Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pertempuran di Gurun Terkutuk III


__ADS_3

"Kakak Meirenyu... aku merasakan gelombang Ilusi Badai Es Penggetar Sukma" kata Lin Hong gelisah.


Dia memang merasakan udara seketika terasa bertambah dingin, dan dingin itu menyerupai udara musim dingin, terdapat aura sihir didalamnya. Hanya ahli kekuatan jiwa pengikut Sima Yong lah yang dia tahu dapat melakukan teknik seperti itu.


"Mari kita menuju ke Selatan Gurun. Arah gelombang ilusi itu berasal dari Selatan" kata Lin Hong gelisah. Lin Hong tidak mengatakan bahwa kekuatan gelombang jiwa itu terasa lebih kuat dibanding kekuatan yang seharusnya dimiliki Yu Long.


"Ada sesuatu yang lain" pikir Lin Hong. Akan tetapi dia berkeras bahwa itu Yu Long.


Meirenyu melempar lebih dari sepuluh ribu energi stone kedalam tabung pembakaran energi kapal roh itu. Kapal roh langsung melaju lebih cepat kearah Selatan, Gurun Terkutuk.


"Lihat... salju berguguran dari langit" sentak Lin Hong. Dari jauh tampak butir-butir es kecil berguguran dari langit. Itu memang salju.


"Itu pasti Yu Long, dia dalam bahaya... sepertinya dia telah menggunakan pil penguras jiwa" kata Lin Hong cemas...


Melihat LinHong yang semakin cemas, Meirenyu mengambil inisiatif.


"Biar aku terlebih dahulu pergi kesana, kamu dapat menyusul dengan kapal ini"


Baru saja Meirenyu selesai dengan kata-kata nya tadi, sosok Meirenyu langsung lenyap dari anjungan kapal.


Lin Hong hanya melihat sebuah titik diatas langit dengan pakaian yang berwarna putih cemerlang.


"Seorang ahli SAINT betul-betul memiliki kemampuan diluar nalar" bisik Lin Hong. Dia berjanji akan berkultivasi terlebih rajin untuk menjadi ahli seperti Meirenyu.


******


Dari ketinggian dia terbang, Meirenyu melihat di arah bagian Selatan sana terlihat sebuah ilusi badai salju di tengah gurun.


Dia memperbesar titik fokus pandangannya dan melihat seorang pria muda di keroyok belasan ahli pedang, yang kemudian pria itu membuat sebuah ilusi badai salju dan merubuhkan belasan ahli pedang.


Meirenyu tersenyum, itu adalah teknik Master Sima Yong. Jelas pria muda itu adalah murid master, pikirnya.


Akan tetapi Meirenyu menjadi terperanjat ketika melihat pria muda itu ikut rubuh dan memuntahkan darah. Disisi lain dua ahli pedang lainnya di keroyok sosok berkerudung, terlihat mencoba menolong pria muda itu, namun mereka di halangi kelompok bertudung.


"Ras iblis" desis Meirenyu.


Meirenyu bangkit amarahnya, rupanya kelompok yang terdiri banyak orang itu menyerang murid master bersama dua orang kawannya.


Dia mempercepat penerbangannya dan bersiul dengan nyaring, pertanda memberi peringatan kepada para pengeroyok murid masternya.

__ADS_1


"Kraaaaaakkk" Siulan itu terdengar seperti suara burung pemakan bangkai yang menbuat bulu kuduk berdiri.


******


Ketika ahli SAINT berpakaian sastrawan itu menjejakkan kakinya di pasir gurun, semua pertempuran langsung terhenti. Aura yang dikeluarkan terasa menindas dan membuat dada semua praktisi serasa sesak.


Dengan sinar mata yang acuh tak acuh ahli SAINT itu bertanya,


"Siapa yang menyerang anak muda disana?"dia menunjuk dengan tatapan kearah Yu Long.


Tatapan matanya kini terlihat menyelidik semua orang, masih acuh tak acuh. Penatua Klan Xia , yaitu pria yang memiliki kultivasi Kuasi Alam Tanpa Batas maju dan memperkenalkan diri dengan ramah.


"Senior yang terhormat, aku berasal dari Klan Xia dan temanku dari Klan ras iblis datang menyapa anda" pria itu bersama pelindung klan ras iblis lalu membungkuk memberi hormat kepada Meirenyu.


Sementara itu, dua pelindung Sekte Terang terlihat galau. Keduanya bertanya-tanya...


"Termasuk didalam kelompok manakah satrawan ahli SAINT ini? Jika saja dia merupakan bagian dari Aliansi Klan Xia dan Klan ras iblis, maka kami bertiga akan menemui kesulitan".


"Aku tidak terlalu suka banyak berbicara. Namun aku harus katakan bahwa semua Klan Xia dan Klan ras iblis kamu, harus mati malam ini" kata Meirenyu dingin.


"Boom" seperti sebuah bom yang meledak orang-orang menjadi cemas.


Sementara itu, semua anggota Klan Xia dan ras iblis yang menjadi terguncang, kin bertanya-tanya. Apakah hubungan Yu Long dengan Ahli SAINT ini?


