
Suara ribuan manusia terdengar memenuhi domain dibawah tanah itu, memuji-muji nama Sima Yong yang disebut dengan julukan Refiner Berjubah Kelabu.
Sima Yong sendiri tersentak dalam kaget,
"Aku menjadi Semidevil Mahasuci Peringkat sepuluh? Well.. Ku pikir itu bukan sesuatu yang buruk?'
Dia mengemposkan energi berhawa murni sekali lagi, setelah membuka gerbang penyembuhan. Hawa murninya mengalir dengan deras keseluruh meridian di tubuh.
Luka-luka luarnya dengan cepat mengalami perbaikan. Dari terhenti dan luka mengering. Tinggal menunggu beberapa hari, paling tinggi dua hari saja sampai luka itu betul-betul kembali membentuk sel-sel baru dan di kembali seperti biasa.
Sementara itu, seorang gadis dari ras jingling menghampiri dia. Dalam gerakan yang sangat sopan dan takut-takut, gadis jingling itu membungkuk dan berkata,
"Tuan Semidevil, Refiner Berjubah Kelabu, silahkan kembali ke tandu anda.
Kami akan mengantar anda kembali ke gua milik anda, untuk anda beristirahat selepas bertarung tadi"
Gadis jingling itu membungkuk dalam-dalam, sementara tujuh gadis berbagai ras lainnya, masih dalam posisi duduk di tanah. Tidak berani sedikitpun mereka berani menatap mata Sima Yong.
Sima Yong diam sebentar, kemudian dia mengikuti instruksi gadis jingling itu. Dia masuk kedalam tandu yang awalnya merupakan kendaraan Pelajar Tangan iblis. Tidak menunggu terlalu lama, ketika Sima Yong merasa tandu itu bergerak sendiri terbang menuju ke Neraka Kesembilan, ke gua tempat tinggal Sima Yong yang baru. Suara petikan kecapi dan guzheng serta tetabuhan kembali terdengar mengikuti arah mana dia pergi.
Dari dalam tandu itu Sima Yong melihat, samar-samar ratusan orang membungkuk dalam hormat ketika tandu itu terbang melewati mereka. Tak seorangpun yang berani menatap kedalam tandu yang terbang tanpa seorangpun yang memikulnya.
******
Di salah satu Benua yang ada, Benua bernama Silver..
Di Wilayah Barat tempat sebuah Klan Bintang Lima bernama Klan Xia, (Klan Xia ini adalah klan yang beberapa tahun lalu mengirim seorang leluhurnya bernama Xia Chyou melabrak Sekte Pedang Awan di Utara, akan tetapi Xia Chyou ini di pecundangi oleh Sastrawan SAGE bernama Morenyu dan tewas).
__ADS_1
Saat ini para ahli di Klan Xia Barat itu, belakangan memulai kerja sama dengan sebuah Lembaga Perdagangan bernama Menara Suar yang berasal dari Wilayah Tengah Benua Silver.
Setelah berita tentang kebangkitan Balai Harta diKota Azalea mengguncangkan wilayah Utara dan Barat, para seniman beladiri pengejar keabadian berduyun-duyun membanjiri Balai Harta Baru, berburu barang-barang sumber daya untuk meningkatka kultivasi.
Diantara sekian banyak para ahli yang datang dari Barat untuk melakukan kerja sama dengan Balai Harta Baru, hanya Klan Xia dan Klan ras iblis yang ditolak mentah-mentah oleh pengurus utama Balai Harta Baru.
Sastrawan bernama Morenyu itu mengusir dua klan barat itu dari aula Balai Harta Baru. Tidak seorangpun diantara dua klan itu yang berani menentang apalagi melawan Tuan Morenyu.
"Siapakah yang berani menghadapi seorang SAGE?"
"Apakah kamu telah bosan hidup dan berani merayu kematian?" demikian diskusi diantara dua klan Bintang Lima dan enam Wilayah Barat itu.
Dengan muram utusan kedua klan itu melapor kepada Patriak dan pemimpin sekte mereka bahwa mereka ditolak mentah-mentah, bahkan di usir oleh Tuan Morenyu. Tentu saja hal ini menimbulkan amarah yang mendalam di hati pemimpin dua Klan dan Sekte bintang 5 & 6 itu.
Sejak saat itu kebencian dan permusuhan diantara dua aliran Wilayah Barat semakin meningkat terhadap Balai Harta Baru di Kota Azalea Utara.
"Orang-orang utara itu kini berubah menjadi lebih arogan. Tidak sedikitpun mereka memberi wajah kepada kami Sekte Bintang Lima ini" sungut Patriak Klan Xia yang bernama Xia Zui Lao.
Mo Kiun Zhongzhu lantas membujuk Xia Zui Lao untuk bersama-sama merambah ke Wilayah Tengah, dan membina kerja sama dengan Sebuah Lembaga Perdagangan bernama Menara Suar.
