Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Danau Seribu Es 2


__ADS_3

Di danau legenda yang dikenal kaum Elf dengan nama Danau seribu Es itu, sosok Sima Yong melepaskan pakaiannya. Dia melompat masuk dan menceburkan diri kedalam danau es yang dingin tersebut.


Hampir saja dia berteriak dan berlari keluar dari danau tempat dia menyeburkan diri itu.


Dia langsung mengatur pernapasan, dan mengerahkan energi Qi dari dantian nya…. hawa hangat menyelimuti tubuhnya. Ketika dia kembali menceburkan tubuhnya kedalam Danau Es, dia tidak merasa kebekuan. Bahkan yang ada dia mulai dapat menyerap semua energi dingin itu melalu kulit.


Energi dingin itu masuk menembus dan meresap kedalam tulang-tulangnya. Rasa dingin yang tidak tertahankan, namun itu hanyalah permulaan saja. Setelah dia mulai mengatur pernapasan, mengerahkan hawa hangat dari dantian, secara perlahan dia mulai dapat menyerap Qi yang bersifat dingin itu lalu di edarkan ke seluruh sistem sarafnya. Berusaha menjebol semua titik-titik buntu didalam sistem sarafnya.


Kelebihan energi dingin menusuk tulang itu, di tumpukkannya di semua dantian untuk memperkuat Element Es yang menjadi dasar kultivasinya.


Setelah beberapa jam berendam di linggiran pantai danau es, Sima Yong mencoba untuk meningkatkan pertahanannya dari hawa dingin itu. Dia maju tiga Langkah. Rasa dingin yang menusuk itu Kembali merasukinya. Dia berhenti di tempat itu untuk kemudian menyesuaikan diri.


Anak muda itu lalu berpikir, sungguh alangkah bagusnya jikalau dia juga merendam jiwanya agar kemampuan mental jiwanya juga mengalami peningkatan kultivasi untuk peningkatan. Sebuah pemikiran yang dia pernah praktekkan di neberapa waktu lalu.


Sima Yong langsung mengeksekusi tenik Oracle Jiwa, dan memisahkan jiwanya (oracle) dari tubuh fisiknya. Begitu oracle (jiwa) tersebut terlepas dari tubuh fisik, dengan santainya oracle tersebut berlarian dan berenang-renang di tepi pantai danau es. Tidak terlihat sedikitpun oracle dirinya menunjukkan kondisi yang kelelahan atau kehabisan energi Qi jiwa.


Tubuh fisik Sima Yong sendiri hingga saat ini belum dapat meningkat kemampuan untuk menyerap Qi Es dengam jalan menambah Langkah kaki menuju ke bagian tengah danau es itu. Energi dingin di tepi danau saja masih belum sanggup dia tahan.


Kemungkinan besar apabila dia memaksakan diri untuk maju, bisa-bisa dia akan mati membeku karena kedinginan. 


Memang Danau seribu es ini memiliki hawa dingin yang akan semakin menusuk ketika seseorang melangkah ke bagian tengah yang lebih dalam dari danau itu. Jelas sekali hawa dimgin itu mengandung Energi Qi yang sangat kuat. Itu sangat bagus untuk kultivasi seseorang ber element Es.


*******


Waktu berlalu dengan cepat. Musim berganti dari musim dingin ke musim semi. Lalu kemudian kehangatan muncul dengan lebih seringnya Matahari menyinari Wilayah Utara Benua Silver.


Dari musim panas kembali ke musim gugur lalu kemudian hawa dingin bernuansa putih itu kembali menyelimuti Benua Silver. Meskipun musim silih berganti dari suasana dingin menjadi kehangatan, hal itu tidak berlaku untuk sebuah tempat yang bernama Danau Seribu Es. Di tempat ini musim dingin serasa menjadi abadi tidak tergantikan.


Pria tampan yang berwajah halus bagaikan pualam itu terlihat sedang berenang di Danau yang disebut dengan nama Danau Seribu Es. Rambutnya yang berwarna putih abu keperak perakan dibiarkan tergerai sehingga penampakan wajah tampan itu teflihat bagaikan Dewa. Kira-kira seperti itulah kata-kata yang dapat dilukiskan untuk meggambarkan sosok itu (author kehabisan kata-kata pujian).


Terkadang pria itu menyelam memasuki kedalaman air di Danau Seribu Es itu tanpa merasa terganggu sama sekali. Hawa dingin yang mampu membuat beku siapa saja, terlihat tidak berpengaruh bagi dirinya ketika beraktivitas ritual perendaman.


