
Yu Long dan Lin Hong terlihat kebingungan Ketika mereka tiba-tiba telah berada di luar Pagoda.
“Master pedang… apa yang terjadi?” masih dalam keadaan bingung Yu Long bertanya.
“Warisan Kaisar obat telah aku warisi. Domain ini menjadi milik ku. Dan aku telah memgeluarkan semua orang dari domain ini. Kecuali kita” jawab Sima Yong.
Kedua muridnya barulah mengerti
“Apakah itu berarti bahwa kami dapat berdiam didalam domain ini untuk berkultivasi?” Kembali Yu Long bertanya.
Sima Yong kemudian dengan Panjang lebar Kembali menjelaskan seperti apa yang sudah dia dengar dari Avatar sang Kaisar Obat.
Ketika sampai di bagian bahwa berkultivasi didalam Domain ini selama tujuh hari yang setara dengan menghabiskan waktu di dunia luar, kedua pengikutnya sangat bersuka cita. Wajah mereka berseri seri
“Mulai dari sekarang, kalian berdua tidak diijinkan untuk keluar dari Domain ini sebelum mencapai Ranah Alam Spirit Bayi. Lihatlah, aliran Qi di dalam domain ini sangatlah tinggi. Bahkan menurutku aliran Qi disini jauh lebih tinggi dibanding aliran di Alam kaum Elf”
Karena domain ini begitu luas, maka mereka sepakat untuk membangun tempat tinggal darurat untuk mereka masing-masing.
“Kalian dapat memilih area mana didalam domain ini yang cocok menurut kalian untuk berkultivasi. Aku akan memilih di sekitar Pagoda karena Menara Pagoda itu merupakan dungeon yang bagus untuk berlatih pedang melawan praktisi ilusi di masing-masing lantai”
Pada akhirnya mereka semua memilih untuk membangun
tempat tinggal darurat di sekitar Pagoda dengan pertimbangan aliran Qi disitu sangat tinggi dan dekat dengan Dungeon Pagoda tujuh tingkat. Aturan Dungeon Pagoda adalah sehari hanya dapat sekali dimasuki.
******
Sima Yong saat itu di temani oleh Avatar Kaisar Obat. Avatar sedang memberi petunjuk tentang teknik bagaimana untuk mengelola Warisan Kaisar Obat Api Jiwa Hitam. Jika tidak dibimbing oleh Avatar Kaisar Obat, niscaya Sima Yong akan kesulitan untuk mengolah Api Jiwa Hitam ini.
Dasar kultivasi Sima Yong yaitu element Es adalah sesuatu yang bertentangan dengan Api Surgawi tersebut. Jika dia memaksa untuk langsung menyerap Api Surgawi tersebut, dapat di pastikan akan terjadi kerusakan didalam organ tubuh Sima Yong.
Beruntung bagi Sima Yong, meskipun itu berupa Avatar namun kemampuan Teknik Alkimia nya masih tetap seperti layaknya Kaisar Obat sendiri.
Avatar itu kemudian mengajarkan Sima Yong sebuah Teknik yang mampu membentuk sudut tersendiri yang tersembunyi di jantung Sima Yong. Di sudut kecil itu kemudian Api Jiwa Hitam ini bersembunyi, lalu Sima Yong dapat mengolahnya untuk keperluan pembakaran untuk menyaring obat.
Hari demi hari di lewati Sima Yong untuk berlatih meracik lalu kemudian membentuk pil-pil. Ketersediaan bahan bahan yang melimpah seperti tanaman herbal berumur ratusan tahun di bagian Barat Domain, sangat membantunya dalam sesi pelatihan sebagai seorang alchemist.
Berbekal Pengalaman sebagai seorang symbol master yang selalu menggunakan kekuatan Jiwa atau Mental, membuat Sima Yong dalam pelatihan pembakaran, pembentukan dan pemurnian pil di couldon alkimia dengan mudah di jalaninya.
