Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Perpustakaan Kekaisaran Rajawali Agung


__ADS_3

   Keesokan harinya, Sima Yong pergi menuju Istana Kekaisaran Rajawali Agung guna bertemu dengan Pangeran Ju Qin.


“Berhenti..!!!!”


“Rakyat biasa tidak diijinkan memasuki batas area ini” dua buah tombak menghalangi Sima Yong Ketika dia berada di Gerbang Istana. Tampak lima pengawal kerajaan dalam balutan busana yang terlihat angker.


   Sima Yong sadar bahwa dia berada di Istana yang mementingkan aturan. Dengan rendah hati dia bekata….


“Maafkan aku, akan tetapi seseorang yang empunya token ini meminta ku untuk mengunjungi nya” Sima Yong menunjukkan sebuah token yang pernah diberikan Pangeran Ju Qin kepadanya.


   Melihat anak muda yang datang itu menunjukkan token khusus miliki Pangeran ke tujuh, salah satu penjaga memeriksa keabsahan token itu. setelah dia mengangguk kepala pertanda token itu sah milik Pangeran ke tuju…..mendadak lima pengawal gerbang itu bersikap ramah.


   Sima Yong dipersilahkan masuk dan dirinya diantar oleh seorang gadis dan mereka menuju kediaman pangeran.


(Fei Ma tidak lagi terlihat karena Sima Yong telah meminta nya berkultivasi dengan mengkonsumsi “Pil Pembentukan Tubuh Bodhisatva” untuk meningkatkan kultivasi).


Di Istana Pangeran Ke tujuh……..


“Saudara Yong… aku begitu cemas dengan anda. Dari kabar yang ku dengar… beberapa pemenang lelang Aosiasi Bao Xing yang kemarin itu, di serang oleh para ahli yang mengincar barang yang mereka menangkan di lelang. Oleh karenanya, senang rasanya hatiku melihat kehadiran anda dalam keadaan baik” Pangeran Ju Qin merangkul Sima Yong dengan tulus. SIma Yong merasa terharu melihat sikap tulus itu.


“Ah… aku sungguh merasa sungkan karena pangeran begitu memperhatikan keselamatanku” Sima Yong merendah.


   Pangeran Ju Qin lantas terlihat merasa senang dengan sikap rendah hati Sima Yong. Dia sampai tertawa gembira karena merasa menemukan kawan yang cocok dengan nya. Selama ini, sikap orang-orang di sekitarnya terasa terlalu formal sehingga dia merasa tidak ada seorang kawan di istana yang besar itu.


   Belum lagi dia selalu tertekan dengan hawa persaingan dan permusuhan yang begitu kental didalam istana. Masing-masing orang merupakan pendukung terhadap panggeran favorit mereka. Pilihan hanyalah mendukung Pangeran ketiga atau mendukung Pangeran Ketujuh.


   Kenyataan sebenarnya di Istana Kekaisaran Rajawali Agung adalah, terdapat dua orang pangeran yang di calonkan untuk menjadi pangeran mahkota nanti. Kedua calon Pangeran Mahkota adalah : Pangeran ketiga Ju Kai yang merupakan anak dari salah satu selir kesayangan Kaisar Ju Huihuang Bernama Zhang Rui. Selir Kesayangan ini sekarang telah diangkat menjadi permaisuri.


   Sedangkan pangeran ke tujuh Ju Qin adalah anak laki-laki satu-satunya Kaisar Ju Huihuang dari permaisuri sebelumnya yang telah wafat ketika melahirkan Ju Qin. Setelah ibunda Ju Qin wafat, Selir Zhang Rui diangkat menjadi Permaisuri dan anak nya Ju Kai kemudian mulai di calonkan untuk menjadi Putra Mahkota dan bersaing melawan Pangeran Ju Qi. Perbedaan usia yang tidak telalu jauh, membuat keduanya selalu berkompetisi didalam banyak hal.


   Pangeran Ju Kai adalah seseorang yang gemar berlatih diri di jalur beladiri. Hal itu membuat fisik tubuhnya terlihat kuat. Dibawah bimbingan gurunya Kasim Xia Feng, Pangeran ke tiga tumbuh menjadi seorang ahli beladiri dengan kultivasi Alam Tanpa Batas Bintang 9 puncak.


   Pangeran Ju Kai sendiri sangat gemar bergaul dengan ahli-ahli ternama di Sungai Telaga, sehingga tidak sedikit pendukung nya terdiri dari kaum praktisi dunia tersebut. Kuil Teratai Putih adalah salah satu pendukung utama Pangeran ini.


   Saat ini terdengar kabar bahwa Pangeran Ju Kai tengah melakukan pendekatan dengan satu Sekte Bintang 9 lainnya yaitu Agama Terang. Akan tetapi hingga saat ini belum terdengar kabar bahwa Agama Terang mengumumkan dukungannya secara resmi terhadap Pangeran ke tiga.


Kita kini membahas Pangeran ke tujuh….


