
Hari-hari Sima Yong diisi dengan memulihkan keondisi kesehatannya setelah dia mengalami kerusakan parah di seluruh meridiannya. Sima Yong rajin berkultivasi untuk penyembuhan. Ramuan dari Penatua Ren maupun pil pribadi dia kinsumsi. Setelah meminum pil-pil penyembuhan kelas surgawi untuk pemulihan, kondisi tubuhnya membaik. Luka di meridiannya terlihat mulai mengering.
Dimasa pemulihan itu, Sima Yong tetap berlatih Teknik array dengan membaca Salinan-salinan kuno di perpustakaan Penatua Ren. Bahkan terkadang dia meminta pendapat atau sekedar bertukar ide dengan orang tua Ren Fu dalam bidang Teknik array kuno Elf. Semua itu untuk membantu dirinya memahami totem rahasia Ketika kondisinya pulih.
Tanpa disadarinya, berbekal persepsi jiwa peringkat Master Surgawi 3 dan pemahaman yang kuat atas Teknik array, saat Sima Yong tumbuh dan berubah menjadi seekor harimau yang diberi sayap. Ren Fu adalah Master Array yang mewarisi Teknik-teknik array kuno, dan bimbingan Ren Fu ini meletakkan Sima Yong diposisi tinggi seorang Master. Dia telah bertumbuh menjadi seseorang Master Array Peringkat Surgawi.
Sima Yong tetap masih belum berani untuk memahami semua warisan didalam Totem Burung, disebabkan kondisi kesehatannya baru pulih sekitar 55%. Kekuatannya masih terbilang rendah jika dia memaksa untuk memahami totem itu. Bayangan atas tekanan gunung es di dalam pemahaman totem membuatnya harus mempersiapkan kondisi ke keadaan seperti semula sebelum terluka.
Terkadang untuk membunuh rasa bosannya, Sima Yong mengikuti Penatua Ren Fu ke toko kecilnya sambil melihat-lihat keadaan Kota Selatan Di Benua Penyaringan Dewa ini. Kota Selatan adalah Kota yang sangat modern dan maju dibanding kota-kota di Benua Silver.
Tingkat kultivasi orang-orang di Kota ini pun amatlah tinggi. Kemungkin penyebab kultivasi orang-orang menjadi cepat meningkat adalah Benua ini memiliki dua matahari dan dua rembulan. Sehingga aliran energi Qi sangatlah padat dan kaya. Adapun demikian… vena roh sangat terasa disetiap sudut kota.
Sima Yong menyaksikan sendiri, banyak sekali berseliweran kesana kemari (lalu Lalang) yaitu praktisi-praktisi dari berbagai ras dengan kultivasi yang tinggi untuk ukuran Benua Silver. Ras Judade atau raksasa adalah kelompok praktisi yang paling sering dia lihat. Sangatlah mudah menemui seseorang ras Judade dengan kultivasi Alam Spirit Agung dipinggir-pinggir jalan.
Bahkan rata-rata pengawal kota memiliki kultivasi di awal Alam Raja. Itu adalah hal yang sangat luar biasa untuk Benua Silver. Hanya Klan atau Sekte Bintang Lima yang memiliki praktisi di Alam Raja seperti itu. Dan hampir semua adalah dari ras Judade.
Ras Judade ini rata-rata tingginya mencapai 2.5 meter dengan potongan tubuh meski berpostur tinggi langsing namun rata-rata kaum pria nya memiliki otot yang selalu dipamerkan dengan mengenakan pakaian tanpa lengan. Bahkan kaum Wanita ras Judade ini terlihat sangat perkasa dengan penampilan tidak kalah kekar dibanding kaum lelakinya.
Sima Yong melihat ranah kultivasi praktisi dari Ordo-ordo ternama di Kota Selatan ini berada diantara ranah Alam Raja hingga Alam Tanpa Batas. Apabila kelompok yang dibilang sebagai jenius Ordo, memungkinan ranah kultivasinya lebih tinggi lagi.
