
Diatas kapal roh itu Sima Yong mengatur penerbangan secara otomatis menuju Puncak Terang Pegunungan Kunlun di bagian Utara Wilayah Barat ini.
Setelah itu dia memasukkan lagi beberapa ratus Energi Stone menengah ke dalam alat pembakaran pesawat, maka Sima Yong memasuki Domain Pagoda.
“Sepertinya aku harus rutin untuk menjual jimat di tiap kota yang aku temui. Kapal roh ini benar-benar sebuah monster yang selalu dengan sangat mudah menghabiskan setiap energi stone menengah yang aku miliki”
Sima Yong terdengar mengeluh. Beruntung sekali profesinya sebagai seorang Ahli Simbol kelas Surgawi Tiga itu memungkinkan nya untuk dengan mudah memperoleh Energi Stone.
Didalam Domain Pagoda.......
Sima Yong terperanjat melihat perkembangan Kultivasi Yu Long dan Lin Hong,
“Baru kuperhatikan, setelah dua bulan masa kalian berkultivasi di domain ini ternyata kultivasi kalian melesat dengan cepat”
Dua Bulan berkultivasi di dalam Domain ini setara dengan waktu setahun diluaran.
Yu Long dan Lin Hong serentak tertawa, lalu Yu Long menjawab,
“Bagaimana tidak bisa mengalami percepatan dalam kultivasi. Domain ini memiliki hawa Qi yang sangat tinggi. Selain membantu kami didalam berkultivasi, banyak sekali tanaman obat-obatan yang dengan mudah membantu percepatan pencapaian kami”.
“Dengarkan aku Yu Long.... saat ini aku sedang mengatur perjalanan menuju Puncak Terang di sebuah Sekte bernama Sekte Terang. Waktu perjalanan menuju tempat itu memakan waktu delapan hari. Kemudi kapal telah kuatur secara otomatis”.
“Saat ini aku berniat untuk mengolah kultivasi ku selama perjalanan ini. Ku harap anda menjadi pengendali pengemudi kapal roh itu selama aku berada di domain ini”.
“Anda hanya perlu untuk memencet token ini Ketika terjadi sesuatu masalah diluar. Dan aku akan keluar dari domain untuk mengetahui apa gerangan yang terjadi.”
Sima Yong memberi Yu Long sebuah token alarm lalu kemudian memasuki pagoda di lantai satu.
Sementara Macan Putih tidak kelihatan di sekitar Sima Yong. Sepertinya Macan Putih sangat menyukai Domain Pagoda yang berisi hawa Qi tinggi itu. Banyak harta berharga di dalam do,ain yang dapat dia manfaatkan.
Belum lagi Maca itu dapat menjelajah hingga berbagai taman di kedalaman domain untuk menemukan macam-macam herbal Ajaib.
Macan Putih itu telah memutuskan akan mendiami Domain Pagoda dengan berkultivasi disana. Setelah Sima Yong menolong dirinya dari luka yang hampir menyebabkan kematian, Macan putih menganggap Sima Yong salah seorang terdekatnya.
******
Sima Yong mengkonsumsi satu Kristal Esensi Sejati Macan Putih yang berwarna kemerahan itu. Setelah kristal itu memasuki perutnya, perlahan-lahan dia merasakan hawa hangat yang secara pelan mulai merayap ke sekujur tubuhnya. Hawa hangat itu kemudian berubah menjadi energi panas yang membakar dan kemudian memberontak keseluruh meridian di tubuh Sima Yong.
Energi panas brutal itu benar-benar tidak terkendali. Sima Yong benar-benar harus berkonsentrasi dengan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengendalikan energi panas ditubuhnya itu agar tidak membakar seluruh organ-organ tubuhnya.
Tujuh hari lamanya (hitungan dunia kuar adalah sehari) Sima Yong bergelut didalam pengendalian akan hawa panas yang berulang kali memberontak untuk berjalan sendiri menghanguskan seluruh meridian dan organ-organ tubuhnya.
Beruntung sekali Sima Yong dibekali dengan dasar element Es sehingga Ketika hawa panas itu menggelegak di dalam tubuh, element es Ketika di kerahkan membalut seluruh organ tubuhnya mampu melindungi organ vital miliknya.
Bahkan kemudian Api Jiwa Hitam yang merupakan Api Surgawi itu keluar dari tempat persembunyiannya didalam tubuhnya dan menyerap semua kekuatan panas yang ditimbulkan kristal merah Esensi Sejati Macan Putih.
Dan dengan Ajaib Api Jiwa Hitam didalam tubuh Sima Yong mengubah semua hawa panas yang membakar itu berubah menjadi luapan energi Qi yang berulang kali berusaha mendobrak dinding-dinding kemacetan didalam meridian Sima Yong.
Ketika energi hasil olahan dari Api Jiwa Hitam belum juga mampu menembus kemacetan di dinding meridian Sima Yong, tanpa ragu-ragu pemuda yang saat ini akan memasuki usia 20 tahun itu tanpa ragu-ragu melempar lagi segumpal Kristal Esensi Sejati Macan Putih kedalam mulutnya.
