
Pria mantel jerami itu lalu mulai menuturkan kisah hidupnya. Nama sebenarnya si mantel jerami adalah Qiu Puren.
"S-sebelum mati, aku ingin anda mengetahui kisah di balik Teknik Pedang Terbang yang menjadi rebutan ini. Aku adalah keturunan dari seoran pelayan di Sekte Raja Pedang, lebih dari lima ratus tahun yang lalu.
Sekte Raja Pedang itu pada setiap masa kepemimpinan seorang Ketua Sekte baru, selalu hanya menerima satu orang murid saja. Kandidat lain yang ada, hanya akan di terima sebagai abdi setia di dalam sekte.
Namun jangan dikira, dan di pandang remeh. Semua abdi di dalam sekte itu merupakan ahli-ahli bela diri dan pelaku seni pedang terbaik pada masanya. Semua abdi dalam sejak usia dini ketika bergabung di sekte, juga tetap menjalani pelatihan seni beladiri.
Ketua sekte selalu memperlakukan hal yang sama untuk semua pengikut. Meski tidak diijinkan berlatih Teknik Pedang Terbang, namun terdapat sebuah teknik yang akar seninya berasal dari Teknik Utama Pedang Terbang.
Hanya murid utama sekte yang berhak mempelajari Teknik Utama Pedang Terbang. Murid utama ini jugalah yang nantinya akan menjadi Ketua Sekte Raja Pedang"
Si mantel jerami Qiu Puren terbatuk-batuk dan berusaha menenangkan rasa sesak di dadanya. Dia lalu melanjutkan...
"Master Yang Zhuang pada masanya sebagai Ketua Sekte Raja Pedang kala itu, amatlah sibuk berkultivasi untuk mencapai keabadian.
Sampai-sampai dalam waktu itu Master Yang jarang sekali berkelana layaknya praktisi-praktisi lain, untuk menemukan murid pengganti, yang nantinya akan menggantikan dia menjadi Ketua Sekte"
Setelah kembali mengalami batuk-batuk keras, diselingi bujukan Sima Yong agar si mantel jerami beristirahat,
"Waktuku tidak lama lagi. Jika aku tidak menceritakan ini semua kepada anda, Sekte Raja Pedang akan benar-benar hilang dari muka dunia. Ijinkan aku melanjutkan cerita ini"
Karena orang sekarat itu memaksakan diri untuk lanjut menuturkan kisah, Sima Yong tidak menghalanginya lagi.
"Hari itu, menurut riwayat orang tua ku... Master Yang berhasil menguasai inti pedang. Ketekunannya membuat dia berhasil menerobos kultivasi tertinggi yaitu menjadi seorang immortal. Tentu saja Sekte Raja Pedang sangatlah bersuka cita.
Sekte Raja Pedang lantas mengadakan pesta perayaan suka cita itu. Dan Master Yang telah membulatkan tekad untuk berkelana untuk menemukan seseorang yang cocok menggantikan dia.
Akan tetapi tak seorangpun menyangka sama sekali. Kejadiannya terjadi begitu cepat sejak Master Yang menjadi Ahli Immortal itu. Malam hari di acara perayaan suka cita itu, Master Yang menghilang. Tidak seorangpun yang mengetahui kemana beliau menghilang hingga saat ini"
Sima Yong ikutan mengerutkan keningnya. Tanpa sadar dia mengajukan pertanyaan,
"Master Yang itu tidak mungkin menghilang karena di bokong atau di culik oleh ahli-ahli lainnya. Beliau adalah seorang Praktisi Immortal yang tiada tanding disaat itu.
Apakah sekte kalian tidak dapat menyelidiki keadaan itu?"
Sambil menghela nafas dalam-dalam, si mantel jerami melanjutkan riwayatnya,
"Orang-orang sekte kami bukannya tidak melakukan penyelidikan. Bertahun-tahun lamanya penyelidikan dari semua anggota sekte dilakukan, namun hasilnya nihil.