Semua Pil yang di hasilkan selalu berkualitas tinggi layaknya Jimat hasil karyanya. Semua adalah pil kualitas Pseudo Perfect.
Dalam empat bulan saja, buku Teknik Alkimia Kaisar Obat telah dikuasainya. Sima Yong telah mampu membuat pil setara dengan Alkemis Peringkat Surgawi.
Yu Long dan Lin Hong tentu saja turut gembira, karena beberapa pil kelas Surgawi yang dibuat Sima Yong sangat membantu mereka untuk meningkatkan ranah kultivasinya.
Setelah buku Alkimia itu dikuasai, ternyata terdapat beberapa bab tambahan yang menjelaskan Teknik-teknik penbuasaan array.
Teknik array yang terdapat di buku itu adalah Teknik yang berhubungan dengan kemampuan seorang Alkemis dan Simbol Master. Sima Yong tentu saja tidak melewatkan hal ini. Maka dia melanjutkan pemahamannya mengenai Teknik Array.
******
Setahun telah berlalu dimana Sima Yong dan kedua muridnya berada didalam Domain itu. Setahun di dalam Domain itu berarti dua bulan di dunia luar. Selama setahun didalam domain itu beberapa hal yang menjadi pencapaian Sima Yong yang berhubungan dengan warisan Kaisar Obat adalah :
1.Kemampuan menjadi Alkemist peringkat Surgawi
2.Pengetahuan dan pemahaman sebagai Master Dasar Array.
__ADS_1
3.Menguasai Teknik Pedang Seribu Pelangi Jiwa sebuah Teknik Pedang Kelas Dao
Sedangkan pencapaian dalam hal kultivasi setahun di dalam domain itu adalah :
1.Ranah Kultivasi
2.Menjadi Alam Spirit Agung Bintang Tujuh
3.Kemampuan Jiwa sebagai Master Simbol Surgawi Level Tiga Puncak.
Bahkan Sima Yong telah menciptakan beberapa senjata yang merupakan gabungan Teknik antara Teknik jimat dengan Teknik array. Senjata-senjata jimat kelas Surgawi itu tentu saja tidak pernah ada yang beredar di pasaran luar sana.
Bahkan jika seseorang memiliki Energi Stone menengah (venti), ketersediaan senjata jimat surgawi seperti itu tidak tersedia diluaran.-
Hari itu Sima Yong telah berencana untuk keluar dari Domain. Sudah saatnya untuk menjelajahi dunia Barat. Dia berniat untuk melihat keajaiban-keajaiban wilayah Barat untuk meningkatkan kultivasinya. Alam Spirit Raja adalah targetnya.
******
Siang itu seorang pria berwajah tirus tampan, berambut putih keperakan, yang mengenakan sebuah jubah berwarna hijau pupus…. Berdiri di bukit Unta Putih dekat Padang Gurun Matahari iblis.
Pria tersebut secara aneh tiba-tiba muncul di perbukitan Unta Putih, yang langsung mengagetkan sekitar lima puluh praktisi yang terlihat semuanya mengenakan pakaian serba putih.
Dia itu adalah Sima Yong yang baru saja keluar dari domain Kaisar Obat. Di liriknya Pagoda kecil seukuran telapak tangan itu. Lalu dengan benaknya dia mengubah ukuran Pagoda menjadi lebih kecil seukuran sebuah liontin. Pagoda itu dikalungkan di lehernya.
******
Lima puluh praktisi beladiri berpakaian putih itu dengan sigap mengepung nya. Dengan sekali lirik Sima Yong menerka ranah kultivasi lima puluh orang itu rata-rata di ranah Alam Kondensasi Roh akhir hingga Menengah Alam Roh Tercerahkan. Terdapat dua praktisi di ranah Alam spirit Bayi.
