
Sima Yong terbang dengan cepat diatas gulungan angin P. Beliung itu. Sedemikian cepat angin membawa dia, sampai-sampai malam baru sajaakan menjelang dan dia telah melihat daratan-penampakan Negri Embun Timur.
Dia buru-buru menuju ke Kota Saebyeog untuk membeli informasi di perusahaan penjual jasa dan sejenisnya. Terlalu berbahaya untuk menyerbu mengikuti Roc dan perempuan lihai itu tanpa mengetahui siapa dan apa kemampuan mereka. Dari pengamatannya terhadap klan duyung, sepertinya perempuan tua itu berasal dari Klan yang berbahaya berkemampuan tinggi.
Lagi pula menurut perkiraannya, mereka tidak akan berani mencelakai Pangeran Ju Qin segampang itu. Peperangan besar bisa terjadi jika terjadi sesuatu terhadap calon putra mahkota. Ahli-ahli itu pasti jeri dengan kerajaan besar seperti Rajawali Agung dan aliansi nya Negri Embun Timur. Dia tidak terburu-buru menuju ke Selatan.
***
"Akhirnya aku tiba disini.... jauh lebih awal dari pada kelompok Ju Lianyi yang menggunakan Kapal roh" Kentongan pertama baru saja di pukul ketika dia melangkah di jalan-jalan Ibukota Saebyeong.
Di lorong sepi yang tidak terlihat orang....
"Wush... sesosok bayangan tampak muncul di hadapan Sima Yong. Bayangan itu adalah sosok perempuan cantik. Siapa lagi dia kalau bukan Meirenyu.
"Master...." kata Meirenyu memberi hormat.
Sima Yong menilik kultivasi Meirenyu dengan cermat...
"Bagus... kamu telah menembus SAINT surgawi level tiga. Obat yang ku berikan apakah masih tersedia???" tanya Sima Yong.
"Itu semua berkat kemurahan dan budi baik anda master. Meirenyu bahkan memiliki kultivasi SAINT Surgawi. Berkultivasi di dalam domain Pagoda benar-benar memberi manfaat Meirenyu memperoleh banyak sekali manfaat. emua pil teah aku konsumsi" Sekali lagi Meirenyu membungkuk memberi hormat berterima kasih.
Kini dengan serius Sima Yong menatap Meirenyu.
"Aku memiliki tugas untuk mu"
"Meirenyu siap sedia, jika memang master meminta aku untuk bertempur" Mata perempuan siluman itu berbinar ganas. Sudah terlalu lama dia mengurung diri untuk berkultivasi. Dia ingin memamerkan kekuatan barunya. SAINT peringkat Surgawi bukanlah hal yang sederhana.
"Bukan seperti itu" tepis Sima Yong.
"Aku mengutus kamu untuk pergi ke Selatan, Kota Selatan sana dan bertemu dengan salah satu temanku bernama Niryadi. Dia keturunan Judade dari Ordo Sayap Suci"
"Katakan jika aku akan terlambat untuk bertemu mereka sesuai perjanjian kami dua tahun lalu. Ada halpenting yang harus aku selesaikan"
__ADS_1
"Meirenyu mengerti"
Sima Yong melanjutkan...
"Kemudian kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju Hutan Terlarang dan menemui seseorang yang kamu ingin temui di dasar danau itu bukan??? Apakah kultivasi kamu di ranah SAINT Level tiga ini telah memadai untuk melawan dia???" Sima Yong tersenyum, sementara mata Meirenyu berkilat-kilat penuh dendam.
"Kemampuan ahl SAINT kelas surgawi ini melebih cukup aku kira" mata nya menerawang. Meirenyu menggigit bibir .. Dia akan membalas dendam.
Sima Yong menarik nafas dalam-dalam lalu berkata,
"Ku nasehati kepada kamu, meskipun usia kamu jauh lebih tua dibanding aku, akan tetapi sebaiknya jangan terlalu dalam menyimpan dendam. Hati yang terlalu penuh dendam itu akan menghambat pertumbuhanmu jiwa kamu sendiri dan juga membatasi kultivasi kau, itu karena kamu selalu di bayang-bayangi dengan masa lalu pahit itu. Well... kamu lebih tahu cara mengatasinya...."
"Pil Pembentukan Tubuh Bodhisatva ini khusus untuk Praktisi di Alam SAINT meningkatkan level mereka. Aku bekali kamu tiga pil untuk membantu peningkatan kultivasi selama perjalanan" Sima Yong mengulurkan tangan lalu sebotol tabung pil yang samar-samar menyiarkan harum nya pil roh kelas tinggi tercium.
Mata Meirenyu kembali menyala, dia berlutut dan mengucapkan terima kasih...
"Terima kasih master. Meirenyu tidak akan lebih dari penyanyi jalanan jika anda tidak mengambil Meirenyu. Budi baik master tidak akan pernah Meirenyu lupakan" Meirenyu melakukan ritual penghormatan kepada Sima Yong. Perbuatannya itu membuat Sima Yong terharu.
