Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Pedang Terbang Musim Panas


__ADS_3

"Bagus !


Pada akhirnya kamu muncul. Tidak sia-sia rasanya aku membuang waktu dengan percuma, menanti-nanti kemunculan mu di tepi jurang ini.


Sekarang kamu dapat menyerahkan Pecahan Relikui Raja Pedang,


Lalu aku akan memberikan kematian yang tidak menyakitkan sebagai hadiah atas kepatuhan mu" kata Penatua Senior Klan Zhao dengan seram. Tangannya lantas memegang gagang pedang, siap-siap untuk menyerang.


Mendengar kata-kata ancaman itu, anak muda itu Sima Yong bukannya ketakutan dengan dua orang Penatua Senior Klan Super, yang nota bene berkultivasi Alam Melintas Immortal.


Yang ada malahan anak muda itu tertawa terbahak-bahak,


"Kamu tua bangka...


Terlalu lama kamu berdua tidur di pinggiran jalan dan bermimpi, seolah-olah kamu adalah penguasa dunia yang bebas memerintah orang lain.


Apakah kamu tidak memiliki cermin di rumah? Cobalah sekali-sekali mematut diri dan melihat-lihat kemampuan diri sebelum berkoar-koar memalukan seperti itu"


Ejekan yang di keluarkan oleh Semidevil itu, diikuti dengan gelak tawa tiga orang SAINT yang tampak melayang terbang disampingnya. Wajah tiga orang SAINT itu, terutama gadis itu, tampak sedemikian merendahkan sampai-sampai Penatua Senior Klan Zhao naik pitam.


Tangannya segera terayun, tebasan pedang lantas di lancarkan.


Tsing !


Satu buah sinar pedang yang mengandung kekuatan sekitar 200 juta jin tenaga ATK melaju cepat bersiap menghancurkan tiga SAINT yang tertawa-tawa itu.


Wush !


Sebaris asap hitam berwujud naga bergerak cepat lantas menghalangi sinar pedang yang akan membelah tiga praktisi SAINT yang tertawa-tawa itu.


Penatua Klan Zhao ternganga ketika melihat gumpalan asap berbentuk naga hitam itu, dengan cepat menelan Qi pedang bertenaga 200 Jin ATK. Cahaya pedang nya hilang dalam kehampaan.


"Tidak mungkin !


Ini baru saja lewat enam purnama ketika Semidevil itu menghilang di jalan ini.


Bagaimana mungkin anak muda itu dengan tiba-tiba muncul bahkan memiliki kultivasi tinggi di ranah Kuasi Melintas Immortal? Aku menolak untuk percaya" desis Penatua Klan zhao itu.


Kawannya yaitu Penatua Klan Wux berbisik pelan,


"Apakah dia mengalami peningkatan demikian cepat gara-gara Pecahan Relikui Raja Pedang?


Akan tetapi untuk meningkatkan kultivasi sampai empat tahap kultivasi sekali jalan, adalah hal yang terlalu tidak masuk akal di dalam pandanganku" Penatua Klan Wux juga tidak percaya dengan kenaikan kultivasi Sima Yong.


Kedua orang itu terus saling berbisik dengan ketidak percayaannya. Di dalam pemahaman mereka, bukankah Semidevil itu hanya menyerap setengah dari Patahan Relikui Raja Pedang saja?.


Namun tak pernah mereka duga sama sekali, kalau anak muda Semidevil itu sebelumnya telah menyerap patahan Relikui Raja Pedang Terbang di Neraka Dunia (baca kembali di bab ketika Sima Yong memperoleh setengah relikui Raja Pedang Terbang di Neraka Dunia setelah menaklukkan Semidevil Peringkat 10).


Pada akhirnya setelah anak muda itu memperoleh sisa patahan relikui, maka semua kekuatan yang sudah seharusnya menjadi milik Hei Jian Roh Pedang Immortal Hitam yang berwujud anak kecil itu, kembali sepenuhnya.


Kini sekembalinya kekuatan mutlak dari Relikui Raja Pedang Terbang, maka Hei Jian roh Pedang Immortal itu memiliki kekuatan absolut Raja Pedang Terbang dan juga berdampak akan kultivasi Sima Yong meningkat drastis.


Diskusi dua orang Penatua Senior itu terganggu, tatkala Sima Yong berbicara.


"Bagaimana?

__ADS_1


Apakah kalian masih berniat mencegat dan mengambil Relikui itu?


