
Kala itu angin musim gugur bertiup sangat kencang, dimana udara demikian dingin menusuk, terasa menyerupai pisau yang mampu mengiris kulit orang, seperti pisau dapur mengiris daging didapur.
Daun-daun pinus yang panjang-panjang itu berguguran di sapu angin membuat sepanjang jalan dihiasi daun-daun pinus rontok membentuk dan menyerupai satu permadani panjang. Pada kondisi udara sedingin itu membuat siapapun akan mengancingkan jaketnya kencang-kencang.
Saat itu pelan-pelan sebuah kereta berjalan memecah sepi di jalanan menuju sebuah pegunungan yang di sebut Khar Amitan. Meskipun hanya berupa kereta kuda biasa, akan tetapi sungguh terlihat aneh, manakala kereta itu dengan lancar menembus jalan-jalan penuh salju abadi di pegunungan tersebut.
Tentunya orang akan langsung menyangka, kalau sang kusir merupakan ahli yang telah sangat berpengalaman dan tahu benar, mana jalur yang mudah serta tercepat untuk menembus puncak.
“Luo Yeye..
Masih berapa lama lagikah kita akan tiba di gerbang neraka kesembilan?” suara anak muda bernama Sima Yong memecah kesunyian.
“Tidak lama lagi Yang Mulia.
Saat ini aku telah melihat, barisan Panjang orang yang mengantri untuk melewati di Gerbang Kesembilan Neraka Dunia kami” jawab pria tua, pengemudi kereta itu
Anak muda itu lantas menyibak sedikit tirai di gerbong keretanya untuk melihat keluar, lalu dia menggumam tatkala melihat antrian yang Panjang hingga mendekati kaki Gunung Khar Amitan.
“Aku melihat begitu banyak sekali orang yang akan memasuki perut bumi itu.
Lantas aku menjadi bertanya-tanya, apakah disetiap musim dingin, selalu saja bertambah banyak orang melakukan kesalahan dan di buru di dunia atas ini?
Mengapa barisan antrian memohon perlindungan di Neraka Dunia semakin banyak?”
“Hamba tidak terlalu mengerti Yang Mulia. Akan tetapi firasatku mengatakan bahwa orang-orang ini berasal dari tempat yang sama.
Lihatlah cara berpakaian mereka. Begitu berbeda dengan cara berpakaian kami di Utara sini” jawab Luo Yeye.
Sima Yong hanya menganggukkan kepala saja. Ketika dia menunggu beberapa saat, kereta mereka pada akhirnya tiba di Pintu Gerbang Neraka Dunia tempat seseorang harus melewati ujian masuk di pintu array.
Tidak seperti biasanya dimana antrian hanya berupa satu barisan, melainkan pada kali ini Sima Yong melihat antrian telah di bagi dalam tiga barisan.
Masing-masing barisan memisahkan diri dalam antrian Neraka ketiga, kelima dan kesembilan. Pelan-pelan Luo Yeye bergerak mendekati Pintu Gerbang, siap-siap untuk masuk.
Mungkin karena saking banyaknya orang yang berminat memasuki Neraka Dunia itu, sehingga terdengar keluhan-keluhan tidak puas dari praktisi yang berbaris itu. Rata-rata mereka memang berasal dari kelompok yang berkultivasi sesat, sehingga sikap dan kata-kata
yang terlontar terdengar kasar.
“Sobat yang didalam kereta…
Tidak bisakah anda keluar dan antri dalam barisan seperti yang lainnya?
Anda seharusnya memahami jerih lelah kami yang telah menunggu sejak semalam di tempat ini. Namun lihtlah.. belum juga satu pintu gerbang Neraka Dunia itu akan dibuka" Pria berkumis dengan badan besar itu menampakkan kepalanya diantara barisan antrian. Lanjutnya ..
"Melihat kamu dengan kereta kudanya, serta pelayan tua kamu itu, mungkin di dunia luar sana kamu adalah seorang bangsawan. Akan tetapi di tempat ini, semua adalah sama. Anda harus antri mulai dari belakang !”
Suara itu memecah kesunyian dan dinginnya udara, menyusul kemudian penampakan lengkapnya pria kumis brangasan yang terlihat seperti umumnya penampilan kaum begal atau para pembajak di Dunia Sungai Telaga.
Kontan saja ungkapan ketidak puasan itu membangkitkan keberanian orang-orang lain yang masih mengantri dalam dingin di pintu gerbang..