Meskipun tingkat kultivasi praktisi di benua terhitung tinggi dibanding Benua Silver, akan tetapi tingkat Kemampuan Jiwa atau Persepsi Jiwa praktisi disini amatlah rendah dibanding Benua Silver.
Catatan : di Benua Penyaringan Dewa ini mereka menyebut Sekte dengan sebutan Ordo.
Dan hanya kaum profesi Alkemis dan Master Array saja yang memiliki persepsi jiwa tinggi di tempat ini. Itupun profesi Alkemis dan Master Array hanya kaum Jingling dan Nanren yang mampu mempraktekkan profesi yang terbilang langka di Benua ini. Dibenua ini tidak terlalu mengenal adanya Master Simbol.
Master Simbol tidak terlalu popular disebabkan kebanyakan senjata roh yang beredar didatangkan atau di limpahkan gratis dari alam dewa. Senjata lengkap yang memiliki simbol ini akan dengan mudah diganti ketika seseorang merasa senjatanya telah berkurang kemampuannya.
Dengan demikian keberadaan Master Simbol seakan tidak terlalu diketahui. SIma Yong menjadi selalu bertanya-tanya didalam hati,
“Seandainya jika menggabungkan Teknik array dan simbol rumit kedalam suatu benda roh, aku yakin maka benda itu akan menjadi suatu senjata yang amat berbahaya”….
Hari itu adalah genap dua minggu Sima Yong terbangun dari tidurnya setelah melintasi ruang dan waktu antar benua. Ketika itu Penatua Ren Fu mendapat pekerjaan untuk memasang array pelindung di peternakan Klan Judade Dewa. Karena merasa sayang jika Penatua Ren harus menutup tokonya, maka Sima Yong berjanji akan menjaga toko ditemani cucu penatua Ren Fengguang.
Meskipun menolak bantuan Sima Yong namun karena Sima Yong memaksa, maka penatua Ren memberi ijin dia membuka toko Array. Sima Yong merasa senang karena karena memang mulai bosan hanya berdiam diri menunggu penyembuhan. Lagi pula kondisi kesehatannya semakin membaik dengan mengkonsumsi pi-pil pemulihan kelas surgawi.
__ADS_1
Di Toko Array Kota Selatan Benua Penyaringan Dewa, hari telah menjelang siang. Nampak dua praktisi dari ras Judade memasuki toko array itu. Sima Yong memperhatikan tingkat kultivasi kedua praktisi Judade itu.
Yang pria memiliki kultivasi di ranah Alam Raja Bintang delapan dan yang Wanita di alam Raja Bintang enam. “Hmm jika di Benua Silver mereka ini akan disebut jenius yang di manja Sekte dengan limpahan Sumber Daya dan senjata-senjata roh. Namun lihatlah.. disini mereka tidak lebih dari praktisi pada umumnya”
“Apakah disini menyediakan layanan perbaikan array untuk senjata? Senjata Hammer ini perlu untuk dibenarkan arraynya untuk melakukan Teknik penyerangan. Belakangan aku merasa tingkat akurasi serangan menggunakan senjata ini tidak seakurat awalnya.” praktisi Judade pria itu bertanya ke Sima Yong sambil menyerahkan senjatanya, sebuah Palu Roh peringkat Saint Venti.
Kawannya yang Judade Wanita kira-kira berusia 30 tahun itu memasang wajah malas ketika melihat pelayan toko tidak lebih dari seorang Nanren setengah Jingling. “Mahluk kecil ini hanya berada di ranah Alam Raja Bintang Dua. Hmmm dia adalah sosok tidak penting”
Jika bukan karena teman prianya ingin memperbaiki array di Palu nya, Wanita Judade merasa malas untuk memasuki toko dan berbicara dengan campuran Nanren Jingling itu. Di benua ini memang kaum Nanren dan Jingling adalah yang terbilang lemah didalam kultivasi. Mereka seringkali dipandang sebelah mata oleh ras lain.
