
Pembukaan ulang Balai Harta Baru benar-benar membuat kegemparan di seluruh wilayah utara Benua Silver ini.
Desas-desus yang mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kemampuan keuangan yang sangat besarlah yang mendanai Balai Harta Baru ini.
"Ketika renovasi Gedung ini, awalnya dengan biaya besar dan mengalami mengalami musibah kebakaran, tidak lantas membuat orang-orang Balai Harta jatuh dalam masa sulit.
Balai Harta itu bahkan mampu membangun ulang, sebuah bangunan baru dengan biaya yang jauh lebih besar" kata seorang pengunjung sambil berjalan menunjukkan tiket undangan acara lelang besar Balai Harta Baru. Kedua orang itu adalah Kultivator independent.
"Aku menduga, pihak kekaisaran yang membantu Balai Harta ini. Kamu pikir dengan jumlah Batu Energi yang banyak itu, siapa lagi orang kaya di wilayah sini, kalau bukan pihak kekaisaran?"
Ketika dua orang itu tengah berbincang di pintu masuk aula pelelangan Balai Harta Baru, sekonyong-konyong sebuah suara menyela perbincangan dua orang itu,
"Dapatkah anda bergeser dan langsung masuk? Rasanya telah cukup lama anda berdua berdiri dan berbincang di pintu masuk. Master ini merasa terhalangi jalanmasuknya" suara seorang perempuan terdengar tidak sabar, dan menyusul sebuah angin pukulan berkekuatan Qi tinggi, mendorong dua Kultivator independent itu kesamping.
"Brak !" keduanya terhuyung-huyung di lorong masuk, menimbulkan senyum di mulut orang-orang yang melihat.
Salah seorang dari keduanya bahkan kepalanya hampir saja membentur tembok, yang kontan saja membangkitkan amarah di hati dua kultivator itu.
Kedua orang itu serempak membalikkan badan, bersiap-siap melancarkan cacian'
"Siapa kamu lan.. "
Kedua kultivator independent itu seketika terdiam melihat siapa yang mendorongmereka dengan kasar tadi. Itulah seorang perempuan tua yang terlihat masih menyisakan kecantikan masa mudanya, berdiri dingin di belakang mereka. Di tangan nya terlihat memegang pedang yang beronce Bunga Matahari.
"Master Sekte Bunga Matahari Li Fang Hua.. " desis kultivator yang satunya kepada temannya. Kedua orang itu buru-buru minggir dan memberikan jalan kepada Li Fang Hua. Sekte Bunga Matahari adalah salah satu dari tujuh sekte terbesar diKekaisaran Great Ying.
Sementara itu, tampak dua gadis cantik usia 23 tahun berdiri disamping perempuan itu, terlihat memberikan senyum hangat. Sehingga dua klutivator itu hilang rasa gugup dan amarahnya.Keramahan senyuman dua gadis itu sangat berbalik 180 derajat di banding perempuan setengah tua yang dingin tadi, serasa air dingin mengguyur kepala mereka yang telah panas.
Mendadak juga mereka kembali di kejutkan dengan sebuah suara yang dalam,
"Haha.. Li Fang Hua, anda masih saja memiliki sifat kurang sabar. Lihatlah, dua anak muda ini menjadi ketakutan karena mu..."
Seorang pria dalam balutan busana seperti seorang Padri muncul dari belakang, didampingi dua orang anak muda.
"Padri Lu Liangyi !" dua kultivator ini terbelalak melihat Padri yang merupakan kepala Agama Kuil Keabadian itu melangkah melewati penjagaan di pintu masuk dengan langkah ringan, menyerupai orang yang melayang di tanah. Dia terkesan ramah.
Li Fang Hua, Master Sekte Bunga Matahari seketika bersikap hormat. Kedua nya lalu menunduk dalam posisi menjura, saling memberi hormat. Sesama Master sekte selalu menjaga wibawa ketika berjumpa.
Gadis penerima tamu di acara pelelangan akbar itu lantas mengantar dua tamu dari dua sekte besar yang tergabung didalam Tujuh Sekte Paling berpengaruh di Kekaisaran Great Ying.
__ADS_1
Setelah itu dua kultivator independent itu, buru-buru mencari tempat duduk yang diberi nomor sesuai undangan di tangan mereka.
Tamu-tamu undangan semakin hari semakin banyak, memenuhi aula lelang yang konon dapat menampung hingga ribuan orang itu.
"Saking besarnya ruangan ini, diperlukan pemandu lelang yang memiliki kultivasi setidaknya di Alam Spirit Agung yang dapat terbang bebas dan menggunakan tenaga Qi untuk menjangkau semua peserta lelang" demikian pendapat dua kultivator independent tadi, ketika mereka terkagum-kagum melihat kemegahan ruang lelang itu.
Tamu undangan dari Tujuh Sekte Paling berpengaruh di Kekaisaran Great Ying yaitu Sekte Bulan Merah, Sekte Pedang Awan, Sekte Awan Hitam, Akademi Ling Jian, Sekte Memablikkan Gunung dan Sekte Kuil Keabadian telah tampak perwakilan mereka.
Sedangkan Sekte-sekte dari Kekaisaran Xue Chang, yaitu Sekte Angsa Emas, Sekte Lima aroma, Sekte Mentari Ufuk Barat, Sekte Pedang Abadi, Akademi Jin Shi, Sekte Sembilan Langkah Maut, Istana Bintang Abadi Pavilliun Cahaya Surgawi dan Klan Yang Utara juga telah duduk di kursi tempat undangan VIP.
