Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Peringkat Sembilan Semidevil


__ADS_3

Wei Park dan Xong Hui Yong pun mulai berkeliling Neraka Dunia dan menebar berita yang mengatakan bahwa Semidevil Peringkat Sepuluh akan pergi melakukan perjalanan ulang menuju Kota Kuno guna mengikuti suatu kompetisi.


Bahkan kedua orang itu dengan jelas, memerinci perjalanan Semidevil peringkat sepuluh itu akan melewati Kota Pertahanan Utara untuk bersenang-senang sebelum menuju Kota Kuno.


Tidak berapa lamapun beredar berita bahwa Yang Mulia Semidevil Refiner Jubah Kelabu, yang menjelaskan rincian bahwa Refiner Jubah Kelabu meruapakan sosok yang berbakat, sampai-sampai dia di utus untuk mewakili Neraka Dunia di ajang Super Jenius Para Demigods Kota Kuno.


Berita itu bahkan berkembang semakin di luar kewajaran yang menjelaskan bahwa Sang Refiner sudah memastikan diri akan menduduki minimal Peringkat Tiga dalam kompetisi tersebut.


Ketika berita itu sampai di telinga Wei Xuanyu, pria bertopen raja neraka itu meludah ketanah,


"Puih...


Dia berpikir seakan-akan dirinya adalah ahli tiada tanding di Neraka Dunia kami.


Baiklah aku akan menghubungi para SAGE negri Barat itu untuk bersama-sama menyerang dia.


Aku kepingin melihat sampai dimana kemampuan seorang super jenius yang percaya dirinya setinggi itu, yang akan menduduki peringkat tiga nanti"


Setelah itu, diam-diam Wei Xuanya mengirimkan berita menggunakan jimat, memberitahukan SAGE kenalan nya dari Negri di Barat yang masih menunggu di Kota Periferiya.


***


Beberapa hari kemudian, sebuah kereta kuda yang di kendarai Luo Yeye, kembali keluar dari perut bumi Neraka Dunia. Duduk didalam kereta adalah Sima Yong, Wei Park dan Xong Hui Yong.


Sepanjang perjalanan menuju Kota Pertahanan adalah perjalanan santai, meskipun demikian jarang sekali kereta itu berhenti untuk beristirahat. Ketika Wei Park dan Xong Hui Yong sibuk berkultivasi, Sima Yong tidak lepas-lepas tangannya memainkan dawai Kecapi, untuk terus mempertajam kemampuan Pedang Cahayanya.


Mengenai perjalanan mereka yang terkesan santi, sepertinya hal ini sudah sesuai dengan permintaan Sima Yong agar Luo Yeye tidak perlu terlalu buru-buru.


Selain jadwal kompetisi antar Para Jenius Demigods itu masih cukup lama, Sima Yong sengaja berlama-lama seolah-olah tengah menantikan sesuatu.


Sore telah menjelang ketika mereka semakin dekat dengan Kota Pertahanan, ketika itu Sima Yong meminta Luo Yeye untuk berhenti.


"Anda dapat melanjutkan perjalanan membawa kereta memasuki Kota Pertahanan, biarkan aku pergi sebentar untuk mengurus sesuatu.


Aku akan datang kembali melihat kalian di Penginapan Kincir Angin Wisatawan" Kata Sima Yong kepada Luo Yeye.


Tak lama kemudian Sima Yong melompat keudara, lalu bersembunyi di balik awan tebal menunggu hal yang telah lama dia nantikan. Anak muda itu terlihat demikian sabar menunggu dalam diam.


Ketika hari telah malam dan di langit pelan-pelan terdengar suara mesin kapal roh. "Akhirnya... Mereka tiba juga" seyum tersungging tipis di bibirnya.


Dari arah barat di udara, sosok kapal roh yang tidak terlalu besar muncul mendominasi langit, yang mana kehadiran benda itu telah membuat Sima Yong merasa gembira.


