
Ouyang Piao terlihat berlari sedikit pincang kemudian menyapanya.
“Aku sangka anda telah mati terhempas angin ganas itu” kata Ouyang Piao.
Sementara Ouyang Piao terlihat gembira bertemu Sima Yong, seluruh mata praktisi di tempat itu tertuju kearah Sima Yong. Dalam hati mereka bertanya,
“Siapa orang ini? Bagaimana cara dia dapat masuk kedalam lipatan ruang isolasi di dunia ini? Kami telah berminggu-minggu terjebak dan tidak menemukan jalan keluar”
Ouyang Piao tidak menghiraukan pandangan penuh pertanyaan orang-orang itu. Dia tetap asik mengobrol dengan Sima Yong.
“Lihat.. aku disini terkurung bersama beberapa jenius dari Klan Lai dan Klan Xia. Ada juga beberapa Kultivator independent. Kami awalnya terluka parah akibat angin ganas itu. Namun istirahat selama beberapa minggu telah membuat kondisi kami agak membaik”
Sima Yong kemudian mengedarkan pandangannya, diam melihat beberapa wajah yang dikenalinya. Nampak Xia Rong dan Lai Chongde bersama kelompok klan mereka. Hanya saja untuk kali ini kedua jenius itu tidak berdebat untuk membuktikan siapa yang terhebat. Dalam keadaan terdesak dan jiwa yang terancam bahaya dimana-mana, membuat mereka berdamai sejenak.
“Sebenarnya tempat apakah ini? Aku pikir ini adalah semacam ceruk atau lipatan ruang tersembunyi. Di dunia yang hampir kiamat ini banyal hal-hal aneh yang aku temui….. “
“Aku akan menuju ke Barat kearah Pegunungan Biru. Apakah anda mau ikut?” Sima Yong bertanya kepada Ouyang Piao.
Bukannya mendapat jawaban dari Ouyang Piao, akan tetapi seketika semua praktisi di lipatan ruang itu mengeluarkan suara untuk meminta bantuan Sima Yong,
“Tuan Muda Sima Yong… kami juga ingin keluar dari lipatan ruang ini. Telah berminggu-minggu kami terjebak disini. Mohon membantu kami juga…”
Diam sejenak dan Sima Yong mengangguk kepala dan berkata,
“Kalian dapat mengikuti ku keluar dari lipatan ruang ini. Akan tetapi aku bukanlah praktisi yang memahami konsep ruang dan waktu, maka setelah tiga kali merobek udara menggunakan array, ini adalah kali terakhir aku dapat membuka celah di udara dengan menggunakan array. Harap berhati-hati ketika berada diluar lipatan ruang ini”.
Sima Yong kemudian merobek udara setelah meletakkan array transmisi. Semua praktisi bernafas lega ketika berada di udara luar. Meskipun udara luar di dunia tua ini tidak sesegar di Benua Silver, setidaknya itu jauh lebih baik dibanding terjebak di dalam celah lipatan ruang dunia.
__ADS_1
Sejak keluar dari lipatan ruang itu, seluruh praktisi yang berjumlah 20 orang terdiri dari Sima Yong dan Ouyang Piao, empat jenius Klan Lai, lima jenius Klan Xia dan Sembilan Kultivator independent, selalu mengikuti Sima Yong. Mereka seperti menganggap Sima Yong adalah pemimpin jalan setelah melihat kemampuannya merobek celah di udara. Adapun kedua puluh orang yang tersisa itu merupakan seniman bela diri yang memiliki kultivasi tinggi.
Ketika mereka baru berjalan sekitar 10 kilo kearah Barat, tiba-tiba didepan mereka terlihat hamparan keindahan pemandangan hutan pinus. Suasana hutan pinus itu sangatlah sejuk dengan udara yang segar seperti udara di musim semi. Beberapa praktisi terlihat berlari untuk berteduh dibagian dalam hutan. Sekian minggu hanya menghadapi pemandangan suram diruang celah dunia, membuat mereka sangat antusias pada saat menemui sebuah penampakan dunia yang normal seperti sekarang.
“Tunggu sebentar.. aku merasa sesuatu yang aneh…” Sima Yong menghentikan langkah mereka. Perasaan jiwanya mengatakan ada sesuatu yang salah dengan hutan ini.
Ketika Sima Yong menebalkan kekuatan jiwanya untuk menyentuh hutan pinus dengan benak, seketika dia berteriak…
“Lari…. Itu adalah ngengat ilusi”
Sima Yong menarik baju Ouyang Piao dan kemudian melompat lari. Tindakannya diikuti jenius-jenius lain yang berkemampuan tinggi. Tiga orang praktisi yang tidak sempat berlari seketika dihadapkan dengan kenyataan bahwa hutan itu hanyalah sebuah ilusi yang dibuat jutaan ngengat ilusi.
Ketika ngengat itu berubah menggerogoti ke tiga praktisi itu, jeritan melolong terdengar pada saat daging ditubuh mereka rontok dalam sekejab mata. Tidak menunggu hitungan menit, yang tersisa dari tiga praktisi itu hanyalah tulang belulang saja.