   Pangeran ke tujuh Ju Qin adalah salah satu pangeran yang gemar melakukan tamasya dan jalan-jalan untuk bergaul dengan rakyat biasa. Tentu saja didalam perjalanan nya itu dia selalu menyamarkan diri seperti orang biasa. Karena jarangnya berlatih beladiri karena waktunya dihabiskan berjalan-jalan, maka kultivasi Pangeran ke tiga terbilang rendah seperti masyarakat pada umumnya.


   Adapun Kultivasi Pangeran ju Qin hingga sekarang terhenti di Alam Bayi Spirit dan tidak pernah dapat menerobos ke ranah lebih tinggi. Dia berharap setelah memenangkan lelang Sayap Ilahi LiuXing ungu, maka dia akan mampu menerobos. Namun kenyataan selalu lebih pahit dibanding mimpi.

__ADS_1


   Setelah melakukan penyesuaian dan memakai Sayap LiuXing, kultivasinya tiada jua menerobos. Ju Qin kin berubah menjadi putus asa. Dia pasrah dengan kultivasinya yang tidak pernah dapat menerobos menuju Alam Spirit Agung.


   Masih menjadi misteri, apakah penyebab Pangeran Ju Qin terhenti kultivasinya di ranah Alam Bayi Spirit .


>>>>>>


“Saudara Yong, bukankah anda berminat untuk membaca pecahan Salinan Teknik Cakra Air (Mul) sebuah salinan teknik rahasia dari Negri Embun Timur itu??? Mengapa kita tidak bergegas menemui Paman Yang-yang dan meminta ijinnya memasuki area terlarang?”


   Pangeran Ju Qin lalu menarik tangan Sima Yong dan bergegas menuju ke perpustakaan kerajaan. Dengan pandangan mata yang tajam, Sima Yong melihat dua sosok ahli yang bergerak mengikuti pangeran, namun mereka selalu menyembunyikan diri.


“Pangeran… siapa dua orang ahli yang mengikuti anda seperti bayangan itu?” Sima Yong bertanya seolah-olah tidak terlalu mempedulikan dua sosok itu. padahal mata nya tak lepas dari tindak tanduk dua sosok itu. Jika saja mereka berniat buruk, maka dia tidak segan-segan mencabut nyawa mereka.


“Itu adalah dua orang pelindung ku secara rahasia. Mereka baru saja menjalani sumpah surgawi untuk setia dan melindungi ku setiap saat” kata Ju Qin.


“Hm.. aku merasa seperti mengenal dua orang itu dari auranya”


   Pangeran Ju Qin memandang Sima Yong dengan tatapan terkejut,


“Saudara Yong benar-benar bermata tajam. Anda dapat dengan mudah mengenali dua orang ahli itu hanya dengan melihat sekilas bayangan mereka”.


“Anda benar sekali saudara Yong. Dua orang yang mengikuti aku itu adalah Ketua Sekte Bunga Lanhua Hua Shen dan Ketua Sekte Pedang Pembasmi iblis Zhang Junda. Aku merekrut mereka kemarin selepas acara pelelangan di Asosiasi Bao Xing” Kata Ju Qin masing mengagumi keahlian Sima Yong.


“Ah… demikian adanya. Aku mengerti” kata Sim Yong pelan. Keduanya lantas tidak membahas hal dua bayangan yang selalu mengikuti Pangeran Ju Qin lagi.


   Perpustakaan Kerajaan Rajawali Agung itu amatlah besar dan dirancang secara megah. Tak ada bosan-bosannya Sima Yong memandang perpustakaan yang megah itu, sambil mulutnya berulang kali membisikkan kata-kata…


“Tidak kusangka Kekaisaran Rajawali Agung memiliki harta yang mengagumkan ini. Aku yakin semua Salinan Teknik ahli ternama di Wilayah Tengah pasti berada di perpustakaan ini”


“Namun yang aku heran, dengan sumber daya Salinan Teknik kultivasi dan Teknik tempur sedemikian banyak, mengapa sangat sedikit ahli di kekaisaran ini???”


   Pangeran Ju Qin menatap Sima Yong lalu mentertawakannya….


“Ahahaha. Saudara Yong hanya belum tahu saja. Aku jadi ingin melihat anda terkejut Ketika bertemu Paman Yang-yang nanti” Pangeran Ju Qin lalu tersenyum-senyum sendiri.


   Sima Yong lalu mengikuti Pangeran Ju Qin memasuki perpustakaan itu, dan sesuai perkiraan… lantai satu perpustakaan itu menyediakan banyak sekali buku-buku yang berhubungan Teknik pedang, tangan kosong, Teknik kultivasi dan lainnya. Dia menaksir kurang lebih 25.000 buku di lantai satu perpustakaan yang luas itu.


