Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Warisan III


__ADS_3


Catatan : untuk memberi semangat author, jangan lupa untuk like dan follow novel ini ya readers. Mohon dukungan nya. terima kasih


Kelompok ahli-ahli itu telah berkumpul di kaki Pagoda Tujuh lantai di alun-alun Perkampungan Obat. Pintu Pagoda masih terlihat di segel, pertanda bahwa belum pernah siapapun menyentuh atau memasuki Pagoda Tujuh Lantai itu untuk memperoleh Warisan.


Kemudian Avatar Kaisar Obat atau sosok berkerudung hitam itu kemudian muncul secara tiba tiba di pintu Pagoda. Avatar itu kemudian memberi penjelasan seperti begini,


“Di hadapan anda semua ada berdiri sebuah pagoda berlantai tujuh. Itu berarti bahwa masing-masing dari kalian harus melewati ujian yang terdapat di tiap lantai Pagoda ini”


“Lantai Pertama.... lantai ini disebut sebagai ujian Gerbang Neraka”


“Lantai kedua adalah ujian yang disebut dengan Iblis Yang Lapar”


“Lantai ketiga adalah ujian berupa Serangan Hewan Iblis”


“Lantai keempat di sebut ujian Budak Ahli Sihir”


“Lantai Lima adalah sebuah Ujian Manusia Alam Raja”


“Lantai ke enam adalah ujian jiwa yang dikenal dengan Firman Penyihir Samsara”


"Lantai Tujuh adalah merupakan tempat penobatan Sang Kaisar”


“Masing-masing lantai adalah ujian yang merupakan pencobaan kekuatan penuh atas kemampuan jiwa anda".


"Hingga pada lantai terakhir maka Kaisar Obat akan memberikan warisan kepada seseorang yang mempu melewati semua ujian di lantai Pagoda Tujuh lantai ini”


Suara bisik-bisik terjadi diantara semua praktisi saat itu. Ujian untuk mencapai lantai ke tujuh, apabila mereka mendengar nama masing-masing lantai, adalah sesuatu yang terdengar sangatlah sulit untuk dapat dilewati ahli yang berkemampuan biasa-biasa saja.


“Jika tidak ada seorangpun yang berhasil mencapai lantai ke tujuh, maka pemenang akan ditentukan berdasarkan skor nilai tertinggi".


"Secara automatis Pagoda akan menghitung kemampuan anda menyelesaikan misi di tiap lantai” Avatar tersebut memberi penjelasan lebih lanjut.


"Dan jangan khawatir... ketika tidak dapat melanjutkan kelantai yang lebih tinggi... anda hanya perlu berteriak menyerah.... ujian itu akan clear dan anda dapat berkultivasi di lantai tersebut. kultivasi itu akan berbuah untuk kemampuan jiwa anda..."


Ternyata meski tidak dapat membersihkan ujian di tiap lantai, praktisi diijinkan untuk berkultivasi untuk memperkuat kemampuan jiwa mereka.


Semua tersenyum senang. Betul- betul warisan Kaisar Obat ini sangat berlimpah dengan hadiah untuk semua praktisi yang memasukinya.


"Dan ujian tiap lantai di Pagoda Tujuh ini dimulai dari sekarang……!!”


******


Segel di pintu pagoda secara auto langsung terbuka dan pintu pagoda mendadak terbuka secara lebar. Para ahli tersebut langsung menginjakkan kaki kedalam ruangan lantai satu di Pagoda.


Ketika Sima Yong menapak kan kakinya di ruangan dalam Pagoda,


“Lantai satu… Gerbang Neraka”


Sebuah suara terdengar dengan keras mengatakan hal itu. Dan secara tiba-tiba segala sesuatu di sekeliling nya berubah. Sima Yong merasa seakan-akan dirinya berada didalam sebuah hamparan padang pasir yang bagaikan malam kelam penuh dengan sambaran petir dan kilatan api.


