
Di sebuah ruangan baca Istana Rajawali Agung..
"Kalian tidak perlu mengikuti ku. Lawatan-ku kali ini ke Negri di Tepian Barat hanyalah sebentar saja. Lalu kita akan bertemu di Kota Selatan nanti" kata Sima Yong.
Bersama dengan dia di dalam ruangan, terlihat Atid Ananada, Ye Bing Qing, Wei Park dan Xong Hui Yong. Kelima orang itu tengah mendiskusikan langkah mereka selanjutnya. Sesuai janji sebelumnya, dia berkata akan menunjukkan jalan kepada Atid dan mereka bersama-sama kembali ke Benua Silver melalui portal yang ada di Selatan Benua ini.
Sementara itu empat kawannya keliatan mulai mencari-cari alasan untuk mengikuti Sima Yong melakukan perjalanan ke Barat. Petualangan ! Ya petualanganlah yang membuat mereka berniat mengikuti anak muda itu.
"Dengar baik-baik. Jangan dulu merasa kecewa. Sesungguhnya mempunyai tugas yang telah ku atur untuk kalian masing-masing" katanya.
"Aku berencana membagi kalian menjadi dua kelompok sesuai jumlah kendaraan hewan roh yang ada" jeda sebentar...
"Kelompok pertama adalah Wei Park dan Xong Hui Yong,
kalian dapat menggunakan Roc kuno hadiah Klan Penjinak Binatang, lalu pergi mengunjungi Neraka Dunia di Wilayah Utara" Sima Yong juga mengeluarkan sesuatu dari cincin tata ruang.
Dia memberikan sesuatu benda berbentuk semacam Slip Giok berlogo sayap hitam besar. Slip itu terlihat agung dan membawa aura yang menggentarkan.
"Ini adalah tanda Semidevil Peringkat pertama Neraka Dunia. Umumkan bahwa sejak saat ini Peringkat pertama Neraka Dunia adalah Refiner Berjubah Kelabu.
Lalu berikan sejumlah manna biru di dalam cincin tata ruang ini, kepada bendahara Neraka Dunia untuk membeli sejumlah sumber daya pengganti oksigen,
katakan padanya kalau aku memerintahkan dia menimbun sumber daya itu untuk keperluan Neraka Dunia hingga sepuluh tahun kedepan.
Katakan pula, jika barang siapapun yang membangkang dan mencoba-coba menyalah gunakan manna biru yang sedianya untuk sumber daya kehidupan, mati adalah jalan satu-satunya.
Kemanapun penghianat itu mencoba bersembunyi, Refiner Jubah Kelabu akan memburunya.
Tolong sampaikan pesanku kepada Tn. Qiao Peng, pesanku padanya adalah dia dapat mengurus Neraka Dunia sampai aku datang kembali mengunungi tempat itu" tegas terdengar suara Sima Yong. Tn. Qiao Peng adalah Semidevil Peringkat dua Neraka Dunia yang bergelar Kaisar Utusan Neraka.
"Baik Bianfu Wang" hingga saat ini Wei Park dan Xong Hui Yong belum bisa lepas dengan memanggil Sima Yong sebagai Raja Kelelawar.
Setelah selesai dengan instruksinya, dia tersenyum lalu berkata,
"Sebaiknya kalian berdua bergegas menuju ke utara, mengingat perjalanan kesana akan memakan waktu beberapa hari lamanya. Bukankah kalian ingin bertemu denganku di Kota Selatan nanti? Apakah kalian tidak ingin bertuaan ke Benua Silver?" tanya Sima Yong.
Wei Park dan Xong Hui yong bergegas meninggalkan ruangan itu. Mereka berniat cepat-cepat menyelesaikan tugas di Neraka Dunia, memberitahu bendahara keuangan tempat itu, dan dalam kesempatan pertama akan meninggalkan Neraka Dunia untuk bergabung dengan kelompok itu di Kota Selatan.
Seperti umumnya Kaum Petarung dan Kaum Petualang di Dunia Sungai Telaga - Jiang Hu atau Rimba Persilatan, bertualang menemui hal-hal baru yang menantang, lalu bertempur melawan ahli-ahli aneh dan teknik-teknik rumit yang baru.
Adalah hal yang sangat di rindukan setiap praktisi seperti mereka untuk berjumpa hal-hal mengejutkan. Sima Yong telah berjanji akan mengajak mereka pergi ke suatu tempat bernama Benua Silver, suatu tempat baru dan asing, sehingga menimbulkan minat dan membikin hati berdebar aneh membayangkan petualangan itu nanti.