"Hm.. empat sosok manusia yang berdiri rapih di anjungan kapal .


Ke empatnya berkultivasi SAGE level lima"


Dengan menggunakan kecakapan mata seterang bintang, Sima Yong langsung mengenali dua sosok di anjungan kapal itu. Sosok yang pertama adalah Wei Xuanya, Semidevil Peringkat Sembilan di Neraka Dunia, sementara yang satunya adalah SAGE yang pernah bentrok dengan dia bernama Taois Yu si Kebutan Kilat, yang melarikan diri dengan luka di dada kala itu.

__ADS_1


Dua ahli lainnya sama sekali baru sekali ini Sima Yong lihat. Namun dia menduga kalau dua orang itu pastilah SAGE yang di kirim Sekte Super di Tepian Barat sana.


"Bagus...


Kalian muncul bersamaan, karena ini akan memberiku penghematan waktu. Tidak perlu aku berlelah-lelah untuk pergi ke Barat sana menemui kalian yang katanya menginginkan kematianku" batin Sima Yong.


Tidak menunggu berlama-lama, anak muda itu lantas mendekati Kapal Roh, tanpa menyembunyikan keberadaannya. Bahkan dia jelas-jelas membiarkan auranya terbuka agar mudah diketahui.


"Seorang SAGE mendekati kapal ini !


Berhati-hati" teriak Wei Xuanya begitu dirinya merasakan aura Sima Yong.


"Hahahaha !


Wei Xuanya manusia penghianat Neraka Dunia ! Hari ini kamu terima kematian"


Tawa anak muda itu terdengar bergema, dan didalam tawa itu dia rupa-rupanya mengisi hawa murni kedalam suara menggunakan Teknik Auman Singa Emas. Tentu saja efek yang di timbulkan selain membuat perasaan tertindas, adalah Kapal Roh yang dikendarai empat SAGE itu menjadi terguncang, oleng kekiri dan kekanan.


"SAGE itu memiliki kekuatan Qi setidaknya SAGE level 9" kembali Wei Xuanya berkata... Wajahnya menjadi serius.


Mendadak, ketika Wei Xuanya baru saja mengucapkan kata-kata itu, tiba-tiba dia merasakan hawa pedang yang menghujam kedadanya.


Wush !


Trang !


Wei Xuanya terdorong kebelakang, mundur hingga lima tombak. Keringat dingin mengucur deras di pelipis. Hampr saja dia mati jika tidak buru-buru menangkis seranga pedang tak terlihat itu. Tiga orang SAGE lainnya juga menampakkan mimik terkesiap.


"Seni Pedang Secepat Cahaya !" teriak Taois Yu panik. Dia pernah merasakan kecepatan cahaya itu ketika bertrung melawan Sima Yong beberapa waktu lalu. Akan tetapi kini kecepatan itu semakin berbahaya dan jauh mengalami peningkatan.


"Bagus kalau kamu tahu tentang Teknik Pedang cepat ini.


Dulu-dulu kamu hanya merasakan kecepatan 4 kali saja. Sekatang coba kamu bertahan melawan delapan kali kecepatan pedang"


Tiba-tiba sosok anak muda dengan penampilan rambut seterang bintang muncul diatas geladak kapal roh itu, lalu dalam senyum semua orang merasa ngeri tatkala hanya merasakan kekuatan pedang yang keluar menerjang, tanpa melihat anak muda itu menggerakkan pedang.


"Sepuluh kali kecepatan pedang !" desis anak muda itu, lalu pandangan Wei Xuanya menjadi kabur.


Trang ! Trang ! Trang !


Wei Xuanya melakukan gerakan perlindungan secara acak. Dia kebingungan dari mana arah pedang yang sebenarnya. Sempat bertahan dalam lima kali gerakan, Wei Xuanya pada akhirnya mesti menyerah ketika sebuah tikaman tak terduga dengan jitu menembus dadanya.


