Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Riwayat Kakek Sendok Madu


__ADS_3

Addition


Kisah-kisah mitos (kisah-kisah yang menjadi bagian folklore berlatar belakang kisah masa silam yang mengandung penafsiran tentang alam semesta serta dianggap benar-benar terjadi yang mengacu pada cerita-cerita traditional.


Pada Arc in author mengambil beberapa adaptasi tentang mahluk-mahluk mitos yang menjadi legenda di beberapa negri di seluruh dunia, yang semuanya dapat di cari di google atau buku-buku khusus yang membahas mahluk-mahluk mitos.


Adapun pengembangan selanjutnya di lakukan oleh author guna melengkapi kisah tentang perjalanan di Realm Magical Beast ini menjadi menarik dalam sebuah kisah fantasy timur.


Mengapa autor merasa perlu membaca literatur sebagai acuan? Ini penting bagi author agar tidak secara sembarangan menafsirkan Mahluk mitos yang benar-benar di percayai keberadaannya di beberapa negri.


Akhir kata, selamat menikmati petualangan di dunia ajaib ini.


******


Di dalam Hutan yang merupakan pemukiman Ras Beruang, bernama Kota Boneka Roti, dua sosok manusia terlihat serius mendengar riwayat kisah-kisah terdahulu tentang Keajaiban di Dunia Magical Beast ini. Dua orang itu adalah Sima Yong dan yang satunya adalah peri kecil bernama Mismaya.


Kakek Sendok Madu mulai beriwayat dengan nada sendu, (tapi langgam-langgam puisi itu telah dia hilangkan - takut di marahai tuan muda itu)


"Pada awalnya Hutan Mistis ini hanyalah sekumpulan hutan biasa yang banyak di tumbuhi pohon Willow atau Pinus-pinus tua.


Ketika itu dewa-dewa melihat kalau hutan ini baik adanya untuk di jadikan sebagai tempat berkumpulnya mahluk-mahluk mistis di luar kategori mahluk non human seperti Elf, Kurcaci dan lain sebagainya.


Para dewa kemudian sepakat untuk menggunakan kekuatan tak terbatas mereka untuk membentuk satu Realm yang dinamakan Realm Magiscal Beast di Benua Silver ini.


Melimpahnya energi tersisa di dalam Realm ini membuat hewan-hewan yang pada awalnya hanya mahluk biasa-biasa saja, berkeinginan untuk transformasi menjadi mahluk abadi dan mencoba melakukan kultivasi lalu kemudian berubah menjadi Magical Beast seperti saat ini.


Energi sihir ini membuat nenek moyang kami dari jaman dahulu bahkan mampu untuk berkultivasi menembus ranah tertentu dan pada menjadi mulia dengan mengambil wujud manusia. Itu adalah ranah tertinggi yaitu King 6.


(Perlu di perjelas disini. Jika di dalam Realm ini semua magical beast dapat membuat manipulasi menjadi wujud manusia. Namun jika keluar dari Realm ini, wujud mereka akan kembali menjadi Magical Beast. Kecuali dia berada di ranking King 6, maka wujud permanen manusia sudah menjadi hak sang magical beast).


Masing-masing klan magical beast yang menghuni hutan ini, hidup dalam damai dan tidak saling mengganggu satu sama lain" hening...

__ADS_1


Kakek Sendok Madu diam dengan dramatis sebentar, menatap Mismaya yang terpukau lalu berkata ..


"Lihatlah, saking nyamannya kehidupan antar sesama magical beast ketika itu, sampai-sampai Klan Peri kaum gadis kecil ini pada jaman dahulu sekali, juga dapat dengan damai memilih Hutan Mistis sebagai tempat tinggal sejak ribuan tahun yang lalu.." Mismaya terdiam ketika Kakek Sendok Madu menceritakan kalau ras peri bukanlah penduduk awal-awal di Realm ini


Kakek Sendok madu melanjutkan dan bertutur seperti seorang pendongeng-pendongeng yang biasa melakukan aksi-aksi penutur di tempat-tempat hiburan dengan banyak penonton..


Kedamaian di Hutan Mistis yang berubah menjadi Realm Magical Beast, dengan aliran energi kuat dari sisa penciptaan dewa-dewi membuat sekelompok mahluk-mahluk setengah dewa dari benua sebelah Timur Benua Silver bermigrasi kesini.


Konon mahluk-mahluk yang bermigrasi itu adalah kelompok yang di sebut Bijuu. Kelompok mereka adalah keturunan mahluk mitos di Benua Timur yang terlibat dalam Perang sembilan Dewa. Kaum Bijuu ini melarikan diri karena semua penatua mereka yang berperang dalam Perang Sembilan Dewa itu telah membawa banyak kerusakan di Benua Timur.


Pada akhir perang, semua penatua mereka (Bijuu) yang terlibat di dalam perang itu, di segel oleh kaum pemuka agama di benua tersebut. Sisa-sisa ras mereka tentu saja di buru oleh pendeta-pendeta di Benua Timur untuk ikut di segel dan tidak menimbulkan kekacauan di dunia lagi. Meski waktu telah berlalu puluhan ribu tahun, namun perburuan atas kelompok Bijuu atau masih saja terjadi, hingga membuat keturunan beberapa Bijuu menjadi gelisah akan keselamatan mereka.


Diam-diam beberapa keturunan mahluk berekor lebih dari satu yang lolos dari pengamatan kaum pendeta di Benua Timur itu meninggalkan Benua Timur, berkelana mencari tempat tinggal yang baru sambil memupuk kekuatan baru. Mahluk-mahluk ini lalu memilih Benua Silver tepat nya Realm Magical Beast sebagai tempat tinggal dan mengembangkan kultivasi mereka yang masih dasar.