Belum lagi cerita-cerita Atid yang berasal dari sebuah Negri di bagian Selatan Benua Silver itu. Atid berkisah bahwa di tempat dimana dia berasal, yaitu sebuah Negri bernama Negri Menhu ada banyak sekali sumber-sumber daya langka yang jarang di temui dimana-mana.
__ADS_1
Konon bahkan artefak-artefak kuno dari berbagai benua tetangga lainnya dapat di temui mudah disana, sepanjang mereka memiliki cukup dana untuk menukarnyanya dengan harta duniawi.
"Percepat penerbangan anda wahai mahluk Roc kuno. Kami harus bergegas menyelesaikan tugas ini, lalu kembali melintasi perbatasan wilayah menuju ke wilayah Selatan" teriak Xong Hui Yong dengan gembira. Roc kuno itu lantas mematuhi perintah dua pengendaranya, dan mempercepat kepakan sayapnya menembus butiran salju di wilayah perbatasan Utara dan dataran Tengah.
******
Kembali ke ruangan di Istana Rajawali Agung. Tersisa Sima Yong, Atid Ananada dan Ye Bing Qing.
"Tidak bisakah anda membawa kami bersamamu Saudara Yong?" tanya Atid berharap.
"Pengetahuanku mengenai Benua Penyaringan Dewa ini baru sebatas dataran Tengah ini" suara Atid lebih terdengar seperti permohonan belas kasihan. Namun dia harus menelan kepahitan ketika Sima Yong berkata tegas.
"Tidak !. Perjalananku ke Barat tidak akan memakan waktu yang terlalu lama. Kamu dapat pergi bersama Ye Bing Qing menuju Kota Selatan, menunggang Gajah Raksasa mu.
Adalah lebih aman menggunakan hewan roh peringkat tinggi yang mampu membaca aura badai ruang angkasa ketimbang menumpang kapal transportasi umum" jelas Sima Yong.
"Di Selatan sana, ada banyak petualangan yang dapat kamu jalani bersama Ye Bing Qing. Negri Selatan meskipun ahli-ahlinya tidak sekuat wilayah lain di benua ini,
akan tetapi terdapat banyak sekali sumber-sumber daya sebagai hadiah yang dapat kamu temukan ketika memenangkan permainan-permainan atau Game Sihir.
Aku sendiri belum menyelesaikan semua Quest dan Game Sihir pada waktu berada di Kota Selatan" jelas Sima Yong kepada Atid.
Mendengar penjelasan Sima Yong, buru-buru Ye Bing Qing menyanggah,
"Bukankah semua Game Sihir yang berhadiah sumber daya itu telah kita selesakan?
Sima Yong tertawa kecil. Jawabnya,
"Ah Bing Qing. Sepertinya gadis Jingling kami ini mulai pelupa" Ye Big Qing memerah mendengar kata-kata Sima Yong.
"Tolong Saudara Yong langsung menjelaskan. Bing Qing kini merasa semakin tua rapuh dan pelupa" jawabnya malu-malu.
"Ah tidak demikian maksudku Bing Qing. Masih ingatkah anda akan Tiga Game Besar yang menjadi tantangan semua ordo di Selatan?" tanya Sima Yong. Ye Bing Qing hanya terlihat mengerjap-kerjapkan mata berulang kali.
"Aku lupa" jawabnya bertambah malu.
"Baiklah ku jelaskan kembali kepadamu. Tantangan pertama dari seorang praktisi untuk bergabung dalam ordo adalah Menara Dewa Berkabut. Hadiah-hadiah utama di Menara Dewa Berkabut adalah Sayap-sayap indah penambah kekuatan. Bnar bukan?" Ye Bing tersentak ketika mendengar penjelasan itu.
Sima Yong meneruskan pembahasannya.
"Tantangan kedua adalah Hutan Terlarang. Dan kami berlima ketika itu telah menyelesaikan tantangan ini dan menjadi pemenang pertama mewakili ordo bukan?" kata Sima Yong, diikuti tatapan mata berbinar-binar Ye Bing Qing.
Di pikiran Ye Bing Qing, dia teringat ketika mereka belima masih berupa ahli-ahli beladiri kelas menengah, lalu berjuang hidup dan mati untuk menjadi pemenang Quest ordo pada waktu itu..