Tidak takutkah kamu ketika kultivasi ku kini meningkat?" tanya Sima Yong sambil tersenyum seperti anak kecil nakal.


"Aku akan membunuhmu dan mengambil ulang relikui itu" bentak Penatua Zhao.


Tubuhnya meluncur cepat dengan pedang yang terarah lurus ke leher Sima Yong.


Trang !


Tangan Penatua Klan Zhao bergetar keras ketika pedangnya berbenturan dengan sesuatu benda yang tidak terlihat. "itu adalah pedang ! Jelas-jelas benturan itu adalah pertahanan pedang!" batin Penatua Zhao.


Dia lantas melompat mundur untuk mengurangi kesemutan yang menggigit di tangannya..


"K-kamu...


Teknik apa yang kamu lakukan? Mengapa kecepatan pedangmu demikian kencang dan tidak tertangkap mata?


Apakah teknik kecepatan itu juga kamu peroleh dari patahan relikui itu?" tanya Penatua Zhao dengan cemburu. Sebuah ide muncul di hatinya..


"Jika saja benar memperoleh kekuatan dan teknik kecepatan pedang seperti itu dari patahan relikui Raja Pedang Terbang, maka aku harus membunuh anak muda ini, lalu mendominasi patahan relikui itu sendirian.


Mungkin setelahnya aku akan melenyapkan tua bangka Klan Wux ini setelah urusan kami dengan Semidevil itu beres"


Hawa nafsu untuk menjadi penguasa terkuat di wilayah utara membayangi Penatua itu. Dia membayangkan kultivasi nya akan menembus Alam Melintas Immortal, lalu dengan menguasai teknik kecepatan pedang serupa ahli-ahli Sekte Kuno, dia akan di sembah-sembah semua orang di utara sini.


"Mungkin bahkan Klan Kuno akan merekrutku setelah melihat kemampuanku" dia tersenyum senang. Bibirnya tanpa dia sadari tersungging senyum tipis.


Sedemikian gelap matanya untuk menjadi seorang penguasa besar, maka ketika Penatua Klan Zhao itu melihat Penatua lainnya dari Klan Wux telah menyerang ke Semidevil Sima Yong, dia ikut-ikutan meceburkan diri didalam pertarungan. Kini dengan bertambahnya satu ahli Kuasi Lama Melintas Immortal, udara tergoncang keras, tanah di bawah bergetar seakan-akan bakal terjadi gempa.


Ketika merasakan hawa pedang yang menyambar keluar dari area pertempuran demikian berbahaya..


Para SAINT yang menonton pertarungan itu harus buru-buru melompat mundur dan menjaga jarak. Tidak seorangpun yang ingin mati percuma terkena sambaran hawa pedang berkekuatan lebih dari 200 juta jin bukan?.


Sementara itu, terlihat lima orang SAINT anggota dua Klan Super itu menonton sambil memuji-muji Penatua mereka dari kejauhan. Mereka sangatlah percaya dengan kemampuan Penatua Zhao yang memiliki banyak teknik-teknik aneh dan mengerikan.


TIdak sedikit anak muda yang mendambakan pelatihan secara pribadi dibawah pengawasan Penatua Zhao itu.


Namun dilapin pihak tiga orang SAINT yang muncul bersama Sima Yong hanya menonton pertempuran dengan tekun. Seolah-olah dimata mereka, pertunjukan pedang Semidevil itu secara sengaja dia lakukan untuk memberi mereka petunjuk sutau teknik pedang.


Pada kenyataannya Sima Yong memang sengaja berlama-lama didalam pertempuran melawan dua Ahli itu, dengan tujuan untuk mempertontonkan sebuah teknik Pedang baru yang dia ciptakan selama di domain Raja Pedang Elf.


Dia memang berjanji dalam hati, akan mengajarkan secara khusus Praktek Tekni baru ini, untuk di pelajari Ye Bing Qing dan kawanannya.


"Pedang Terbang Musim Panas" demikian Sima Yong memberi nama Teknik ciptaannya.


Selama didalam domain. Mereka bertiga memang telah menghafal secara teori karena pelatihan di Makam Pedang tak membri waktu untuk berlatih eksekusi teknik baru itu.


Karena Teknik ini adalah gabungan teknik yang memanfaatkan relikui, maka Ye Bing Qing, Wei Park dan Xong Hui Yong wajib melihat langsung penerapan dan Eksekusi Teknik Pedang Terbang Musim Panas, didalam sebuah pertempuran langsung.


