
Peng Fai menegur kaget, gadis yang menurutnya terasa mirip dengan teman baiknya semasa mereka menjadi siswa di Sekte Pedang Awan. Akan tetapi reaksi gadis bercadar itu membuat Peng Fai kecele.
"Maaf.. Siapa yang anda sebut tadi?
Aku bukan seseorang yang anda sebutkan tadi.
Dan lagi... Aku bukan berasal dari Dataran Tengah ini" suara gadis itu terdengar datar tanpa ekspresi, sampai-sampai Peng Fai menjadi kecil hati.
Belum lagi rasa kecewa karena menebak orang yang salah melanda Peng Fai, sekonyong-konyong pria muda yang datang bersama Yang Xiansheng itu menepis Peng Fai dari posisi jarak dekatnya dengan gadis bercadar. Dia menarik tangan gadis itu agar menjauh dari Peng Fai,
"Maaf...
Anda adalah...?
Apakah anda kenal dengan Nona Fan Beauty ini?
Akan tetapi rasanya mustahil Nona Fan Beauty mengenal anda. Kami bangsawan yang berasal dari Kerajaan Haiyang di Timur dan bukan seperti yang anda kira, rakyat biasa...
Dan perkenalkan aku adalah Pangeran Zhao Sagung kekasih Nona Fan Beauty..."
Pria yang mengaku bernama Pangeran Zhao Sagung itu dengan kata-kata tertata, namun membawa kesan angkuh semakin membuat Peng Fai lebih merasa kecil lagi. Zhao Sagung itu terlihat seperti melindungi sekali Nona Fan Beauty.
Sebagai seseorang yang menyamar dalam bidang jasa seperti itu, Peng Fai harus tetap sopan.
Buru-buru Peng Fai membungkuk dalam hormat dan meminta maaf,
"Ah... Rupa-rupanya anda adalah Pangeran Zhao bersama Nona Fan Beauty. Kalian sungguh pasangan yang serasi.
Aku yang rendah ini memohon maaf, sekiranya mataku telah lamur karena banyak berkelana dan salah mengenali orang,
Sekali lagi maafkan aku. Ini hanyalah kesalah pahaman belaka.
Tadinya ku kira... Nona Fan Beauty adalah teman masa kecilku di utara dulu.
Ternyata itu hanya terdapat sedikit kemiripan. Kawanku itu hanya rakyat biasa sama seperti aku. Bukan dari kalangan bangsawan. Maafkan ..." Peng Fai membungkuk dalam-dalam.
Sementara itu, orang-orang yang akan menonton pertunjukan musik terapi penyembuhan dan tarian jiwa mulai memperhatikan keributan kecil itu. Peng Fai juga langsung merasa sangat malu..
Mendengar permintaan maaf dari Peng Fai, dengan dingin Zhao Sagung itu berkata,
"Untuk sekali ini anda ku maafkan.
Akan tetapi sekali lagi aku informasikan. Kami berasal dari belahan Timur Benua ini.
Nona Fan Beauty telah kukenal sejak kanak-kanak. Dia keturunan Bangsawan Fan yang besar di Klan Super Vermillion Timur.
Nona Fan Beauty juga adalah Matriak muda Klan Vermillion Timur itu. Kultivasinya juga sangat tinggi.
Jadi sangat tidak mungkin jikalau dia adalah sosok yang pernah anda kenal ketika kanak-kanak dulu" tandas Zhao Sagung.
Mungkin karena belum puas memberi pelajaran kata-kata, Zhao Sagung kembali mulai mengkritik Peng Fai,
"Dan lagi...
Dengan status terhormatnya sebagai Matriak Muda Klan Vermillion Timur, tidak mungkin Nona Fan Beauty itu berkenalan dengan anda, orang-orang utara kaum pengembara ini"
Dia mengakhiri hinaannya dengan menatap dingin ke arah salah satu lengan baju Peng Fai yang loyo karena kosong tidak lagi memiliki tangan itu.
Darah Peng Fai seketika mendidih. Tangannya sampai gemetar,
"Laki-laki busuk ini hanya mencari muka pada gadis cantik itu. Seenaknya menghina diriku sedemikian rupa.
__ADS_1
Biar bagaimanapun kalau aku kembali ke utara, aku juga seorang Master Sekte muda, bukan segala kaum pengembara"
Zhao Sagung baru saja akan menyeret Nona Fan Beauty itu, tiba-tiba gadis itu berkata,
"Biarkan aku berbicara dengan tuan itu sebentar...
Aku merasa ada sesuatu yang membuat perasaanku akrab dengan tuan itu" kata gadis bercadar itu.