   Bahkan Teknik-teknik aneh dari sekte-sekte yang telah lama menghilang, semua memiliki salinannya di perpustakaan itu “Surga bagi ahli yang gemar dengan ilmu bela diri” pikir Sima Yong


   Mata Sima Yong melotot melihat puluhan ribu Teknik-teknik bela diri seperti itu. tak sabar untuk memegang sendiri Salinan itu, dia lalu membuka buku demi buku….


“Ah…. Ini semua adalah Salinan Teknik pedang peringkat Surgawi dari semua aliran dan sekte ternama di wilayah Tengah ini”.

__ADS_1


“Ah … ini adalah Teknik pernafasan yang benar jika ingin meningkatkan kultivasi dengan dengan cepat” mata Sima Yong membelalak


“Dengan jumlah yang banyak Teknik-teknik peringkat surgawi seperti ini, kelak aku dapat mendirikan suatu sekte atau organisasi di Utara Benua Silver nanti” tangannya mengelus satu demi satu Salinan-salinan yang banyak itu.


“Saudara Yong… ayo naik ke lantai tiga. Bukankah anda ingin membaca di area terlarang??? Area terlarang terletak di lantai tiga” Pangeran Ju Qin menatap jenaka kearah Sima Yong yang masih terpukau dengan lantai satu.


   Buru-buru Sima Yong menapak tangga dan melangkah menuju lantai dua, sekali lagi dia berhenti dan memperhatikan dengan penuh rasa takjub denga nisi perpustakaan lantai dua. Jumlah Salinan Teknik di lantai dua ini jauh lebih sedikit, namun setidaknya terdapat 5000 salinan Teknik peringkat surgawi yang langka. Sima Yong menghela nafas…. Melihat harta sedemikian banyaknya.


“Lantai dua masih memuat salinan Teknik peringkat Surgawi berbagai namun itu dari kelas yang kategorial langka (rare)” teriak Ju Qin dari lantai tiga.


   Sima tanpa ragu-ragu langsung menapaki tangga menuju lantai tiga. Jika saja lantai satu dan dua telah mempesona dirinya, bagaimana kiranya isi Salinan Teknik di lantai tiga??? Sima Yong merasa sangat antusias.


   Begitu Sima Yong tiba di lantai tiga… firasatnya mengatakan seseorang berkemampuan tinggi tengah menatapnya dengan tajam. Mata itu terasa sedalam lautan yang seakan mampu menenggelamkan siapapun yang mencoba menatap matanya.


   Tampak seorang pria tua usia 65 tahun berdiri ringkih karena tubuhnya tinggi namun amat kurus dan kecil seperti orang yang selalu kurang makan. Akan tetapi bagi ahli kelas tinggi, mereka dapat menerka dibalik tubuh yang terlihat ringkih itu, ada sesuatu aura yang membuat pria ringkih itu terasa amatlah tidak sesederhana penampilannya.


Pangeran Ju Qin mengagetkan Sima Yong yang tengah terpesona melihat pria ringkih itu…


“Saudara Yong, ini adalah Paman Yang-yang yang selalu aku sebutkan itu. Paman Yang-yang adalah petugas istana yang menjaga perpustakaan ini. Berkat campur tangan Paman Yang-yang… belum pernah terdengar apapun tentang seseorang yang berani membobol perpustakaan Kekaisaran Rajawali Agung”


“Hahaha… paman Yang-yang dengan mudahnya akan mengusir orang yang mencoba mencuri di perpustakaan kami” Kata Pangeran Ju Qin dengan bangga.


“Seorang ahli Peringkat Ancien SAGE” kini Sima Yong mendesisi didalam hati Ketika Paman Yang membuka auranya agar Sima Yong dapat membaca kultivasi pria ringkih itu.


“Dari mana Kekaisaran Rajawali Agung mengundang ahli yang memiliki kultivasi sedemikian Legend ini??”


   Paman Yang-yang tetap tidak melepaskan tatapan mata nya sedikit pun dari Sima Yong. Pada hal Sima Yong telah membungkuk dan memberi salam kepada Paman Yang-yang….


   Pangeran Ju Qin sepertinya tidak menyadari dua orang di hadapannya telah saling memandang dalam sikap waspada. Dia terus berceloteh tanpa henti…


“Paman…. Hari ini saudara Yong ingin membaca sebuah buku di area terlarang… buku itu adalah salinan tidak lengkap dari Negri Embun Timur”….


    Sekonyong-konyong sebuah telapak meluncur dan mengunci kearah Sima Yong. Tidak terdengar suara kekuatan yang mengalir didalam serangan Paman Yang itu.


 “Bukk…!!” bunyi pelan terdengar Ketika telapak Paman Yang-yang bertemu telapak tangan Sima Yong.


   Sima Yong terdorong mundur sebanyak 2 tombak kebelakang. Dadanya terasa sesak. Akan tetapi hawa pukulan itu tidak sampai mengancam nyawanya. Dia tahu… pukulan itu di buat untuk uji coba seperti yang sering dilakukan ahli kelas tinggi….


(1 tombak = 2 meter)


*Bersambung*

__ADS_1


   Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.


__ADS_2