__ADS_1
Kembali hawa panas bergolak dan disambut Api Jiwa Hitam yang bekerja secara ajaib mengolah hawa panas itu menjadi Energi Qi murni.
Sebulan lebih (ukuran didalam Domain Pagoda atau lima hari untuk hitungan di luar) lamanya Sima Yong larut didalam kultivasi untuk menerobos kemacetan meridiannya. Hingga pada sore di hari itu, sebuah bunyi yang sangat keras terdengar….
“Kraak…. Kraaak……”
Bunyi yang menyerupai bunyi tulang patah itu terdengar membahana di Lantai satu Pagoda. Dan pada suatu moment kritis itu…
“Baam…..!!”
Semua energi Qi olahan Esensi sejati Macan Putih itu melonjak bagaikan air bah yang menerobos dan membobol sebuah bendungan terjadi di meridian. Luapan energi itu menerobos meridian nya hingga Sima Yong merasakan suatu perasaan lega diseluruh tubuh, ketika sebuah cegukan yang mengeluarkan hawa kotor keluar dari mulutnya….
“Oeek…”
Ranah Alam Spirit Agung Delapan berhasil di capai Sima Yong ketika energi Qi itu meluap. Namun Simw Yong merasa luapan Qi tidak berhenti sampai disitu.
Semua luapan Qi hasil saringan Api Jiwa hitam itu masih sangat meluap dan menggebu-gebu…. Lalu kembali Qi itu mengalir dwn melakukan perjalanan di semua meridian Sima Yong.
“Alam Spirit Agung Delapan menengah……”
Masih tetap meluap, energi Qi mengalir dengan deras melewati semua meridian…
“Alam Spirit Agung Delapan Puncak…” dan energi itu masih juga tetap melimpah.
“Baamm..!!”
“Ranah Alam Spirit Agung Sembilan awal….”
Kulit Sima Yong berubah menjadi gosong Ketika semua hawa-hawa busuk yang mengendap di dalam tubuhnya keluar melalui kulit. Dia membersihkan kotoran dengan kain yang diambil dari cincin spasialnya.
Sima Yong akhirnya mencapai ranah Alam Spirit Agung Sembilan awal dengan kondisi Pomdasi yang masih sangat tidak stabil.
Melewati dua ranah sekaligus membuatnya masih membutuhkan waktu setidaknya dua minggu untuk menstabilkan semua perubahan itu serta memperbaiki pondasi kultivasi nya.
Racun-racun mengendap akibat konsumsi obat-obatan atau bahan-bahan eksternal juga perlu untuk dikeluarkan dari tubuhnya dengan cara melakukan kultivasi pembersihan.
******
Hari ketujuh untuk ukuran dunia luar atau dua bulan didalam Domain Pagoda, Sima Yong keluar dari Pagoda dan berdiri di buritan Kapal Roh itu.
Gunung Terang mulai terlihat dikejauhan sana. Yu Long sendiri telah Kembali masuk kedalam Domain Pagoda dimana Sima Yong telah meninggalkan Sebuah Teknik Pedang kelas Surgawi untuk dia dan Lin Hong pelajari.
Ketika Kapal Roh telah mencapai kaki Gunung Terang, yaitu di pegunungan Kunlun Sima Yong melompat turun. Kapal roh telah diubahnya menjadi sebuah kapal kecil dan dimasukkannya kedalam cincin tata ruang miliknya.
“Gunung Terang… salah satu gunung diantara pegunungan Kunlun. Ini merupakan pegunungan para Dewa yang penuh dengan hawa misteri dan array Ajaib sehingga praktisi tidak dapat melakukan mode terbang di pegunungan ini….”
Tubuh Sima Yong kemudian berkelebat dengan sangat cepat,,lalu dia menggnakan Teknik Light skill nya yaitu ilmu Ilusi Terbang Elang Peregrine.
Kaki pria itu terlihat seakan-akan tidak menginjak tanah Ketika tubuhnya melesat menaiki tebing-tebing di pegunungan Kun Lun.
Meskipun kaki nya terlihat tidak pernah menyentuh tanah akan tetapi itu bukanlah suatu Teknik terbang melainkan Teknik melayang diatas tanah menggunakan Light Skill.
__ADS_1
Meski pegunungan ini di dominasi dengan tebing-tebing curam yang cukup gersang, namun pada beberapa bagian terlihat sangat hijau penuh dengan hamparan padang rumput dan pepohonan.
Tubuh Sima Yong tetap melayang ringan seakan terbang diatas bebatuan dan jika seseorang melihatnya, mereka akan berpikir bahwa dia tengah terbang dengan ketinggian rendah.
Ketika Sima Yong pada akhirnya sampai di Puncak Terang, dia berhenti di sebuah Gerbang raksasa bertuliskan sebuah tulisan megah,
“Sekte Terang”
Terdapat gambar api di plakat yang tertera di Gerbang itu. Setelah pintu gerbang raksasa itu, terdapat banyak sekali anak tangga yang sepertinya merupakan jalan menuju ke Sekte Terang.
