Kisah Dewa Pedang Utara

Kisah Dewa Pedang Utara
Hutan Terlarang VI


__ADS_3

Dear reader, hari ini author kasih bonus satu chapter yah. ini adalah apresiasi karena sudah memfavoritkan dalam dua hari ini cukup banyak. ayo beri semngat author agar kedepan akan rajin menulis dua chapter perhari. caranya Favoritkan novel ini jika belum, atau rekomendas ke kerabat, sagabat bahkan keluarga untuk membaca dan favorit novel KDPU ini mencapai 1K. yuk bisa yuk 1k


******


“Terlalu berbahaya jika aku memaksa keluar dari Domain Elf abu-abu sebelum di ranah Alam Pencerahan Suci. Tiga iblis tua itu akan menunggu dan membantaiku untuk merebut totem Elf” memikirkan akan bencana yang menantinya sekeluar dari Domain Elf nanti, Sima Yong berubah menjadi cemberut. Dia memiliki dendam dengan ketiga iblis tua Alam Pencerahan Suci itu. Dia tahu, bahwa dirinya akan di habisi sekeluar dari domain nanti.


   Terlebih Ketika mengingat dedengkot sepuh dari ras iblis Mao Po Sin. Hatinya nya diliputi hawa membara jika mengingat iblis tua Mao Po Sin menapar dirinya hingga terjungkal… “Tunggu saja kedatanganku”.


   Sambil menutup mata mulai merasakan energi dahsyat mulai memberontak didalam dantiannya. Dia melangkah maju lagi sebanyak sepuluh Langkah. Saat ini Sima Yong telah maju lebih dekat dengan bagian tengah kolam dengan julah Langkah menjadi 35 langkah dari tepian. Dibagian air 35 langkah dari tepian bibir pantai kolam, Sima Yong benar-benar merasakan energi dingin yang luar biasa menerobos kedalam dantiannya. Dalam sekejab dia merasakan kultivasinya naik menjadi Alam Raja bntang tujuh menengah… lalu perlahan mendekati puncaknya.


   Sementara itu dibagian lain kolam, Niryadi membuka mata Ketika dia telah berada di 10 langkah dari tepian kolam. Gadis judade itu menerobos ke Alam Raja bintang tujuh. Semua kondisi dalam tubuhnya mengalami perubahan yang sama dengan Sima Yong. Luka dalam dan pencucian tulang serta sum-sum dilakukan air kolam Ketikadia menerobos tadi. Gadis itu melompat dan Kembali berkultivasi di bibir pantai kolam. Dia harus menstabilkan semua energi Qi yang masih tidak teratur akibat peningkatan kultivasi.


   Beberapa hari kemudian, Tang Yuwen juga naik ke darat setelah berendam di Langkah ke 16 dari bibir kolam Praktisi ahli panah itu telah menerobos di Alam Raja bintang delapan. Beberapa hari kemudian, menyusul Ye Bing Qing melompat menepi dari kedalaman 21 langkah.


   Penyihir jingling itu menerobos Alam Raja bintang 9. Hattaudha juga naik ke darat dari kedalaman 22 langkah, setelah menerobos ke Alam Raja bintang Sembilan. Keempat kawan Sima Yong itu masih berkultivasi dengan khusuk untuk menstabilkan semua energi didalam tubuh akibat menerobos dalam kultivasi itu. Kembali keempat anggota teman itu amatlah bersyukur, mereka turut menikmati kemewahan penerobosan yang diluaran sana adalah hal amatlah mewah dan tidak akan diperoleh dengan Cuma-Cuma.


   Itu adalah bulan keempat Ketika mereka menyelesaikan menerobos tingkat kultivasi. Semua membaca token perang yang diberi Ordo, mereka mencoba melihat sebuah berita, namun belum  belum nampak panggilan untuk bertempur di Puri Merak Emas. Memang jadwal perang antar ordo seperti itu berlangsung selama satu tahun lamanya. Setelah melewati batas satu tahun, menang atau kalah perang, setiap praktisi yang masih hidup akan terlempar keluar secara otomatis dari Hutan Terlarang.


