
Orang-orang di aula mulai gelisah Ketika papan pengumuman di Aula Menara menyala… pertanda akan muncul ranking baru di list 100 praktisi ranking tertinggi uji Menara Dewa Berkabut. Dan Ketika nama Sima Yong muncul di urutan ke enam peringkat uji Menara dewa berkabut… semua orang menjadi sangat heboh.
“Baamm…!!”
Pintu Menara Dewa terbuka. Semua orang yang berada di aula Menara Dewa makin heboh bersiap-siap untuk melihat, sosok yang akan keluar dari pintu tersebut seperti apa penampakannya. Mendadak penonton yang menunggu itu terkejut pada waktu sebuah suara terdengar seperti sambaran petir,
“wuusshhh…”
Sebuah bayangan berkelebat cepat dan hanya menyisakan berkas cahaya kuning yang tersisa. Saking cepatnya bayangan kuning itu, orang-orang menjadi terbengong-bengong melihat kecepatan yang langka itu. Jarang sekali seseorang dapat melakukan Gerakan secepat itu.
“Benda apa yang berkelebat tadi???”
“Apakah bayangan tadi adalah si penantang Menara, Sima Yong itu??’’
“Lalu warna kuning itu adalah???”
Ketika banyak yang memperdebatkan kemana gerangan Sima Yong yang belum jua nampak dari mulut pintu Menara…. Tiba-tiba seseorang berteriak,
“Coba lihat…!!! bukankah sosok di udara sana adalah cahaya kuning yang barusan melesat keluar dari Menara?”
Semua orang berbondong-bondong berlari keluar dari aula dan menatap keangkasa. Diangkasa nampak sesosok tubuh yang terbang sangat cepat pergi. Sosok itu memberi kesan bagaikan malaikat maut. Ketika sayap yang demikian lebar berwarna kuning tertimpa sinar dua matahari, itu adalah pemandangan yang membuat banyak orang ngeri.
“Sayap itu…. Berwarna kuning. Apakah itu adalah salah satu sayap legendaris ‘Sayap Nirwana Kuning’??” seorang ras judade menerka sayap yang dikenakan Sima Yong.
“Sayap Nirwana Kuning?” semua mulut ternganga ketika ada yang menyebutkan sayap itu adalah Sayap Nirwana Kuning. Sayap Nirwana Kuning yang legendaris itu hanya pernah mereka dengar dari kisah-kisah kuno. Sekarang saat melihat seseorang mengenakan sayap legenda itu, tatapan penuh kecemburuan tidak dapat disembunyikan terpancar dari mata banyak ahli di halaman Menara Dewa Berkabut.
******
Sima Yong menghilang dibalik angkasa dan dia muncul di rumah Penatua Ren yang terletak di bagian terpencil di Kota Selatan. Sekembalinya di rumah itu, Sima Yong Kembali mengatakan kepada Penatua Ren dan cucunya bahwa dia akan menutup diri selama sebulan untuk meningkatkan kultivasi.
Memang Sima Yong sendiri memiliki beberapa agenda setelah keluar dari Menara ujian itu. Yang pertama adalah; Sima Yong telah merasakan kultivasinya akan meledak dan memasuki Alam Raja Bintang enam. Perlu baginya untuk menerobos dan membebaskan energi meluap yang terasa seakan mau meledak didalam seluruh meridiannya. Perasaan itu muncul setelah setelah dirinya melakukan transplantasi “Sayap Nirwana Kuning”. Mungkin penambahan kekuatan ATK nya bertambah sebesar 250.000 jin adalah pemicunya.
Agenda kedua adalah, Sima Yong merasa perlu untuk meningkatkan pemahaman akan Simbol Kehancuran di Totem Elf. Setelah memahami level dua konsep dalam simbol yaitu “Pembagi Surga”.. maka ranah selanjut nya “Dimensi Tebasan” harus dia pahami.
Hal ini amat penting karena Ketika dirinya telah memahami sepuluh “Konsep ruang dan waktu”, dia akan memasuki pemahamani Delapan Gerbang Batin Tersembunyi. Delapan Gerbang Batin Tersembunyi itu akan membuat kekuatan ATK nya meningkat secara drastic.
Sedangkan agenda ketiga yang perlu dia lakukan adalah, konsolidasi kemampuan refleks Sayap setelah transplantasi Sayap Nirwana Kuning ke tubuhnya. Menurut Peri Menara hal paling penting adalah Gerakan pertahanan automatis, yaitu Gerakan membungkus dirinya dari serangan gelap.
