
Lapangan tempat untuk berlatih pedang terletak di tepi hutan yang mereka sebut bernama Black Forest atau yang biasa juga di sebut dengan nama Mor Taure. Lapangan tersebut sangatlah luas dimana rumput hijau menjadi alas.
Ketika kaki telanjang berpijak diatas rumput lapangan itu, terasa seakan-akan kaki sedang menginjak hamparan kain beludru. Dengan area seluas kira-kira 200 meter persegi, lapanga itu terbagi lagi menjadi 6 lapangan mini yang cukup untuk latihan tanding antara 6 pasang Elf.
Wang Yong datang ke lapangan perlatihan. Saat itu lapangan tersebut boleh di katakan cukup sepi. Hanya terdapat beberapa Elf yang terlihat sedang berlatih menggunakan tombak dan panah. Tidak terdapat Elf yang terlihat sedang latih tanding.
Ketika Wang Yong tiba, dia langsung disambut oleh seorang Elf Bernama Ye Feng.
“Salam satria, semoga bintang-bintang bersamamu”
Ye Feng membungkuk dan memberi salam kepada Wang Yong. Sementara pemuda ras manusia itu juga balas melakukan salam penghormatan kepada Ye Feng.
“Seorang Elf dengan ranah Kultivasi Alam Roh Tercerahkan Bintang 3. Bagaimana mungkin aku yang hanya di ranah Alam Kondensasi Roh ini dapat bertanding melawannya?” Wang berpikir sambil tertawa merasa diri sendirikonyol. Karena lawannya adalah Elf dengan tingkat kultivasi yang jauh diatas dirinya.
“Anda tidak perlu khawatir satria manusia, pelatihan ini adalah murni melatih kemampuan dan kecepatan pedang. Dilarang menggunakan energi Qi dan mental selama latih tanding ini” Ye Feng memberi penjelasan.
“Jikalau demikian adanya, dipersilahkan memulai,…” Wang Yong memberi kode sebagai pertanda pelatihan pedang itu telah dapat dimulai.
Tanpa sungkan-sungkan Ye Feng langsung menerjang Wang Yong dengan lecepatan tinggi. Suatu kecepatan yang tidak pernah Wang Yong lihat sebelumnya tiba-tiba melanda dirinya dalam bentuk serangan pedang.
Dengan gerakan cepat dan tiba-tiba, pedang kayu ditangan Ye Feng telah memotong Gerakan pedang Wang Yong. Dan juga dalam sekejab mata Pedang kayu ditangan Wang Yong terlempar jauh.
Wang Yong benar-benar dibuat terperanjat dengan kecepatan Elf Ye Feng itu. Dia memang menyadari bahwa gerak-gerik sesosok Elf adalah sangat gesit dan anggun. Jauh sekali dibandingkan dengan kegesitan seorang manusia.
Akan tetapi yang ditampilkan oleh Ye Feng tadi betu-betul membuatnya semakin menyadari bahwa Kaum Elf memiliki kecepatan gerak yang jauh diatas ras manapun. Apalagi ras manusia.
Pada adu senjata barusan, bahkan Wang Yong belum sempat mengeluarkan Teknik pedang yang dia miliki. Pada akhirnya kecepatan memang sangatlah penting didalam sebuah pertempuran hidup dan mati.
Mereka mengulangi pelatihan itu sebanyak 10 kali. Dan di dalam sepuluh kali adu pedang itu, Wang Yong sangat mudah ditaklukkan oleh Ye Feng. Bahkan kondisi badannya telah menjadi babak belur terkena hajaran pedang kayu itu.
“Cukup sampai disini sesion pelatihan pedang” Ye Feng memberi tahu ke Wang Yong
Wang Yong pun melangkahkan kaki menuju pondok tempat dia menginap. Dia membalir tubuhnya yang lebam-lebam sebagai akibat pelatihan pedang dengan Ye Feng. Ramuan untuk membalir lebam itu telah disediakan dikamar ketika Wang Yong tiba.
Sepertinya ramuan tersebut diantarkan Ren Dou dengan hidangan makan malam. Dan makan malamnya kembali tersedia dalam rupa biscuit-biskuit, sayuran dan buah-buahan.
"Selamat menikmati..." kata Ren Dou.