Ketika dia kemudian menyelam, memasuki dasar dasau es tersbut.... nampak didasar danau sesosok bayangan yang menyerupai bentuk dan wajah pria muda itu. Sosok bayangan di dasar danau itu terlihat begitu khusuk berkultivasi menyerap semua energi Qi dingin yang ada di dalam danau.


Pria tampan berwajah bagaikan dewa itu ternyata adalah Sima Yong. Dan bayangan menyerupai dirinya yang sementara berkultivasi didasar Danau adalah oracle Sima Yong.


Sosok Sima Yong itupun meloncat keluar dari danau dingin dan dengan sebuah teriakan menggelegar dia melepaskan serangkaian energi Qi, terlihat bagaikan badai es yang menyambar keluar dari dirinya. Tentu saja serangkaian energi Qi itu semakin menambah kebekuan di udara sekitar.


Bahkan kebekuan udara akibat serangan es itu mampu membuat area disekitar hingga 1 kilometer dari tepi danau, menjadi terasa seakan badai salju musim dingin telah datang menerjang.

__ADS_1


“Akhirnya, Ranah Kultivasi Alam Spirit Agung…”


Lalu dia melanjutkan demonstrasi seorang kultivator yang berada di ranah Alam Spirit Agung. Kemajuan kemampuan kultivasinya sangatlah dahsyat. Dari ranah Alam Roh tercerahkan, dan saat ini Alam Spirit Agung tentu saja membuat pertunjukan solo itu sangatlah dahsyat.


Dia bersalto jumpalitan di udara dengan gerakan yang terlihat sangat anggun. Gerakannya bagaikan gerakan akrobatik seekor elang pemangsa ketika berputar di udara.


Sepasang sayap yang demikian indah terbentang lebar, sehingga ketika di udara sayap itu seakan menutupi cahaya matahari, menambah kesan dramatis dan merinding ketika orang melihat pertunjukan itu.


Kemungkinan besar orang akan berprasangka bahwa bayangan di udara dengan sayap terbentang itu adalah hewan roh raksasa. Tidak akan menyangka bahwa hal itu dilakukan oleh seorang manusia.


Sima Yong menyatukan tubuh fisik dengan oracle jiwanya. ketika oracle itu keluar dari dasar danau. Penyatuan kembali antara tubuh fisik dan oracle berjalan sukses.


“Master Simbol Surgawi lev 1" Jiwa anak muda itu mengalami perkembangan dan mencapai master simbol surgawi. Belum pernah terdengar seseorang di Kekaisaran Great Ying dengan ranah Simbol Master setinggi itu.


"Kemampuan jiwaku saat ini sangatlah kuat” batin Sima Yong.


Dia teringat Ketika sambaran petir akibat kesengsaraan surgawi yang harus jiwanya alami. Petir kesengsaraan itu meledak melanda Danau seribu es pada beberapa waktu yang lalu.


Jiwanya hampir hangus ketika menerima sambaran dari petir kesengsaraan Surgawi. Beruntung sekali jiwanya sangatlah kuat sehingga mampu bertahan ketika petir kesengsaraan meledak dari langit. Jiwanya berhasi melewati ujian kesemgsaraan itu.


Perlu diketahui bahwa Kesengsaraan Surgawi adalah proses yang akan selalu dialami oleh kenaikan peringkat kultivasi.


Petir kesengsaraan Surgawi adalah menunjukkan fenomena berupa petir yang akan menyerang simbol master atau kultivator ketika mencapai ranah kultivasi yang telah pakem sesuai aturan di Benua Silver.


Ketika Simbol Master atau Kultivator gagal melewati petir kesengsaraan seperti itu, akan terdapat dua lternatif yaitu mati dengan kondisi hangus tekena sambaran petir, atau mengalami penurunan tahap kultivasi dari master symbol bumi 4 menjadi master symbol bumi 3 (umtuk simbol master).


Jika akan melewati kesengsaraan petir yang kedua dan gagal, kultivasi kemampuan mental/jiwa cultivator akan terhenti di Master Bumi 3 dan tidak akan pernah naik menjadi master Bumi 4 lagi. Selamanya.


Sima Yong adalah sosok yang beruntung. Kondisi alam disekitar berupa danau es sangat membantu. Ketika kesengsaraan surgawi muncul pada waktu itu, badai petir tidak mengganas.


Ledakan petir yang muncul hanya sekali dan tidak terdapat fenomena berulang berkali-kali seperti yang sering didengar.


