
Kabut Hitam berwujud naga itu terasa tidak normal, namun dengan cepat naga hitam itu menelan Ye Keung, dan dengan ganas menyentuhnya mulai dari kulit hingga semua indra perasa Ye Keung, membuat pria itu terselubung dan lenyap balik kabut hitam.
"Domain pedang kuno" desis Ye Keung.
Ye Keung tidak lantas menjadi panik setelah tahu bahwa anak muda lawannya menggunakan teknik domain pedang. Pedang Merah darah di tangan Ye Keung mulai dia bergerak-gerak membentuk putaran semacam perisai kabut untuk mengurangi tekanan domain pedang.
Namun makin lama dia berada di didalam gulungan kabut hitam itu, Ye Keuang merasa sesak di dadanya makin tak tertahankan. Dia merasa seolah terdapat satu kekuatan tak wajar berupa amukan kekuatan dan kejutan istrik yang menggerogoti anggota tangan berniat menghancurkan seluruh lengannya, lalu pelan-pelan akan menggerogoti seluruh tubuhnya.
Tangannya makin mempercepat pusingan pembentuk perisai pedang, masih dengan kekuatan penuh Qi pedang yang mengandung energi darah.
"Ini adalah suatu teknik kuno yang rasanya telah hilang berabad-abad lamanya. Teknik-teknik kuno ini hanya ada dan di kuasai ahli-ahli pedang dari Klan-klan kuno" desis Ye Keung.
Ye Keung benar-benar seperti di buat lumpuh didalam gulungan kabut hitam. Jika dia tidak cepat-cepat keluar, kemungkinan dia akan terkapar dan mati lemas di gerogoti kekuatan aneh itu.
Ye Keung dengan nafas yang semakin sesak, dengan cepat memutuskan sesuatu. Dia membuat gerakan menikam pedang merah ditangannnya ke tanah.
Dentang !
Banjir darah ! Cairan kental merah serupa darah mulai membanjiri sekitar Ye Keung, menyelubungi dirinya, lalu dengan teriakan keras-keras tubuhnya melesat keluar dari jebakan aura kabut hitam itu.
Ye Keung berhasil meloloskan diri, melompat untuk menjaga jarak dari gulungan kabut naga itu. Nafasnya terlihat memburu, karena dia mengerahkan sembilan puluh bagian kekuatan energi darah. Di hapusnya peluh yang menetes di pelipis "Anak muda itu dapat membuat domain pedang?"
"Teknik Pedang yang sungguh menakutkan. Anda paham cara membuat domain pedang bukan?" Ye Keung mendesis dari jarak lebih dua puluh tombak.
"Aku menjadi teringat akan tulisan-tulisan para ahli di teks-teks kuno yang menjelaskan kemampuan membunuh menggunakan Domain seperti yang anda lakukan barusan.
__ADS_1
Teknik domain seperti itu hanya dimiliki oleh ahli-ahli dari Klan atau sekte kuno. Mereka di sebut raja pedang jaman kuno.
Katakan ! Dari mana anda mendapatkan teknik pedang mengerikan itu?" Mata Ye Keung bersinar penuh hawa keserakahan. Kini Ye Keung di penuhi keinginan untuk membunuh
"Aku harus mengambil teknik pedang kuno itu" tekadnya
Namun Sima Yong tidak menjawab pertanyaan Ye Keung. Benaknya membuka Chakra Kelelawar yang berupa badai, di gabungkan dengan Chakra Air dia memaksa gabungan dua chakra itu untuk menggumpal di ujung Pedang Immortal Hitam.
Langkah nya terlihat cepat seperti iblis, tatkala dia membuka Gerbang Keajaiban di kedua lututnya, melangkah secepat kecepatan kilat melayang-layang melewati kekosongan dan berkedip-kedip di depan Ye Keung.
Dunia di belakang Sima Yong terlihat seperti membuka celah dan membentuk dunia sendiri dalam bentuk ruang. Ketika itu pemandangan di belakangnya terlihat mulai melengkung seperti pemandangan ketika mengambil gambar dengan efek mata ikan, suara seperti suara berderak-derak terdengar mengerikan seperti suara jutaan bambu yang tengah dibelah.
