Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Teknik Pedang Cahaya Matahari


__ADS_3

Puncak Biru mulai nampak dari ketinggian terbang, ketika Wang Yong telah mendekati Sekte Pedang Awan. Perasaan yang ada didalam hatinya adalah campur aduk. Antara senang ataupun sedih, keduanya sulit dia bedakan lagi.


Lalu kemudian Wang Yong setelah mendarat di suatu tempat yang sepi, dia melangkah menuju kumpulan tempat tinggal murid-murid Sekte Pedang Awan menginap. Wang Yong memasuki salah satu rumah yang tidak mencolok, seakan dia telah menganl dan terbiasa dengan rumah kecil itu.


Didalam rumah sederhana itu tidak terdapat banyak perabotan, selain sebuah tempat untuk tidur dan meja kursi. Peralatan lainnya hanyalah kelengkapan untuk seseorang berkultivasi.


Setelah sejenak memastikan ruangan itu adalah milik Peng Fai, Wang Yong meletakkan sebuah cincin spasial diatas meja lalu kemudian pergi meninggalkan rumah tersebut. Lalu keadaan sekitar Kembali menjadi sepi dan tenang. Mirid-murid Sekte pada jam seperti ini masih didalam sesi belajar teori di aula masing-masing puncak.


*******


Peng Fai baru saja selesai mengikuti ceramah umum di Puncak Biru mengenai metode kultivasi bagaimana trik memasuki alam kondensasi roh. Dia berniat secepatnya tiba di tempat tinggalnya. Keinginannya adalah berkultivasi dengan rajin untuk segera memasuki ranah Alam Kondensasi Roh. Dia merasa terlalu lama di ranah alam mortal.


Sejak kejadian di Padang Es Abadi di Kota Azalea, Peng Fai merasa kemampuan pedangnya sangatlah jauh dari kemampuan standar jago-jago pedang di luaran sana.


Tragedi kehilangan kawan-kawan baiknya yaitu Wang Yong, Fenying dan Lin Hong membuat Peng Fai mengambil keputusan bahwa dia harus menjadi seorang jenius terbaik dan jalur Dao Pedang.


Setelah peristiwa itu juga, Peng Fai tidak lantas menjadi terpuruk setelah kehilangan beberapa kawan baiknya. Malahan yang ada didalam pikirannya adalah berusaha berkultivasi lebih keras lagi. Keinginannya hanya satu, menjadi salah satu jenius di jalur Dao Pedang.


Adapun kendala fisiknya, dia sadari bahwa dengan kondisi tangan kirinya yang putus, namun dia harus berusaha berlatih jauh lebih keras dibandingkan praktisi yang bertangan normal.


Peng Fai memasuki rumah tempat tinggalnya selama di Sekte Pedang Awan. Karena isi rumah yang hanya sederhana itu tidak banyak, mata Peng Fai langsung tertuju pada sebuah cincin spasial yang diletakkan diatas meja.


Peng Fai seketika itu langsung menyambar cincin spasial. Ketika darahnya di tandai diatas cincin pertanda kepemilikan telah menjadi kepunyaanya, seberkas memori terkirim ke benaknya dan kemudian dia dapat melihat sebuah pesan virtual di benaknya.


”Halo anak kecil Peng Fai. Maafkan aku tidak sempat untuk bertemu dengan mu. Saat ini aku sedang melakukan perjalanan yang jauh. Mungkin kepergianku ini akan memakan waktu yang sangat lama"


Virtual di benaknya itu terlihat sosok Wang Yong yang sedang berbicara dengan dirinya. Tanpa terasa air mata mengalir dipipi Peng Fai.


“jadi kamu itu ternyata berhasil selamat…” mata Peng Fai berkaca-kaca.