Tanpa terasa tujuh bulan lamanya Sima Yong telah berada didalam Domain Pagoda (setara 1 bulan di dunia luar). Dia keluar dari pengasingan kultivasinya, dan penampilannya berubah menjadi lebih bercahaya. Sinar wajahnya menjadi berkilauan dimana seluruh kulitnya makin memperlihatkan kemudaan fisik. Kemampuan ATK nya meningkat sebesar 150.000 jin hingga total nilai ATK nya menjadi 950.000 ribu jin. Peningkatan kultivasi membuat beberapa perubahan padanya.
“Dengan kekuatan sebesar ini, bahkan Praktisi Alam Tanpa Batas Bintang dua masih akan dapat aku hadapi tanpa merasa takut” Sima Yong tertawa senang.
Penatua Ren sendiri terpesona melihat Sima Yong. Orang tua itu amat kagum dan memuji nya,
“Tuan muda… anda telah berada di Alam Raja Bintang enam??? Bukankah baru sebulan yang lalu anda menerobos beberapa level dan …lihat sebulan kemudian anda menerobos lagi”
Sima Yong tersenyum dan hanya mengatakan bahwa dia mengalami beberapa penemuan keberuntungan sehingga dirinya mampu menerobos kultivasi dalam waktu satu bulan ini.
Masih penasaran dengan Niat Perang Array, Sima Yong bertanya ke Penatua Ren.
“Penatua Ren… aku ingin bertanya sesuatu. Apakah anda memiliki saran mengenai “Pemahaman Maksud atau Niat Perang Array”? aku pernah membaca di dalam teks-teks kuno yang menjelaskan bahwa hal itu memang ada dan bisa dipahami”
Sedikit terkejut dengan pertanyaa, namun Penatua Ren memberi penjelasan.
“Apakah tuan muda berkeinginan untuk memahami ‘Niat Perang Array’?? itu adalah pemahaman yang sangat tinggi didalam Teknik array untuk berperang”.
Sima Yong menambahkan…
__ADS_1
“Benar sekali Penatua Ren. Aku bermaksud mendalami lebih jauh tentang Teknik array dan tujuanku adalah memahami ‘Niat Perang Array’. Sesungguhnya aku telah memahami sebuah niat yang dikenal dengan ‘Niat Jiwa Samsara’. Aku bermaksud menggabungkan kedua Teknik itu” Kata Sima Yong yang makin membuat wajah Penatua Ren berubah drastis. Disisi lain, Sima Yong tidak membahas mengenai kemampuannya akan Niat Pedang. Niat Pedang adalah kemampuan yang berhubungan dengan keberadaan Raja Pedang yang dia tidak ingin seorangpun di benua ini tahu.
“Itu adalah hal yang amat sulit dibayangkan bahwa anda telah memahami ‘Niat Jiwa Samsara’. Memang salah satu syarat untuk dapat menerobos dan memahami ‘Niat Peran Array’ adalah seseorang haruslah memahami Niat Kekuatan Jiwa. Ranah Kultivasi Jiwanya juga berada minimal Master Jiwa Surgawi level tiga…….
Anda tahu bukan? Kekuatan sihir array akan semakin kuat Ketika dibuat oleh Master Jiwa dengan kekuatan berperingkat tinggi”
“Aku tidak dapat memberikan pengajaran yang lebih kepada anda tuan muda. Semua buku Teknik array ini telah anda kuasai. Mungkin beberapa pengalaman ahli kuno yang berisi ‘Teknik membuka mata batin’ seperti ini akan membantu anda memahami Niat Perang Array” Penatua Ren menyodorkan sebuah slip giok yang berisi pemahaman dan cara membuka mata batin. Teknik itu adalah Teknik kuno yang menjadi peninggalan kaum Elf mula-mula.
Sima Yong menjadi gembira, dan dia mengucapkan terima kasih kepada Penatua Ren. Setelah itu, dirinya Kembali membenamkan diri didalam kamar untuk mencoba memahami isi slip giok yang baru diberikan Penatua Ren.
Penatua Ren sendiri hanya menggelengkan kepala Ketika melihat Sima Yong kembali menutup diri didalam pemahaman Teknik jiwa itu. “Anak muda sekarang ini memang berambisi tinggi…“
Seminggu berlalu, Sima Yong masih membenamkan diri untuk memahami isi slip giok itu. Ketika itu dia sedang beristirahat, sebuah berita yang dikirimkan Penatua Ren melalui array komunikasi di token miliknya berdering dan berisi berita berikut,
“Dua ras Judade, masing-masing pria dan Wanita sedang menunggu anda di toko array”.
Ketika Sima Yong menyusul ke toko array, disana telah menunggu dua raksasa yang dia kenali,
“Sahabat Hattauda dan Niryadi… angin apakah yang membawa kalian berdua untuk berkunjung di toko kecil milik pamanku ini”.
