Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Hadiah Yang Membahagiakan


__ADS_3

   Sima Yong terbang dengan cepat kearah gunung tempat Senshi Katashi terhempas. Dia sibuk mencari sesuatu benda di Senshi Katashi.


“akhirnya… CIncin spasialnya aku temukan. Mahluk ini licik juga. Dia menyembunyikan benda ini di tempat yang tidak terduga” batin Sima Yong sambil menatap kesal kearah jenasah tersebut.


   Seperti biasanya, Sima Yong tidak akan melewatkan cincin spasial semua lawannya yang berhasil di taklukkasnnya. Dia yakin, pria asing itu pasti memiliki banyak harta di cincin milik pria unik dari Negri Timur.


   Setelah mengambil semua isi cincin dan Samurai Roh milik Master Senshi itu, Sima Yong menghancurkan jenasah itu menggunakan jimat penghancur. Hak ini penting. Jenasah mampu menceritakan hal-hal tidak terduga, seperti menyisakan aura pembunuhnya, menyisakan bekas luka yang dapat membuat orang menebak dan mengira-ngira Teknik yang digunakan membunuh alamarhum. Resikonya terlalu besar jika tidak menghancurkan jenasah musuh.


“Dua juta Blue manna….”


“Teknik Chakra Hi No Chakura”


“Teknik rahasia menghimpun REIKI Klan Rahasia Dari Timur”


“Sembilan Pisau Terbang Peringkat Dao”


“Ckck… kaya sekali Senshi Katashi ini. Semua hart aini akan berguna nanti Ketika aku membuat sebuah organisasi” Sima Yong menyimpan semua benda itu dengan gembira.


Setelah selesai, tiba-tiba dia teringat lima pengikutnya….


“sebaiknya aku pergi melihat pertarungan ke lima orang itu”


   Tubuh Sima Yong menghilang bagaikan asap dan muncul secara tiba-tiba di langit pertempuran Kotaraja Ju Ying.


   Dia melihat Fei Mayang dengan ganas memberi tusukan telapak ke dada lawan dan mengakhiri nyawa ninja terakhir. Fei Ma tersenyum bengis Ketika merogoh organ ninja yang berhasil dia kalahkan itu.


   Lalu dengan sebuah kode Sima Yong memberi suitan yang berbunyi amat keras…


“Suuiiiittttttt” keenam praktisi itu berpencar terbang dan menghilang di kegelapan malam langit Kota Ju Ying.


   Keadaan Kota Ju Ying menjadi gempar. Semua orang menyaksikan pertarungan spektakuler antara jago-jago di langit kota. Bincang-bincang yang paling umum didengar adalah…


“Raja Kelelawar mampu menyobek langit”


“Pertarungan diatas langit Kotaraja Ju Ying menyajikan pertempuran layaknya ahli tingkat dewa, Ketika Raja Kelelawar memerintah ribuan pedang dan merobek langit”

__ADS_1


   Malam itu juga, ratusan merpati dan elang pembawa berita terbang bersliweran memenuhi langit Kotaraja. Semua isi berita adalah,


“Raja Kelelawar, Pembunuh nomor satu membantai Ahli Alam Melintas Sage Negri Timur dengan Teknik tingkat dewa”


   Pagi menjelang…. ketika semua orang masih sibuk bercerita dengan kehebohan yang terjadi malam itu, tampak seseorang pria lembut yang di dalam balutan busana mencolok dan dandanan menor tengah menangis meratapi bangunan hancur yang tadinya dikenal sebagai Rumah Pelesir Ye Hua Meili.


   Biar bagaimanapun, Ketika tugas telah selesai… seorang pembunuh bayaran harus Kembali mengenakan topeng sehari-hari seperti orang fana biasa. Berakting dalam kepura-puraan adalah senjata utama pembunuh bayaran.


   Pria yang berdandan menor itu terdiam Ketika seorang bocah pengemis menghampirinya dan memberi sebuah kotak makanan. Xong Hui Ying membuka kotak makan setelah memberi tip kepada bocah pengemis itu. Dia melirik ke dalam kotak makanan dengan hati penuh debaran yang kencang.


   Terdapat makanan mewah dan sebuah cincin didalam kotak itu. Xong Hui Ying lalu menyentuh cincin itu dengan benaknya. Dia hampir tidak dapat bernafas. Wajahnya berseri gembira, dia ingin berteriak senang akan tetapi masih mampu mengontrol emosi.