Pelatihan pedangnya dengan Ye Feng telah berlangsung sebulan sejak kedatangan Wang Yong di Domain Kaum Elf ini. Kecepatan gerakannya masih tetap tidak dapat mengikuti kecepatan Gerakan Elf Ye Feng.
__ADS_1
Namun Wang Yong tidak merasa putus asa dengan hal itu. Dia tetap tekun pergi berlatih setiap hari dengan Ye Feng.
Pada suatu malam ketika Wang Yong baru saja selesai berlatih dengan Ye Feng, Ren dou Elf pelayan itu memberitahukan dirinya bahwa besok dia akan berlatih kemampuan menggunakan kekuatan energi Mental. Wang Yong mengiyakan dan kemudian beristirahat.
*******
Hari ini adalah hari dimana Wang Yong memiliki janji untuk berlatih kekuatan mental dengan sosok Elf bernama Baron Wei. Hal itu sesuai informasi yang diberi tahukan Ye Feng kepada dirinya. Dia menunggu pelatih kekuatan mentalnya itu di kediaman Lady Zhang.
Baron Wei datang tidak lama setelah Wang Yong tiba di kediaman Lady Zhang,
“Salam untuk mu yang berusia lanjut Baron Wei, semoga binta-bintang melindungimu”
Wang Yong memberi salam khas Elf dan dibalas oleh Baron Wei.
“Latihan kita pada hari ini adalah melatih kekuatan mental seperti yang sering di sebut oleh kaum anda manusia. Namun di kalangan Elf kami lebih menyukai menyebutnya sebagai sihir”
Baron Wei membuka percakapan diantara mereka.
Lalu kemudian Baron Wei mengajak Wang Yong untuk pergi ke sebuah tempat ditengah hutan untuk berlatih mental. Mereka hanya berjalan kaki saja karena Elf tidak terlalu suka menjadi terburu-buru seperti manusia.
********
"Alat musik apakah yang yang anda sukai hai anak muda manusia?”
Wang Yong sangat kebingungan dalam hal ini. Selama ini dia sama sekali tidak pernah memainkan satupun alat musik.
Nampak didepan Baron Wei, setelah dia mengeluarkan beberapa alat musik dari cincin spasial. Beberapa alat musik itu termasuk seruling dan harpa (Harpa yang di maksud disini adalah zhiter atau guzheng. Bahasa Indonesia lainnya adalah kecapi) yang paling akrab dan pernah dilihat Wang Yong.
Baron Wei kemudian menyarankan untuk bahwa wang Yong lebih memilih harpa sebagai alat pelatihan kemampuan sihirnya (Elf lebih suka menyebut kemampuan mental dengan sihir). Alasannya adalah semakin sulit suatu alat dimainkan maka semakin besar pula dampak keuntungan mental yang diperoleh oleh orang yang dilatih.
Wang Yong akhirnya mengikuti saran Baron Wei. Dia memilih Harpa sebagai alat musik yang akan dia mainkan untuk pelatihan kemampuan sihirnya. Dalam hal ini Wang Yong benar-benar memulai semuanya dari nol.
Dia bahkan benar-benar tidak mengetahui bagaimana cara memetik dawai dari sebuah harpa didepannya. Dengan telaten Baron Wei mengajarkan nada-nada dasar yang dapat dipahami dengan mudah oleh Wang Yong.
********
Enam bulan telah berlalu, tanpa terasa pelajaran permainan harpa membuat kemampuan mental Wang Yong meningkat. Dan tanpa disadari Wang Yong mulai memahami cara memetik dawai dari sebuah harpa.
Sebuah lagu sederhana telah dapat dia mainkan akan tetapi itu dapat dikatan sangat jauh dari sempurna. Meskipun telah menguasai satu komposisi sederhana, akan tetapi Baron Wei belum menyudahi pelatihan cara memainkan alat musik tersebut.
Wang Yong harus benar-benar lancar memetik dawai harpa untuk memainkan komposisi yang Baron Wei berikan. Lagu lagu itu adalah lagu senandung Kegembiraan ciptaan Baron Wei sendiri.
__ADS_1
Seperti kita ketahui, kaum Elf sangat senang menciptakan hal-hal baru bahkan lagu-lagu dengan nada yang selalu berubah-ubah namun semuanya bernada gembira.