“Ahh.. sahabat kecilku Sima Yong. Kami datang kesini untuk mengajak anda pergi melihat-lihat ke arena duel antara praktisi Kota Selatan ini”
Sima Yong tertarik. Dia memang harus mendaftar di Arena karena point arena selain berguna ditukar beberapa item penting, arena juga akan menaikkan pamer Ordo.
“Ah… begitu adanya. Kebetulan aku juga belum pernah melakukan duel di arena. Bukankah salah satu misi Ordo adalah menyelesaikan Arena duel minimal sekali dalam sebulan?
Saudara Hattauda, aku harus mengatakan yang sebenanrnya. Dengan menyesal aku tidak bisa bergabung di Ordo anda Massacre. Well…. Penyebabnya adalah karena aku telah diterima bergabung dengan Ordo Sayap Suci..” tutup Sima Yong. Dia mencoba melihat reaksi wajah kedua Judade itu.
“Benarkah? Ini adalah hal yang kebetulan sekali. Ordo kami Massacre telah memutuskan untuk bergabung atau merger dengan Ordo Sayap Suci. Penyebabnya adalah Perang antar ordo dan pertarungan 5 lawan 5 di medan perang antar ordo hanya akan memberi kerugian bagi Ordo Massacre.
“Sahabat Hattauda, bisa anda jelaskan. Kerugian seperti apakah yang diterima Ordo Massacre jika perang terjadi??” tanya Sima Yong.
Sambil menarik nafas dengan wajah penuh sesal Hattauda menjawab,
“Ordo peringkat pertama ‘Veteran’ telah melakukan penggabungan dengan Ordo peringkat dua ‘Tangan iblis’. Sehingga total praktisi mereka sekarang menjadi 1.100 anggota. Bayangkan saja anggota member yang rata-rata berkultivasi Alam Raja Bintang 9 hingga Alam Tanpa Batas Bintang Dua bergabung tiba-tiba?
Apa jadinya kami Ordo kecil dengan kemampuan praktisi yang lebih dari 90 % anggota masih berada di bawah Alam Raja Bintang delapan? Jalan satu-satunya adalah merger dengan Ordo yang lebih kuat”.
“Dan yang aku dengar… ordo lainnya juga telah mengajukan pelamaran untuk bergabung dengan ordo peringkat tiga sampai peringkat lima. Sehingga praktis pada saat Perang antar Ordo nanti, hanya terdapat Lima Ordo yang berpartisipasi” jelas Hattauda kepada Sima Yong.
Sima Yong menjadi paham sekarang,
“Jikalau demikian adanya aku paham. Memang jalan satu-satunya untuk bertahan adalah bergabung dengan ordo yang lebih kuat, atau kalian hanya menjadi umpan point kemenangan bagi ordo papan atas” Hattauda membenarkan pernyataan Sima Yong. Hanya akan menjadi umpan point semata? Well sebaiknya bergabung dengan ordo lain memang jalan terbaik pikirnya.
Niryadi gadis raksasa itu memotong perbincangan mereka,
“Jadi apapun nanti yang terjadi di perang ordo, kita telah bergabung didalam kelompok yang sama bukan???.
Sudahkan anda memiliki team dalam perang nanti?” Tanya gadis Judade itu kepada Sima Yong.
“Team? Apakah memang seseorang harus memiliki team didalam peperangan nanti?” Sima Yong terlihat
bingung.
“Ya benar… dan maksimal anggota adalah lima dalam team yang terdiri dari berbagai macam ras dan tipe keahlian. Mengapa anda tidak bergabung dengan kami berdua saja??
Jika anda menyetujuinya, maka sekarang aku segera mendaftarkan team kita di Ordo” Niryadi menjawab dengan semangat.
__ADS_1
Tentu saja Sima Yong tertarik dengan kedua Judade itu. Diapun tidak memiliki kenalan lain di Kot a Selatan. Terlalu naif jika dia pada akhirnya melakukan solo pertempuran dalam perang nanti. Sima yong pun menyetujui untuk bergabung di team dua Judade itu.
“Segera daftarkan kita bertiga sekarang. Aku merasa kita tingga mencari dua orang ahli yang akan menjadi anggota team kita nanti”
Sima Yong berencana membuat team mereka menjadi team yang kuat. Dia teringat dengan tiga lawannya di Menara Dewa Berkabut. Jingling penyihir, Nanren ahli pedang dan Airen Pemanah. Mereka bertiga merupakan formasi team yang sulit ditembus pertahanannya. Berdasarkan ide itu maka Sima Yong berkata bahwa dia yang akan mengatur anggota team perang.
“Aku berniat mengatur formasi kita dalam bentuk formasi tiga orang lawanku di lantai Sembilan ujian Menara Dewa Berkabut…”
“Tunggu ….. Lantai Sembilan Menara Dewa Berkabut???... jangan katakan bahwa anda adalah….” Dengan mata melotot kedua Judade itu menyelidik Sima Yong.