__ADS_1
"Ah... Rasanya baru kemarin saja. Dan sekarang aku akan kembali menuju Selatan" Ye Bing Qing tersenyum dan teringat Tang Yuwen, Niryadi dan Hattauda.
"Tak sabar ingin berjumpa tiga orang itu" gumam Ye Bing Qing. Sementara itu Sima Yong tersenyum tipis. Akal-akalannya telah membuah Ye Bing Qing lupa dengan niat mengikutinya ke Teapian Barat. Atid juga terlihat mulai tertarik, dan Sima Yong menarik nafas lega.
Sima Yong melanjutkan pembahasannya,
"Quest yang ketiga, bernama Jurang Perbatasan Neraka dan Nirwana. Itu lah Quest lainnya yang belum sempat kita jalani bersama"
"Quest antar ordo itu juga harus di selesaikan secara group dari ordo. Setahuku ketika menanyakan hal ini kepada Ketua Ordo, ketika kamu beruntung menjelajahi Jurang Perbatasan Neraka dan Nirwana itu telah menanti Hewan Kontrak peringkat Immortal dan Legendaris.
Dan hadiah utamanya adalah memperoleh pecahan-pecahan Dewi Pelindung yang jika kamu mengumpul lengkap lima pecahan itu, makan sebuah teknik pemahaman Domain Dewi Pelindung akan menjadi kepunyaan mu" pungkas Sima Yong, di akhiri tatapan penuh minat dari Atid dan Ye Bing Qing.
"Benar sekali Saudara Yong. Aku selama ini telah lupa...
Domain Dewi Kuno adalah anugrah paling besar ketika seorang praktisi memiliki keberuntungan menemukan pecahan-pecahan lengkap Domain Dewi Pelindung" kata Ye Bing Qing. Dia melirik Atid dan bertanya,
"Lalu... Apakah kamu akan tetap berkeras pergi ke Barat sana? Tidak inginkah kamu dengan pecahan-pecahan keberuntungan Domain Dewi Pelindung itu?" tanya Ye Bing Qing kepada Atid.
Dengan ragu-ragu, pada akhirnya Atid berkata,
"A-aku akan pergi mengikuti Bing Qing ke selatan. Tentang Saudara Yong, apakah anda nyaman melakukan perjalanan sendirian ke barat sana?" tanya Atid dengan sungkan.
"Aku bilang, pergilah kalian berdua ke selatan. Bersenang-senanglah di sana bersama tiga kawanku yang lain.
Ada banyak sekali Quest-quest dan game menarik disana, sepanjang kamu masuk kedalam ordo kami" tutup Sima Yong sambil mengusir Atid pergi.
"Aku bersama Bing Qing akan menunggu kedatangan kamu. Kelak ketika kita telah berada di Benua Silver, kalian harus terlebih dahulu berkunjung ke Negri Menghu kami.
Aku akan menjamu kamu semua dengan upaacara kebangsawanan Negri Menghu kami" teriak Atid senang. Dia siap-siap melangkah keluar bersama Ye Bing Qing.
Belum pernah seumur hidupnya, Atid memiliki sahabat-sahabat seperti mereka yang tidak memperlakukan dirinya sebagai pangeran atau bangsawan secara hati-hati. Sebagai Pangeran Negri Menhu, sejak kecil Atid selalu diperlakukan hati-hati dan tidak memiliki teman karena semua kehidupannya serba di atur.
Sementara itu Ye Bing Qing balas mengejek teriakan Atid. Katanya..
"Memangnya kamu itu seorang bangsawan? Tidak pernah aku melihat sikap agung barang sedikitpun dari pembawaanmu" kata Ye Bing Qing tertawa.
"Er.. Sebenarnya aku adalah Pangeran Mahkota di Negri Menhu Benua Silver sana. Dan aku adalah Raja Pedang di wilayah selatan kami" jawab Atid malu-malu.
Ye Bing Qing dan Sima Yong terdiam. Kedua nya melongo. Atid yang demikian rendah hati adalah Pangeran Mahkota? Bahkan dia adalah Raja Pedang di Selatan sana? Itu bukanlah suatu gelar yang main-main pikir Sima Yong dan Ye Bing Qing....
>>>>>>
Dear Readers, Arc ini telah selesai. Dan kita akan memasuki beberapa Arc selanjutnya. Ikuti terus kisahnya ya. Sebaiknya lakukan favorit untuk mengetahui update kisah KDPU ini.
__ADS_1
*Bersambung*
Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini. Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...