Kebanyakan symbol master yang gagal melewati kesengsaraan sirgawi ini adalah karena petir kesengsaraan yang dikirimkan surga terjadi berulanga kali (lebih dari sekali).


********


“Kurasa energi Qi didalam air es danau ini tidak lama lagi akan habis. Oracle jiwak itu selalu sangat rakus menyerap energi dingin. Sudah waktunya untuk menyudahi pelatihan kultivasi di Danau Seribu Es ini”


Sima Yong memutuskan untuk tidak lagi menyerap energi Es dari danau. Rasanya jumlah Qi yang terdapat didalam cairan beku itu semakin tipis.

__ADS_1


Alangkah baiknya jika dia menyisakan sedikit sumner Qi didanau tersebut. Bukankah orang bijak berkata, lebih baik menyisakan segala sesuatu dalam jumlah sedikit, ketimbang dengan rakus melahap semua bahan alam yang tersedia.


Bukankah energi sisa tersebut akan kembali mengembangkan diri dan kemudian akan kembali memenuhi Danau Es dengan energi Qi yang baru? Tinggalkan hal itu sebagai warisan bagi generasi penerus. Biarpun itu, entah sepuluh tahun, serrtus tahun bahkan seribu tahun. Yang pasti Sima Yong menyisakan sedikit energi didalam Danau Es.


*******


Sementara itu Sima Yong membuka buka cincin spasial pemberian Masternya. Dia menggerakkan benaknya dan mencari apa yang perlu dia pakai saat ini.


Di cincin itu terdapat kotak yang belum pernah dia buka semenjak mencapai ranah Alam Roh Tercerahkan. Baru sekarang dia memiliki kesempatan untuk memeriksa kotak pemberian Masternya.


Sima Yong menemukan sebilah pedang kelas Surgawi didalam kotak itu. Di gagang pedang yang indah itu tertulis rune (syair) kuno yang berbunyi kira-kira ini artinya,


“Pedang Jiwa Langit”


“Jadi Pedang Jiwa langit ini adalah sebilah pedang kelas Surgawi level tertinggi Trenta. Dibuat dari bahan utama mineral bumi yang telah mengkristal ribuan tahun, sehingga ketila dibemtuk penampakannya menyerupai bahan berlian yang tembus pandang”


Sima Yong terkagum-kagum ketika dia memandangi keindahan Pedang Jiwa Langit. Matanya seakan tidak lepas dari kilauan pedang jiwa lamgit.


Setelah puas mengagumi keindahan pedang itu, dia menyimpan Kembali pedang itu kedalam cincin, dan mencari Salinan Teknik pedang yang kemungkinan ada didalam kotak itu.


Dia akhirnya menemukan sebuah Salinan Teknik pedang peringkat Surgawi yang Bernama “Teknik Hati Kontrol Pedang” Teknik Jiwa Kontrol Pedang ini terbagi didalam dua peringkat yaitu,


1.Peringkat satu merupakan pengontrolan mengendalikan pedang sepenuhnya menggunakan energi Qi yang mendalam


2.Peringkat dua adalah mengendalikan pedang dengan hati.


Sebagai teknik Surgawi Teknik Hati Kontrol Hati tidak hanya membuat pedang bergerak sesuai dengan kehendak hati seseorang, teknik itu memiliki banyak metode penggunaan yang mendalam.


Ketika kemampuan Kultivator telah mencapai tingkat dua dari Teknik ini, maka cultivator akan mampu menggerakkan pedang sesuka hati tanpa menggenggam nya sedikitpun.


Hal ini sangatlah mengerikan dimana Teknik ini sebenarnya bukanlah Teknik Gerakan pedang melainkan menggunakan pedang sesuka hati tanpa bergerak.


Motor penggerak ada didalam keinginan Hati sang kultivator. Teknik tingkat kedua ini sering dianggap sebagai Teknik pedang yang menantang kehendak surga.


Di tempat itu, di Danau Seribu Es Sima Yong pria muda berlatih ketrampilan pedang yang di sebut Teknik Hati Pengontol Pedang.


Dia mulai berlatih menggunakan pedang pemberian Lady Zhang yaitu Pedang Hati Rembulan. Pedang dicoba untuk diperintah sesuai keinginan hati.


Pekerjaan untuk memahami Teknik control ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Sima Yong mencoba berulang kali, selalu gagal dan gagal. Namun dia tidak pernah bosan. Apalagi menyerah.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2