“Pil Pencerahan Nirwana Tingkat 8, grade Kuasi Perfect (Sempurna)”


“Ya dewa… ini bahkan diatas grade menengah yang di janjikan. Aku akan melangkah menuju SAINT Bumi”  desisnya dengan nafas memburu. Dia bahkan tidak memperdulikan dan melirik sejumlah uang sebesar 500ribu Blue Manna yang terdapat didalam cincin.


>>>>>>


   Yu Mian pagi itu terlihat cukup segar meskipun dia tidak tidur semalaman. Dia mengenakan bedak tipis untuk menutupi wajanya yang terlihat letih dan langsung melayani pengunjung yang sarapan pagi di rumah makan miliknya dan suami.


   Dengan nafas memburu Yu Mian merenggut kotak itu dan berlari tergesa mengunci diri didalam kamar.


“Pil Pencerahan Nirwana kelas Kuasi Sempurna..!!!” mata nya terbelalak


“Aku akan menembus SAINT bumi dengan pil kualitas tinggi ini. Raja Kelelawar benar-benar kaya”


   Sama seperti Xong Hui Ying… Yu Mian juga seperti mengabaikan 500rb manna didalam cincin spasial itu. Sudah menjadi kenyataan untuk para Seniman Bela diri, pil senjata dan hal-hal yang membantu peningkatan kultivasi adalah jauh lebih berharga dibanding harta dunia yang


fana itu.


>>>>>>


   Wei Park tengah tengah mengajar sejumlah siswa calon sastrawan di akademi. Dia membacakan teori-teori kebijaksanaan sesuai aturan dan norma yang berlaku. Semua siswa di akademi itu mengagumi kebijaksanaan dan wawasan Wei Park ketika dengan lancar menghafalkan ayat-ayat penuh petuah dari Aliran Taoism.


“Terima kasih guru atas petunjuk nya” kata siswa-siswa itu kompak. Pencerahan yang diberikan Master Wei tida dua nya.

__ADS_1


   Mendadak seorang siswa calon sastrawan terburu-buru datang memberikan sebuah kotak kecil kepada Wei Park. Dengan gugup Wei Park langsung mengakhiri kelas dan sesi pelajaran pada hari itu. Dia beralasan sedang kurang sehat. Seketika dia memasang wajah seperti pucat dan letih.


   Di dalam kamarnya yang sederhana Wei Park membuka kotak yang berisi cincin spasial.


“Pil Pencerahan Surgawi Peringkat kuasi sempurna…!! Aku akan menerobos SAINT bumi”


“Sebaiknya aku mengambil cuti Panjang…” Wei Park langsung terburu-buru berlari menuju ke kantor kepala akademi untuk permohonan mengambil cuti Panjang.


   Dia bahkan tidak memperhatikan jikalau didalam cincin itu terdapat sejumlah besar blue manna…..


>>>>>>


   Sima Yong saat itu sedang menaiki sebuah kereta yang ditarik dua ekor kuda. Kusir kereta adalah Meirenyu, sementara Fei Ma duduk disamping Meirenyu dalam diam. Mereka bertiga melakukan perjalanan santai menuju Kota Embun Surgawi.


   Di jadwalkan hari H yaitu pertempuran melawan Kuil Teratai Perak akan berlangsung dalam dua hari kedepan. Masih banyak waktu sehingga mereka dapat bersantai menuju Kota Embun Surgawi itu


   Sementara itu, Meirenyu sama seperti tiga pembunuh bayaran itu diberikan hadiah oleh Sima Yong berupa pil pencerahan nirwana peringkat 8.


   Sedangkan Fei Ma memperoleh Pil Pembentukan Tubuh Bodhisatva, sebuah pil pemicu kultivasi bagi Praktisi SAINT untuk meningkatkan level kultivasinya. Semua pil yang disajikan adalah dari kelas Kuasi Perfect bermutu tinggi.


Sima Yong memecahkan kesunyian dengan percakapan


“Aku harapkan Ketika nanti tiba di Kota Embun Surgawi, kalian berdua berkultivasidi Domain Pagoda Menara dan meningkatkan kultivasi kalian”


“Ke depan, makin banyak musuh dengan kemampuan tidak terduga yang akan kita hadapi”


“Baik Master” kata keduanya. Memang target meningkatkan kultivasi dengan mengikuti Sima Yong ratusan Tahun adalah sasaran kedua mahluk itu….


“Sudah saatnya aku menerobos kealam SAINT sepenuhnya. Aku berniat untuk mencari sebuah tanaman herbal yang akan membantu ku dalam penerobosan nanti……


*Bersambung*


   Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like … yang tentunya juga menyemangati author. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.

__ADS_1


__ADS_2