Seseorang yang memilki kultivasi di Alam Spirit Bayi itu berkata,
Mereka kelihatannya memandang rendah kepada Sima Yong. Usia nya yang masih muda terlihat Sembilan belas tahun itu membuat,praktisi tersebut tidak merasakan sesuatu yang berbahaya yang dimiliki anak muda itu.
Sima Yong mengangguk kepalanya.
“Kalau begitu kamu harus ikut dengan kami ke Puncak Istana Unta Putih. Master Sekte ingin bertemu dengan kamu”
“Untuk apa aku harus mengikuti kalian ke Puncak Istana Unta Putih kalian? Aku tidak mengenal siapapun di Sekte Unta Putih….” kata Sima Yong
“Bukankah kamu adalah praktisi yang telah mendapatkan warisan Api Jiwa Hitam dari Domain Kaisar Obat? Master Sekte Gunung Unta Putih ingin bertemu kamu. Dia ingin meminjam Api Jiwa Hitam yang kamu miliki”
Sima Yong tertawa terbahak-bahak, baru kali ini dia mendengar seseorang berani meminjam harta milik nya bahkan mengancam dengan membawa pasukan sebanyak ini.
“Hahaha… Master Sekte kalian yang mulia itu ingin meminjam Api milikku? Tahukah dia jikalau Api Jiwa Hitam ini telah terintegrasi didalam tubuhku”.
“Bagaimana caranya dia akan meminjam Api Hitam ini? Bukankah ini adalah hal yang sangat aneh? Meminjam Api ini adalah sama dengan melenyapkan diriku”
“katakan saja terus terang bahwa sebenarnya Master Sekte kalian bukan ingin meminjam api Jiwa Hitam milikku. Dia ingin merampok api ini. Cara satu-satu nya untuk mengambil api ini adalah dengan mengekstrak jiwaku ketika aku telah menjadi mayat. Lalu dia akan memiliki sepenuhnya Api Jiwa Hitam ini. Benar bukan?”
Sima Yong menebak apa maksud dibalik Master Sekte Gunung Unta Putih itu ingin bertemu dengannya. Itu adalah suatu kebohongan. Kata-kata manis ingin bertemu adalah sebuah selubung untuk kemudian membunuh Sima Yong lalu kemudian mencuri Api Jiwa Hitam dari Sima Yong.
Sekte Gunung Unta Putih adalah sebuah sekte yang memiliki Teknik Surgawi yaitu Telapak Api. Master Sekte sendiri telah mencapai ranah Kuasi Alam Raja, tinggal sedikit lagi maka dia akan melewati kesengsaraan petir dan melangkah di ranah Alam Raja.
Petir kesengsaraan sendiri adalah sesuatu fenomena yang sangat di takuti para ahli, karena rata-rata Sembilan puluh persen praktisi gagal melewati ujian petir kesengsaraan itu.
Selama ini Teknik Telapak Api Master Sekte hanya menggunakan Api kelas tinggi biasa. Bukan sebuah api kelas surgawi seperti yang dimiliki Sima Yong.
__ADS_1
Jika dia memiliki salah satu api surgawi yang legenda itu, maka Teknik telapak api nya akan meningkat ke level yang lebih tinggi. Dengan demikian dia akan berani untuk melangkah ke ranah Alam Raja dan siap menghadapi kesengsaraan petir menggunakan Telapak Api Surgawi.
“Aku tidak punya urusan dengan kalian, selamat tinggal…..”
Sima Yong menjejakkan kaki lalu terbang. Akan tetapi belum lagi dirinya dirinya terbang himgga ketinggian dua puluh meter, tubuhnya terasa kaku. Dia tidak bisa menerobos udara di ketinggian dua puluh meter itu. Sepertinya tempat itu dibatasi dengan sesuatu array sehingga dia terkurung didalamnya.
Sementara itu semua praktisi pengikut Sekte Unta Putih dengan wajah beringas terlihat telah meloloskan senjata mereka.