Dan semua udara di padang kelam itu memberikan perasaan seakan-akan terdapat sebuah tekanan yang keras untuk memghancurkan jwanya.


Tekanan kepada jiwa tersebut apabila di rasakan oleh praktisi berkemampuan biasa- biasa saja, maka akan membuat jiwa praktisi terasa tersobek-sobek.


Akan tetap Sima Yong adalah seorang praktisi yang ahli didalam kultivasi mental atau jiwa. Apalagi seperti diketahui, dirinya saat ini telah berada di ranah Mental Surgawi Level 1. Tekanan tersebut hanya terasa sedikit menyentak ketika awal memasuki ujian Gerbang neraka itu.


Pada saat Sima Yong mempush Qi kearah jiwanya seketika skill defense atas jiwa pemuda itu menyeruak, … pikirannya menjadi jernih dan dia merasa seakan tidak terjadi tekanan jiwa atau apapun perasaan luar biasa di lantai satu itu.


Dengan santai Sima Yong berjalan kearah sudut pagoda yang mana terdapat sebuah pintu untuk menaiki lantai dua pagoda.

__ADS_1


******


Berbeda dengan Sima Yong yang juga merupakan seorang praktisi berkonsetrasi dalam bidang Dao Mental. Para ahli yang masuk kedalam lantai satu itu masing-masing langsung mengambil posisi lotus dan duduk berkultivasi. Mereka berusaha menyingkirkan tekanan yang diberikan Gerbang Neraka terhadap jiwa mereka.


Tekanan jiwa yang keluar dari ujian Gerbang Neraka itu betul-betul membuat jiwa mereka serasa akan tercabik-cabik.  Rata-rata praktisi membutuhkan jeda untuk berkultivasi untuk menenangkan kekuatan jiwa dan mengusir tekanan tersebut.


Setelah mengambil langkah berkultivasi membungkus jiwa dengan aliran Qi, barulah terlihat beberapa praktisi melangkah pelan menuju pintu mengarahkan ke tangga menuju lantai dua. Rata-rata mereka adalah praktisi di ranah Alam Spirit Agung.


******


Ketika Sima Yong memasuki lantai dua sebuah suara terdengar,


“Lantai dua…. ujian Iblis yang lapar…”


Telah berdiri di hadapan Sima Yong sesosok Grim Reaper raksasa berukuran tinggi badan hingga sepuluh meter.


Sima Yong saat ini berada di dalam sebuah ilusi padang gandum raksasa dengan langit yang kemerahan bagaikan pertanda senja telah menjelang.


Tekanan terhadap jiwa praktisi pada lantai dua yaitu ilusi berbentuk padang gandum itu, akan terasa lebih kental dibanding tekanan di lantai satu.


Jika seorang dengan kemampuan biasa saja, yang berada di ruangan itu… jangankan bergerak. Bahkan bernafaspun akan terasa sangat sulit.


Namun kembali lagi, bagi Sima Yong adalah ahli mental peringkat Surgawi, tekanan seperti itu masih didalam kemampuannya untuk bertahan.


Grimm reaper terlihat melayang dengan cepat kearah Sima Yong sambil mengayunkan sabit raksasa di tangannya. Suara gemuruh menyertai sabetan Sabit raksasa Grimm reaper.


Dalam sekali helaaan nafas… Sima Yong mengeluarkan Pedang Hati Rembulan. Dan dengan sekali jentikan jari ….. dari tangannya terlihat dia mengeksekusi Teknik Pedang Melukis Nirwana.


Teknik pedang ini meskipun hanya sebuah Teknik peringkat Bumi Demi, namun Ketika di olah oleh seorang ahi seperti Sima Yong, maka efek yang keluar terasa bagaikan sebuah Teknik pedang kelas Surgawi.


Sima Yong pada saat itu kemudian menangis dengan keras….


“Pergilah……!!!”