Sima Yong melambaikan pedang sehingga kekuatan angin puyuh dan meledak dari tombaknya. Seluruh langit mulai gelap tertutupi awan aneh. Lengkungan badai topan dan kekuatan jutaan air bah jatuh menimpa Ye Keung, seperti akan memusnahkan pria itu.
Badai Taufan!
Ye Keung tidak terlihat menjadi gentar. Bibir nya melengkung dalam senyum menghina. Dia mengangkat pedang merah di tangan kanannya dan warna semacam darahyaitu aura kekacauan berwarna merah di belakangnya tiba-tiba meledak ke langit. Pedang iblis merah darah mulai bersinar bahkan lebih terang!
Domain Darah ! Penyesalan iblis Mengubur Laut!
Suatu cairan merah seperti darah berkilau mengerikan menyembur keluar. Lalu seolah-olah membentuk gulungan ombak yang terdiri dari lautan darah, Ye Keuang berdiri di ombak darah itu seolah-olah dia adalah iblis dari neraka saja.
Lautan darah dan badai angin taufan bertabrakan satu sama lainnya. Ledakan itu demikian kerasnya sehingga orang menyangka kalau langit telah terbelah, membuat dunia menyisakan hanya dua warna yang ada.
Warna hitam mewakili Chakra Kelelawar dan warna merah mewakili lautan darah. Warna dunia di sisi Ye Keung adalah merah darah dan di sisi Sima Yong adalah hitam. Semua orang bergidik melihat pertempuran itu.
__ADS_1
“Sangat mengerikan … Aku tidak percaya bahwa ini adalah pertempuran antara dua ahli Kuasi Melintas Immortal. Bagaimana jika sesungguhnya itu adalah benar-benar ahli Alam Melintas Immortal?" Semua tentara dan seniman bela diri yang berperang di Padang Impian Bidadari memerah lautan darah. Domain darah itu benar-benar mengerikan.
“Chakra Taufan dan air!” Sima Yong mengulurkan tangan, dan semua kekuatan dua chakra angin dan air itu meledak di ujung pedang. Satu kabut berhawa membunuh yang terlihat berwarna hitam tebal menyeruak, melayang-layang dan berlarian secara ganas menerkam lautan darah seperti akan membuat retak--retak domain darah.
Ekspresi Ye Keung berubah menjadi dingin. Dia secara tiba-tiba menusukkan tombaknya ke luar dari lautan ombak darah.
Tangisan iblis lautan darah !
Lusinan air laut kemerah-merahan itu, yang asalnya dari laut darah dimana Ye Keung berdiri, kini terlihat seolah-olah membentuk badai ruang angkasa berwarna merah pekat menyilaukan mata. Semua orang menjadi makin ketakutan. Ye Kaung tertawa-tawa diatas gulungan ombak darah. Dia membuat domain pedang sendiri.
Pergi ! titah Ye Keung.
Seperti jeritan suara bernada sedih yang memekakan telinga, badai antaraiksa berwarna darah itu bertabrakan dengan kabut hitam dari pedang Sima Yong.
Sima Yong berubah menjadi sangat terkejut. Badai darah, domain darah itu benar-benar memiliki kemampuan untuk menelan Chakra Bianfu dan Chakra air?
“Kembali!” titah Sima Yong. Dia melambaikan pedang menarik kekuatan Chkara Bianfu (Angin) dan Chakra air, melompat mundur ke belakang untuk menjaga jarak.
Aura Chakra Bianfu dan Chakra air benar-benar hancur pada saat itu. Semua kabut hitam itu lenyap ditelan domain berkekuatan darah. Laut darah terlihat bergulung ke belakang, mengalir kembali ke belakang Ye Keung.
“Aku telah menduga-duga sebelumnya. Kekuatan Chakra Angin dan Chakra Air anda tidak berguna terhadap saya Teknik domain darah ku ” Bibir Ye Keung melengkung ke atas membentuk senyuman mengejek.
Teknik Domain darah adalah semacam medan kekuatan dengan efek menelan semua. Itu bahkan bisa melemahkan dan menelan serangan energi. Dengan Ye Keung juga menggabungkan Pedang Aura Darah ke dalamnya, efek melahapnya energi telah meningkat semakin ganas, mencapai puncak kekuatan.
"Anda mewarisi relikui Pedang iblis dari Raja Pedang iblis bukan?" selidik Sima Yong.
__ADS_1
*Bersambung*
Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini. Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...