Kemudian Wang Yong dibenaknya itu itu melanjutkan kata-katanya,


“Maafkan aku kalau pada kunjungan kali ini tidak bertemu langsung dengan dirimu. Keadaanku sangatlah terburu-buru. Ada sesuatu hal penting yang harus aku urus. Dan kuharap kamu tidak berkecil hati dan menjadi marah akan hal ini”


“Peng Fai… didalam cincin spasial itu terdapat dua bilah Pedang Kembar peringkat Bumi Ventis. Ada juga sebuah Armor Peringkat Bumi Demi dan Sarung Tangan + Sepatu Inccoruptible kelas Trenta"

__ADS_1


"Aku telah merubah semua simbol roh yang tertera dipermukaan semua item itu dari simbol Roh Bumi 1 menjadi symbol Roh Kelas Bumi 3. Sehingga tentu saja kemampuannya menjadi lebih meningkat dibanding kondisi sebelumnya.”


“Untuk melengkapi kesemua item armor dan senjata ini, terdapat juga Salinan Teknik pedang peringkat Bumi Trenta yang bernama “Teknik Pedang Cahaya Matahari”.


“Teknik pedang ini aku dapatkan dari lelang Balai Harta Kota Azalea. Menurut info penjual, Teknik Pedang ini sebelumnya dimiliki seorang praktisi berlengan tunggal ratusan tahun lalu. Teknik ini membuatnya menjadi salah satu praktisi pedang yang disegani"


"Aku pikir Teknik ini akan sangat cocok untuk dirimu. Semoga kamu menyukainya”


Peng Fai kemudian menjamah isi dalam cincin spasial itu. Dia begitu senang Ketika menemukan item yang disebutkan Wang Yong itu.


Setelah menemukan salinan itu, Peng Fai menjerit kecil,


“Teknik Pedang Cahaya Matahari. Semoga Teknik ini akan menjadi kartu As ku untuk menuju puncak jenius di Sekte Pedang Awan nanti”


Peng Fai juga menemukan sepasang Pedang Kembar Peringkat Bumi Trenta didalam cincin itu.


“Pedang kembar yang sangat menakjubkan. Penuh guratan symbol-simbol Master Mental Bumi… seandainya lenganku masih lengkap…”


Dia menjadi sedih seketika mengingat kejadian itu.,Namun kesedihan di wajahnya itu tidak berlangsung lama. Ketika dia membaca isi dari Salinan Teknik Pedang Cahaya Matahari, bola matanya terbelalak.


Itu adalah sebuah Teknik pedang yang sangat cocok digunakan oleh praktis pedang berlengan tunggal.


“Ketika hati dan pikiran telah menyatu, kekuatan mental akan terpancar keluar menggantikan lengan yang telah hilang”


Demikian bunyi kata-kata pembukaan di isi Salinan Teknik pedang itu. Peng Fai langsung larut didalam pendalaman akan seni pedang yang baru saja dibacanya itu.


Jadi intinya Ketika dia telah mengasai Teknik pedang ini, maka kekuatan mental yang harus dia Kelola nanti akan berfungsi menjadi sebelah tangannya yang telah hilang.


Dengan demikian untuk menjalankan Teknik Pedang memggunakan dua bilah pedang itu bukan lagi hal yang mustahil.


Dia juga memeriksa cincin spasial itu yang menjadi lebih terkejut penuh rasa berbahagia. Banyak sekali jimat perang yang terdapat didalamnya. Semua adalah jimat kelas atas. Segel lima sampai jimat kelas Bumi lev 3.


Itu semua belum termasuk beberapa pil penembus meridian untuk membantu praktisi Ranah Alam Mortal untuk menembus dinding penghalang, melangkah menuju Alam Kondensasi Roh.


Peng Fai menangis Bahagia atas hadiah yang sangat berharga pemberian Wang Yong itu. Didalam hati dia betul-betul berjanji akan menjadi salah satu jenius terbaik di sekte Pedang Awan.

__ADS_1


Tidak akan seorangpun yang akan menyangka, dimasa depan anak muda yang Bernama Peng Fai dengan lengan yang cacat itu akan menjadi salah satu Prasktisi Pedang yang sangat disegani di Kawasan Utara Benua Silver nanti.


********


Saat itu Wang Yong berdiri berhadapan dengan Master Puncak Merah Niu Juan. Perempuan ahli pedang itu berkata,


“Jadi anda adalah Wang Yong (bukankah Wang Yong masih mengenakan topeng sehingga dirinya sulit dikenali?)".


