Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Kemunculan Praktisi Ranah Alam Pencerahan Suci II


__ADS_3

Dear Readers,


Sebenarnya novel chapter ini dan chapter sebelumnya sudah saya upload kemarin dalam satu chapter. Namun karena sejak upload kemarin malam jam setengah tujuh malam di upload sampai pagi, statusnya masih direview pihak NT hingga pagi hari ini, maka saya coba upload ulang dengan memisahkan menjadi dua chapter. Mungkin karena jumlah kata sebanyak 2670 terlalu banyak jadi kendala NT. Semoga pagi ini dapat diterbitkan NT. Mohon sabar karena status update masih di review sejak kemrain malam. terima kasih


********


Orang-orang yang tadinya akan tertidur langsung keluar rumah dan menatap kedatangan ras iblis yang dramatis itu. Kurang lebih lima belas sosok berpakaian serba hitam, mengenakan topeng serta bertanduk kecil itu melayang turun dari kapal roh dan melompat menuju ke Klan Wu.


Penampilan heboh seperti itu membuat beberapa orang menggigil ketakutan. Penyebabnya adalah suara seruling yang di perdengarkan serasa akan menarik jiwa pendengar untuk pergi untuk berlutut dan menari dihadapan peniup seruling.


Berbeda halnya dengan Sima Yong. Ketika anak muda itu dengan dua muridnya menatap ke langit, dia mencoba menikmati dan mendengar suara seruling yang mampu menyedot jiwa itu. Sima Yong hanya mendengus dingin.


“Teknik Musik Kematian yang di mainkan itu penuh dengan energi sesat. Bagiku Teknik mereka itu terdengar masih kasar…”


Dia menatap kearah Yu Long dan Lin Hong sambil berkata,


“Dengarlah… meskipun Teknik musik itu terdengar serupa dengan Teknik Musisi Kematian yang kalian kuasai, namun Qi yang keluar amatlah sesat dan kasar. Ras iblis pada dasarnya memang tidak memiliki bakat didalam Teknik apapun yang menggunakan kekuatan jiwa. Sehingga ketika mereka memaksa untuk mengeksekusi Teknik ini, yang terjadi adalah selain terdengar sesat… pemusik itupun aku yakini sebenarnya dia mengalami kerusakan di jiwanya…”.


Yu Long dan Lin Hong membenarkan kata-kata Sima Yong. Memang nada yang terdengar itu jika mereka perhatikan, amatlah kasar ditelinga mereka berdua yang telah mahir dengan Teknik irama kematian.


Setelah kehebohan yang ditimbulkan oleh kedatangan ras iblis di Kota Bintang Jatuh mereda, Kota Bintang Jatuh Kembali masuk kedalam kesunyian malam. Semua beristirahat untuk persiapan besok di perlombaan perburuan itu.


Keesokan paginya dengan keadaan masih terlihat gelap itu, Sima Yong Bersama dan dua orang muridnya menjemput Patriak Ouyang di Klan Wu. Bersama-sama mereka berenam naik Kapal Roh milik Sima Yong menuju ke luar kota. Jaraknya kira-kira 100 km dari Kota Bintang Jatuh. Di pegunungan yang dikenal dengan nama Pegunungan Berkabut merupakan pintu masuk ke domain Elf abu-abu.


Ketika mereka sampai di Pegunungan Berkabut, meskipun keadaan masih terlihat gelap… Sima Yong menjadi terperanjat melihat sekeliling,

__ADS_1


“Patriak… mengapa banyak sekali orang-orang yang datang di Pegunungan Berkabut ini? Meskipun kami telah datang pagi-pagi benar, namun orang-orang ini telah terlebih dahulu datang. Jangan-jangan mereka memang sengaja tidur di tempat ini”


“Hahaha… Alkemis Sima jangan bercanda. Orang-orang ini seperti yang aku ceritakan sebelumnya. Mereka kebanyakan adalah bagian dari Independent Kultivator yang ingin menerobos memasuki domain Elf Ketika dibuka. Lihat saja nanti. Keramaian dan kehebohan akan terjadi ketika mereka mencoba untuk menerobos tanpa undangan. Belum lagi kehebohan kutukan atas pemberlakuan batas usia di dalam domain nanti” Patriak Ouyang menjelaskan kepada Sima Yong


“Jangan dianggap enteng mengenai pemberlakuan batas umur ketika memasuki domain ini. Domain ini dibuat oleh Kaum Elf Falmary yang sangat ahli didalam Teknik array. Kudengar array peringkat Dao diterapkan didalam domain nanti. Aku tidak dapat membayangkan Ketika domain terbuka dan orang-orang yang telah melewati usia 30 tahun mencoba masuk” Patriak Ouyang bergidik membayangkan hal itu


Sementara itu Sima Yong tertegun Ketika mendengar bahwa array peringkat Dao akan berlaku didalam domain. Dirinya sendiri dengan kemampuan Jiwa Surgawi saja, telah malang melintang di Benua Silver. Sosok seperti apakah yang menerapkan array berkemampuan jiwa Dao itu? Sima Yong kemudian merasa dirinya belum apa-apa jika dibandingkan sosok-sosok berperingkat tinggi itu.


