan roh heroiknya, dan seiring pudarnya tanda Magical Spell di tangan sang master. Roh heroik saber itu akan pergi kembali kedunia nya karena tugasnya dianggap selesai.


Beda dengan dirinya yang merampas Magical spell dari tangan masternya sendiri, sehingga dia berubah menjadi master merangkap servent, yang memiliki energi sendiri dan tidak tergantung pada siapapun.


Kirke tersenyum penuh kemenangan, ketika tak seorang pun menyadari tangan kiri nya yang terjulur seperti tanaman merambat, meliuk pelan-pelan diatas tanah berpasir, yang kemudian merayap diam-diam seperti akar tanaman dalam keheningan dan begitu cepat, mulai akan mencekik leher Ba Ying - penyihir Fey.


Ba Ying terkejut bukan kepalang. Seketika dia mulai merasa kesulitan bernafas, tatkala akar-akar tanaman bersulur berwarna hitam itu merambat dan melingkar lehernya - mencekik dalam keinginan melenyapkan nyawa nya.


Ba Ying langsung merasakan kekurangan oksigen di paru-paru - otaknya mulai membeku karena zat berharga itu menghilang cepat dari benaknya.


Ba Ying bahkan tidak sempat melakukan tindakan perlawanan - baik sihir seperti memanggil mantra penggetar, atau memanggil Jin atau Afrit untuk melindunginya.


Kirke tertawa senang dalam diam ketika dia melihat Ba Ying jatuh terkulai di atas tanah.


"Dua roh heroik telah pergi. Perkara melenyapkan sisa Roh heroik lainnya adalah pekerjaan mudah" Dia memiliki banyak sekali trik-trik licik dan sihir-sihir kejam yang tidak pernah dipikirkan orang lain, batin Kirke.


Kirke terlalu cepat berasumsi dan menyimpulkan sesuatu dengan sederhana. Dia tidak menyangka sama sekali Roh heroik peserta Perang Suci ini adalah terpilih diantara terbaik. Semua adalah hero legendaris di dunia mana mereka berasal.


Bibir melengkung lebar yang membuat gerakan tawa tanpa suara di wajah Kirke terhenti, berganti dengan mimik keterkejutan.

__ADS_1


"Apa ! "


Kirke menatap nanar tak percaya ke arah dadanya, yang dia lihat berlubang dengan satu anak panah yang secara sihir - tertancap membuat tubuhnya lekas memudar.


Kirke menatap tajam penuh dendam ke kejauhan dimana Qin Shi Qing berdiri, masih sigap dengan busur gendewa yang berasap tipis setelah melepaskan anak panahnya.


Kirke menghilang dalam kehampaan masih dengan pertanyaan yang tidak pernah terjawab...


"Bagaimana mungkin pemanah itu dapat melihat semua gerakan ku? Padahal dia melakukan semua secara sihir yang tidak dapat di lihat oleh mata kaum lemah" Kirke lupa. Sang Archer adalah mahluk Roh heroik yang resisten dan mampu menembus sihir.


***


Sementara itu, Qin Shi Huang yang terpecah konsentrasi nya ketika melihat tindakan licik roh Caster - melakukan gerakan memanah dengan anak panah lainnya - telah kehilangan kewaspadaan dengan serangan-serangan Pedang Matahari Hilang.


Meskipun Tsuna Watanabe mulai memudar seiring matinya sang master Ba Ying, itu tidak mengurangi keganasan Pedang Matahari Hilang melakukan pengrusakan dan mencari celah menembus pertahanan anak panah Qin Shi Huang " Merajut Dunia".


Pedang Matahari Hilang menyusup di antara benteng anak panah - di kala melemahnya pertahanan panah Merajut Dunia itu. Satu tebasan yang berarti lantas membuat Qin Shi Huang memudar..


Semua orang memekik ngeri - tak rela ketika Qin Shi Huang terkena tebasan Pedang Matahari.


Roh Archer itu memandang dalam samar kearah Tsuna Watanabe. Katanya seakan memberi penjelasan...


"Aku membenci tindakan tidak terpuji Caster itu. Oleh sebab itu dengan tidak menghiraukan kekalahanku, aku membunuh dia !" dia tersenyum ke arah Tsuna Watanabe yang juga semakin pudar.


Samar-samar suara dari bayangan pudar Tsuna Watanabe terdengar suara..


"Aku akan membalas kebaikan kamu - kelak jika kita di pertemukan lagi dalam satu pertarungan perang suci seperti ini"..


Semua penonton dan master - servant perang suci terdiam dalam kelu.


Tindakan ksatria Qin Shi Huang membuat mereka menghormati Roh heroik archer yang telah pergi itu.


Sebagai tindakan penghormatan atas sifat ke-Satriaan Qin Shi Qing, tidak ada yang menghalangi master archer itu ketika dia pergi meninggalkan labiran tempat perang suci terjadi.


Di langit array menuliskan nama-nama master dan roh heroik yang telah pergi...


Telah pergi dengan penuh hormat,


Qin Shi Huang - roh Archer


Ba Ying - master saber


Tsuna Watanabe - roh Saber


Mati ! : Kirke - Caster penyihir (tidak di sebutkan dengan terhormat)


*Bersambung*


   Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini.  Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...

__ADS_1


__ADS_2