******


Teknik ciptaan Sima Yong ini bernama Pedang Terbang Musim Panas. Prinsip nya ini adalah Teknik Pedang yang menggabungkan kecepatan pedang dengan Teknik Pedang Terbang warisan roh relikui Hei Jian.


"Mati kamu !" maki seorang SAINT klan zhao, ketika dia melihat pedang ditangan Penatua Zhao berkelebat, memaksa Semidevil itu melompat mundur.

__ADS_1


Gadis itu, Ye Bing Qing menatap dengan rasa tidak senang ke arah SAINT dari Klan Zhao itu.


"Apakah kamu ingin bertukar pedang denganku?


Adalah lebih baik kamu mencoba kelihaian pedang di tanganku, ketimbang kamu hanya banyak menjual bacot dan memaki-maki orang seperti itu" ejek Ye Bing Qing.


Gadis itu selama didalam Domain Raja Pedang Elf, telah mengkonsumsi pil Ekstreem Ungu dan membuat penerobosan kultivasinya menjadi SAINT Level tujuh.


Mendengar ejekan gadis itu, SAINT dari Klan Zhao itu menjadi tidak puas hatinya. Dia yang selama ini di sebut sebut sebagai Mutiara Tersembunyi Klan Zhao, tiba-tiba merasa terhina secara terang-terangan. Dia lantas merasa tak menerima jika dirinya di hina gadis yang sama sekali tidak terkenal itu. Katanya...


"Aku harap kamu tidak akan menelan kembali ludah yang sudah kau ludahkan itu perempuan hina.


Mari kita beradu pedang hingga seratus pukulan..." dia lantas mencabut pedang yang kini menyala-nyala di tangan nya. Mata nya merah karena marah.


"Bagus...


Kamu akan menjadi alat pelatihanku kali ini. Aku ingin melihat kehebatan Teknik Pedang Terbang Musim Panas ini"


Tsing !


Bunyi pedang bergaung ketika Ye Bing Qing mencabut pedangnya. Tubuh gadis itu lantas menghilang menjadi gumpalan asap hitam ketika dia menerjang ke SAINT Klan Zhao itu.


Hawa membunuh segera merayap keluar seperti iblis, ketika pedang di tangan gadis itu menghilang dalam kecepatan tinggi. Asap hitam bergulung-gulung menyertai serangan pedang Ye Bing Qing.


"Celaka" desis SAINT Klan Zhao itu. Dia kebingungan karena seketika dia merasa pandanganya nanar.


Puluhan kilatan pedang secara aneh terlihat mengurung dirinya. SAINT itu lantas berusaha memutar pedang kesana kemari, berusaha keras mencoba menghadang tikaman pedang yang tak terduga dengan ditembakan dengan acak.


Trang - trang - trang


Demikian bunyi benturan pedang berulang kali. Pada hitungan tarikan nafas kesepuluh, mendadak gadis itu bersuara seram,


"Kecepatan Pedang sepuluh kali"


SAINT Klan Zhao itu menjerit ketika sebuah pedang yang tak terlihat mengiris lehernya.


Ye Bing Qing gadis itu melompat mundur beberapa tombak. Dia lantas menghapus jejak darah dari pedangnya. SAINT dari Klan Zhao itu tampak terbaring di tanah dengan keadaan kepala hampir putus. Darah mengalir membasahi tanah.


"I-ini adalah sebuah teknik pedang yang sangat mengerikan" desis Ye Bing Qing.


Plok - plok - plok


Suara tepuk tangan terdengar. Ketika Ye Bing Qing memalingkan mukanya, dia melihat Sima Yong lah yang bertepuk tangan. Di tanah tampak dua orang Penatua Klan Super itu terkapar dalam keadaan tak bernyawa.


"Bagus sekali Bing Qing,


anda dengan cepat menjadi paham dengan Teknik Pedang Terbang Musim Panas ini" kata Sima Yong.


Sementara itu empat SAINT yang melihat penatua mereka telah tewas, secara mendadak mereka berhamburan keangkasa untuk melarikan diri.


Wei Park dan Xong Hui Yong dengan sigap menerjang dengan pedang yang terhunus dan siap menghabisi empat SAINT klan super itu.


*Bersambung*


   Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini.  Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...

__ADS_1


__ADS_2