Ketika melihat Wei Xuanya jatuh di geladak dalam keadaan tak bernyawa, tiga SAGE lainnya langsung sepakat mengambil gerakan serangan terlebih dahulu,


"Menyerang atau di serang !" teriak Taoisu Yu memberi semangat kepada dua kawannya.


Tiga ahli dari Tepian Barat itu langsung mengeksekusi gerakan mati bersama. Tiga pedang di arahkan menusuk tiga tempat berbahaya di tubuh anak muda itu dengan harapan salah satu serangan akan berefek mematikan.

__ADS_1


Suara dengusan mencibir terdengar, lalu anak muda itu berkata..


"Level dua secepat 15 kali kecepatan pedang !"


Tsing - tsing - tsing !


Tiga ahli SAGE Tepian Barat itu kembali merasakan pandangan mereka menjadi kabur. Ribuan bayangan pedang dengan cepat telah mengancam merobek dada mereka.


"Aarggh " tiga orang itu, masing-masing memegang dada mereka yang seketika terasa pedih. Darah mengalir melalui lubang didada mereka.


Dengan terbata-bata Taois Yu berkata,


"S-sekte Negri Barat akan membalaskan dendam ini.


S-semua kenalan kamu di Dataran Tengah akan di eksekusi mati"


Wush !


Kepala Taois Yu tahu-tahu telah melayang meninggalkan tubuhnya. Rupa-rupanya kata-kata terakhirnya telah memancing kemarahan anak muda itu.


Menyusul setelah kepala Taois Yu melayang, dua sosok lainnya terjatuh dalam keadaan tidak bernyawa, menyisakan sisa darah yang membanjiri geladak kapal roh itu.


Setelah menyapu bersih semua cincin dan senjata empat orang itu, Sima Yong berputar kembali menuju Kota Pertahanan Utara. Kapal roh sama seperti benda ajaib lainnya. Lantas di simpan di cicin tata ruang setelah di kondisikan ukurannya menjadi kecil.


Di Penginapan Kincir Angin Kota Pertahanan Utara, Sima Yong menemui Luo Yeye dan dua yang lainnya, lalu mengajak ketiga orang itu untuk makan malam di Restoran yang terkenal di Kota Pertahanan.


"Aku memperoleh sedikit keuntungan didalam urusanku tadi.


Maka di perbolehkan memesan makanan sebanyak dan sepuasnya. Aku yang traktir" kata Sima Yong gembira.


Kali ini hasil panen dari menjarah cincin tata ruang empat SAGE itu membuat Sima Yong amat senang. Terlebih lagi ketika dia mengintip cincin Wei Xuanya...


"Kekayaan Wei Xuanya amatlah banyak sekali. Aku beruntung memperoleh keuntungan dengan melenyapkan orang itu"


Sima Yong kemudian menulis pesan singkat di sebuah slip giok jimat telekomunikasi. Isinya adalah,


"Aku membunuh Wei Xuanya diperjalanan menuju Kota Kuno.


Orang itu bersekongkol dengan beberapa SAGE dari wilayah Barat untuk membunuhku.


Praktis sejak sekarang aku Semidevil Peringkat Sembilan. Anda dapat mencari ahli lain untuk mengisi kekosongan Semidevil peringkat sepuluh. Tertanda Refiner Jubah Kelabu"


Sima Yong melepas JImat itu ke udara, lalu jimat itu menghilang di udara malam, melesat terbang menuju Neraka Dunia untuk menemui Semidevil Peringkat Pertama Tuan Ye Keung...


*Bersambung*


   Halo semua. Terima kasih sudah membaca dan menyukai Novel ini.  Dan untuk membuat author lebih semangat lagi, selalu berikan like ya. Jangan lupa favoritkan dan rekomendasikan novel ini kepada yang lain... Terima kasih dan semangat membaca...

__ADS_1


__ADS_2