"Tapi... !" Zhao Sagung berkeras menahan Fan Beauty, tetapi gadis itu merenggut tangannya dari genggaman Zhao Sagung, dan berjalan ramah menuju Peng Fai.
Dia mendekati Peng Fai lalu berbisik,
"Tuan maafkan kekasaran temanku itu.
Kata-katanya memang demikian kasar tanpa memperhatikan perasaan orang lain. Hal itu karena dia terbiasa di manja dan di sanjung-sanjung sebagai pangeran sejak kecil"
Balas ditegur dengan baik-baik seperti itu, terang membuat Peng Fai menjadi kendur hawa amarahnya. Mengingat bahwa Nona Fan Beauty ini memiliki kemiripan dengan kawan baiknya sejak kecil Peng Fai seketika lenyap angkara murka, dan Peng Fai memberi maaf atas hinaan tadi...
"Ah.. Tidak mengapa Nona Fan Beauty" ucapnya sopan
"Silahkan masuk kedalam ruang pertunjukan musik. Karena tidak lama lagi terapi musik kami akan di mulai"
Peng Fai memberi petunjuk jalan kepada Fan Beauty, diikuti Yang Xiansheng. Peng Fai sendiri mengacuhkan Pangeran Zhang Sagung itu, berpura-pura tidak melihat kehadirannya.
Sementara itu, tamu-tamu lainnya yang tadi nya terhenti di tangga aula karena keributan kecil, kini teratur memasuki aula pertunjukan musik.
Pada Aula Terapi Penyembuhan...
Cahaya terang benderang yang berasal dari sorot yang di pancarkan puluhan batu kristal berphospor, fokus di tengah aula yang sengaja dibuat panggung berbentuk bundar pendek. Suasana mistis namun hangat memenuhi perasaan semua pengunjung.
Tuan Peng Fai berdiri diatas panggung di tengah2 aula, sosoknya tampak bagus dalam pakaian yang pantas, dan dia memulai pidato pembukaannya,
"Seni menggunakan musik untuk terapi pengobatan jiwa, dan teknik tarian penyembuhan jiwa...
adalah suatu seni mental dan jiwa yang telah punah ribuan tahun yang lalu di Benua Silver kami ini" dia berhenti berbicara, mengamati reaksi orang-orang.
Orang-orang mulai kasak kusuk "Seni yang telah punah? Benarkah itu?"
Lanjutnya..
"Dahulu sekali ketika ahli-ahli yang mampu memainkan teknik ini hanyalah dari kelompok elit tertentu di sebut penyihir dan kaum Elf merajai dunia pengobatan jiwa,
Namun makin kesini semakin langka bakat dan pengetahuan tentang seni ini, sehingga lama kelamaan membuat teknik yang awalnya bernama musik pemulih jiwa ini pudar dari ras manusia....
Saya berani menjamin, ke pelosok manapun di benua ini anda pergi mencari seorang ahli musisi jiwa dan tarian jiwa ini, anda tidak akan menemukan lagi layanan penyembuhan jiwa ini lagi"
"Akan tetapi keberuntungan menaungi anda semua,
Seni seperti ini akan menghilang dari Benua Silver ini, jauh di Utara Benua ini tempat kami berasal,...
Yah meskipun kami adalah orang-orang yang di ejek dengan sebutan 'Kaum Pengembara'..."
Peng Fai sengaja menekankan kata-kata Kaum Pengembara keras-keras dan tatapannya menatap lama ke Zhao Sagung dalam dua tarikan nafas, baru di palingkan lagi wajah itu...
"Yah Kaum Pengembara ini masih memiliki akar dari seni memainkan musik terapi jiwa (mereka mengganti namanya biar tidak terdengar mengerikan) serta tarian jiwa. Itu karena kami di Utara pernah menjalin hubungan yang harmonis dengan Kaum Elf dan selalu ada saja generasi kami yang di latih teknik ini oleh Kaum Elf itu... (Sementara itu ruangan terdengar ribut, mendengar kata-kata Elf dan penyihir)...
Tanpa berlama-lama... Inilah persembahan kami sebuah Musik Relaksasi Jiwa dan Tarian Jiwa penyembuh luka..." lantang suara Peng Fai sehingga menutup kasak kusuk membicangkan kata-katanya tadi.
Peng Fai meninggalkan panggung, sementara Zhao Sagung terlihat terdiam, karena merasa tersindir. Dia ingin melompat ke panggung dan mengajak ribut Peng Fai, akan tetapi sekonyong-konyong sebuah petikan musik yang seperti suara dari surgawi terdengar...
tring - tring - tring
__ADS_1
Semua pengunjung seketika merasakan diri mereka seolah-olah di tarik kekuatan mistis, secara tiba-tiba dari dunia dimana keberadaan mereka saat ini,... lalu muncul di dalam suatu domain kehampaan...