"Tuan, jika kami boleh tahu.. Apakah yang menyebabkan anda berniat untuk menghabisi Klan Xia dan ras iblis? Meskipun kultivasi kami rendah, akan tetapi dua klan kami adalah yang terkuat di Wilayah Barat" Penatua Klan Xia itu berkata membela diri.


Dia merasa bahwa mereka sebagai klan terbesar, akan memiliki pengaruh besar danmenimbulkan rasa gentar dihadapan ahli SAINT seperti Meirenyu ini.


Dengan pandangan merendahkan Meirenyu berkata,


"Kamu hanyalah seekor lalat dihadapanku. Berani-beraninya kamu menggertak aku dengan jumlah kalian yang banyak itu"


"Di tempatku berasal, klan kelas lima dan kelas enam anda tidak akan berani menampakkan diri di hadapan seorang SAINT".


Lalu dengan tatapan bengis Meirenyu menambahkan,


"Karena kamu telah berani mengancam seorang ahli SAINT, biar kamu rasakan bagaimana kesaktian seorang SAINT"


Meirenyu mengangkat tangan kanannya kearah Penatua Klan Xia itu. Sebuah energi tak terlihat langsung menyedot penatua Klan Xia itu.

__ADS_1


Pria itu melolong menjerit ketakutan ketika secara tiba-tiba dia telah tercekik oleh tangan kanan SAINT itu. Kakinya menggapai-gapai seperti seekor ikan yang di ambil dari dalam air, berusaha mencari saat untuk bernafas.


"Krak.."


Dengan bunyi yang keras, semua menyaksikan kepala penatua Klan Xia itu copot dan jatuh terguling-guling di pasir gurun. Air mancur darah mengucur deras dari leher tanpa kepala itu.


Semua orang menjadi sangat terkejut bahkan beberapa orang muntah-mutah. Penatua Klan Xia itu adalah ahli Kuasi Alam Tanpa Batas. Namun dia diperlakukan seperti sehelai daun kering yang di cabik dengan satu tangan, juga didalam satu gerakan.


Para pengeroyok Klan Xia dan ras iblis itu tanpa sadar melangkah mundur satu demi satu. Tatapan sastrawan itu masih terlihat acuh tak acuh. Lalu tanpa di sangka-sangka , Penatua ras iblis memberi aba-aba..


"Formasi Cakar Tengkorak Putih"


Semua praktisi ras iblis tersisa langsung berjajar rapih membentuk formasi. Sastrawan itu terlihat menutup mata. Dia seperti tidak memedulikan formasi yang telah tersusun di depan mata.


"Membunuh..!" aba-aba terdengar dan formasi itu mengeluarkan pedang aneh berbentuk pisau panjang mirip sebuah cakar.


"Suiiitt.." Sastrawan itu menghilang dengan cepat, dimana dalam gerakan yang tak dapat diikuti mata seorang pun, dia mengoyak nadi dileher semua praktisi dari ras iblis. Tidak terkecuali Pelindung Klan peringkat Alam Tanpa Batas itu. Semua mati dalam satu gerakan.


Melihat semua praktisi dari ras iblis mati dalam sekali gerak, Pelindung Sekte Terang menjadi amat terkejut melihat pertunjukan satu babak dari ahli SAINT itu. Berulangkali kedua pelindung sekte itu mengucek mata, sepertinya mereka tidak percaya dengan kemampuan sastrawan itu.


Orang-orang Klan Xia yang tersisa, langsung kocar-kacir melarikan diri. Satrawan itu hanya tersenyum dingin melihat praktisi Klan Xia yang melarikan diri untuk mencari selamat.


Dia langsung mengeluarkan sebuah terompet yang terbuat dari kulit kerang dan meniupnya. Nada sendu terdengar merayu di kegelapan Gurun Pasir.


Para praktisi yang tadinya berusaha melarikan diri, seketika terhenti dari gerakan melarikan diri itu. Mereka langsung terhipnotis dengan lagu yang dimainkan ahli SAINT itu.


Pelindung Putih dan Pelindung Ungu Sekte Terang menjadi lebih terkejut lagi ketika melihat, semua praktisi Klan Xia yang tadinya melarikan diri, kini dalam gerakan menyerupai robot, datang berjalan ke arah sastrawan yang meniup terompet itu. Mereka semua duduk dengan patuh di kaki sastrawan itu dalam tatapan pemujaan.


"Sihir.." bisik Pelindung Putih.


"Malam ini terbuka mataku akan kemampuan ahli sihir yng digunakan dalam pertempuran" lanjutnya.


Lalu pujian kekaguman praktik sihir itu tergantikan tindakan menutup mulut agar tidak mengeluarkan suara kaget. Dua Pelindung Sekte Terang itu menyaksikan kelompok praktisi Klan Xia itu saling membunuh satu sama lain, ketika sastrawan itu berkata,


"Bunuh.."


*Bersambung*


Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.

__ADS_1


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.


__ADS_2