__ADS_1
Lalu leluhur ku yang juga merupakan Abdi Pribadi Master Yang-aku menyebutnya Leluhur Qiu, dia sampai pada satu kesimpulan. Menurutnya, Master Yang pada malam perayaan sekte kami, telah pergi menuju ke wilayah yang dikenal dengan nama Negri Ajaib Wonderland"
"Negri Ajaib? Bagaimana bisa Master Yang itu pergi ke Negri Ajaib tanpa meninggalkan pesan sedikitpun buat pengikutnya?" tanya Sima Yong penasaran.
"Teori dari Leluhur Qiu mengatakan bahwa, energi Qi yang ada di dunia ini, tidak cocok dengan seseorang berperingkat Immortal. Sehingga ketika seseorang mencapai ranah Immortal seperti itu, secara alamiah kondisi tubuh menjadi tidak dapat lagi beradaptasi dengan semua yang ada didunia fana ini.
Menurut Leluhur Qiu, Alam Negri Ajaib itu sendirilah yang datang menjemput dan mengambil Master Yang, pada saat dirinya mencapai Immortal-keabadian. Itulah sebabnya Master Yang menghilang tanpa mengucapkan pesan apa-apa kepada semua pengikutnya di Sekte Raja Pedang kami.
"Lalu, kelanjutan Sekte Raja Pedang anda bagaimana kelanjutannya?" Sima Yong semakin penasaran.
Mata Qiu Puren terlihat agak bersedih.
"Tahun berganti, dan terjadi perpecahan diantara pengikut Sekte Raja Pedang. Beberapa pengikut yaitu abdi-abdi dalam berkepandaian tinggi lalu meninggalkan sekte dan mendirikan sekte atau klan mereka sendiri.
Beberapa pengikut yang tersisa masih setia menunggu di Sekte Raja Pedang, melakukan kegiatan seperti biasa, seolah-olah Master Yang masih ada.
Lalu pada suatu ketika yaitu lima tahun setelah menghilangnya Master Yang... Sekte Raja Pedang di serang oleh sekumpulan orang tak di kenal, yang lantas menghancurkan semua yang ada di sekte itu. Orang-orang tak dikenal itu sepertinya mencari-cari warisan peninggalan Raja Pedang Master Yang. Itu jelas sekali ketika mereka mengobrak-abrik dan mencari-cari sesuatu di tiap sudut sekte kami.
Leluhur Qiu ku melarikan diri membawa Pedang Immortal Hitam serta salinan Teknik Pedang Terbang, dengan harapan suatu ketika dia akan menemukan seseorang yang berjodoh dan cocok untuk menjadi pewaris warisan Sekte Raja Pedang kami.
Akan tetapi hingga saat ini, di masa ketika aku melanjutkan tugas orang tuaku untuk mencari pewaris Sekte Pedang Terbang, aku sendiri tidak menemukan seorangpun yang cocok dan berjodoh menjadi Master Sekte Raja Pedang selanjutnya.
Kelompok orang-orang itu adalah orang-orang dari Klan Super Zhao, Wux, Zhou, Xu dan Klan Gao"
"Beberapa Abdi dalam Sekte sepeninggalnya dari Sekte Raja Pedang, membuat Klan tersendiri yang cikal bakal dari Lima Klan Super di Benua ini.
Rupa-rupanya mereka mengincar warisan Master Yang yaitu Pedang Immortal Hitam serta teknik Immortal Pedang Terbang Sekte Raja Pedang kami.
Leluhurku sendiri yaitu Leluhur Qiu memulai petualangannya mencari-cari calon yang tepat untuk pengganti Ketua Sekte Raja Pedang.
Kewajiban itu lalu secara turun temurun hingga ke diriku, berkelana dengan selalu di buru oleh orang-orang lima klan super yang tetap mengincar pewaris Sekte kami.