Tring - tring -tring
Semua merasa tubuh mereka menjadi ringan seperti kapas, lalu tubuh mereka serasa kepingin melayang-layang di udara, akan tetapi tidak bisa. Tubuh fisik ini terlalu berat !.
Terlihat seorang pria muda tampan duduk di sudut domain hampa itu. Tangan anak muda itu memetik kecapi menenangkan perasaan.
Musik semakin keras terdengar dalam irama cepat, membuat jiwa semua orang serasa terbetot...
Arrggh ! Suara teriakaan merasa kelegaan secara masal terdengar, tatkala pada akhirnya semua pengunjung merasa jiwa mereka benar-benar terbetot, kini terbang melayang-layang dengan gembira.
Suara musikpun berubah menjadi pelan dan romantis, ketika itu seorang perempuan muncul..
"ah bukan ! Dia bidadari"
Ya bidadari itu bernama Lin Hong muncul dengan wajah penuh kegembiraan, langsung menarik perhatian mereka untuk beramai-ramai mengikuti dia.
Ohhh ! Suara penuh kerinduan secara masal terdengar ketika bidadari itu mengayunkan tangannya dan hamburan bunga-bunga indah penuh warna keluar dari tangannnya, membuat ruang yang tadinya hampa seketika menjadi penuh warna dan aroma harum bunga.
Ohhh.....
Suara-suara keluhan terdengar ketika kupu-kupu tercipta. Bidadari itu tertawa ceria yang kemudian di kejar beramai-ramai, pria maupun wanita. Semua kepingin bersahabat dan dekat dengan bidadari itu.
Berulang kali bidadari itu selalu membuat kejutan untuk membuat kegembiraan, kini ruang itu terasa berubah menjadi hutan tropis mini yang penuh hewan-hewan jinak. Semua orang merasa seperti kembali ke masa kanak-kanak, tertawa-tawa dengan gembira.
Hampir dua jam penuh musik terapi dan tarian jiwa itu disajikan, sementara Lin Hong telah bermandi keringat, dan jari-jari Yu Long telah kaku karena kesemutan.
Penggunaan energi jiwa demikian besar karena hadirin yang cukup banyak, serta terdapat beberapa SAGE yang tentu saja lebih membuat mereka menguras extra energi jiwa agar praktisi SAGE itu merasakan manfaat terapi.
Ketika pada akhirnya suara petikan kecapi berhenti, dan tarian bidadari itu juga berhenti... banyak orang terbangun dari mimpinya.
Kala itu dengan senyum sopan Peng Fai mengumumkan bahwa dua jam berlalu, dan sesi pertunjukan relksasi jiwa telah selesai.
Suara-suara keluhan terdengar karena banyak yang tidak rela sesi pertunjukan telah usai.
Dan banyak orang yang masih enggan untuk pergi dari mimpi indah itu, hanya berdiri berama-lama di halaman balai pengobatan sambil menutup mata.
Satu hal yang mereka sadari adalah, jiwa terasa lebih lega. Penderitaan dan luka-luka di jiwa akibat pertempuran, duel, luka dan kenangan menyakitkan, kini menjadi pudar dari benak mereka. Yang ada hanya perasaan lega dan bahagia.
"Teknik apakah ini? Rasanya aku seperti dilahirkan baru kembali"
"Apapun itu, aku masih akan kembali untuk menjalani sesi perawatan yang menguatkan jiwa ini"
Semua orang lantas meninggalkan aula Balai Penyembuhan itu dengan perasaan enggan.
Peng Fai melirik, ruang aula telah sepi pengunjung, akan tetapi Yang Xiansheng masih menutup matanya. Bukan hanya dia seorang, tetapi gadis bercadar itu juga masih menutup mata, sepertinya mereka masih meresapi sesi terapi jiwa tadi.
"Tuan dan Nona...
Maafkan kami. Sesi relaksasi jiwa telah selesai..." Peng Fai, Lin Hong dan Yu Long berdiri di depan tiga orang yang masih menutup mata itu. Zhao Sagung membuka mata terlebih dahulu.
Disusul Nona Fan Beauty. Mata gadis itu tanpa sengaja bertatapan dengan Lin Hong, dan dia tanpa sengaja mendengar Lin Hong bersuara pelan.. "Fenying?"....
*Bersambung*
Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di-like, sekedar komen dan vote.
Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.
__ADS_1