Dengan tertawa kasual, Sima Yong menjawab,
“Aku menerima sedikit keberuntungan di Menara Dewa Berkabut. Dan harus kuakui bahwa akulah adalah praktisi yang berhasil menerobos hingga lantai sepuluh”.
Hening sejenak…………………
“Jadi anda adalah pemecah rekor dan kini berada ranking keenam di Menara Dewa Berkabut setelah ribuan tahun semua ranking di dua puluh besar tidakpernah bergerak???… dan lihatlah. Anda bahkan telah berada di Alam Raja Bintang enam saat ini. Rasanya baru berapa bulan kita tidak bertemu” kedua Judade itu memandang tak percaya kearah Sima Yong.
Seseorang yang menembus lantai Sepuluh Menara Dewa Berkabut adalah bukan sosok sederhana. Terlebih lagi dia telah menerobos ke empat ranah kultivasi hanya dalam tiga bulan. Pria kecil ini adalah calon pemegang ranking tertinggi di Kota Selatan di masa depan. Sikap keduanya menjadi semakin hormat kepada Sima Yong.
******
Setelah beberapa waktu berlalu dimana kedua Judade itu menyerahkan tugas merekrut dua anggota team perang ordo. Sebagai pemegang peringkat Enam di uji Menara Dewa Berkabut, tentu saja mereka sangat mempercayai kemampuan Sima Yong.
Di Arena Duel Kota Selatan…………………………….
“Anda harus memperoleh peringkat tinggi di Arena ini. Point tinggi akan membuat anda berhak menukar dengan beberapa item penting untuk meningkatkan level sayap atau level Domain Dewi anda” kata Hattauda, setelah pembahasan rekrut tim Perang Ordo selesai dibahas. Dia mnegajak Sima Yong ke Arena duel Kota.
Hattauda kemudian menggosok Sima Yong dengan kata-kata….
“Terlebih, anda adalah sosok legendaris Kota Selatan saat ini. Anda berada di peringkat Enam tantangan Menara Dewa Berkabut. Setidaknya anda harus memiliki tato Sayap Emas sepuluh garis. Bahkan Lebih bagus lagi jika anda menjadi praktisi dengan Tato Platinum” kata Hattauda.
******
Arena Kota Selatan adalah arena duel antar dua praktisi. Semakin banyak kemenangan yang diperoleh praktisi, maka secara otomatis terbentuk tato berbentuk sayap kanan di dada praktisi. Tato terendah adalah Tato Perunggu, Perak, Emas dan Platinum. Semakin kuat lawan yang dihadapi, point kemenangan yang diperoleh akan semakin tinggi yang berakibat meningkatnya level Tato Sayap ke tingkat yang lebih tinggi.
Di tato tersebut terdapat jumlah garis dari hitungan satu sampai sepuluh. Ketika point pertempuran duel meningkat, misalnya pada saat praktisi berada di garis sepuluh Tato Perunggu; maka praktisi akan memiliki perubahan tato menjadi tato sayap perak bergaris satu. Demikian dan seterusnya.
Mendengar penjelasan Hattauda, Sima Yong menjadi sangat bersemangat. Dia berniat untuk meraih peringkat pertama di Tato Platinum, dengan demikian poin yang dia peroleh akan ditukarkan dengan bahan langka yang berfungsi meningkatkan level Sayap Nirwana Kuning…
******
“Anda mendapat nomor arena 20.569. Dan ini token yang bermanfaat untuk mengajukan tantangan andan. Sistem automatis akan mengacak siapa lawan anda yang akan maju bertanding nanti….
Tidak menutup kemungkinan anda akan berhadapan dengan Wayang yang dibuat secara sihir. Umumnya Wayang itu memiliki kultivasi beberapa tingkat diatas anda…….
Perlu diingat, diijinkan untuk membunuh lawan didalam arena. Dan itu sah. Namun jika anda akan menyerah, sebaiknya langsung berteriak ‘menyerah’. Jika anda tidak menyerah Ketika terdesak, jangan salahkan siapapun jika anda akan di habisi didalam arena” Judade Pria petugas di Pendaftaran arena yang berdandan mengenakan topeng seram menjelaskan aturan.
“Dan ini adalah topeng yang harus anda kenakan Ketika berduel. Hal ini untuk menghindari dendam antar praktisi Ketika berada diluar arena,
Yah…… meskipun Teknik bertempur seseorang tidak dapat menutupi identitasnya”
Judade itu diam sejenak lalu melanjutkan, “Setidaknya arena Kota Selatan telah mencoba untuk melindungi peserta duel ini…”
Sima Yong mengambil topeng dan menghafalkan nomor undian arenanya….”20.569”
*Bersambung*
__ADS_1