"Ku dengar Menara Suar itu memiliki sumber daya yang tak kalah hebatnya di banding Balai Harta. Mengapa kita tidak mencoba untuk berdagang denganmereka?" demikian Mo Kiu Zhongzhu mempengaruhi Zia Zui Lao.
Tentu saja Menara Suar amat bersemangat ketika dua Klan Barat yang merupakan klan ternama akan menjalin hubungan dengan mereka. Menara Suar lantas menjadi mitra dagang dua Klan Barat itu, dengan memasok berbagai sumber daya dan persenjataan canggih yang dibutuhkan para seniman bela diri.
Pelan-pelan Balai Harta Baru mulai merasakan penurunan penjualan sumberdaya dan senjata-senjata andalan mereka. Dengan segera para agen mata-mata dari Istana Raja Kelelawar di kerahkan untuk menggali informasi.
Tak lama berselang, Tuan Morenyu pengurus utama Balai Harta Baru terlihat dilanda kemarahan, setelah si mata-mata memberi informasi bahwa para pedagang yang biasanya datang berbelanja, kini tidak lagi berduyun-duyun berbelanja di Kota Azalea karena Klan Xia dan Klan ras iblis kini telah membuka usaha dagangan sendiri yang menjadi pemasok sumber daya di wilayah barat.
__ADS_1
Meskipun barang dagangan dua Klan Bintang Lima dan Bintang Enam itu terbilang lebih mahal ketimbang sumber daya dagangan Balai Harta Baru, namun karena tekanan serta ancaman dari dua Klan papan atas wilayah Barat itu, para pedagang dan ahli-ahli bela diri terpaksa berbelanja di Aula dua sekte itu.
Diam-diam dua orang Patriak Klan Bintang Lima dan enam itu mentertawakan Bala Harta dari belakang.
"Lihat saja nanti, ketika ahli-ahli wilayah Barat kami telah mencapai kultivasi tinggi, kami akan menghancurkan kalian orang-orang utara" dengan geram Mo Kiu Zhongzhu berkata. Patriak itu tidak melupakan seorang leluhur mereka serta puluhan jenius klan yang tewas di tangan Tuan Morenyu.
******
Malam itu disebuah padang tandus bernama Padang Terkutuk Great Sun, yang letaknya dekat dengan Kota Gerbang Seribu Mimpi wilayah barat, saat itu terlihat tiga praktisi mengenakan pakaian ringkas serba hitam. Wajah mereka tertutupi kerudung hitam yang menyamarkan seluruh penampakan wajah.
Yang aneh adalah, salah seorang dari tiga orang itu sepertinya hanya memiliki lengan tunggal. Lengan baju yang seharusnya berisi tangan kiri terlihat melambai-lambai ditiup angin gurun. Kultivasi tiga sosok itupun terbilang cukup mengerikan. Ketiga nya adalah ahli peringkat Alam Tanpa Batas.
Masih dalam diam, tiga orang itu tiba-tiba saling memberi kode, ketika terdengar deru Kapal Roh yang bergemuruh. Semakin lama semakin keras suara kapal roh itu mendekati tebing-tebing kering tempat mereka bersembunyi.
Kapal roh itu bukanlah Airship biasa, yang merupakan alat transportasi yang biasanya di gunakan oleh orang-orang umum untuk melintasi antar wilayah di Benua Silver. Kapal roh itu adalah sebuah kapal roh pribadi, milik salah satu Klan Bintang Lima di Wilayah Barat.
Kapal roh itu adalah Kapal Roh dagang milik Klan Xia salah satu Klan Bintang lima wilayah barat, dalam rangka perjalanan dagang menuju Wilayah Tengah. Sekonyong-konyong mereka, para awak kapal roh merasa angin bertiup menjadi lebih kencang lagi.
"Siapa kalian?" terdengar bentakan keras dari anak buah kapal roh, tatkala tanpa mereka ketahui, tiba-tiba tiga sosok manusia berpakaian serba ringkas berwarna hitam telah berdiri di geladak kapal.
"Hihihi... Kalian pasti telah melupakan aku. Padahal bertahun yang lalu Klan kalian itu memburu aku sampai-sampai aku terlunta-lunta di Barat sana" suara perempuan terdengar dingin yang berasal dari salah satu tiga sosok berbaju hitam.
Tangan perempuan itu melambai, lalu semua melihat sebilah pedang tahu-tahu telah berada dalam genggamannya, yang kemudian menari seperti gerakan dewa perang membelah tubuh dua praktisi klan Xia yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri.
"Ahli Alam Tanpa Batas !" tidak kurang dari 20 praktisi lainnya melompat mundur selepas tahu bahwa perempuan itu merupakan ahli di ranah Alam Tanpa Batas.
*Bersambung*
__ADS_1
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.