Rupa-rupanya pertikaian antara sekte Great Ying dan Xue Chang telah lama terlupakan dua belah pihak. Kala itu sebagian besar sekte-sekte itu berganti master sekte dan kehidupan dunia praktisi diantara dua negara itu sepertinya baik-baik saja belakangan ini.
Keramain di aula Balai Harta Baru itu belumlah termasuk klan-klan bintang dua lainnya yang berasal dari kerajaan tetangga, maupun Kekaisaran Great Ying sendiri. Tamu-tamu datang seperti air yang mengalir.
******
Keadaan riuh didalam ruang aula itu senyap tatkala cahaya lampu yang menggunakan batu-batuan berfosfor menyorot ke panggung, kearah sosok yang baru saja muncul.
Tuan Yan Bai dengan senyuman melakukan pidato pembukaan yang menjelaskan sejarah berdirinya Balai Harta, hingga kebangkitan mereka saat ini. Wajah tamu undangan terlihat mulai menampakkan kebosanan, ketika Tuan Yan Bai terlalu panjang lebar menjelaskan sejarah Balai Harta.
Menyadari para tamu undangan yang mulai di landa rasa bosan, Tuan Yan Bai langsung mengalihkan pembicaraan.
"Baiklah tanpa berpanjang lebar lagi, dengan bangga Balai Harta Baru kami memperkenalkan 'Tuan Morenyu', yang akan memimpin pelelangan dalam rangka pembukaan Balai Harta Baru kami !"
"Suiitt"
Lampu batu-batu fosfor itu kembali menyala dan menyorot jelas penampakan sosok yang baru muncul dengan penuh cahaya.
"Rupanya dia itu yang di sebut Tuan Morenyu" kata pengunjung
Tuan Morenyu itu terlihat mengenakan pakaian kaum sastrawan, wajahnya berseri-seri dengan senyuman terukir di wajah. Dia berdiri diatas sebuah permadani kecil membawanya terbang melayang.
Menyusu suara gegap-gempita tepuk tangan terdengar menyambut penampilan Tuan Morenyu yang sangat dramatis, diatas permadani ajaib itu.
"Bahkan permadani ajaib itu, jikalau di lelang, aku yakin orang-orang akan berebutan untuk memilikinya" bisik dua Kultivator independent yang sejak awal saling berdiskusi itu.
Ketika suasana kembali hening, dengan menggunakan suara yang sangat keras penuh wibawa, Taun Morenyu mulai berbicara.
"Sebuah Sarung Tangan Roh warna Ungu kelas Surgawi yang di Suling oleh Refiner sekte rahasia di benua yang tersembunyi, ...."
__ADS_1
Baru saja Tuan Morenyu itu menyebutkan sarung tangan roh berwarna ungu yang di suling khusus oleh refiner sudah langsung membuat seisi gedung menjadi gaduh.
"Sarung tangan Roh berwarna ungu ?"
"Astaga akhirnya aku akan melihat benda roh yang di suling seorang refiner" suara-suara ribut penuh antusias terdengar.
"Belum pernah aku mendengar seorangpun yang menggunakan benda itu di Wilayah utara"
"Aku harus memilikinya !"
"Biarkan Sekte Mentari Ufuk Barat kami membeli benda itu. Mohon semua memberiku wajah dan membiarkan kami yang membeli sarung tangan roh itu"
Mendadak Master Sekte Mentari Ufuk Barat dari Kekaisaran Xue Chang berdiri dari kursinya, menjura ke segala arah, memohon pengertian semua peserta lelang utnuk memberi dia muka, dan membeli benda yang di lelang itu.
Diam-diam Morenyu itu tersenyum tipis penuh kemenangan.
Suara-suara tidak puas dari semua peserta lelang terdengar memenuhi aula yang besar itu. Bahkan Li Fang Hua, perempuan berangasan itu dengan suara menghina berbicara dengan keras,
"Besar nian nyalimu, sehingga bersikap seolah-olah kamu adalah sekte paling terkuat di Utara sini. Apakah kamu tidak melihat demikian banyak Sekte-sekte besar lainnya juga mengingini sarung tangan roh itu?"
Tentu saja orang-orang yang tidak puas dengan sikap Master Sekte Mentari Ufuk Barat itu, ikut-ikutan menghujat pria yang kini terlihat pucat dalam keterguncangan. Dia menjadi marah di dalam hatinya dan memandang Li Fang Hua lekat-lekat, sebelum duduk dan menanti Tuan Morenyu melanjutkan pelelangan itu.
Tuan Morenyu melanjutkan acara.
"Ohh... " jeritan tertahan memenuhi seluruh ruangan lelang Balai Harta Baru itu, ketika Tuan Morenyu mengeluarkan sebuah sarung tangan indah, kemilau dalam cahaya ungu.
Tatapan serakah penuh kerinduan memenuhi mata semua peserta lelang yang berjumlah hampir 5000 orang itu.
"Sarung tangan ungu Roh kelas Surgawi ini, akan memberi penambahan kekuatan ATK (attack / kekuatan tempur) dan nilai kritis serangan bagi siapapun yang menggunakannya. Terlebih lagi, sarung tangan roh ini di suling oleh refiner peringkat DAO di negri nun jauh di benua yang tersembunyi !"
Aula itu secara pecah dalam keributan. Semua orang menjerit histeris.
"Refiner peringkat DAO? Oh dewa, tidak ada seorangpun ahl refiner peringkat DAO di Benua Silver ini"
"Biarkan sekte kami memiliki sarung tangan itu !"
"Tutup mulutmu. Klan kami lebih berwibawa. Biarkan kami yang memiliki benda roh itu !"
*Bersambung*
__ADS_1
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.