Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Merpati Neraka


__ADS_3

Semua orang di aula gedung Balai Harta Baru itu sangat terperanjat.


"Sejak kapan seorang ahli SAINT muncul di Kota Azalea?"


"Apakah Tuan Morenyu ini adalah ahli SAINT yang muncul di Sekter Pedang Awan beberapa waktu yang lalu?"


Tanda tanya demikian besar muncul dihati hadirin di aula lelang Balai Harta Baru. Selanjutnya setelah kematian tiga ahli dari Menara Suar yang memiliki kultivas tinggi di tangan Tn Morenyu, kini jalannya lelang menjadi jauh lebih tertib. Semua orang merasa gentar dengan Tuan Morenyu yang memiliki kultivasi SAINT.


Waktupun berlalu, erbagai benda-benda mestika di pamerkan dan semua di lahap oleh peserta lelang.


Sekte, Klan dan kalangan Kerajaan peserta lelang berlomba-lomba membeli barang-barang yang sebelumnya amatlah langka untuk di temui di Utara Benua Silver.


"Ketika tiba masanya nanti, kultivasi para ahli dari wilayah utara sini akan dengan cepat menyusul ketinggalan dari bagian lain di benua itu" Morenyu tersenyum lega.


Misi Morenyu sesuai anjuran Master Yong, adalah selain mendirikan organisasi rahasia guna mengumpulkan informasi, adalah juga secara tersembunyi membuat akses para praktisi di wilayah ini memiliki kultivsi yang setara dengan wilayah lain.


"Tentu saja, kalau saja perang terjadi nanti, para ahli wilayah utara tidak akan menjadi juru kunci didalam gelar Raja Pedang Benua Silver.


Suara Morenyu sekali lagi terdengar membahana.


"Mohon semua ahli memasang perhatian akan barang yang menjadi master piece pelelangan Balai Harta Baru ! Ini adalah benda lelang terakhir, lalu kamu akan menutup lelang di hari ini"


Semua orang menjadi gaduh. Sebagaimana layaknya pelelangan yang sudah-sudah, di akhir acara selalu di tampilkan master piece yang merupakan primadona acara pelelangan.


"kira-kira kejutan apalagi yang akan di tunjukkan Balai Harta Baru ini"


"Aku tak mengira, setelah bangkit dari keterpurukan-nya Balai Harta benar-benar membuat barang dagangan di Menara Suar itu serasa seperti barang lelucon saja"


"Tolong segera tampilkan barang pelelangan pamungkas itu. Kami tak sabar melihatnya !" meski sopan, namun tersirat nada tak sabaran dari para peserta lelang yang penasaran.


Tn Morenyu memasang senyum lebar, lalu dia membuka telapak tangannya. Sebuah benda berbinar lantas terlihat terbang kian kemari di tangannya.


"Benda apa itu?"


"Mengapa aku merasa biasa-biasa saja dengan benda itu?" orang-orang menjadi heran ketika melihat benda asing di tangan Tn. Morenyu.

__ADS_1


Benda ditangan Tn Morenyu itu terlihat terbang kian kemari, menimbulkan suara berisik. Merpati itu sepertinya terkurung dalam sebuah ruang array di telapak tangan Tuan Morenyu.


"Bukankah itu adalah seekor burung merpati kecil?" orang-orang merasa heran.


"Apakah merpati kecil itu yang dikatakan master piece Balai Harta Baru?" nada keheranan jelas tampak didalam suara orang yang berbicara ini.


"Namun lihatlah dengan teliti. Hitam, ya bulu merpati itu berwarna hitam, bukannya putih seperti merpati pada umumnya!" suara seseorang menyela suara-suara yang mulai melecehkan merpati kecil itu.


Tuan Morenyu terlihat acuh tak acuh saja. Dan masih dalam suara yang keras, lantang dan membahana, di berbicara dengan penuh wibawa.


"Apakah kalian para praktisi di Wilayah Utara sini pernah mendengar sesuatu yang di sebut dengan hewan kontrak?"


Hadirin peserta lelang langsung terdiam seketika. Ruangan aula itu menjadi sepi benar seperti kuburan. Semua orang menjadi berdebar-debar.


Hewan kontrak dimata mereka para ahli wilayah utara, adalah sesuatu yang seperti kisah mitos belaka. Kalaupun keberadaan hewan kontrak seperti itu pernah ada? Sepertinya hewan kontrak hanya akan dimiliki orang-orang dari klan super atau bahkan klan kuno.


Sementara itu, Tn Morenyu melempar senyum kemenangan ketika melihat orang-orang menjadi terbungkam dengan penjelasan setengah-setengahnya tadi.