Sayang sekali, pencarian pewaris yang cocok dan akan membangkitkan kejayaan Sekte Raja Pedang kami, sepertinya terhenti sampai disini"
Qiu Puren merintih dalam diam. Dia tidak melanjutkan ceritanya lagi. Sima Yong sendiri mulai paham, mengapa si mantel jerami ini bentrok dengan jenius lima klan super, serta di buru oleh beberapa SAGE.
"Dia hanyalah seorang pewaris dari abdi dalam, seorang pengikut Sekte Raja Pedang. Namun kemampuannya sedemikian tinggi.
Bagaimana kiranya kemampuan Master Yang seperti yang dituturkan si mantel jerami ini?" Sima Yong menjulurkan lidah, dan mengeluarkan decak kagum
__ADS_1
"Tuan.." Sima Yong di kejutkan dengan rintihan pelan si mantel jerami.
Wajah orang itu demikian pucat. Sepertinya tinggal menunggu saat saja, sehingga nyawa pria sekarat itu akan pergi.
"K-karena kamu menolongku hingga titik ini, m-maka aku menganggap kita berjodoh"
Si Mantel Jerami menyodorkan sebuah bungkusan kepada Sima Yong,
"Didalam bungkusan kain ini terdapat Pedang Immortal Hitam yang aku pergunakan sebelumnya.
B-bawalah benda peninggalan Raja Pedang ini bersama anda. Didalam bungkusan kain ini, juga terselip salinan Tenik Pedang Terbang seperti yang aku ceritakan.
A-aku berharap anda berjodoh, dan menjadi pewaris Sekte Raja Pedang kami" nafas pria mantel jerami semakin ngos-ngosan.
"Tuan.. Bagaimana mungkin aku menjadi pewaris Sekte anda? Sedangkan anda berkata bahwa Pedang dan Teknik Pedang Terbang ini tidak dapat seenaknya di gunakan oleh sembarang orang.
Dan lagi... Bukankah dibutuhkan relikui Raja Pedang untuk berlatih teknik ini?" Sima Yong menolak halus, karena dia merasa bahwa warisan Raja Pedang Yang Zhuang itu memerlukan syarat khusus yang tidak dia miliki.
Pria mantel jerami, menolak ketika Sima Yong menyodorkan ulang bungkusan kain panjang itu. Katanya...
"P-pertemuan kita ini bukanlah suatu kebetulan. A-anda hanya perlu membangunkan roh Pedang Immortal Hitam itu. Ketika pedang itu merasa bahwa anda adalah kandidat yang cocok, roh didalam Pedang Immortal Hitam akan terbangun dengan sendirinya.
Roh itu sendiri yang akan melatih anda cara mengeksekusi Seni Pedang Terbang sekte kami. Ketika roh itu telah memilih, anda akan melihat kedahsyatan kemurnian Seni Pedang Sekte Raja Pedang kami.
Apa yang anda saksikan ketika melihatku bertempur menggunakan Seni Pedang Terbang sebelumnya, itu hanyalah kulit-kulit dari teknik ini. Nilai kedahsyatannya sangatlah jauh di bawah teknik asli"
Kemudian.. Sima Yong melihat nafas pria mantel jerami semakin memburu. Namun dia melihat sinar mata Qiu Puren itu bersinar penuh harapan kearah dirinya.
Sepeminum teh kemudian, Qiu Puren menghembuskan nafasnya yang terakhir kali. Sima Yong lalu menguburkan pria itu di dalam hutan pinus, yang tanahnya masih keras dan dingin karena salju.
Ketika semua telah selesai, Sima Yong membuat tulisan menggunakan Qi pedang dari jarinya
"Di tempat ini, telah beristirahat dengan tenang Abdi Setia Sekte Raja Pedang Qiu Puren., setelah perjalanan panjangnya di dunia fana"
*Bersambung*
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.
__ADS_1