   Dalam hal ini berarti bahwa semua team perang masih diijinkan untuk eksplorasi di Hutan Terlarang dan memanen sumber daya yang ada. Namun semua tahu dan harus waspada. Bahaya mengintai dimana-mana. Baik dari lawan perang ataupun hewan iblis peringkat tinggi ataupun fenomena aneh didalam hutan.


******


“Sepertinya bro Sima Yong masih berkultivasi. Dia telah menerobos ke Alam Raja bintang tujuh namun kelihatan dia akan memasuki penerobosan ke bintang delapan. Bagaimana jikalau kita berempat berburu monster core Hewan iblis peringkat Alam Raja”.


“Jika kita berempat bergabung, akan lebih mudah untuk menaklukkan hewan iblis itu. Dan lagi jika nanti musuh kita munculpun setidaknya berempat masih dapat kita atasi bersama” ajak Hattaudha. Dia mengingatkan Simbol petrify yang telah membuat ngiler keempat kawannya. Semua setuju dan mereka berempat kemudian meninggalkan Lembah Kera Putih untuk berburu monster core.

__ADS_1


******


   Memasuki bulan kelima kultivasinya, Sima Yong telah berada dalam keadaan bottle neck. Akan tetapi belum juga tanda-tanda penerobosan itu tampak dari dalam tubuhnya. Dia telah berada di bagian paling tengah kolam yaitu dengan Langkah sejauh 50 langkah….


“Apakah jika aku menyelam dan berkultivasi dibagian dasar kolam akan lebih bermanfaat?? Mari kita coba (markicob hahaha)” Sima Yong kemudian menyelam kebagian dasar kolam. Tekanan yang diterima semakin kuat dibagian dasar kolam.


   Hingga pada akhirnya ketika Sima Yong telah berada di dasar kolam, dan dia duduk dalam posisi lotus tepat disebelah mata air kolam… di lokasi itu dia merasakan luapan energi yang amat dahsyat melonjak dari dantian. Tiga hari lamanya didalam kondisi lonjakan seperti itu, Ketika Sima Yong pada akhirnya berteriak dengan amat keras. Dia merasa seakan-akan semua energi dingin dari air didalam kolam itu diserap dengan rakus oleh dantiannya.


   Air kolam tersebut yang tadinya berwarna keruh mulai berkurang kekeruhannya. Sima Yong menyerap dengan rakus energi kolam dan kemudian…”Duaar…” air kolam itu muncrat meledak Ketika Sima Yong menembus  kemacetan di meridiannya dan… “Alam Raja Bintang Delapan”…..


   Tubuh Sima Yong melesat dari dalam kolam dan mendarat di tepi Kolam Dingin Panas itu. Dia duduk di tepi bibir  pantai kolam berkultivasi untuk mengatur gejolak energi didalam tubuh yang tidak stabil itu. Air kolam yang awalnya amat keruh, saat ini telah berubah warna menjadi lebih  jernih. Kekeruhannya berkurang sebanyak 70 %.


   Hal itu pertanda bahwa khasiat energi didalam kolam telah disedot oleh Sima Yong dan empat kawannya. Diperlukan waktu yang lama lagi untuk kolam itu mengumpulkan energi dari dasar mata air, yang kemudian memiliki manfaat untuk penerobosan kultivasi seorang praktisi. Sima Yong telah mengalami banyak sekali perubahan setelah menerobos. Wajahnya semakin terlihat muda berseri-seri.


   Dia terlihat seperti remaja berusia 17 tahun, sementara usianya saat ini mencapai 22 tahun. Wajahnya semakin tampan dan semua tulang dan ototnya menjadi amat kuat, meskipun demikian otot ditubuhnya tidak terlihat kekar secara berlebihan. Semua sangat proposional dengan tubuh tingginya.


******


   Niryadi mengejar seekor hewan iblis berwujud Kadal raksasa. Kadal raksasa yang memiliki kekuatan setara praktisi Alam Raja Bintang enam itu adalah hewan iblis keempat yang mereka buru. Sebulan lebih menunggu Sima Yong menyelesaikan kultivasinya, pada akhirnya mereka telah membantai tiga hewan iblis dan memperoleh berbagai monster core hewan iblis peringkat Alam Raja bintang enam.