"Syukurlah… kematian Master Puncak Hijau dan Sekte Master Dugu Taoran tidak sia-sia. Kamu saat ini bahkan menurut penglihatanku, telah berada di Ranah Alam Kondensasi Roh Bintang 7. Suatu peningkatan yang sangat cepat”


Master Niu Juan menunjukkan perasaan bersyukur yang Ketika mengetahui bahwa Wang Yong masih hidup bahkan memiliki kemajuan didalam kultivasinya. Dan dia menanyakan rencana Wang Yong selanjutnya.


“Master Niu Juan, aku akan meninggalkan Wilayah Utara ini dalam waktu ini. Kepergianku mungkin akan memakan waktu yang cukup lama.bolehkah aku mengajukan suatu permohonan?


Wang Yong memberitahukan rencana kedepannya.


“Katakan itu Yong Er… jika aku mampu, sebisanya aku akan membantu”


“Aku mohon kiranya Master Niu Juan membantu temanku Peng Fai dengan mengangkat dia menjadi murid Mater Niu Juan. Aku tahu bahwa dia cukup berbakat sehingga Mendiang Master Dugu Taoran sempat mengangkatnya menjadi murid pribadi” Wang Yong mengutarakan isi hatinya.


“Namun sangat di sayangkan dia tidak sempat di latih lamgsunh oleh Master Dugu Taoran. Aku pikir jika temanku itu dilatih oleh seorang ahli pedang seperti Master Niu, niscaya temanku itu akan menunjukkan kemampuannya dan akan membanggakan Sekte Pedang Awan nanti”


Awalnya Master Niu Juan ragu-ragu untuk mengangkat Peng Fai sebagai murid pribadi. Selain Puncak Merahnya Sebagian besar adalah murid perempuan, dia merasa tidak memiliki kemampuan yang bagus sebaik Master Dugu Taoran. DIa takut akan mengecewakan harapan Wang Yong.


Namun Wang Yong berkeras bahwa Master Niu adalah orang yang tepat, sehingga keragu-raguan itu menghilang dari pikiran Master Niu.


Wang Yong lalu memberikan begitu banyak jimat-jimat perang untuk Master Niu. Hal itu dia lakukan mengingat saat ini di Puncak Hijau tidak lagi memiliki Master yang berkemampuan Mental Kelas Bumi. Praktis Sekte Pedang Awan akan mengalami kemunduran jika terjadi peperangan. Jimat dan talisman sangatlah penting untuk membantu seorang praktisi didalam peperangan.


Master Niu menjadi Bahagia karena Stok Jimat Sekte akan terpenuhi, namun sepertinya mereka akan berhati-hati dalam penggunaan jimat. Tidak akan ada lagi yang akan membuat jimat untuk persediaan banya bagi Sekte Pedang Awan.


Namun Wang Yong memberitahu Master Niu bahwa Balai Harta telah berjanji untuk kerja sama dengan Sekte. Sehingga perwakilan Sekte diminta untuk menemui Balai Harta dan mendiskusikan misi-misi apa yang dapat dikerjakan sekte. Imbalan penyelesaian misi dari Balai Harta adalah jimat, pils atau ramuan akan di suplai oleh Balai Harta untuk kemajuan Sekte Pedang Awan.


Jadi mulai saat ini, Sekte Pedang Awan sudah tidak perlu khawatir lagi akan sumber daya yang diperlukan untuk kemajuan murid-murid sekte. Mada depan mereka menjadi lebih terang.


Wang Yong kemudian meniggalkan Sekte Pedang Awan dengan perasaan lega. Setidaknya hal yang dapat dia bantu telah dia sampaikan kepada kolega dan kawan baiknya.

__ADS_1


Semoga dimasa datang Ketika dia Kembali dari perjalanan di Dunia Elf, Sekte Pedang Awan akan bangkit lagi dengan kemunculan praktisi-praktisi berkemampuan tinggi.


*Bersambung*


__ADS_2