Ketika lima energi Qi Pedang Hati Rembulan bertabrakan dengan senjata sabit dari Grim reaper… kelima energi pedang itu melilit senjata Griim reaper. Sabit itu terdiam kaku.


Terlihat marah dan tidak puas karena senjatanya dililit sehingga tidak dapat melakukan Gerakan apapun, Grim reaper mendengus dengan keras…..


“Aarrgggghhh……”


Dengan lambaian tangan Grimm reaper itu mengirimkan serangkum angin panas yang menyusul menyerang kearah Sima Yong.


Sima Yong dengan penuh kewaspadaan saat itu meskipun focus dalam lima energi Qi pedang nya, dia tetap memperhatikan gerak-gerik Grim reaper.


Sehingga Ketika serangan telapak yang dikirimkan oleh Grim reaper itu tetap tidak lolos dari pengamatan nya.


“Lancang…….”


“Kemurnian Hati Teratai Salju…..”


Dari tangan kiri nya Sima Yong langsung mengeluarkan Pedang Jiwa Langit dan melancarkan Teknik Kemurnian Hati Teratai Salju.


Sebongkah Teratai Salju Raksasa terbentuk dari ujung Pedang Jiwa Langit lalu kemudian meluncur dengan cepat untuk menghalangi serangan telapak Grim reaper itu.


Benturan dahsyat terdengar membahana di padang gandum tersebut. Langit buatan berwarna merah terasa seakan terkoyak-koyak. Warna kemerahan runtuh dari langit.


Dengan bengis Sima Yong menangis keras,


“Musnahlah…..”


Disusul kemudian dengan Gerakan cengkeraman dari lima helai energi pedang melukis nirwana yang terlihat menghancurkan senjata sabit Grim reaper.

__ADS_1


Ketika senjata sabit hancur berkeping-keping, Grim reaper ilusi itu terlihat seakan ternganga dan tidak percaya dengan kenyataan.


“Lalu kamu akan musnah menjadi debu.... ”


Sima Yong melambaikan Kembali Pedang Hati Rembulan, Ketika keadaan berubah dan membuat lima helai Qi Pedang itu melilit Grim reaper yang kemudian terlihat meronta-ronta berusaha meloloskan diri.


Dari tangan kiri yang tetap memegang Pedang Jiwa Langit terlihat jutaan Es berbentuk Teratai kecil. Jutaan es teratai itu berubah menjadi serangan badai yang dengan eksplosive menyerang Grim reaper.


Ketika Grimm reaper bersentuhan dengan badai Teratai es itu, dengan kasat mata terlihat Grim reaper membeku menjadi kristal es.


Lima helai energi Qi pedang kemudian bertindak dan mengoyak-ngoyak kristal es Grim reaper.


Dengan suara yang terdengar bagaikan he,busan angin dingin di musim salju, Grim reaper terlihat hancur berkeping-keping tiada tersisa. Keadaan menjadi hening……


“Anda diperbolehkan naik ke lantai tiga”


Sebuah suara terdengar ditransmisikan ke Sima Yong. Suara itu terdengar begitu dekat di telinga nya.


Sima Yong melangkah dengan mantap menuju pintu yang terletak di ujung untuk menaiki lantai tiga. Pengaruh tekanan jiwa di lantai dua, sama sekali tidak berefek kepada dirinya. Tekanan itu terlalu biasa saja untuk master mental peringkat surgawi.


“Lantai Tiga….. ujian Serangan Hewan iblis…..”


Sima Yong mendadak menahan nafas Ketika di lantai tiga yang serasa berada sebuah hutan raksasa… berdiri di hadapannya seekor hewan iblis berupa Raja Kera Raksasa. Raja Kera raksasa itu berukuran mencapai tinggi 20 meter.


Ketika kera raksasa itu mengaum, terasa bahwa aura nya itu adalah seekor binatang iblis yang memiliki kultivasi di ranah King 10 puncak hewan iblis.