“Benar… tidak ada yang Namanya prioritas di tempat ini. Kita semua adalah kaum pelarian yang akan mencari perlindungan di Neraka Dunia !” teriakan orang-orang lain memanas-manasi suasana.
Luo Yeye menjadi pucat, dia benar-benar tidak sanggup berkata-kata lagi.
__ADS_1
“Ini adalah kesalah pahaman, dan mereka mengira kami adalah calon
anggota baru Neraka Dunia.
Jika saya Tuan Semidevil marah… aku tidak tahu apa yang akan berlaku pada orang-orang malang ini” dia menatap iba kearah kumpulan manusia yang tidak sabaran melewati array penghalang di pintu gerbang.
Sementara itu dua penjaga pintu gerbang seketika menjadi panik,
“Diam !” bentak salah satu penjaga.
“Kalian tidak tahu siapa dia !” desis penjaga yang satunya.
Mendadak dari dalam kereta terlihat keluar seorang anak muda, yang penampakannya langsung membius semua orang didalam diam. Dia pria muda itu adalah sosok berambut keperakan warnanya seperti nyala bintang, dia memiliki raut muka yang sangat muda dan tampan serta aura kultivasi yang di pancarkan tubuhnya, langsung membuat orang merasa ngeri.
“S-sage ?” Kumpulan orang-orang kasar seta orang yang lainpun seketika terbungkam didalam diam, setelah melihat kultivasi anak muda itu
Pria brangasan yang tadi sempat berkoar-koar meminta tuan di dalam kereta agar turun dan antri itu seketika terdiam. Raut mukanya berubah menjadi buruk.
“S-siapa anda tuan? Ijinkan aku untuk mengetahui nama anda” kata si brangasan terbata-bata.
Sambil mengacuhkan pertanyaan si pria kasar tadi, Sima Yong dengan santainya berjalan melewati Gerbang Neraka Kesembilan, yang langsung di sambut dengan ledakan dan sengatan listrik pertanda perlawanan keras dari array pintu gerbang.
Semua orang yang sedang antri itu terkesiap ketika melihat anak muda itu tidak mengalami luka atau apapun cidera Ketika array itu bekerja.
“Siapa dia?”
“Kemampuannya demikian tinggi, sampai-sampai array gerbang itu
Lalu setelah anak muda itu melewati array di Gerbang kesembilan, dia memberi kode kepada pria tua sang kusir kereta untuk masuk mengikuti dia. Sebelum berlalu, anak muda itu berbalik badan dan berbicara keras-keras kepada pria brangasan yang kini mulai ketakutan.
“Karena kamu akan menjadi penghuni Neraka Dunia nanti, dan jika lolos ujian masuk ini…
Aku mempunyai sedikit saran. Berhentilah menganggap dirimu hebat seperti di luar sana, saat kamu nanti telah menjadi bagian dari tempat ini.
Di tempat Bernama Neraka Dunia ini, sedikit saja kamu mengucap kata salah dan menyakiti orang lain... kehilangan nyawa adalah hal yang biasa” suaranya terdengar demikian tawar, namun berefek membuat pendengar menjadi menggigil.
Anak muda itu lantas menaiki kereta kuda itu, yang Kembali pelan-pelan di bawa sang kusir memasuki perut bumi menuju kedalaman Neraka Dunia.
Tersisalah orang-orang yang masih antri menunggu gerbang di nyatakan siap di buka oleh dua penjaga itu. Seseorang yang berada pada antrian terdepan lantas menanyakan perihal siapa anak muda yang aneh itu.
“Tuan, dapatkah anda memberi penjelasan kepadaku? Siapakah Shaoye yang baru saja masuk tadi?”
Dua penjaga pintu gerbang Neraka Dunia tidak banyak berkata-kata. Seseorang yang paling tinggi badannya hanya memberi penjelasan singkat,
“Pria kasar itu sungguh beruntung...
Yang di sela tadi adalah Semidevil peringkat sepuluh Bernama Refiner Berjubah Kelabu. Jika saja yang dia singgung adalah peringkat lain dari sepuluh Semidevil Neraka Dunia, sudah dapat dipastikan orang itu sekarang telah mati”
Pria yang bertanya tadi lantas menjadi kaget. Diam-diam dia bersyukur didalam hati karena tidak ikut-ikutan mencela Semidevil itu untuk turun dari kereta.
Tak lama kemudian, cerita ini lantas beredar dari mulut ke mulut, hingga berita nya pun di dengar pria brangasan tadi.