Menurut kabar berita, semakin banyak ekor Bijuu itu, tingkat kesaktian kelompok berekor banyak ini akan semakin mengerikan. Keturunan Bijuu ini rata-rata menguasai teknik memanipulasi Element di alam yang mereka sebut Chakra.


Tercatat jenis Bijuu yang datang hijrah ke Realm ini adalah Hokou, Kaku, Raijuu, Yamato no Orichi dan Nekomata. Awal-awal mula kedatangan mahluk berekor banyak ini mereka bersikap baik dan lunak seolah-olah menjadi sahabat dari banyak ras magical beast di Hutan Mistis ini.


Merasa telah menjadi Penguasa wilayah, masing-masing mahluk Benua Timur itu lalu memilih dan membagi tempat kekuasaan mereka sebagai penguasa bahkan selalu meminta upeti atau korban ritual dari ras-ras lain atau siapapun yang melintasi daerah kekuasaan mereka.


Ras Hokou misalnya. Dia adalah wujud dari anjing berekor lima. Element yang dikuasai ras ini adalah 5 element. Hokou yang ada di Realm ini hanya menguasai 1 element saja yaitu elemen angin. Dia mengganti namanya menjadi Nyonya ke lima, yaitu angka lima di ambil dari jumlah ekornya yang berjumlah lima.


Nyonya ke 5 bersembunyi dan berkuasa di Hutan Bisikan Mimpi, suatu tempat yang dekat dengan Bukit Sihl. Sebagai keturunan Hokou, Nyonya ke 5 ini sangat mahir dalam membuat ilusi. Dia senang tinggal di pohon-pohon besar yang ada di Hutan Bisikan mimpi.


Selanjutnya..


Nekomata adalah satu Bijuu yang memiliki ekor dua dan memiliki wujud seekor kucing. Konon katanya, Nekomata ini adalah hewan piaraan dari Dewa Kematian. Keturunan Nekomata ini sering memilih penampilan sebagai seorang perempuan tua dan dia menamakan dirinya sebagai Nio-nio ke dua.


Nekomata Nio-nio kedua ini amatlah licik dan pendendam. Dia mampu mengendalikan roh-roh orang mati untuk di gunakan menjadi laskar untuk berperang. Nio-nio ke dua ini menjadi demikian pendendam, karena kabarnya leluhur mereka ketika menjadi binatang peliharaan, kerap kali di siksa. Hal itu menimbulkan niat membunuh dan balas untuk menyiksa siapapun yang tidak berkenan di hati Nenek gila ini.


Nio-nio kedua ini hidup di tempat bernama Arena Kota Perdamaian, yang selalu memanggil-manggil pengelana untuk bertarung dan kemudian menyiksa para petarung.

__ADS_1


Berikutnya adalah Kaku. Kaku ini adalah perwujudan dari tupai yang memiliki tujuh ekor. Karena memiliki tujuh ekor, Kaku ini memilih nama panggilan Tuan Songshu Ke 7. Sebagai keturunan Kaku, Tuan Songshu ke 7 ini memiliki tubuh kecil dan sangat gesit. Dia gemar bertarung dengan menyembunyikan diri di dalam tanah, lalu menghancurkan tanah dimana lawan berpijak - dan menunggu di dalam tanah siap menyantap lawan.


Kaku ini adalah bijuu yang mahir meniru segala, sepanjang dia memiliki tanah liat di tangan. Karena kelincahannya, kaku lebih sering bertugas sebagai penyusup dan mata-mata perang.


Tuan Songshu ke 7 ini berkediaman di Kota Perdamaian dan menjadi Tuan Kota. Kota Perdamaian adalah kota utama dan terbesar di Realm Magical Beast ini.


Berikut adalah Dermawan ke enam. Dermawan ke 6 ini adalah wujud dari Bijuu berbentuk berang-berang dari ras Raijuu. Dia di sebut Dermawan ke enam karena Bijuu ini memiliki enam ekor.


Dermawan ke enam ini memiliki kemampuan untuk mengendalikan petir. Menurut hikayat kuno, Raijuu ini adalah keturunan dewa petir, dan semua petir itu melekat di enam ekor Raijuu. Tuan Dermawan ke 6 ini memilih berkediaman di Padang Rumput Tengkorak, suatu hamparan padang kering, satu daerah menuju Bukit Sihl di sebelah Kota Klan Roc.


"Itu baru empat Bijuu yang berkuasa di Realm ini" kata Kakek sendok madu.


"Lalu yang kelima manakah itu?" tanya Mismaya penasaran.


"Yang terakhir ini adalah yang paling sakti. Bijuu ini berjaga-jaga di Bukit Sihl sendiri, mengawas-awasi siapapun yang mencoba dekat-dekat dengan reruntuhan Klan Bangau Peninggalan Patriak Guan.


Bijuu ini bewujud ular berekor delapan dan berkepala delapan...."


Mismaya semakin ternganga. Dia ingat kata-kata bahwa semakin banyak ekor Bijuu, maka semakin sakti mahluk itu. Katanya..


"Apakah nama keturunan Bijuu ini?"


Kata Kakek Sendok Madu,


"Bijuu kepala delapan dan ekor delapan ini di kenal sebagai keturunan Yamato no Orichi. Salah satu Bijuu yang sakti selain Kyuubi"



Bersambung


Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini.  Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca. <3

__ADS_1


__ADS_2