“Ilusi Hujan Panah…” bentak Tang Yuwen Ketika menembakkan anak panah yang jatuh berguguran bagaikan hujan mengelilingi Hewan iblis kadal raksasa. Masih tidak juga menyerah Ketika dirinya terkurung didalam hujan panah, kadal raksasa itu memutar ekornya dan melibas kearah Niryadi dengan kekuatan full sebesar 300.000 jin.


“Lancang…” bentak Niryadi. Kedua pedang pendek ditangannya menari dengan cepat dan menebas batang leher hewan iblis kadal raksasa. Setelah mengalami peningkatan kultivasi, tentu saja kekuatan Niryadi menjadi bertambah besar. Di topang dengan kemampuan Teknik seorang assassin, pedang pendek ditangan Niryadi menebas dan membuka luka yang amat lebar di dada hewan iblis itu.


   Hattaudha dengan Gerakan cepat segera menambahkan tebasan kapak ke bagian dada kadal raksasa, yang mengakibatkan kadal itu terjungkal jatuh kebelakang. Dadanya berlubang , menganga menunjukkan bagian dalam tubuh yang tersayat dengan rapih. Kadal itu meregang nyawa Ketika pukulan terakhir Kapak maut membelah dadanya.

__ADS_1


   Tiga teman dari Niryadi kemudian datang dan menatap acuh kearah hewan iblis malang yang kemudian dibelah dadanya oleh Niryadi…


“Monster core… pada akhirnya kita berempat telah memperoleh masing-masing monster core yang sesuai untuk penulisan symbol prasasti. Ayo kita Kembali ke lembah Kera Putih” ajak Niryadi….


   Baru saja keempat praktisi itu akan berbalik dan Kembali ke Lembah Kera putih, sebuah suara terdengar dengan nada merendahkan dari atas pohon…


“Well well well… jadi ini rupanya kelompok ordo Sayap Suci yang ingin merebut gelar pemenang utama di perang antar Ordo?”…….


   Sesosok tubuh berbusana serba merah gelap, nampak berdiri bersandar diatas pohon. Tangannya memegang kipas yang juga berwarna sama dengan busananya. Jika diperhatikan, pria bertopeng itu memiliki tanduk kecil di kepalanya. Wajahnya tidak terlihat jelas namun sepertinya dia adalah ras iblis dari kalangan bangsawan.


   Ras iblis berbaju merah itu melompat turun dari atas pohon dan berjalan mendekat kearah empat praktisi teman Sima Yong.


“Alam Tanpa Batas bintang dua…. Dia ras mogui (iblis) dari Ordo Veteran….” Bisik Hataudha menggunakan transmisi suara kepada tiga lainnya


“Bukankah kami tidak terlambat untuk bergabung didalam pesta ini???” suara kedua muncul dari balik pohon. Sosok ini juga merupakan ras iblis berbusana serba hitam dengan memegang senjata pedang. ranah kultivasi mogui kedua itu adalah di Kuasi Alam Tanpa Batas (setengah Langkah).


   Lalu menyusul lagi kemunculan praktisi lainnya. Yang terakhir muncul ini adalah tiga ras judade di ranah kultivasi Alam Raja Bintang 9. Masing-masing memegang senjata tombak, golok dan pedang pendek…. Mereka berlima lalu berdiri sejajar dan terlihat seakan menghalangi jalan Niryadi dan kawan-kawan.


“Bahaya... ini adalah Lima praktisi Ordo Veteran dengan kultivasi terendah Alam Raja bintang Sembilan…” Yang Yuwen mendesis.


“Nyalakan token tanda bahaya biar Sima Yong tahu. Saiap tahu dia telah selesai berkultivasi” bisik Ye Bing Qing…..


*Bersambung*


Dear readers, jika ada hal penting untuk author kamu bisa menulis pesan di IG : jimmychuu2022. Beberapa Info penting sehubungan kisah ini juga author sering sampaikan di IG. Silahkan di follow. Terima kasih.

__ADS_1


   Untuk membuat author lebih semangat dan tetap berkreasi melanjutkan novel ini, jangan lupa di like, sekedar komen dan vote.


   Terlebih tolong favoritkan novel ini karena Noveltoon akan menilai untuk menjadi pemasukan Author yang tentunya juga menyemangati author berdasarkan jumlah Favorit, komen dan like. Apresiasi yang readers berikan akan menyemangati autor untuk terus berkarya di Noveltoon ini.


__ADS_2