Sima Yong dengan sopan melayani kedua pelanggan itu, meskipun nampak salah satunya menunjukkan sikap kurang suka kepadanya,
“Baik pelanggan, saya akan mencoba melihat kerusakan seperti apa di senjata anda dan memberitahukan biaya perbaikannya”
Sima Yong menusuk senjata Palu itu menggunakan persepsi jiwanya dan langsung sebuah bentangan array tercermin dan menggambarkan susunan rumit disenjata itu. Hanya dengan sekali memasukkan persepsi jiwanya, Sima Yong langsung tahu dimana letak kerusakan senjata itu.
“Pelanggan, tidak terdapat kerusakan array di senjata ini. Itu terlihat baik-baik saja. Yang membuat senjata anda mengalami kemiringan akurasi ketika di gunakan bertempur adalah terdapat beberapa Simbol roh yang tertulis di senjata ini kini mengalami kerusakan”.
“Senjata Itu menjadi makin cacat karena terlalu sering dipakai berperang. Praktis karena sering digunakan maka lama kelamaan Simbol Prasasti di Palu menjadi buram dan mengakibatkan senjata ini terasa seperti cacat. Saran professional ku sebagai seorang Master Simbol dan Array, sebaiknya pelanggan mereparasi Simbol Prasasti di senjata anda” Sima Yong mengakhiri sesi penjelasan tentang Simbol itu.
“Apa yang kamu maksud dengan Master Simbol? Belum pernah aku mendengar nama dan profesi seperti itu”
Bahkan Judade Wanita itu berkata dengan nada mentertawakan Sima Yong,
“Jangan-jangan kamu berniat memperdaya kami dengan menceritakan kisah bualanmu itu….”
Merasa agak kesal dengan ketidak percayaan kedua ras Judade itu Sima Yong tanpa banyak cakap langsung melepas jimat Fatamorgana yang kemudian mengurung mereka bertiga.
“Apa-apaan ini? Mengapa kita seperti berada didalam dimensi transparan??” Judade pria itu terkejut.
“Ini adalah Teknik Talissman yang menggunakan simbol-simbol khusus. Kita terkurung didalam sebuah ruang dimensi yang telah membatasi diri dari siapapun diluar dimensi ini. Sehingga coba anda berteriak atau melakukan apapun didalam ruang fatamorgana ini. Tidak ada seorangpun diluar sana yang menyadari dan dapat mendengar suara anda. Bahkan penampakan anda tersembunyi didalam ruang fatamorgana ini”
Kedua Judade itu lalu kemudian berjalan hingga keluar toko tepat nya dipinggir jalan dan mencoba berkomunikasi dengan orang-orang yang lewat. Ketika mereka mendapati bahwa orang-orang yang lewat itu tidak menggubris dan tidak mengetahui keberadaan mereka, kedua Judade itu mulai sedikit percaya dengan penjelasan Sima Yong. (memang ruang Fatamorgana ini cukup luas, dimana jangkauan jimat mencapai hingga 15 meter jauhnya dari toko).
Didalam toko Kembali dua Judade itu mulai menampakkan ajah ragu ketika berhadapan dengan Sima Yong. Melihat wajah yang terlihat penuh keragu-raguan di wajah kedua Judade itu, Sima Yong buru-buru melempar sebuah Jimat Peringkat Bumi 4 kearah mereka berdua.
__ADS_1
“Duaar…” Sebuah ledakan dahsyat terdengar ketika tiba-tiba petir terpancar didalam ruangan dimensi Fatamorgana itu.