Satu hal lagi, karena kamu akan berada di Selatan, kamu aku utus untuk menemui dua muridku di Benua Silver. Dia menyerahkan banyak sekali cincin tata ruang dan memberi pesan...
Terakhir Sima Yong berkata,
"Jika kamu telah berada di danau itu, tolong mampir ke pulau itu dan bawa dua hewan kontrak terbaik untuk dua muridku di Benua Siver. Katakan mereka sudah harus menembus minimal ke ranah Alam Pencerahan Suci ketika aku kembali nanti. Selebihnya kamu diijinkan menunggu di Benua Silver sampai aku datang.
Begitu percakapan mereka selesai, Meirenyu langsung menghilang di kegelapan malam. Dia terbang untuk melakukan perjalanan solo menuju Daerah Selatan dan Benua Silver.
>>>>>>
Sima Yong menatap Papan Tulisan 'Asosiasi BaoXing Cabang Negri embun Timur' di Kota Saebyeog... waktu itu telah kentongan kedua (kira-kira antara jam 9 atau jam 10 malam)....
"Jika aku menerobos dimalam hari, sepertinya akan memberi kesan buruk" Sima Yong bimbang. Ini adalah Negri Embun Timur bukan wilayah Tengah Kekaisaran Rajawali Agung. Dia khawatir jika memaksa masuk di waktu telah malam seperti ini, akan memberi pendapat negatif bagi mereka sebagai tamu undangan mewakili Kekaisaran Rajawali Agung.
Dia yakin... agen rahasia atau mata-mata pasti telah mengirimkan profil gambar mereka dalam bentuk lukisan ya... semua orang yang datang bersama Pageran Ju Qin ke Negri embun Timur, dan Asosiasi pejual jasa seperti ini pasti telah mengumpulkan informasi dan mengenal dia sebagai salah satu duta Kekaisaran Rajawali Agung.
__ADS_1
Dia jatuh dalam kalut memikirkan cara meneroboske asosiasi itu...
"Raja Kelelawar... aku harus menjadi Raja Kelelawar untuk bertemu Patriak Kantor cabang BAoXing ini. Denganberubah menjadi mahluk itu aku dapat bersikap seenaknya" merasa pemikirannya jenius, Sima Yong berpindah ke jalan yang sepi dan menukar penampilannya menjadi sosok yang sangat di takuti di Wilayah Tengah.
******
Kaki itu hinggap dengan sangat ringan bahkan terlalu ringan di bubungan Asosiasi BaoXing Cabang Negri Embun Timur. Dia secara terang-terangan membiarkan jubah hitam itu di terpa angin sampai menimbukan bunyi menyerupai sayap burung yang di kepakkan..
"Penyusup..." terdengar bentakan dari dalam ruangan dibawah. Tiga sosok gagah meleting dalam teknik yang indah dan lantas berdiri tidak jauh dari Raja Kelelawar. Pedang telah terhunus di tangan tiga praktisi itu, siap untuk bertempur...
Angin bertiup semakin kencang, membuat jubah Raja Kelelawar meliuk di terpa angin. Dengusan dingn keluar dari hidung Raja Kelelawar...
"Hm... aku tidak berniat jahat. Aku hanya berniat membeli informasi" suara itu terdengar datar, menyerupai suara kuno dari masa lalu.
Tiga praktisi yang berdiri dihadapannya terdiri dari satu pria setengah baya, satu pria muda usia 28 tahun dan satu gadis usia 24 tahun... Gadis itu dengan garang menyeletuk...
"Seseorang yang datang di malam hari, ketika jam operasi perusahaan telah usai... bukanlah seseorang dengan baik" Nada gadis itu terdengar menindas danmenghakimi.
Raja Kelelawar hanya tertawa dingin...
"Hahaha... kalian bukan lawan ku. Jika aku ingin berniat jahat, sudah sejak jauh hari perusahaan kamu itu aku buat ter-obrak abrik".
Nada merendahkan dari dengusa yang di perdengarkanRaja Kelelawar membuat gadis muda itu naik pitam...
"Lancang...." Pedang di tangan gadis itu mencicit mengeluarkan suara yang membuat ngilu. Dia langsung menebas dengan teknik aneh yang langsung membuat lawan tdak berkutik.
"Suiitttt" pedang membelah malam dan sepertinya akan memisahkan tubuh Raja Kelelawar menjadi dua.
"Kraak... buk..." tanpa terlihat membuat gerakan apapun, pedang di tangan gadis itu patah menjadi dua. Perutnya sendiri terkena hawa pukulan yang membuat dia terlempar terguling-guling... gadis itu menjerit dalam pilu. Dia malu, mahluk hitam itu tidak bergerak sama sekali, namun dia terjungkal sampai terguling-guling...
"Raja Kelelawar yang melegenda" pekik pria setengah tua itu dengan tatapan tidak percaya....
*Bersambung*
__ADS_1
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.