Puncak itu begitu sejuk dengan banyak tumbuhnya pepohonan rindang. Sima Yong kemudian melewati Pintu Gerbang itu dan bersiap untuk naik keatas melalui anak tangga.
Sekte Terang ini sebenarnya merupakan sebuah Kultus atau Agama yang berasal dari Benua lain Bernama Benua Yilang. Sebagai sebuah kultus maka ketua sekte ini dipanggil Zongjao Lingxiu atau Pemimpin Agama.
Karena pada perkembangannya Agama ini sering dianggap sebagai agama sesat oleh banyak orang di Benua Silver, maka mereka menyebut Agama Terang mereka dengan sebutan Sekte belaka.
Sebagai salah satu sekte kelas empat yang berkuasa di Wilayah Barat benua Silver Pemimpin Agama atau Ketua Sekte Guangming Shan terdengar kabar tengah berkultivasi untuk menembus ranah Alam Raja.
Oleh karena itu didalam kegiatan sehari-hari sambil menunggu Ketua Sekte menyelesaikankan kultivasi menutup dirinya, maka dua Wakil Pemimpin Sekte masing-masing Bernama Long Kangjian seorang yaitu Imam Sekte terang dan Qian Liu Yaosan seorang praktisi Puppet Kultivator (Praktisi yang menggunakan Teknik tempur menggunakan Wayang sebagai senjata).
“Tolong berhenti… ini adalah area terlarang Sekte Terang. Tidak seorang pun idiijinkan untuk masuk ke Puncak suci kami, kecuali anda menunjukkan sebuah undangan khusus”
Secara tiba-tiba dua orang praktisi di ranah alam Kondensasi Roh Sembilan Puncak muncul di depan Sima Yong dan menghalangi langkahnya. Kelihatannya mereka adalah anggota dari Sekte Terang. Pakaian mereka berwarna Putih Bersih dengan sebuah logo Api di tengah dibagian dada.
Tatapan kedua Murid Sekte Terang itu agak curiga Ketika melihat dirinya. Dengan penampilan yang tidak biasanya layaknya manusia pada umumnya, Sima Yong sangat menarik perhatian dan membuat kedua murid Sekte Terang itu merasa curiga dengan dirinya.
"ini adalah Elf..." kedua praktisi itu saling berbisik.
“Namaku Sima Yong. Aku adalah seorang kenalan dari Imam Long Kangjian. Tolong sampaikan token (plakat) ini kepada Imam Long Kangjian”
Sima Yong menyerahkan sebuah token yang diberikan oleh Long Kangjian pada waktu mereka berada di Domain Pagoda Ketika memperebutkan warisan Kaisar Obat. Long Kangjian memang mengundangnya untuk berkunjung ke Puncak Terangnpada waktu itu.
Kedua murid Sekte Terang itu saling berpandangan. Kemudian salah seorang mengatakan agar Sima Yong menunggu di Gerbang Sekte, dan mereka akan menuju Puncak Terang dan memberitahukan Long Kangjian mengenai kedatangan Sima Yong.
Sima Yong menunggu sekitar satu bakaran dupa di Pintu Gerbang sekte. Dia mulai merasa ada yang tidak beres. Bukankah sebagai salah satu Wakil Pemimpin Sekte, seharusnya dengan menunjukkan Token Pribadi Long Kangjian, murid-murid sekte itu sudah harus langsung mempersilahkan dirinya memasuki Gerbang Terang??
Baru saja Sima Yong berpikir mengenai keanehan dua murid dengan token Long Kangjian, tiba-tiba dia melihat sekumpulan orang berpakaian putih dengan logo api didada berlari dari Puncak Terang dan kemudian mengelilingi dirinya. Jumlah orang-orang ini berjumlah kira-kira limapuluh orang.
Masing-masing orang dimana ,emgelompok menjadi sepuluh orang membentuk formasi yang kemudian mengelilingi Sima Yong. Pedang terhunus di tangan ke lima puluh prkatisi itu.
“Hei… ada apa gerangan dengan Sekte Terang ini?? Aku Sima Yong datang baik-baik untuk bertemu dengan Wakil Pemimpin Sekte Imam Longkangjian, namun lihatlah… aku di kepung dan di ancam oleh kalian lima puluh praktisi”
Sima Yong berkata dengan kekuatan Qi penuh agar suaranya terdengar hingga seluruh pegunungan Kunlun itu. Niatnya adalah untuk pemberi tahu kepada Lonfg Kangjian, bahwa diriny diterima dengan tidak bersahabat oleh muri-murid Sekte Terang.
Ketika Sima Yong memperhatikan lima kelompok orang yang terdiri dari sepuluh praktisi itu, dia melihat masing-masing pemimpin kelompok memegang bendara dengan element-element Emas, Kayu, Air, Api dan Tanah….
“Hmm.. sebuah formasi bela diri menggunakan lima element yang kuat dan menarik…”
Sima Yong seketika itu juga mengeluarkan Pedang Hati Rembulan dari cincin spasialnya. Sepertinya pertempuran tidak dapat dihindari…
*Bersambung*
__ADS_1