Dengan bergidik praktisi yang tersisa itu melihat dari kejauhan ketika tiga orang berubah menjadi tulang dalam sekejab mata. Perjalanan menuju Barat itu dipenuhi rasa horor. Jika semua mengingat kejadian yang menimpa mereka sejak tiba di dunia yang tua ini, rasanya seperti mimpi. Setelah kejadian itu, sepanjang perjalanan menuju Barat ini, membuat mereka menjadi tidak percaya ketika berjumpa sesuatu pekmandangan yang seharusnya normal.
Misalnya Ketika mereka mendapati sebuah sungai jernih, tidak ada seorangpun yang berani untuk mendekat dan meminum air dari sungai itu. Dalam hati meraka, bukankah dunia ini adalah dunia terkutuk? Jangan mudah percaya dengan apapun di hadapan anda. Kemungkinan itu sebuah ilusi yang mengerikan.
Perjalanan berhari-hari itu pada akhirnya membawa mereka tiba di kaki Pegunungan Biru. Di kaki Pegunungan Biru itu telah menunggu banyak praktisi dari berbagai aliran. Ras iblis yang terlihat adalah Mao Gao bersama dua ras iblis lainnya. Klan Huang tersisa 2 jenius yaitu Huang Feng dan Huang Lie. Klan Wu menyisakan 4 jenius dimana Wu Zhen terlihat berada diantara mereka. Sisanya lainnya adalah Kultivator independent berjumlah sekitar 30 orang.
“Apakah yang ditunggu lagi? Mengapa kalian belum menyebrang ke Pegunungan Biru dihadapan kalian?” Lai Chongde melempar pertanyaan dengan wajah bingung.
“Bukankah kalian seharusnya sudah dapat masuk ke Pegunungan Biru lalu terlebih dahulu membersihkan semua sumber daya di dalam Pegunungan itu?” Lai Chongde beruntun melempar pertanyaan. Lalu kemudian tertawa karena merasa gembira tidak didahului oleh orang-orang itu para penyapu bersih sumber daya.
Dengan pandangan jijik, seorang gadis Klan Wu yang Bernama Wu Fang Hua, menjawab pertanyaan Lai Chongde,
“Aku menjadi bertanya-tanya ketika anda seorang jenius Klan Lai menanyakan pertanyaan sederhana seperti itu. Tidakkah anda dapat melihat sendiri bahwa pintu masuk ke Pegunungan Biru di segel dengan array?”
__ADS_1
“Diperlukan gabungan praktisi kelas tinggi untuk menghancurkan array sekelas ini. Jadi kami duduk diam disini adalah menunggu kedatangan kalian-kalian yang lamban itu untuk bersama-sama membuka array menggunakan kekerasan”
Semua orang di kaki Pegunungan itu tertawa, sementara Lai Chongde memasang wajah merah padam karena malu. Untuk menutupi rasa malunya, dia bergegas mengatakan hal ini dengan keras,
“Lalu mari kita Bersama-sama menggabungkan kekuatan untuk menjebol array ini”
Ketika pada akhirnya datang tenaga bantuan dari kelompok Sima Yong, semua sepakat untuk menggabungkan kekuatan untuk menjebol array. Mao Gao yang telah sejak awal berada di kaki Pegunungan Biru itu, mengambil Tindakan sebagai leader untuk menjebol array.
“Dalam hitungan kelima semua, praktisi menggabungkan energi kea rah ku lalu aku akan menghancurkan array itu”
“Satu… dua… tiga… empat… Lima..”
“Duar……” tidak terjadi sesuatu. Bahkan untuk bergoyang pun, array itu tidak bergeming sama sekali.
“Sekali lagi dalam hitungan kelima……”
“Duarr…..”
“Duaar….”
“Duaar….”
Hingga pada tembakan energi ke empat barulah array itu meledak. Sepertinya ledakan array itu terutama bukanlah dipengaruhi kekuatan gabungan itu. Hal utama yang menyebabkan array melemah adalah faktor usia yang telah sangat tua sejak di buat. Itu adalah belasan ribu tahun lalu. Array itu telah kehilangan berbagai magic kekuatan awalnya, sehingga dapat dijebol mereka pada pukulan keempat.
Sementara itu…. Tatkala array tersebut jebol… tanpa diduga, secara mendadak … beberapa sosok tubuh melesat dengan cepat masuk kedalam Pegunungan Biru. Semua praktisi terperangah melihat tiga sosok itu yang ternyata adalahpara jenius dari ras iblis. Setelah beberapa detika barulah mereka sadar,
“Bajingan kamu iblis Mao Gao… anda dan kelompok ras anda betul-betul keturunan iblis yang licik” teriakan membahana dikeluarkan WU Zhen dari Klan Wu yang kemudian melesat memasuki Pegunungan Biru.
__ADS_1
Praktisi lainnya tidak membuang waktu untuk bergegas memasuki Pegunungan Biru. Terlalu banyak sumber daya yang akan dapat dipanen di Pegunungan Biru ini. Konon ras Elf yang akan meninggalkan dunia menuju tempat Bernama Valinor, mereka pada waktu lalu, banyak melepaskan sumber daya di pegunungan ini. Banyak juga tanaman-tanaman roh dan herbal yang berfungsi untuk memperkuat Kultivasi praktisi, telah mereka sebar di Pegunungan Biru ini.
*Bersambung*