Sima Yong berbalik dan menatap kearah praktisi Alam Spirit Bayi itu,
“Kalian benar-benar tidak akan melepaskan ku bukan? Hidup atau mati? Sekali lagi aku katakan …. Aku tidak memiliki masalah dengan kalian. Buka array itu atau aku akan bertindak kejam…”
Sambil tersenyum merendahkan pria itu menjawab,
“Itu adalah Teknik Array Sekte Unta Putih yang rahasia. Kamu tidak akan dapat melewati array itu, sekalipun kamu di ranah Alam Spirit Agung”
“Benarkah demikian? Karena kamu mendesak ku maka jangan salahkan aku bertindak kejam”
Dari tangannya dikeluarkan sebuah Harpa dan Sima Yong mengambil posisi lotus di bebatuan.
Sima Yong kemudian memetik Harpa dengan menggunakan irama kematian,
“Tringg….” Petikan pertama
Ketika petikan pertama keluar dari harpa kematian itu, .... menyusul dengan rubuhnya puluhan praktisi dari Sekte Unta putih itu. Semua praktisi di ranah Alam kondesasi roh memuntahkan darah. Nyawa telah meninggalkan tubuh mereka.
“Tring….”Petikan kedua…
Sekelompok pratisi di ranah Alam Roh Tercerahkan terjatuh dan memuntahkan darah. Mereka juga telah mati dengan kondisi jiwa yang hancur menjadi debu.
Kedua praktisi Alam Spirit Bayi itu seketika itu juga menjadi gemetar. Mereka telihat mundur beberapa meter kebelakang. Orang yang akan mereka begal ini ternyata seorang berkemampuan sangat tinggi. Wajah penyesalan mulai tampak di muka mereka.
Seketika salah seorang dari mereka terlihat membuka array. Array yang menyelimuti hingga jarak lima ratus meter itu langsung terbuka.
Terlihat dia melepaskan tanda bahaya Sekte ke udara…dan itu pertanda dia memanggil bala bantuan. Atau bahkan mungkin dia akan memanggil Master Sekte yang berada di ranah Alam Kuasi Raja itu untuk berperkara dengan Sima Yong.
“Karena kalian tidak mengindahkan semua yang aku sarankan.. maka sebaiknya kalian tidak usah hidup lagi….”
Lalu bola mata Sima Yong berubah menjadi hitam. Dari bola mata itu kemudian terlihat seperti pusaran hitam yang makin membesar dan dan jatuh menimpa kedua praktisi yang tersisa itu.
Kedua praktisi Alam Spirit Bayi itu terbelalak matanya… mereka larut dalam kenangan masing-masing. Yang satu melihat dirinya ketika masih berusia anak-anak. Saat itu dia adalah seorang pengemis.
Yang satu adalah seorang anak yatim piatu yang selalu di pukuli oleh tuan nya…. Lalu bayangan Samsara itu terus berputar membuat kilas balik kehidupan mereka.
Tidak menunggu satu menit untuk kemudian keduanya mati dengan kondisi jiwa yang terbang menjadi debu tertiup angin. Semua memory telah hilang dari tubuh mereka.
Bahkan apabila seorang ahli kekuatan jiwa akan mencoba untuk membuka memory mereka untuk mencari tahu siapa pembunuhnya,.. itu tidak akan terjadi.
Jiwa mereka tida tersisa sedikitpun, seua terbang menjadi debu dan tidak akan pernah bisa untuk reinkarnasi lagi…..
Sima Yong mengepakkan sayap nya lalu kemudian terbang dan menghilang di angkasa.
Sepuluh menit setelah Sima Yong pergi, seorang Pria paruh baya turun dari angkasa dan menghampiri semua anak Buah nya yang telah mati itu.
Ketika dia mencoba untuk melihat sedikit kenangan yang tersisa di mayat-mayat itu, dia terheran-heran. Tidak ada satupun dari semua anak buahnya memiliki sisa kenangan yang dapat menjadi informasi siapa yang membunuh mereka….
__ADS_1
*Bersambung*