Ketika telah memasuki bulan kedelapan Wang Yong berlatih memainkan harpa, Wang Yong kini telah mahir memainkan satu komposisi kegembiraan ciptaan Baron Wei.
Bahkan Wang Yong pada beberapa kesempatan memulai memainkan lagu yang dia karang sendiri. Dia mulai menyukai seni musik.
Baron wei terlihat sangat senang dengan kemajuan Wang Yong. Lalu dia kemudian memanggil Wang Yong di suatu pagi yang terlihat hangat dengan siraman matahari pagi.
“Hari ini kita akan berlatih Teknik bagaimana menanamkan sihir didalam sebuah komposisi lagu. Teknik ini adalah teknik yang sangat kuno dan teknik ini hanya didapat secara turun temurun kaum elf. Di dunia Benua Silver ini hanya ada beberapa orang yang sanggup dan mengetahui Teknik seperti ini”.
“Dahulu sekali sekelompok Ahli sihir dari berbagai ras mendirikan sebuah perkumpulan yang memiliki tujuan untuk menyerang orang lain menggunakan sihir yang diselipkan didalam nada-nada indah sebuah lagu"
“Mereka kemudian dikenal sebagai Master Sihir yang menamakan sekte mereka dengan nama Musisi aliran Kematian. Akan tetapi bagi kelompok yang membenci mereka, menyebut kelompok ini dengan nama kelompok pemusik setan. Padahal jauh dari kekejaman yang dikenal sebagai musisi kematian itu, teknik ilmu sihir jenis ini adalah diperuntukan pengobatan jiwa dan relaksasi jiwa”
“Jika dimainkan dengan Teknik yang benar, irama dari musik kematian ini dapat mengobati luka-luka di jiwa seseorang. Sayang sekali pada akhirnya cabang ini digunakan untuk kejahatan yaitu guna pertempuran meraih kemenangan obsesi pribadi"
“Mari kita mulai, anda dapat mendengarkan teori yang aku bacakan serta menghafal mantra-mantra sihirnya” Baron Wei menjelaskan tentang Teknik aliran Musisi Kematian.
Baron Wei membacakan teori teknik musisi kematian dan juga mantra-mantra yang bisa dipakai di teknik ini. Wang Yong pun tenggelam didalam kekhusukan melatih diri dalam memainkan irama kematian tersebut.
Namun setelah dia mempelajari Teknik sihir didalam irama kematian itu, Wang Yong merasa bahwa Teknik ini sungguh terlalu berlebihan untuk disebut sebagai musisi kematian.
Yang dia rasakan ketika mempelajari Teknik ini, adalah lebih banyak keuntungan yang dapat digunakan untuk menyembuhkan jiwa yang terluka. Itu jikalau Teknik ini digunakan secara benar.
Dan memang jikalau dipakai untuk menyerang jiwa lawan dan melumpuhkan mereka, teknik ini sangatlah mumpuni. Hal itu tidak terbantahkan lagi.
Selain mempelajari teknik ini peruntukan penyembuhan jiwa menggunakan, Wang Yong juga di latih untuk menggunakan teknik ini sebagai sihir serangan jiwa. Ketika itu Baron Wei memintanya terlebih dahulu menebarkan benaknya kesekitar hingga mencakup area 20 meter.
Wang Yong dapat merasakan berbagai kehidupan di jarak 20 meter tersebut. Kehidupan rumput-rumput, serangga dan banyak hewan-hewan kecil yang tidak terlihat dengan mata namun dapat dirasakan kehadirannya ketika dia menyentuh mereka dengan benak.
Kemudian dengan sekali perintah melalui teknik Harpa Kematian, Wang Yong membentak didalam Bahasa Elf
“wanwa …..!!”
Seketika itu juga semua kehidupan didalam jarak 20 meter menunjukkan perubahan yang sangat dramatis.
Rumput dan semak tersebut mengering seketika. Tidak ada tanda kehidupan lagi. Semua energi kehidupannya tersedot kearah Wang Yong.
Wang Yong menjadi kaget dengan hasil memainkan irama kematian itu...... teknik ini terlalu ganas jika dipakai menyerang manusia. namun sangat bermanfaat didalam perang besar.
*Bersambung*
__ADS_1