Kedua Judade itu sangat terkejut ketika petir menyambar. Beruntung ranah kultivasi mereka yang tinggi, membuat efek jimat petir level Bumi 4 itu tidak menciderai keduanya. Jika itu adalah jimat peringkat surgawi, kemungkinan cidera akan diderita kedua nya.
“Oh.. S****t… benda apa yang anda lemparkan tadi? Mengapa bisa menimbulkan efek seperti petir??” Judade Wanita itu memaki. Dia mulai terlihat penasaran.
Sima Yong mencemooh kedua Judade itu dalam hati. Meskipun keduanya memiliki kultivasi tinggi, akan tetapi mereka amat miskin didalam Teknik dan aplikasi persepsi jiwa “Huh… bukankah kalian berdua pada awalnya mentertawakan profesi seorang Master Simbol? Sekarang lihat… siapa yang menjadi terkagum-kagum”.
“Sekarang coba serang aku… akan aku tunjukkan sesuatu” Sima Yong menantang salah satu dari kedua Judade itu untuk menyerangnya dengan kejam.
Tanpa ragu-ragu dan juga berdasarkan insting kejam seorang Judade, raksasa pria itu menyerang Sima Yong dengan ganas. Energi dahsyat menderu bagaikan sebuah gunung terporak poranda, terlihat menindas Sima Yong Ketika Palu itu di arahkan ke kepala Sima Yong.
“Kamu manusia setengah Elf bodoh. Karena kamu mau menunjukkan kemampuanmu dan memancing tuan ini, maka mari kita lihat. Apakah kepala mu akan pecah seperti buah semangka ditabrak palu atau akah tidak” dengan keji Judade pria itu mengerahkan semua kekuatannya.
Sima Yong hanya melambaikan tangannya Ketika seberkas Simbol dan Prasasti keluar dan mengurung Judade Pria itu.
“Petrifyy…!!!”
Simbol dan prasasti bekerja Ketika keluar rune-rune kuno yang membuat Judade Pria itu menjadi Freeze dan membatu selama 7 detik ….
Ketika 7 detik Judade pria itu dalam kondisi membeku atau membatu…. Lima energi Qi Pedang keluar dari tangan Sima Yong Ketika Pedang Hati Rembulan melambai kearah Judade Pria. Lima Energi Pedang itu menggores tipis leher Judade Pria, yang meskipun tidak meninggalkan luka akan tetapi terlihat jelas lima goresan berwarna merah muda di leher Judade Pria itu.
Judade Wanita menjerit Ketika melihat lima energi pedang menebas batang leher Judade pria itu. Sepertinya kedua raksasa ini adalah pasangan kekasih. Begitu Judade Wanita itu melompat dan sebuah telapak cengkeraman diarahkan dengan ganas ke Sima Yong, Kembali tulisan simbol dan Prasasti keluar dari lambaian tangannya dan..
“Petrifyyy…..”
Lima berkas energi Pedang Kembali melilit batang leher Judade wanita dan kemudian melepaskan lilitan dengan lembut setelah meninggalkan tanda merah muda di leher raksasa Wanita.
Ketika kedua Judade itu telah pulih dari kondisi membatu dan membeku… dengan wajah dipenuhi peluh keringat dingin, sang pria bertanya…
“Tuan… itukah yang anda namakan Teknik Simbol?? Tolong dihitung berapa biaya untuk menuliskan simbol yang dapat menimbulkan efek Petir atau Petrify itu. Jika bisa aku ingin kedua jenis simbol dan prasasti itu dituliskan di Senjata roh ku ini”…..
Sima Yong tersenyum cerah. Sepertinya keadaan keuangannya akan membaik di Benua Penyaringan Dewa ini. “Energi stone ku tidak berlaku disini, namun sekarang aku memiliki tambang Blue Manna dari simbol dan prasasti. Kultivasiku akan dipercepat di dunia ini”
Catatan : 1 Blue Manna peringkat rendah setara dengan 100 energi stone peringkat Trenta
__ADS_1
*Bersambung*