“Mati aku… mengapa mulutku sedemikian lancangnya?” dia lantas menjadi muram seharian karena menyesali Tindakan besar mulutnya. Ingin rasanya dia berbalik dan tidak memasuki Neraka Dunia, akan tetapi dia lebih takut lagi untuk Kembali ke dunia luar. Disana dirinya telah dinyatakan di buru oleh beberapa sekte kelas Sembilan, dan kematian adalah hak nya Ketika berjumpa para pemburu buronan itu.
__ADS_1
******
“Yeye…
Ini adalah sebuah pil bernama Pil Ekstreem Ungu. Pil ini adalah salah satu inovasi alkimia yang aku buat beberapa waktu lalu di wilayah tengah.
Dengan mengkonsumsi Pil Ekstreem Ungu, anda akan memperoleh manfaat berupa kultivasi tambahan serupa orang berkultivasi dan meditas terus-menerus selama 50 tahun. Semua manfaat itu adalah tanpa efek apa-apa.
Anda sering mendampingiku, maka ku harap kedepan nanti kultivasi anda lebih baik lagi sehingga membuat lega diriku ketika anda menjadi kusir perjalananku”
Tentu saja Luo Yeye sangat senang. Dia langsung jatuh didalam sujud memberi penghormatan kepada Tuan Semidevil itu. Sima Yong memberi tahu agar Luo Yeye berhenti dalam sujudnya, dan orang tua itu lantas berbalik Kembali ke tempat tinggalnya.
Sesudah melihat-lihat keadaan dalam istananya dan mendapati semua baik-baik saja, dimana Wei Park dan Xong Hui Yung masih berkultivasi didalam ruang kultivasi VIP khusus itu, Sima Yong memerintahkan delapan gadis pelayan untuk membawa dia mengunjungi Semidevil peringkat pertama Master Pedang Berdarah Ye Keung.
Di Istana Gua Master Pedang Berdarah..
“Aku patut mengucapkan selamat atas kenaikan kultivasi anda Tuan
Refiner Kelabu.
Hanya memerlukan satu tahun belaka, untuk kemudian anda telah menerobos beberapa tingkat dan menjadi SAGE level lima” kata Ye Keung kagum.
Lanjutnya…
“Dan tentu saja aku menerka, maksud kedatangan anda kali ini adalah mengajukan semacam proposal bukan?
Ceritakanlah… barangkali ada yang dapat aku bantu” kata Ye Keung.
“Haha… anda benar sekali Tuan Ye Keung.
Maksud kedatangan aku kali ini adalah untuk meminta rekomendasi anda, dengan mengeluarkan dekrit perintah, yang menyebutkan diriku akan mewakili Neraka Dunia didalam kompetisi jenius Demigods Kota Kuno pada musim dingin nanti.
Telah lama sekali aku memendam keinginan untuk bersaing dengan jenius-jenius muda di Kota Kuno yang termasyur itu.
Tentu saja, ini akan menjadi semacam promosi Neraka Dunia kami. Jika orang melihat kemampuanku, bukankah Neraka Dunia kami akan semakin kebanjiran order paket-paket yang lain?” Sima Yong mengakhiri permintaannya dengan tawa.
Dia sengaja menyelipkan keharuman nama Neraka Dunia, agar Ye Keung tergerak harinya untuk memberi rekomendasi. Pria penuh perhitungan itu jelas-jelas akan mmpertanyakan keuntungan apa yang akan di peroleh Neraka Dunia bukan?
Tuan Ye Keung terdiam. Lalu setelah berpikir selama 10 tarikan nafas, terjadi perubahan di wajahnya. Kini wajahnya berubah menjadi cerah.
“Bagus sekali. Kebetulan dari Neraka Dunia kami belum pernah
seorangpun yang mewakili tempat ini didalam kompetisi bergengsi itu.
Tentu saja kami kenyataannya di Neraka Dunia ini tidak pernah kekurangan praktisi hebat yang mampu bersaing di kompetisi itu. Akan tetapi semua selalu terkendala karna usia semata.
Hahaha kali ini anda satu-satunya yang memenuhi syarat kompetisi. Maka aku tidak segan-segan memberikan dekrit itu kepada anda” Master Pedang Berdarah itu mengacungi jempol kepada Sima Yong…
Diam-diam Sima Yong terkekeh dalam hati. Orang tua Ye Keung ini tidak akan menyangka kalau dirinya mentargetkan hadiah utama pecahan relikui abadi...
*Bersambung*
Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini. Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...
__ADS_1