King 10 puncak untuk kultivasi binatang iblis adalah setara dengan seorang praktisi manusia di ranah Alam Spirit Agung Bintang Sembilan Puncak.


Adapun tekanan terhadap kemampuan jiwa di lantai tiga ini, terasa semakin berat. Jelas bahwa tekanan di lantai tiga akan lebih kuat dibanding lantai dua apalagi satu.


Raja Kera itu terlihat mengaum, lalu kemudian tangannya melepaskan pukulan langsung kearah Sima Yong. Serangkum angin yang sangat keras bagaikan angin topan terlebih dahulu mendahului datangnya pukulan raja kera itu.


“Duaar….!!!”


Dunia ilusi berupa hutan belantara itu terlihat berguncang bagaikan gempa bumi. Pohon-pohon di sekitar hawa pukulan bahkan tumbang dan jatuh saling tumpah tindih.


Namun Sayap Elang Mahkota Keagungan milik Sima Yong telah terlebih dahulu telah membentang dari punggung Sima Yong yang kemudian membawa tubuhnya menghilang dengan sangat cepat dari sambaran serangan Raja Kera raksasa itu.


Tidak sia-sia kemampuan Sayap Elang Mahkota Keagungan yang telah di reparasi bahkan di mantrai dengan symbol surgawi oleh seorang Ahli mekanis dan ahli sihir Kaum Elf pada waktu itu.


Kemampuan menghindar Sima Yong pada saat itu seakan membuat Raja Kera Raksasa itu tidak percaya bahwa mahluk kecil dihadapannya mampu menghindari pukulannya.


Lalu karena tidak puas dengan serangannya yang gagal tadi, mahluk iblis itu kemudian mengeluarkan serangan tinju secara beruntun kearah Sima Yong di udara.


Betapa sebuah serangan sangat berbahaya yang penuh kekuatan Ahli King 10 yang setara Ahli alam Spirit Agung bertubi-tubi terasa merobek-robek udara di sekitar Sima Yong melayang.


Angin pukulan itu selain terasa bagaikan irisan sebuah pedang tajam, juga sangatlah menggetarkan dunia ilusi. Dimana setiap pukulan yang tidak mengenai sasaran, akan meledak dan membuat hutan ilusi itu terguncang bagaikan terjadi gempa bumi.


Semakin lama, Raja Kera raksasa itu semakin beringas ketika semua pukulan nya selalu mengenai tempat kosong.


Binatang iblis itu semakin mengerahkan semua kekuatannya untuk menyerang Sima Yong. Akibatnya adalah ledakan bertubi-tubi yang membuat dunia serasa tercabik-cabik.


“Tidak bisa dibiarkan. Jika hanya menghindar maka lama-kelamaan tenagaku akan terkuras habis. Meskipun aku memiliki cadangan energi di cincin Mutiara Kehidupan… ilusi Kera iblis seperti ini tidak akan pernah kehabisan tenaga”


Sims Yong kemudian merapalkan mantra. Teknik Kemurnian Hati Teratai Salju siap diluncurkan. Pedang Hati Rembulan Kembali terhunus ditangan kanan.


Dan Ketika Kembali binatang iblis itu meninju kearah Sima Yong…. Sebuah Bunga Teratai Es Raksasa terlihat terbentuk di ujung pedang.


“Pergi……”


Sebuah ledakan sangat dahsyat terdengar di hutan penuh ilusi yang kemudian disusul Sima Yong terlempar mundur beberapa puluh meter jauhnya sambil meneteskan darah dari mulutnya.

__ADS_1


Sungguh sebuah benturan yang sangat dahsyat akibat benturan energi Qi seorang praktisi alam Spirit Agung Bintang Lima melawan praktisi King Sepuluh yang setara Alam Spirit Agung Bintang Sembilan puncak.


*Bersambung*


__ADS_2