Ketika hari menjelang siang, dan semakin banyak orang-orang telah berkumpul. Ras iblis, Klan Wu, Klan Lai, Klan Xia, Klan Huang dan mereka yang mewakili Klan Ouyang telah bersiap-siap menunggu array domain itu dibuka. Keramaian itu di pecahkan dengan sebuah aura menindas yang tiba-tiba muncul dari angkasa. Setengah dari para praktisi yang ada terjatuh pingsan karena tidak kuat menahan aura menindas itu.


Lalu kemudian dengan penampilan yang dramatis, seorang Wanita berusia lanjut namun berpenampilan seperti Wanita usia 55 tahun terlihat melayang turun di gundukan tanah yang paling tinggi.


“Seorang Praktisi Alam Pencerahan Suci??...” Sima Yong menjadi sangat terperanjat.


Keadaan menjadi hening di Pegunungan Kabut setelah Wanita dengan ranah Kultivasi Alam Pencerahan Suci itu muncul.


Sekelompok praktisi dari Klan Xia terlihat buru-buru terbang menghampiri Wanita itu. Mereka memberi hormat dan berlutut.


“Salam Senior leluhur… kami jenius Klan Xia akan memberikan yang terbaik untuk Klan Xia nanti”


Wanita itu terlihat agak acuh tak acuh, diam hanya menganggukan kepala dan menyuruh mereka semua Kembali ketempat mereka semula.


Terlihat Patriak Xia sangat takut dan menghormati Wanita itu. Sementara itu klan lainnya menjadi was-was. Klan Xia saat ini mendapat dukungan dari Praktisi leluhur Klan mereka berperingkat tinggi itu. Bukankah ketika sumber daya selesai diperebutkan nanti, maka dengan dukungan leluhur mereka, Klan Xia bisa saja membully dan merebut semua sumber daya yang telah klan lain dapatkan?


Ditengah-tengah kekhawatiran semua peserta perburuan, tiba-tiba sebuah aura yang tidak kalah menindasnya dibanding aura Wanita tadi. Aura itu kembali menindas orang-orang disekitar. Sekali lagi penampakan dari sekian banyak praktisi lemah telah terjatuh dan pingsan karena tidak bertahan menahan aura yang baru muncul itu.

__ADS_1


Pendatang baru itu adalah sesosok berpenampilan serba hitam, mengenakan topeng dan bertanduk kecil dikepala. Dia tampak melayang dari udara, dan turun dengan ringan bagaikan kapas.


“hahaha… Xia Chyou, ternyata aku telah terlambat. Anda telah datang lebih dahulu dan menakut-nakuti orang-orang ini”


Sambil menatap dingin, wanita itu menjawab...


“iblis tua Mao Po Sin… aku pikir anda telah mati ratusan tahun yang lalu. Ternyata anda masih hidup bahkan saat ini telah memiliki Kultivasi Alam Pencerahan Suci bintang dua? Nasib mu sungguh beruntung”


Wanita yang ternyata Bernama Xia Chyou itu terdengar mengejek iblis yang baru datang yang Bernama Mao Po Sin.


“haha… aku tidak mau mati sebelum dirimu terlebih dahulu mati penyihir betina…” Mao Po sin balas mengejek.


Orang-orang dari ras iblis seketika bersorak ketika melihat kemunculan Mao Po Sin. Mereka buru-buru datang menyapa Mao Po Sin dan memberi hormat. “Leluhur… salam dari kami”.


Keadaan menjadi tambah hening. Dua praktisi Alam Pencerahan Suci telah muncul dan akan memberi dukungan bagi rasa atau sekte mereka. “Huh… kami akan menjadi ampas nanti ketika bersusah payah mencari sumber daya, kemudian ketika keluar dari domain akandengan mudah  direbut dua Ahli Alam Pencerahan Suci ini” masing-masing jenius kemudian berbisik diantara sesama mereka.


Sima Yong sendiri seketika menjadi resah. Dia kemudian memerintahkan Yu Long dan Lin Hong untuk pergi dan menunggunya di Perbatasan Wilayah Utara dan Barat yaitu di Kota Seribu Mimpi.


Baru saja Sima Yong memerintahkan kedua muridnya untuk meninggalkan area Pegunungan Berkabut itu, Kembali aura menindas dari seorang praktisi Alam Pencerahan Suci timbul dan menindas disekitar pegunungan.


“Apakah aku yang mulia ini belum terlambat untuk menyaksikan keramaian perburuan domain Elf ini?” seorang yang terlihat seperti Imam Agama Tao terlihat muncul di di ketinggian tanah berbukit itu. Pedang yang melayang mengikuti dirinya terlihat memancarkan aura mengancam.


“Praktisi Alam Pencerahan Suci Bintang Dua??? Pedang peringkat Saint trenta?? Ya Tuhan… mengapa hari ini bermunculan iblis-iblis tua Peringkat Alam Pencerahan Suci disini???” semua orang bertambah geger. Hari itu mereka menyaksikan kehadian tiga orang praktisi tua usia 400 tahun lebih yang memiliki Kultivasi Alam Pencerahan Suci.


*Bersambung*

__ADS_1


__ADS_2