"Dasar manusia bebal, tidak tahu apa kehebatan hewan kontrak" batin Morenyu


"Tuan Morenyu yang terhormat. Apakah maksud anda dengan mengeluarkan merpati hitam itu, anda mau memberi tahu kami bahwa benda itu adalah sejenis hewan kontrak?


Seketika gemuruh suara pecah di dalam ruangan. Semua saling menyela dan mempertajam mata mereka untuk melihat lebih jelas merpati hitam tersebut.


"Merpati hitam ini dikenal dengan nama Merpati Neraka. Hewan kontrak ini di kategorikan Hewan Kontrak peringkat Spesial. Satu tingkat diatas hewan kontrak jenis rare atau langka.


Praktisi yang menguasai Merpati Neraka ini, jika kultivasinya masih dibawah Alam Pencerahan Suci, percayalah. Ketika anda melakukan penyatuan dengan Merpati Neraka ini, kultivasi anda akan mampu menerobos 2 atau 3 bintang dari kultivasi saat ini" Jeda sejenak, lalu Morenyu melanjutkan..


"Seorang ahli Alam Pencerahan Suci yang melakukan penyatuan dengan hewan kontrak ini, akan dapat meningkatkan kultivasinya sebanyak 1 bintang saja"


Baru saja Tn Morenyu selesai memberikan penjelasan Merpati Neraka itu, semua orang menjadi ribut. Suasana gaduh terjadi di aula pelelangan.


Tn Morenyu mengangkat tangannya, dia menindas semua peserta lelang menggunakan Aura Qi. Keadaan menjadi tenang kembali.


"Balai Harta Baru kami bahkan akan membantu pemenang lelang untuk melakukan proses penyatuan dan penyerapan kekuatan hewan kontrak, dengan menyediakan tempat menginap di tempat kami.

__ADS_1


Kami tentu saja menjaga kenyamanan peserta lelang, denga menjaga kalau-kalau dia di begal ketika meninggalkan Balai Harta Baru kami.


Merpati Neraka ini kami akan buka seharga 75.000 batu energi dengan penawaran kelipatan 5.000 batu energi. Penawaran dapat dilakukan mulai sekarang !"


"80.000 batu energi!"


"90.000 batu energi !"


"110.000 batu energi. Tolong jangan lakukan kenawaran lagi!"


"Enak saja! Kamu pikir hanya kamu saja yang ingin menerobos kultivasimu? Berikan padaku. Aku telah macet selama sepuluh tahun. 125.000 batu energi !"


Semua orang seperti berperang, namun kali ini adalah perang harga. Sekte-sekte, Klan dan keluarga bangsawan saling berlomba-lomba melakukan penawaran tertinggi.


Hingga pada akhirnya lelang hewan kontrak itu dimenangkan oleh Fang Ming Hoa, Kepala Sekolah Akademi Ling Jian. Dengan penuh kebanggaan Kepala Sekolah yang sudah berusia lanjut itu mengambil Merpati Neraka dari tangan Tn Morenyu.


"Usiaku telah sangat tua. Telah lima tahun aku macet untuk menerobos.


Ketika menyatukan kultivasiku dengan Merpati Neraka ini, aku berharap dapat menerobos Alam Pencerahan Suci, dan usiaku akan diperpanjang 200 tahun lagi"


Fang Ming Hoa membungkuk memberi hormat kepada Morenyu. Fang Ming Hoa telah lama mengalami kemacatan kultivasi dan terhenti di ranah Alam Tanpa Batas Bintang delapan.


Morenyu dengan sigap membalas penghormatan kepada Fang Ming Hoa. Dia adalah salah satu praktisi kuat yang tersisa di wilayah utara sini.


"Anda membayar dengan harga yang sepadan. Jika anda merasa bahwa membutuhkan perlindungan Balai Harta Baru kami, anda dapat berkultivasi hingga menerobos Alam Pencerahan Suci nanti"


"Terima kasih bantuannya Tn Morenyu. Fang Ming Hoa akan memperhatikan itu. Terima kasih sudah menawarkan perlindung untuk diriku yang tua ini" Fang Ming Hoa sekali lagi menjura dan memberi hormat.


Sinar mata penuh kecemburuan menatap Fang Ming Hoa ketika orang itu kembali ke tempat duduknya. Acara pelelangan telah selesai, menunggu Tn Morenyu memberi tanda.


Diam-diam Fang Ming Hoa merasakan aura membunuh yang terarah ke dirinya. Dia memutuskan tidak akan kembali ke Akademi Ling Jian. Dia akan meminta perlindungan Tn Morenyu, ketika berkultivasi melakukan peleburan kekuatan dengan Merpati Neraka.


*Bersambung*


   Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.

__ADS_1


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.


__ADS_2